Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu mengingat kondisi yang sangat jauh dari Kecamatan apalagi ke- Kabupaten dengan demikian, saat ini sangat membutuhkan yang namanya Rumah Sakit Rawat Inap untuk kesejahteraan masyarakat agar masyarakat yang membutuhkan perawatan tidak mesti jauh-jauh lagi untuk berobat apalagi kondisinya sampai harus dirawat inap.
Hal demikian langsung ditanggapi Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin MM yang diwakili oleh Asisten II Setda Kampar Zulfan Hamid pada acara safari ramadhan malam ke 12 di di Mesjid Nurul Iman Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu kamis 11/8.
Hadir pada acara tersebut Hadir pada acara itu Staf Ahli Bidang Pemerintahan Drs Johar Makmun dan pimpinan SKPD, Sekretaris SKPD, Kabag, Kepala Kamenag Kampar Fairuz MA, CamatTapung Hulu Darusmar dan staf, Kepala Desa se-Kecamatan Tapung Hulu, ninik mamak, tokoh masyarakat Kecamatan Tapung Hulu.
Zulfan dalam sambutannya tersebut menanggapi keluhan tersebut dengan sangat baik, oleh sebab itu Zulfan mengatakan akan menyampaikan hal tesebut kepada Bupati Kampar karena dilihat dengan situasi bahwa Desa Kasikan memenag sangat perlu pembangunan RS rawat inap tersebut, muda-mudahan dalam waktu yang cepat hal ini dapat di anggarkan dalam APBD dan di bahas di DPRD Kampar.
Zulfan juga menekankan agar dalam administrasinya lahan bangunan nantinya, masyarakat agar segera melakukan musyawarah untuk membebaskan lahan untuk pembangunan itu. Karena jangan sampai nantinya bangunan akan di buat akan tetapi lahan masih bersengketa.
Bantuan melalui Pemda Kampar untuk 7 buah mesjid masing-masing mesjid sebesar Rp 7 Juta rupiah, kemudian untuk musholah 5 buah masing-masing sebersar Rp 3 juta rupiah, untuk anak yatin se-Kecamatan Tapung Hulu sebesar Rp 20 juta rupiah kemudian dari Bank Riaukepri sebesar Rp 1.500.000,-
Sementara itu Toko masyarakat Desa Kasikan dalam sambutannya menyapaikan ucapan terima kasih kepada Pemda Kampar yang selama ini terus memberikan bantuan atau perhatian pembangunan kepada Desa Kasikan, baik dari segi pisik maupun non fisik. Kemudian ucapan terima kasih kepada tin safarai ramadhandari pemda Kampar yang telah sempat hadir di Mesjid Darul Iman Desa Kasikan.
Bangkinang, Keberadaan Pondok Pesantren dalam pembinaan generasi muda, sesungguhnya merupakan penentu masa depan anak bangsa. Sebab, secara nyata para santri mempelajari ilmu-ilmu agama secara khusus dan sekaligus mempelajari ilmu-ilmu lainnya. Dan untuk itu, Pemda Kampar akan terus mendukung keberadaan Pondok Pesantren di wilayah Serambi Mekkahnya Provinsi Riau.
Demikian diungkapkan Pelaksana Harian (Plh) Sekdakab Kampar, H Nukman Hakim, SH dalam sambutannya saat menghadiri acara silaturrahmi sekaligus Imtihan di Pondok Pesantren Assalafi Al-Hikmah di Desa Utama Karya Kecamatan Kampar Kiri Tengah yang acaranya digelar pada Kamis (5/8).
Hadir pada acara tersebut anggota DPRD Kampar, Juswari Umar Said, SH, M.Hum dan Refol, S.Ag, Camat Kampar Kiri Tengah, Dedi Damhudi, AP. M.Si, Kades Utama Karya, Nyamin, Pimpinan Ponpes, H. Sukarno yang juga sesepuh Desa Utama Karya, Kepala Desa se- Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kepala KUA Kecamatan Kampar Kiri Tengah, penceramah yang diundang khusus dari Lampung yakni KH. Ma'aruf Adnan, kelompok wirid pengajian dan wirid yasinan, jemaah mesjid, tokoh masyarakat, majelis guru dan para santri serta ratusan warga Desa Utama Karya.
Ditambahkan, H Nukman Hakim, SH bahwa ujud nyata silaturrahmi adalah sangat penting. Karena dengan wadah bertatap muka, maka seluruh hajat hati dapat disampaikan secara terbuka. Artinya melalui silaturrahmi akan selalu terbuka pintu rezeki.
Khusus mengenai kegiatan pembangunan sesungguhnya merupakan tanggungjawab bersama, tetapi disisi lain semua tentu berharap agar dalam menggerakkan pembangunan hendaknya pihak eksekutif dan legislatif selalu satu badan dan satu nyawa. Dan Bupati Kampar pun selalu komit untuk melakukan kegiatan pembangunan diseluruh desa di Kampar. Dan buktinya sejak beberapa tahun terakhir tidak satu desa pun di Kampar yang tidak tersentuh kegiatan pembangunan.
Dibagian lain sambutannya, H Nukman Hakim SH juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas upaya swadaya masyarakat Desa Utama Karya yang telah selesai membangun dua unit lokal belajar untuk MDA di kompleks Ponpes Assafi Al-Hikmah.
Sementara itu, penceramah yakni KH Ma'aruf Adnan dalam tausiyahnya dalam bahasa ibu yakni Bahasa Jawa memaparkan bahwa diakhir zaman akan banyak orang-orang yang tahu agama tetapi tidak mengamalkan agama. Semua pihak hendaknya menyadari bahwa sesungguhnya metode pendidikan di Ponpes selalu istiqomah. Membantu Ponpes pada hakikatnya membantu kita semua dan sekaligus membantu ummat untuk selalu dalam kebaikan.
Orang yang besar jasanya dalam pengembangan agama adalah guru ngaji yang mengajarkan kepada anak didiknya huruf alif, ba, ta, sya dan seterusnya. Dan manusia yang bisa menjadi ahli surga adalah orang-orang yang senantiasa berbuat baik dengan sesama dan senantiasa berupaya membuka pintu surge dengan mengerjakan sholat, puasa, menunaikan ibadah haji, melakukan infak dan sadaqah untuk kepentingan agama dan amalan-amalan lainnya, papar KH Ma'aruf Adnan. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan maka masyarakat di desa Wisata Pulau Belimbing Desa Kuok Kecamatan Bangkinang menggelar acara yang sudah mentradisi sejak lama yakni lomba pacu tongkang melawan arus Sungai Kampar.
Acara lomba pacu tongkang melawan arus tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar yang diwakili Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Drs. H. Masri Ma'ahu, M.Si pada Kamis (13/8).
Acara pembukaan yang ditandai dengan penyerahan piala bergilir dari Bupati Kampar plus piala dari sponsor utama Guntur Group kepada panitia pelaksana pacu tongkang tahun 2009 tersebut dihadiri oleh mantan Bupati Kampar, H Jefry Noer, anggota DPRD Kampar, H Eka Demi Yustra, mantan anggota DPRD Kampar, H Yurmailis Saruji, SE, Camat Bangkinang Barat, Edi Pratono, S.Sos, Kepala Desa se-Kecamatan Bangkinang Barat, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Bangkinang Barat, Drs H Darlisman Ismail, ninik mamak Kenegarian Kuok, tokoh masyarakat, para donator, undangan dan ratusan warga Pulau Belimbing.
Drs H Masri Maahu dalam sambutannya ketika membuka secara resmi acara pacu tongkang melawan arus tersebut mengungkapkan bahwa olahraga air yang unik tersebut hanya ada di desa wisata Pulau Belimbing dan kegaitan ini hendaknya dapat dilestarikan dan pantas diadakan dalam rangka memberikan hiburan segar bagi masyarakat , khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan setiap tahunnya. Pemda Kampar akan berupaya menjadikan ivent budaya tradisi ini sebagai salah satu kalender wisata Kabupaten Kampar pada masa yang akan datang. Untuk itu, diharpkan agar panitia pelaksana kegiatan pacu tongkang dapat mengemas acara ini lebih baik dan lebih meriah lagi dan mengundang lebih banyak peserta, ujarnya.
Sementara itu, Ketua panitia pelaksana pacu tongkang tahun 2009, Drs. M. Nasar didampingi Sekretaris panitia Edison Chandra bahwa peserta dapat mendaftar ke panitia mulai tanggal, 13-18 Agustus 2009 dan sekaligus menyerahkan uang pendaftaran sebesar Rp 100.000,- untuk setiap regu peserta dengan jumlah anggota tiap regu sebanyak 13 orang, plus 2 orang cadangan. Seluruh peserta disyaratkan harus pandai berenang. Sampan/ tongkang plus pendayung disediakan oleh panitia. Technical meeting dilaksanakan pada Selasa (18/8) pukul 14.30 WIB di lokasi pacu tongkang.
Bagi para pemenang pacu tongkang disediakan piala Bupati Kampar dan Piala Guntur Group dan ditambah uang pembinaan. Juara pertama pada lomba pacu tongkang tahun lalu adalah dari regu Politeknik Kampar (Polkam), papar M.Nasar dan Edison Chandra. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan maka masyarakat di desa Wisata Pulau Belimbing Desa Kuok Kecamatan Bangkinang menggelar acara yang sudah mentradisi sejak lama yakni lomba pacu tongkang melawan arus Sungai Kampar.
Acara lomba pacu tongkang melawan arus tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar yang diwakili Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Drs. H. Masri Ma'ahu, M.Si pada Kamis (13/8).
Acara pembukaan yang ditandai dengan penyerahan piala bergilir dari Bupati Kampar plus piala dari sponsor utama Guntur Group kepada panitia pelaksana pacu tongkang tahun 2009 tersebut dihadiri oleh mantan Bupati Kampar, H Jefry Noer, anggota DPRD Kampar, H Eka Demi Yustra, mantan anggota DPRD Kampar, H Yurmailis Saruji, SE, Camat Bangkinang Barat, Edi Pratono, S.Sos, Kepala Desa se-Kecamatan Bangkinang Barat, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Bangkinang Barat, Drs H Darlisman Ismail, ninik mamak Kenegarian Kuok, tokoh masyarakat, para donator, undangan dan ratusan warga Pulau Belimbing.
Drs H Masri Maahu dalam sambutannya ketika membuka secara resmi acara pacu tongkang melawan arus tersebut mengungkapkan bahwa olahraga air yang unik tersebut hanya ada di desa wisata Pulau Belimbing dan kegaitan ini hendaknya dapat dilestarikan dan pantas diadakan dalam rangka memberikan hiburan segar bagi masyarakat , khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan setiap tahunnya. Pemda Kampar akan berupaya menjadikan ivent budaya tradisi ini sebagai salah satu kalender wisata Kabupaten Kampar pada masa yang akan datang. Untuk itu, diharpkan agar panitia pelaksana kegiatan pacu tongkang dapat mengemas acara ini lebih baik dan lebih meriah lagi dan mengundang lebih banyak peserta, ujarnya.
Sementara itu, Ketua panitia pelaksana pacu tongkang tahun 2009, Drs. M. Nasar didampingi Sekretaris panitia Edison Chandra bahwa peserta dapat mendaftar ke panitia mulai tanggal, 13-18 Agustus 2009 dan sekaligus menyerahkan uang pendaftaran sebesar Rp 100.000,- untuk setiap regu peserta dengan jumlah anggota tiap regu sebanyak 13 orang, plus 2 orang cadangan. Seluruh peserta disyaratkan harus pandai berenang. Sampan/ tongkang plus pendayung disediakan oleh panitia. Technical meeting dilaksanakan pada Selasa (18/8) pukul 14.30 WIB di lokasi pacu tongkang.
Bagi para pemenang pacu tongkang disediakan piala Bupati Kampar dan Piala Guntur Group dan ditambah uang pembinaan. Juara pertama pada lomba pacu tongkang tahun lalu adalah dari regu Politeknik Kampar (Polkam), papar M.Nasar dan Edison Chandra. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan maka masyarakat di desa Wisata Pulau Belimbing Desa Kuok Kecamatan Bangkinang menggelar acara yang sudah mentradisi sejak lama yakni lomba pacu tongkang melawan arus Sungai Kampar.
Acara lomba pacu tongkang melawan arus tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar yang diwakili Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Drs. H. Masri Ma'ahu, M.Si pada Kamis (13/8).
Acara pembukaan yang ditandai dengan penyerahan piala bergilir dari Bupati Kampar plus piala dari sponsor utama Guntur Group kepada panitia pelaksana pacu tongkang tahun 2009 tersebut dihadiri oleh mantan Bupati Kampar, H Jefry Noer, anggota DPRD Kampar, H Eka Demi Yustra, mantan anggota DPRD Kampar, H Yurmailis Saruji, SE, Camat Bangkinang Barat, Edi Pratono, S.Sos, Kepala Desa se-Kecamatan Bangkinang Barat, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Bangkinang Barat, Drs H Darlisman Ismail, ninik mamak Kenegarian Kuok, tokoh masyarakat, para donator, undangan dan ratusan warga Pulau Belimbing.
Drs H Masri Maahu dalam sambutannya ketika membuka secara resmi acara pacu tongkang melawan arus tersebut mengungkapkan bahwa olahraga air yang unik tersebut hanya ada di desa wisata Pulau Belimbing dan kegaitan ini hendaknya dapat dilestarikan dan pantas diadakan dalam rangka memberikan hiburan segar bagi masyarakat , khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan setiap tahunnya. Pemda Kampar akan berupaya menjadikan ivent budaya tradisi ini sebagai salah satu kalender wisata Kabupaten Kampar pada masa yang akan datang. Untuk itu, diharpkan agar panitia pelaksana kegiatan pacu tongkang dapat mengemas acara ini lebih baik dan lebih meriah lagi dan mengundang lebih banyak peserta, ujarnya.
Sementara itu, Ketua panitia pelaksana pacu tongkang tahun 2009, Drs. M. Nasar didampingi Sekretaris panitia Edison Chandra bahwa peserta dapat mendaftar ke panitia mulai tanggal, 13-18 Agustus 2009 dan sekaligus menyerahkan uang pendaftaran sebesar Rp 100.000,- untuk setiap regu peserta dengan jumlah anggota tiap regu sebanyak 13 orang, plus 2 orang cadangan. Seluruh peserta disyaratkan harus pandai berenang. Sampan/ tongkang plus pendayung disediakan oleh panitia. Technical meeting dilaksanakan pada Selasa (18/8) pukul 14.30 WIB di lokasi pacu tongkang.
Bagi para pemenang pacu tongkang disediakan piala Bupati Kampar dan Piala Guntur Group dan ditambah uang pembinaan. Juara pertama pada lomba pacu tongkang tahun lalu adalah dari regu Politeknik Kampar (Polkam), papar M.Nasar dan Edison Chandra. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Seluruh pedagang yang melakukan transaksi jual beli di wilayah Kabupaten Kampar dihimbau untuk tidak menaikkan harga bahan-bahan pokok kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadhan maupun menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dan hingga setakat ini seluruh bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Kampar dalam kondisi cukup, Pedagang hendaknya tidak menaikan harga untuk kepentingan dan keuntungan sendiri.
Demikian diungkapkan Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kampar, Drs H Masri Ma'ahu, M,Si didampingi Kabag Humas Setdakab Kampar. Nasruni. S.IP usai melakukan rapat koordinasi mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Kampar yang acaranya dipusatkan ruang rapat lantai 3 kantor Bupati Kampar di Bangkinang Rabu (26/8).
Dalam rapat koordinasi yang juga dihadiri Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kampar, Hj Eliberti, SE/ Muspida Kampar, Kakan Satpol PP, dan instansi terkait lainnya tdelah pula disepakati bahwa dalam waktu dekat akan dibentuk Tim Pemantau Harga Bahan Pokok dan sekaligus Tim Yustitusi peredaran makanan kedaluarsa di pasar Inpres Bangkinang dan pasar-pasar yang ada di masing-masing kecamatan di Kabupaten Kampar. Dan bila diperlukan dalam hal membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai kebutuhan pokok dan kebutuhan untuk hari raya. Maka juga akan digelar kegiatan operasi pasar dengan tujuan untuk pengendalian harga, sehingga harga bahan pokok berada pada batas harga yang wajar, papar Masri Ma'ahu dan Nasruni.
Intinya, hingga setakat ini masyarakat tak perlu khawatir dengan persediaan bahan pokok yang masih tersedia dalam keadaan baik dan jumlahnya juga masih cukup/ Artinya, persediaan bahan pokok sampai hari raya masih tersedia dan cukup untuk masyarakat Kabupaten Kampar.
Bahkan untuk meringankan beban masyarakat maka sejak Rabu (26/8) pihak Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kampar dan TP.PKK Kabupaten Kampar telah melakukan kegiatan pasar murah atau tepatnya bazar guna menyambut hari raya. Pada kegiatan ini dijual secara murah berbagai kebutuhan untuk berlebaran dan bahan-bahan pokok seperti beras, gula tepung terigu. minyak goring, mentega, sirup dan lainnya, ujar Masri Ma'ahu dan Nasruni. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Seluruh pedagang yang melakukan transaksi jual beli di wilayah Kabupaten Kampar dihimbau untuk tidak menaikkan harga bahan-bahan pokok kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadhan maupun menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dan hingga setakat ini seluruh bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Kampar dalam kondisi cukup, Pedagang hendaknya tidak menaikan harga untuk kepentingan dan keuntungan sendiri.
Demikian diungkapkan Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kampar, Drs H Masri Ma'ahu, M,Si didampingi Kabag Humas Setdakab Kampar. Nasruni. S.IP usai melakukan rapat koordinasi mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Kampar yang acaranya dipusatkan ruang rapat lantai 3 kantor Bupati Kampar di Bangkinang Rabu (26/8).
Dalam rapat koordinasi yang juga dihadiri Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kampar, Hj Eliberti, SE/ Muspida Kampar, Kakan Satpol PP, dan instansi terkait lainnya tdelah pula disepakati bahwa dalam waktu dekat akan dibentuk Tim Pemantau Harga Bahan Pokok dan sekaligus Tim Yustitusi peredaran makanan kedaluarsa di pasar Inpres Bangkinang dan pasar-pasar yang ada di masing-masing kecamatan di Kabupaten Kampar. Dan bila diperlukan dalam hal membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai kebutuhan pokok dan kebutuhan untuk hari raya. Maka juga akan digelar kegiatan operasi pasar dengan tujuan untuk pengendalian harga, sehingga harga bahan pokok berada pada batas harga yang wajar, papar Masri Ma'ahu dan Nasruni.
Intinya, hingga setakat ini masyarakat tak perlu khawatir dengan persediaan bahan pokok yang masih tersedia dalam keadaan baik dan jumlahnya juga masih cukup/ Artinya, persediaan bahan pokok sampai hari raya masih tersedia dan cukup untuk masyarakat Kabupaten Kampar.
Bahkan untuk meringankan beban masyarakat maka sejak Rabu (26/8) pihak Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kampar dan TP.PKK Kabupaten Kampar telah melakukan kegiatan pasar murah atau tepatnya bazar guna menyambut hari raya. Pada kegiatan ini dijual secara murah berbagai kebutuhan untuk berlebaran dan bahan-bahan pokok seperti beras, gula tepung terigu. minyak goring, mentega, sirup dan lainnya, ujar Masri Ma'ahu dan Nasruni. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Seluruh pedagang yang melakukan transaksi jual beli di wilayah Kabupaten Kampar dihimbau untuk tidak menaikkan harga bahan-bahan pokok kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadhan maupun menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dan hingga setakat ini seluruh bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Kampar dalam kondisi cukup, Pedagang hendaknya tidak menaikan harga untuk kepentingan dan keuntungan sendiri.
Demikian diungkapkan Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kampar, Drs H Masri Ma'ahu, M,Si didampingi Kabag Humas Setdakab Kampar. Nasruni. S.IP usai melakukan rapat koordinasi mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Kampar yang acaranya dipusatkan ruang rapat lantai 3 kantor Bupati Kampar di Bangkinang Rabu (26/8).
Dalam rapat koordinasi yang juga dihadiri Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kampar, Hj Eliberti, SE/ Muspida Kampar, Kakan Satpol PP, dan instansi terkait lainnya tdelah pula disepakati bahwa dalam waktu dekat akan dibentuk Tim Pemantau Harga Bahan Pokok dan sekaligus Tim Yustitusi peredaran makanan kedaluarsa di pasar Inpres Bangkinang dan pasar-pasar yang ada di masing-masing kecamatan di Kabupaten Kampar. Dan bila diperlukan dalam hal membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai kebutuhan pokok dan kebutuhan untuk hari raya. Maka juga akan digelar kegiatan operasi pasar dengan tujuan untuk pengendalian harga, sehingga harga bahan pokok berada pada batas harga yang wajar, papar Masri Ma'ahu dan Nasruni.
Intinya, hingga setakat ini masyarakat tak perlu khawatir dengan persediaan bahan pokok yang masih tersedia dalam keadaan baik dan jumlahnya juga masih cukup/ Artinya, persediaan bahan pokok sampai hari raya masih tersedia dan cukup untuk masyarakat Kabupaten Kampar.
Bahkan untuk meringankan beban masyarakat maka sejak Rabu (26/8) pihak Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kampar dan TP.PKK Kabupaten Kampar telah melakukan kegiatan pasar murah atau tepatnya bazar guna menyambut hari raya. Pada kegiatan ini dijual secara murah berbagai kebutuhan untuk berlebaran dan bahan-bahan pokok seperti beras, gula tepung terigu. minyak goring, mentega, sirup dan lainnya, ujar Masri Ma'ahu dan Nasruni. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Seluruh pedagang yang melakukan transaksi jual beli di wilayah Kabupaten Kampar dihimbau untuk tidak menaikkan harga bahan-bahan pokok kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadhan maupun menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dan hingga setakat ini seluruh bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Kampar dalam kondisi cukup, Pedagang hendaknya tidak menaikan harga untuk kepentingan dan keuntungan sendiri.
Demikian diungkapkan Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kampar, Drs H Masri Ma'ahu, M,Si didampingi Kabag Humas Setdakab Kampar. Nasruni. S.IP usai melakukan rapat koordinasi mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Kampar yang acaranya dipusatkan ruang rapat lantai 3 kantor Bupati Kampar di Bangkinang Rabu (26/8).
Dalam rapat koordinasi yang juga dihadiri Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kampar, Hj Eliberti, SE/ Muspida Kampar, Kakan Satpol PP, dan instansi terkait lainnya tdelah pula disepakati bahwa dalam waktu dekat akan dibentuk Tim Pemantau Harga Bahan Pokok dan sekaligus Tim Yustitusi peredaran makanan kedaluarsa di pasar Inpres Bangkinang dan pasar-pasar yang ada di masing-masing kecamatan di Kabupaten Kampar. Dan bila diperlukan dalam hal membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai kebutuhan pokok dan kebutuhan untuk hari raya. Maka juga akan digelar kegiatan operasi pasar dengan tujuan untuk pengendalian harga, sehingga harga bahan pokok berada pada batas harga yang wajar, papar Masri Ma'ahu dan Nasruni.
Intinya, hingga setakat ini masyarakat tak perlu khawatir dengan persediaan bahan pokok yang masih tersedia dalam keadaan baik dan jumlahnya juga masih cukup/ Artinya, persediaan bahan pokok sampai hari raya masih tersedia dan cukup untuk masyarakat Kabupaten Kampar.
Bahkan untuk meringankan beban masyarakat maka sejak Rabu (26/8) pihak Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kampar dan TP.PKK Kabupaten Kampar telah melakukan kegiatan pasar murah atau tepatnya bazar guna menyambut hari raya. Pada kegiatan ini dijual secara murah berbagai kebutuhan untuk berlebaran dan bahan-bahan pokok seperti beras, gula tepung terigu. minyak goring, mentega, sirup dan lainnya, ujar Masri Ma'ahu dan Nasruni. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dan Komando Distrik Militer 0313 Kampar, menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM diwakili Sekda Kampar Drs.H.Zulher.MS bertempat diaula Kantor Bupati Kampar Bangkinang Rabu (26/8).
Rakor kewaspadaan dini Masyarakat untuk antisifasi terhadap ancaman teroris di wilayah Kabupaten Kampar ini, diikuti Kepala dinas Instansi dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar,Camat,Danramil,Kapolsek dan Babinkamtibmas,anggota Kominda,anggota FKDM,Anggota FKUB serta Kepala Desa/lurah se Kabupaten Kampar.
Sekda Kampar Drs.H.Zulher.MS dalam sambutannya menyebutkan bahwa semua pihak diharapkan dapat menyatukan visi dan misi serta presepsi dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat terhadap timbulnya terorisme di Kabupaten Kampar ini.
Untuk itu Pemerintah daerah menyambut baik diselenggarakan kegiatan rapat koordinasi ini, yang diikuti seluruh stakeholder dalam rangka antisifasi ancaman teroris yang sekarang menjadi issu Nasional. Kebijakan Pemerintah sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 7 tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional tahun 2004-2009, dikatakan bahwa dari tiga agenda Pembangunan Nasional salah satunya adalah Menciptakan Indonesia yang aman dan damai.
Berkaiatan hal itu Prioritas Pembangunan Nasional tahun 2004-2009 diarahkan kepada, Peningkatan Keamanan,ketertiban dan penanggulangan kriminalitas, melalui koordinasi seluruh badan-badan intelijen pusat dan daerah di wilayah NKRI.
Disamping itu kebijakan pembangunan juga diarahkan kepada upaya pencegahan dan penanggulangan seperatisme yang dijabarkan melalui program pembangunan koordinasi seluruh badan intelijen Juga dalam upaya penanggulangan Terorisme dijabarkan melalui program-program pembangunan koordinasi seluruh badan intelijen baik pusat maupun daerah dalam wilayah NKRI dalam pelaksanaan operasi intelijen yang meliputi pencegahan, penindakan dan penanggulangan terorisme.
Pada kesempatan tersebut Zulher mengingatkan, bahwa mencermati perkembangan kehidupan social politik saat ini, kita dihadapkan pada beberapa tantangan danm hambatan dengan munculnya peristiwa terorisme diberbagai daerah, yang penanganannya masih belum dapat sepenuhnya dituntaskan, baik gembongnya maupun jaringan yang lainnya.
Belum tuntasnya penanggangan peristiwa-peristiwa terorisme tersebut, menurut Zulher disebabkan oleh beberapa paktor diantaranya masih kurangnya partisifasi masyarakat dalam menciptakan system kewaspadaan dini.
Disamping itu belum mantapnya koordinasi operasional; kegiatan intelijen di instansi Pemerintah, Belum berperan aktifnya kominda,Forum Kewaspadaan dini masyarakat sebagai mana yang diamanatkan olehj Permendagri nomor 12 tahun 2006.
Kondisi ini menurut Zulher, akan memperlemah kondisi bangsa yang seharusnya kita bangun sebagai negeri yang aman,tertib,damai,maju dan sejahtera dan mempunyai daya saing yang kuat terhadap hakekat ancaman yang mungkin terjadi.
Untuk itu Pemerintah Daerah menghimbau beberapa hal yang harus menjadi perhatian bersama untuk lebih ditingkatkan yaitu, Kewaspadaan pembuatan KTP dan KK,Mencermati warga yang berprilaku tidak lazim,Melaporkan aktifiotas masyarakat ayang mencurigakan , meningkatkan system lapor cepat secara berjenjang atas perkembangan situasi diwilayah masing-masing serta mengaktifkan kembali pos-pos keamanan dilingkungan masing-masing.
Ketua Panitia Pelaksana Ir.Erdiot kepala Badan Kesatuan Bangsa kabupaten Kampar,dan juga sekretaris Kominda Kabupaten Kampar dalam laporannya mengatakan, bahwa kegiatan ini dilaksana dalam upaya meningkat kewaspadaan dini masyarakat, dengan menyatukan visi dan misi dan presepsi bersama dalam mewaspadai ancaman Terorisme di Kabupaten Kampar.
\Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang berasal dari Kodim 0313 Kampar, Polres Kampar, Kaposwil Bin Riau serta ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Kampar. (Humas Kampar)
Bangkinang, Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dan Komando Distrik Militer 0313 Kampar, menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM diwakili Sekda Kampar Drs.H.Zulher.MS bertempat diaula Kantor Bupati Kampar Bangkinang Rabu (26/8).
Rakor kewaspadaan dini Masyarakat untuk antisifasi terhadap ancaman teroris di wilayah Kabupaten Kampar ini, diikuti Kepala dinas Instansi dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar,Camat,Danramil,Kapolsek dan Babinkamtibmas,anggota Kominda,anggota FKDM,Anggota FKUB serta Kepala Desa/lurah se Kabupaten Kampar.
Sekda Kampar Drs.H.Zulher.MS dalam sambutannya menyebutkan bahwa semua pihak diharapkan dapat menyatukan visi dan misi serta presepsi dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat terhadap timbulnya terorisme di Kabupaten Kampar ini.
Untuk itu Pemerintah daerah menyambut baik diselenggarakan kegiatan rapat koordinasi ini, yang diikuti seluruh stakeholder dalam rangka antisifasi ancaman teroris yang sekarang menjadi issu Nasional. Kebijakan Pemerintah sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 7 tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional tahun 2004-2009, dikatakan bahwa dari tiga agenda Pembangunan Nasional salah satunya adalah Menciptakan Indonesia yang aman dan damai.
Berkaiatan hal itu Prioritas Pembangunan Nasional tahun 2004-2009 diarahkan kepada, Peningkatan Keamanan,ketertiban dan penanggulangan kriminalitas, melalui koordinasi seluruh badan-badan intelijen pusat dan daerah di wilayah NKRI.
Disamping itu kebijakan pembangunan juga diarahkan kepada upaya pencegahan dan penanggulangan seperatisme yang dijabarkan melalui program pembangunan koordinasi seluruh badan intelijen Juga dalam upaya penanggulangan Terorisme dijabarkan melalui program-program pembangunan koordinasi seluruh badan intelijen baik pusat maupun daerah dalam wilayah NKRI dalam pelaksanaan operasi intelijen yang meliputi pencegahan, penindakan dan penanggulangan terorisme.
Pada kesempatan tersebut Zulher mengingatkan, bahwa mencermati perkembangan kehidupan social politik saat ini, kita dihadapkan pada beberapa tantangan danm hambatan dengan munculnya peristiwa terorisme diberbagai daerah, yang penanganannya masih belum dapat sepenuhnya dituntaskan, baik gembongnya maupun jaringan yang lainnya.
Belum tuntasnya penanggangan peristiwa-peristiwa terorisme tersebut, menurut Zulher disebabkan oleh beberapa paktor diantaranya masih kurangnya partisifasi masyarakat dalam menciptakan system kewaspadaan dini.
Disamping itu belum mantapnya koordinasi operasional; kegiatan intelijen di instansi Pemerintah, Belum berperan aktifnya kominda,Forum Kewaspadaan dini masyarakat sebagai mana yang diamanatkan olehj Permendagri nomor 12 tahun 2006.
Kondisi ini menurut Zulher, akan memperlemah kondisi bangsa yang seharusnya kita bangun sebagai negeri yang aman,tertib,damai,maju dan sejahtera dan mempunyai daya saing yang kuat terhadap hakekat ancaman yang mungkin terjadi.
Untuk itu Pemerintah Daerah menghimbau beberapa hal yang harus menjadi perhatian bersama untuk lebih ditingkatkan yaitu, Kewaspadaan pembuatan KTP dan KK,Mencermati warga yang berprilaku tidak lazim,Melaporkan aktifiotas masyarakat ayang mencurigakan , meningkatkan system lapor cepat secara berjenjang atas perkembangan situasi diwilayah masing-masing serta mengaktifkan kembali pos-pos keamanan dilingkungan masing-masing.
Ketua Panitia Pelaksana Ir.Erdiot kepala Badan Kesatuan Bangsa kabupaten Kampar,dan juga sekretaris Kominda Kabupaten Kampar dalam laporannya mengatakan, bahwa kegiatan ini dilaksana dalam upaya meningkat kewaspadaan dini masyarakat, dengan menyatukan visi dan misi dan presepsi bersama dalam mewaspadai ancaman Terorisme di Kabupaten Kampar.
\Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang berasal dari Kodim 0313 Kampar, Polres Kampar, Kaposwil Bin Riau serta ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Kampar. (Humas Kampar)
Bangkinang, Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dan Komando Distrik Militer 0313 Kampar, menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM diwakili Sekda Kampar Drs.H.Zulher.MS bertempat diaula Kantor Bupati Kampar Bangkinang Rabu (26/8).
Rakor kewaspadaan dini Masyarakat untuk antisifasi terhadap ancaman teroris di wilayah Kabupaten Kampar ini, diikuti Kepala dinas Instansi dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar,Camat,Danramil,Kapolsek dan Babinkamtibmas,anggota Kominda,anggota FKDM,Anggota FKUB serta Kepala Desa/lurah se Kabupaten Kampar.
Sekda Kampar Drs.H.Zulher.MS dalam sambutannya menyebutkan bahwa semua pihak diharapkan dapat menyatukan visi dan misi serta presepsi dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat terhadap timbulnya terorisme di Kabupaten Kampar ini.
Untuk itu Pemerintah daerah menyambut baik diselenggarakan kegiatan rapat koordinasi ini, yang diikuti seluruh stakeholder dalam rangka antisifasi ancaman teroris yang sekarang menjadi issu Nasional. Kebijakan Pemerintah sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 7 tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional tahun 2004-2009, dikatakan bahwa dari tiga agenda Pembangunan Nasional salah satunya adalah Menciptakan Indonesia yang aman dan damai.
Berkaiatan hal itu Prioritas Pembangunan Nasional tahun 2004-2009 diarahkan kepada, Peningkatan Keamanan,ketertiban dan penanggulangan kriminalitas, melalui koordinasi seluruh badan-badan intelijen pusat dan daerah di wilayah NKRI.
Disamping itu kebijakan pembangunan juga diarahkan kepada upaya pencegahan dan penanggulangan seperatisme yang dijabarkan melalui program pembangunan koordinasi seluruh badan intelijen Juga dalam upaya penanggulangan Terorisme dijabarkan melalui program-program pembangunan koordinasi seluruh badan intelijen baik pusat maupun daerah dalam wilayah NKRI dalam pelaksanaan operasi intelijen yang meliputi pencegahan, penindakan dan penanggulangan terorisme.
Pada kesempatan tersebut Zulher mengingatkan, bahwa mencermati perkembangan kehidupan social politik saat ini, kita dihadapkan pada beberapa tantangan danm hambatan dengan munculnya peristiwa terorisme diberbagai daerah, yang penanganannya masih belum dapat sepenuhnya dituntaskan, baik gembongnya maupun jaringan yang lainnya.
Belum tuntasnya penanggangan peristiwa-peristiwa terorisme tersebut, menurut Zulher disebabkan oleh beberapa paktor diantaranya masih kurangnya partisifasi masyarakat dalam menciptakan system kewaspadaan dini.
Disamping itu belum mantapnya koordinasi operasional; kegiatan intelijen di instansi Pemerintah, Belum berperan aktifnya kominda,Forum Kewaspadaan dini masyarakat sebagai mana yang diamanatkan olehj Permendagri nomor 12 tahun 2006.
Kondisi ini menurut Zulher, akan memperlemah kondisi bangsa yang seharusnya kita bangun sebagai negeri yang aman,tertib,damai,maju dan sejahtera dan mempunyai daya saing yang kuat terhadap hakekat ancaman yang mungkin terjadi.
Untuk itu Pemerintah Daerah menghimbau beberapa hal yang harus menjadi perhatian bersama untuk lebih ditingkatkan yaitu, Kewaspadaan pembuatan KTP dan KK,Mencermati warga yang berprilaku tidak lazim,Melaporkan aktifiotas masyarakat ayang mencurigakan , meningkatkan system lapor cepat secara berjenjang atas perkembangan situasi diwilayah masing-masing serta mengaktifkan kembali pos-pos keamanan dilingkungan masing-masing.
Ketua Panitia Pelaksana Ir.Erdiot kepala Badan Kesatuan Bangsa kabupaten Kampar,dan juga sekretaris Kominda Kabupaten Kampar dalam laporannya mengatakan, bahwa kegiatan ini dilaksana dalam upaya meningkat kewaspadaan dini masyarakat, dengan menyatukan visi dan misi dan presepsi bersama dalam mewaspadai ancaman Terorisme di Kabupaten Kampar.
\Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang berasal dari Kodim 0313 Kampar, Polres Kampar, Kaposwil Bin Riau serta ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Kampar. (Humas Kampar)
Bangkinang, Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM mengingatkan agar pergelaran Festival Budaya Kampar yang direncanakan akan berlangsung pada minggu ke empat Oktober 2009, tidak hanya sekedar kegiatan rutinitas tahunan yang setiap tahun diadakan, akan tetapi kegiatan ini harus dapat mengangkat nilai budaya yang sudah mulai memudar, serta dari segi kwalitas harus ada perubahan dan peningkatan.
Demikian disampaikan Bupati dalam pandangannya, didepan peserta rapat persiapan Festival Budaya Kampar, bertempat diruang rapat lantai tiga kantor Bupati Kampar, jalan lingkar Bangkinang Senen (3/8).
Dikatakan Burhanuddin Husin, bahwa kegiatan festival Budaya Kampar yang akan dilaksanakan harus dapat dipersiapkan secara matang, baik persiapan penyelenggaran maupun kwalitas material yang akan ditampilkan, sehingga even seperti ini tidak melenceng dari tujuan yang hendak dicapai.
Bupati juga berharap, agar penyelenggaraan festival Budaya Kampar tahun ini, dapat dijadikan sebagai momentum yang menggambarkan bahwa kondisi Kabupaten Kampar yang tidak lagi homogen yang terbuka dengan budaya luar.
untuk itu festival Budaya yang akan dilaksanakan dapat melibatkan seluruh paguyuban yang ada di Kabupaten Kampar, sebagai bagian dari budaya Kabupaten Kampar itu sendiri, dan penampilan kebudayaan yang berasal dari berbagai paguyuban ini tentunya akan lebih menggambarkan kebinekaan tunggal ika Kabupaten Kampar.
Untuk itu Bupati meminta kepada segenap panitian agar betul-betul dapat mempersiapkan secara matang festifal budaya Kampar tahun ini, dan kepenitiaan yang dibentuk dapat melibatkan semua satker yang terkait dan komponen lainnya yang berkauatan dengan budaya itu, sehingga kegiatan ini bukan sekedar kegiatan rutinitas belaka.
Pada kesempatan tersebut Bupati juga meminta, kepada dinas pariwisata Kabupaten Kampar, pada even tahun ini dapat pula mempertandingkan Budaya asli Kabupaten Kampar, seperti Basiacuong,Zikir Gubano, bacilempong serta pestival lagu ocu yang diciptakan dan menggabarkan budaya Kampar.
Disamping kegiatan lainnya yang akan ditampilkan seperti Pawai Budaya, Pegelaran kesenian, Festifal tari daerah, mendongeng, Permainan rakyat, serta pameran budaya, Bupati juga berharap agar dapat pula kelompok usaha kecil dan pedagang kaki lima yang dipersiapkan ikut dalam even budaya tahunan ini.
Festival Budaya Kampar tahun ini, diharapkan akan lebih baik dan bermakna dari pegelaran yang telah sudah,dan even ini tentunya diharapkan akan dapat menggali kembali dan memperkokoh budaya Kabupaten Kampar yang asli.
Bupati Kampar didampingi Kadis Pariwisata kabupaten Kampar Drs.H.Syamsul Bahri Msi,disepan segenap panitia pelaksana dan Camat Sekabupaten Kampar,menyampaikan keinginannya berkaiatan kebidayaan daerah Kampar ini, harus ada kajian yang matang, sehingga kita secara tertulis dapat menjawab bahwa budaya Kampar yang asli itu memang ada, dan secara fisik kita punya bukti berupa buku. (Humas Kampar)
Bangkinang, Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM mengingatkan agar pergelaran Festival Budaya Kampar yang direncanakan akan berlangsung pada minggu ke empat Oktober 2009, tidak hanya sekedar kegiatan rutinitas tahunan yang setiap tahun diadakan, akan tetapi kegiatan ini harus dapat mengangkat nilai budaya yang sudah mulai memudar, serta dari segi kwalitas harus ada perubahan dan peningkatan.
Demikian disampaikan Bupati dalam pandangannya, didepan peserta rapat persiapan Festival Budaya Kampar, bertempat diruang rapat lantai tiga kantor Bupati Kampar, jalan lingkar Bangkinang Senen (3/8).
Dikatakan Burhanuddin Husin, bahwa kegiatan festival Budaya Kampar yang akan dilaksanakan harus dapat dipersiapkan secara matang, baik persiapan penyelenggaran maupun kwalitas material yang akan ditampilkan, sehingga even seperti ini tidak melenceng dari tujuan yang hendak dicapai.
Bupati juga berharap, agar penyelenggaraan festival Budaya Kampar tahun ini, dapat dijadikan sebagai momentum yang menggambarkan bahwa kondisi Kabupaten Kampar yang tidak lagi homogen yang terbuka dengan budaya luar.
untuk itu festival Budaya yang akan dilaksanakan dapat melibatkan seluruh paguyuban yang ada di Kabupaten Kampar, sebagai bagian dari budaya Kabupaten Kampar itu sendiri, dan penampilan kebudayaan yang berasal dari berbagai paguyuban ini tentunya akan lebih menggambarkan kebinekaan tunggal ika Kabupaten Kampar.
Untuk itu Bupati meminta kepada segenap panitian agar betul-betul dapat mempersiapkan secara matang festifal budaya Kampar tahun ini, dan kepenitiaan yang dibentuk dapat melibatkan semua satker yang terkait dan komponen lainnya yang berkauatan dengan budaya itu, sehingga kegiatan ini bukan sekedar kegiatan rutinitas belaka.
Pada kesempatan tersebut Bupati juga meminta, kepada dinas pariwisata Kabupaten Kampar, pada even tahun ini dapat pula mempertandingkan Budaya asli Kabupaten Kampar, seperti Basiacuong,Zikir Gubano, bacilempong serta pestival lagu ocu yang diciptakan dan menggabarkan budaya Kampar.
Disamping kegiatan lainnya yang akan ditampilkan seperti Pawai Budaya, Pegelaran kesenian, Festifal tari daerah, mendongeng, Permainan rakyat, serta pameran budaya, Bupati juga berharap agar dapat pula kelompok usaha kecil dan pedagang kaki lima yang dipersiapkan ikut dalam even budaya tahunan ini.
Festival Budaya Kampar tahun ini, diharapkan akan lebih baik dan bermakna dari pegelaran yang telah sudah,dan even ini tentunya diharapkan akan dapat menggali kembali dan memperkokoh budaya Kabupaten Kampar yang asli.
Bupati Kampar didampingi Kadis Pariwisata kabupaten Kampar Drs.H.Syamsul Bahri Msi,disepan segenap panitia pelaksana dan Camat Sekabupaten Kampar,menyampaikan keinginannya berkaiatan kebidayaan daerah Kampar ini, harus ada kajian yang matang, sehingga kita secara tertulis dapat menjawab bahwa budaya Kampar yang asli itu memang ada, dan secara fisik kita punya bukti berupa buku. (Humas Kampar)
Bangkinang, Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM mengingatkan agar pergelaran Festival Budaya Kampar yang direncanakan akan berlangsung pada minggu ke empat Oktober 2009, tidak hanya sekedar kegiatan rutinitas tahunan yang setiap tahun diadakan, akan tetapi kegiatan ini harus dapat mengangkat nilai budaya yang sudah mulai memudar, serta dari segi kwalitas harus ada perubahan dan peningkatan.
Demikian disampaikan Bupati dalam pandangannya, didepan peserta rapat persiapan Festival Budaya Kampar, bertempat diruang rapat lantai tiga kantor Bupati Kampar, jalan lingkar Bangkinang Senen (3/8).
Dikatakan Burhanuddin Husin, bahwa kegiatan festival Budaya Kampar yang akan dilaksanakan harus dapat dipersiapkan secara matang, baik persiapan penyelenggaran maupun kwalitas material yang akan ditampilkan, sehingga even seperti ini tidak melenceng dari tujuan yang hendak dicapai.
Bupati juga berharap, agar penyelenggaraan festival Budaya Kampar tahun ini, dapat dijadikan sebagai momentum yang menggambarkan bahwa kondisi Kabupaten Kampar yang tidak lagi homogen yang terbuka dengan budaya luar.
untuk itu festival Budaya yang akan dilaksanakan dapat melibatkan seluruh paguyuban yang ada di Kabupaten Kampar, sebagai bagian dari budaya Kabupaten Kampar itu sendiri, dan penampilan kebudayaan yang berasal dari berbagai paguyuban ini tentunya akan lebih menggambarkan kebinekaan tunggal ika Kabupaten Kampar.
Untuk itu Bupati meminta kepada segenap panitian agar betul-betul dapat mempersiapkan secara matang festifal budaya Kampar tahun ini, dan kepenitiaan yang dibentuk dapat melibatkan semua satker yang terkait dan komponen lainnya yang berkauatan dengan budaya itu, sehingga kegiatan ini bukan sekedar kegiatan rutinitas belaka.
Pada kesempatan tersebut Bupati juga meminta, kepada dinas pariwisata Kabupaten Kampar, pada even tahun ini dapat pula mempertandingkan Budaya asli Kabupaten Kampar, seperti Basiacuong,Zikir Gubano, bacilempong serta pestival lagu ocu yang diciptakan dan menggabarkan budaya Kampar.
Disamping kegiatan lainnya yang akan ditampilkan seperti Pawai Budaya, Pegelaran kesenian, Festifal tari daerah, mendongeng, Permainan rakyat, serta pameran budaya, Bupati juga berharap agar dapat pula kelompok usaha kecil dan pedagang kaki lima yang dipersiapkan ikut dalam even budaya tahunan ini.
Festival Budaya Kampar tahun ini, diharapkan akan lebih baik dan bermakna dari pegelaran yang telah sudah,dan even ini tentunya diharapkan akan dapat menggali kembali dan memperkokoh budaya Kabupaten Kampar yang asli.
Bupati Kampar didampingi Kadis Pariwisata kabupaten Kampar Drs.H.Syamsul Bahri Msi,disepan segenap panitia pelaksana dan Camat Sekabupaten Kampar,menyampaikan keinginannya berkaiatan kebidayaan daerah Kampar ini, harus ada kajian yang matang, sehingga kita secara tertulis dapat menjawab bahwa budaya Kampar yang asli itu memang ada, dan secara fisik kita punya bukti berupa buku. (Humas Kampar)
|

|
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PRAKUALIFIKASI PENGADAAN BADAN USAHA DALAM RANGKA
BANGUN GUNA SERAH ( BGS)
|
|
Nomor : 01/ PAN-PBU/ BGS-KPR/ 2008
|
| 1. |
Mengacu Kepada Permendagri Nomor 17 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah , Tim Peremajaan Pembangunan Pasar Inpres Bangkinang Pemerintah Kabupaten Kampar, akan mengadakan pelelangan dengan Prakualifikasi , Pengadaan Badan Usaha dengan Pola Bangun Guna Serah ( BGS) sebagai berikut : |
|
Pekerjaan
|
:
|
Pembangunan Pasar Tradisional dan Pasar Modern
|
|
Luas Tanah
|
:
|
23.590 M2
|
|
Pembiayaan
|
:
|
Murni Biaya Investo
|
|
Bidang Sub Bidang
|
:
|
Arsitektur/Bangunan Komersial, termasuk perawatannya ( 21004 )
|
|
Kualifikasi
|
:
|
Non Kecil / Gred 7
|
2. Pendaftaran Peserta Lelang ;
|
Hari / Tanggal
|
:
|
Rabu, 20 Agustus s/d Kamis, 20 Nopember 2008
|
|
Waktu
|
:
|
08.00 s/d 15.00 Wib
|
|
Tempat
|
:
|
Sekretariat Panitia Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar Kabupaten Kampar .Jln . Prof M. Yamin, SH No. 278 Bangkinang Telp.(0762) 20125
|
3. Pengambilan Dokumen Prakualifikasi ;
|
Hari / Tanggal
|
:
|
Kamis, 06 Nopember s/d Kamis, 20 Nopember 2008
|
|
Waktu
|
:
|
08.00 s/d 15.00 Wib
|
|
Tempat
|
:
|
Sekretariat Panitia Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar Kabupaten Kampar Jln. Prof M. Yamin, SH No. 278 Bangkinang Telp. (0762) 20125
|
4. Pemasukan / Pengembalian Dokumen Prakualifikasi ;
|
Hari / Tanggal
|
:
|
Jumat, 21 Nopember 2008
|
|
Waktu
|
:
|
08.00 s/d 12.00 Wib
|
|
Tempat
|
:
|
Sekretariat Panitia Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar Kabupaten Kampar . Jln. Prof M. Yamin, SH No. 278 Bangkinang Telp. (0762) 20125
|
|
5.
|
Untuk Hal hal yang belum Jelas dapat ditanyakan langsung kepada Panitia Pengadaan Badan Usaha dengan Pola Bangun Guna Serah (BGS ) Telp. (0762) 20125 atau H. Kamaluddin HP. 08127548482, Fakhri Hp. 08127525430, Indra Pomi N, ST HP. 0811761086 ). |
|
|
Bangkinang , 20 Agustus 2008
|
|
|
PANITIA PENGADAAN BADAN USAHA
DENGAN POLA BANGUN GUNA SERAH
TIM PEMBANGUNAN PEREMAJAAN
PASAR INRES BANGKINANG .
|
|
|
|
|

|
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PRAKUALIFIKASI PENGADAAN BADAN USAHA DALAM RANGKA
BANGUN GUNA SERAH ( BGS)
|
|
Nomor : 01/ PAN-PBU/ BGS-KPR/ 2008
|
| 1. |
Mengacu Kepada Permendagri Nomor 17 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah , Tim Peremajaan Pembangunan Pasar Inpres Bangkinang Pemerintah Kabupaten Kampar, akan mengadakan pelelangan dengan Prakualifikasi , Pengadaan Badan Usaha dengan Pola Bangun Guna Serah ( BGS) sebagai berikut : |
|
Pekerjaan
|
:
|
Pembangunan Pasar Tradisional dan Pasar Modern
|
|
Luas Tanah
|
:
|
23.590 M2
|
|
Pembiayaan
|
:
|
Murni Biaya Investo
|
|
Bidang Sub Bidang
|
:
|
Arsitektur/Bangunan Komersial, termasuk perawatannya ( 21004 )
|
|
Kualifikasi
|
:
|
Non Kecil / Gred 7
|
2. Pendaftaran Peserta Lelang ;
|
Hari / Tanggal
|
:
|
Rabu, 20 Agustus s/d Kamis, 20 Nopember 2008
|
|
Waktu
|
:
|
08.00 s/d 15.00 Wib
|
|
Tempat
|
:
|
Sekretariat Panitia Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar Kabupaten Kampar .Jln . Prof M. Yamin, SH No. 278 Bangkinang Telp.(0762) 20125
|
3. Pengambilan Dokumen Prakualifikasi ;
|
Hari / Tanggal
|
:
|
Kamis, 06 Nopember s/d Kamis, 20 Nopember 2008
|
|
Waktu
|
:
|
08.00 s/d 15.00 Wib
|
|
Tempat
|
:
|
Sekretariat Panitia Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar Kabupaten Kampar Jln. Prof M. Yamin, SH No. 278 Bangkinang Telp. (0762) 20125
|
4. Pemasukan / Pengembalian Dokumen Prakualifikasi ;
|
Hari / Tanggal
|
:
|
Jumat, 21 Nopember 2008
|
|
Waktu
|
:
|
08.00 s/d 12.00 Wib
|
|
Tempat
|
:
|
Sekretariat Panitia Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar Kabupaten Kampar . Jln. Prof M. Yamin, SH No. 278 Bangkinang Telp. (0762) 20125
|
|
5.
|
Untuk Hal hal yang belum Jelas dapat ditanyakan langsung kepada Panitia Pengadaan Badan Usaha dengan Pola Bangun Guna Serah (BGS ) Telp. (0762) 20125 atau H. Kamaluddin HP. 08127548482, Fakhri Hp. 08127525430, Indra Pomi N, ST HP. 0811761086 ). |
|
|
Bangkinang , 20 Agustus 2008
|
|
|
PANITIA PENGADAAN BADAN USAHA
DENGAN POLA BANGUN GUNA SERAH
TIM PEMBANGUNAN PEREMAJAAN
PASAR INRES BANGKINANG .
|
|
|
|
|

|
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PRAKUALIFIKASI PENGADAAN BADAN USAHA DALAM RANGKA
BANGUN GUNA SERAH ( BGS)
|
|
Nomor : 01/ PAN-PBU/ BGS-KPR/ 2008
|
| 1. |
Mengacu Kepada Permendagri Nomor 17 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah , Tim Peremajaan Pembangunan Pasar Inpres Bangkinang Pemerintah Kabupaten Kampar, akan mengadakan pelelangan dengan Prakualifikasi , Pengadaan Badan Usaha dengan Pola Bangun Guna Serah ( BGS) sebagai berikut : |
|
Pekerjaan
|
:
|
Pembangunan Pasar Tradisional dan Pasar Modern
|
|
Luas Tanah
|
:
|
23.590 M2
|
|
Pembiayaan
|
:
|
Murni Biaya Investo
|
|
Bidang Sub Bidang
|
:
|
Arsitektur/Bangunan Komersial, termasuk perawatannya ( 21004 )
|
|
Kualifikasi
|
:
|
Non Kecil / Gred 7
|
2. Pendaftaran Peserta Lelang ;
|
Hari / Tanggal
|
:
|
Rabu, 20 Agustus s/d Kamis, 20 Nopember 2008
|
|
Waktu
|
:
|
08.00 s/d 15.00 Wib
|
|
Tempat
|
:
|
Sekretariat Panitia Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar Kabupaten Kampar .Jln . Prof M. Yamin, SH No. 278 Bangkinang Telp.(0762) 20125
|
3. Pengambilan Dokumen Prakualifikasi ;
|
Hari / Tanggal
|
:
|
Kamis, 06 Nopember s/d Kamis, 20 Nopember 2008
|
|
Waktu
|
:
|
08.00 s/d 15.00 Wib
|
|
Tempat
|
:
|
Sekretariat Panitia Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar Kabupaten Kampar Jln. Prof M. Yamin, SH No. 278 Bangkinang Telp. (0762) 20125
|
4. Pemasukan / Pengembalian Dokumen Prakualifikasi ;
|
Hari / Tanggal
|
:
|
Jumat, 21 Nopember 2008
|
|
Waktu
|
:
|
08.00 s/d 12.00 Wib
|
|
Tempat
|
:
|
Sekretariat Panitia Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar Kabupaten Kampar . Jln. Prof M. Yamin, SH No. 278 Bangkinang Telp. (0762) 20125
|
|
5.
|
Untuk Hal hal yang belum Jelas dapat ditanyakan langsung kepada Panitia Pengadaan Badan Usaha dengan Pola Bangun Guna Serah (BGS ) Telp. (0762) 20125 atau H. Kamaluddin HP. 08127548482, Fakhri Hp. 08127525430, Indra Pomi N, ST HP. 0811761086 ). |
|
|
Bangkinang , 20 Agustus 2008
|
|
|
PANITIA PENGADAAN BADAN USAHA
DENGAN POLA BANGUN GUNA SERAH
TIM PEMBANGUNAN PEREMAJAAN
PASAR INRES BANGKINANG .
|
|
|
|
|

|
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PRAKUALIFIKASI PENGADAAN BADAN USAHA DALAM RANGKA
BANGUN GUNA SERAH ( BGS)
|
|
Nomor : 01/ PAN-PBU/ BGS-KPR/ 2008
|
| 1. |
Mengacu Kepada Permendagri Nomor 17 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah , Tim Peremajaan Pembangunan Pasar Inpres Bangkinang Pemerintah Kabupaten Kampar, akan mengadakan pelelangan dengan Prakualifikasi , Pengadaan Badan Usaha dengan Pola Bangun Guna Serah ( BGS) sebagai berikut : |
|
Pekerjaan
|
:
|
Pembangunan Pasar Tradisional dan Pasar Modern
|
|
Luas Tanah
|
:
|
23.590 M2
|
|
Pembiayaan
|
:
|
Murni Biaya Investo
|
|
Bidang Sub Bidang
|
:
|
Arsitektur/Bangunan Komersial, termasuk perawatannya ( 21004 )
|
|
Kualifikasi
|
:
|
Non Kecil / Gred 7
|
2. Pendaftaran Peserta Lelang ;
|
Hari / Tanggal
|
:
|
Rabu, 20 Agustus s/d Kamis, 20 Nopember 2008
|
|
Waktu
|
:
|
08.00 s/d 15.00 Wib
|
|
Tempat
|
:
|
Sekretariat Panitia Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar Kabupaten Kampar .Jln . Prof M. Yamin, SH No. 278 Bangkinang Telp.(0762) 20125
|
3. Pengambilan Dokumen Prakualifikasi ;
|
Hari / Tanggal
|
:
|
Kamis, 06 Nopember s/d Kamis, 20 Nopember 2008
|
|
Waktu
|
:
|
08.00 s/d 15.00 Wib
|
|
Tempat
|
:
|
Sekretariat Panitia Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar Kabupaten Kampar Jln. Prof M. Yamin, SH No. 278 Bangkinang Telp. (0762) 20125
|
4. Pemasukan / Pengembalian Dokumen Prakualifikasi ;
|
Hari / Tanggal
|
:
|
Jumat, 21 Nopember 2008
|
|
Waktu
|
:
|
08.00 s/d 12.00 Wib
|
|
Tempat
|
:
|
Sekretariat Panitia Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar Kabupaten Kampar . Jln. Prof M. Yamin, SH No. 278 Bangkinang Telp. (0762) 20125
|
|
5.
|
Untuk Hal hal yang belum Jelas dapat ditanyakan langsung kepada Panitia Pengadaan Badan Usaha dengan Pola Bangun Guna Serah (BGS ) Telp. (0762) 20125 atau H. Kamaluddin HP. 08127548482, Fakhri Hp. 08127525430, Indra Pomi N, ST HP. 0811761086 ). |
|
|
Bangkinang , 20 Agustus 2008
|
|
|
PANITIA PENGADAAN BADAN USAHA
DENGAN POLA BANGUN GUNA SERAH
TIM PEMBANGUNAN PEREMAJAAN
PASAR INRES BANGKINANG .
|
|
|
|

Pengambilan sumpah dan pelantikan pejabatstrukturar , pengawas dan kepala sekolah tidak hanya semata-mata sebagai bentuk pembinaan karir bagi seorang pegawai negeri sipil, akan tetapi juga merupakan suatu keharusan demi untuk mengisi kebutuhan organisasi perangkat daerah. Namun satu hal yangyang lebih penting yang perlu digaris bawahi apa yang dilakukan sebagai bentuk dan upaya dalam hal peningkatan dan pemerataan pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Kampar.
Demikian disampaikan bupati kabupaten kampar Drs. H. Burhanuddin Husin, MM yang diwakili oleh Sekretris Daerah Kabupaten Kampar Drs. H. Zulher MS dalam acara Pengambilan Sumpah/ Pelantikan pejabat Struktural, Pengawas dan Kepala Sekolah Lingkungan Kabupaten Kampar di Aula Kantor Bupati Kabupaten Kampar Senin, 22/8.
“ saya berharap melalui pengambilan sumpah dan pelantikan ini secara bertahap dan pasti kita mampu dan dapat mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih. Pelantikan para pejabat struktural yang kita lakukan hari ini sebagai satu kesatuan rangkaian proses pembenahan dan penyegaran, bukan sekedar formalitas belaka melainkan mengandung makna yang penting dan harapan ke depan yang dinamis dan konstruktif dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan tugas-tugas umum pemerintahan, pembangunan dan kesejahteraaan sosial “ ungkap Zulher.
Dijelaskan Sekdakab Kampar, melalui pembenahan dan penyegaran ini harus dapat diwujudkan kesiapan dan kemampuan dalam berbagai hal antara lain, kesipan konspsional, kesiapan personalia, dan kemampuan operasional.
Ditambahkan Zulher , dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan peranan seorang pimpinan di lembaga satuan pendidikan sangatlah menentukan kulitas pendidikan. Karena Keberhasilan suatu pendidikan tidak terlepas dari peranan seorang pimpinan di lembaga penyelenggara pendidikan. Sekolah sebagai suatu institsi pendidikan dipimpin oleh kepala sekolah yang bertanggung jawab untuk tercapainya tujuan sekolah secara optimal” jelas Zulher.
Dijelaskan Zulher, berkenanaan dengan hasil Ujian Nasional tahun ini Kabupaten Kampar berada pada peringkat sembilan untuk tingkat SMU dam SMP, peringlkat tujug untuk tingkat SMK dan peringkat lima untuk tingkat SD di Provinsi Riau, ini dapat kita jadikan sebagai indikator bahwa kualitas pendidikan di kabupaten kampar masih harus terus ditingkatkan, dan ini merpakan tugas berat bagi pimpinan sekolah yang baru dilantik untuk dapat sebagai motovator yang bertanggung jawab dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas.
Sekdakab Kampar Drs. H. Zulher MS, mengharapkan kesiapan seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Kampar yang ditopang loyalitas, pengabdian keikhlasan dan kejujuran disetai dinamika dan kreatifitas yang tinggi agar dapat membangun Kabupaten Kampar dengan baik untuk kedepannya.
Pada acara tersebut dilantik 38 orang terdiri dari 3 orang pejabat eselon III B, 11 orang Pejabat Eselon IV A, 4 orang pejabat Eselon IV B, 2 orang Pengawas Sekolah dan 18 orang kepala sekolah untuk tingkat SMU, SMP dan SD.
Bangkinang, Dijadualkan besok, Kamis (27/8) 45 orang anggota DPRD Kampar hasil Pemilu Legislatif tanggal, 9 April 2009 akan dilantik dalam suatu acara resmi dalam bentuk pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Kabupaten Kampar masa bhakti 2009-2014 yang acaranya dipusatkan di Gedung DPRD Kabupaten Kampar.
Demikian diungkapkan Sekretaris DPRD Kabupaten Kampar, Hj Junaida Rahim, SH, M.Hum ketika ditemui di Gedung DPRD Kampar Selasa (25/8) seraya menambahkan bahwa serangkaian persiapan untuk acara tersebut telah dilakukan dan undangan bagi para anggota DPRD Kampar yang akan dialntik juga telah disampaikan.
45 orang anggota DPRD Kampar masa bhakti 2009-2014 bila ditilik dari asal partai maka ternyata mereka terdiri dari 11 orang dari Partai Golkar, 6 orang dari Partai Demokrat, 5 orang dari Partai PAN, 5 orang dari Partai PKS, 3 orang dari Partai PPP, 3 orang dari Partai PDI-P, 2 orang dari Partai PBR, 2 orang dari Partai PBB, 2 orang dari Partai PDK, 2 orang dari Partai Hanura, 2 orang dari Partai Gerindra, 1 orang dari Partai PKB dan 1 orang dari partai PPRN.
Dan bila dilihat dari jenis kelamin ternyata dari 45 orang anggota DPRD Kampar masa bhakti 2009-2014 ternyata tercatat yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 42 orang dan 3 orang berjenis kelamin perempuan yakni Hj Eva Yuliana dari Partai Demokrat, Jasnita tarmizi dan Triska Felly dari Partai PDI-P.
Ditambahkan Hj Junaida Rahim, SH, M.Hum bahwa nama lengkap anggota DPRD Kampar masa bhakti 2009-2014 berdasarkan asal partainya adalah sebagai berikut. Dari Partai Golkar terdiri dari H. Azaidun, SH, Catur Sugeng Susanto, SH, Syafi'i, Drs. H. Syafrizal, M.Si, Repol, S.Ag, H. Januar, SH, Ahmad Fikri, S.Ag, H. A. Manan DT. Majo Kayo, Harsono, Hadi Warman dan Mifta Muhariyanto.
- Dari Partai Demokrat yakni Dewi Hadi, Sunardi, Arif Rahman Hakim, SE, Drs. Miswar, MH, Juswari Umar Said, SH, MH dan Hj Eva Juliana.
- Dari partai PAN adalah; H. M. Rais, Ir. H. Sahidin, H. Yurjani Moga, SH, Ramadhan, S.Sos, dan M. Syukri.
- Dari Partai PKS adalah; Syahrul Aidil, S.Ag, Lc, H. Bambang, Ali Soebirin, Kariyanto, dan Indra Gamal, S. Ag.
- Dari Partai PPP adalah; Drs. Marzuki Malik, Yuli Akmal, S. Sos dan M. Anshor.
- Dari Partai PDI-P adalah Jusnita Tarmizi, Irawan Siaswadi dan Triska Felly.
- Dari Partai PBR adalah; H. Ilyas HU, SH dan Zulfan Azmi.
- Dari Partai PBB adalah; Muhammad Arif dan Sujarwo.
- Dari Partai PDK adalah; Wilson Siregar dan Eka Demi Yustra, ST.
- Dari Partai Hanura adalah; Bernat Sinaga dan Firman Wahyudi. Sedangkan
- Dari Partai Gerindra adalah; M. Faisal dan Niskol Firdaus.
- Dan dari Partai PKB yakni Purwaji dan dari Partai PPRN yakni H Hefrijon, SH.
Dijadualkan acara peresmian pengucapan sumpah dan jani anggota DPRD Kabupaten Kampar masa bhakti 2009-2014 tersebut akan dihadiri oleh Gubernur Riau, H M Rusli Zainal, Bupati Kampar, Muspida plus Kampar dan ketua DPRD Kampar masing-masing beserta isteri. Selain itu akan hadir pula, tokoh masyarakat, ninik mamak, seluruh kepala Badan, Dinas dan Kantor dijajaran Pemkab Kampar serta istri atau suami dari anggota DPRD Kampar yang akan dilantik.
Bangkinang, Dijadualkan besok, Kamis (27/8) 45 orang anggota DPRD Kampar hasil Pemilu Legislatif tanggal, 9 April 2009 akan dilantik dalam suatu acara resmi dalam bentuk pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Kabupaten Kampar masa bhakti 2009-2014 yang acaranya dipusatkan di Gedung DPRD Kabupaten Kampar.
Demikian diungkapkan Sekretaris DPRD Kabupaten Kampar, Hj Junaida Rahim, SH, M.Hum ketika ditemui di Gedung DPRD Kampar Selasa (25/8) seraya menambahkan bahwa serangkaian persiapan untuk acara tersebut telah dilakukan dan undangan bagi para anggota DPRD Kampar yang akan dialntik juga telah disampaikan.
45 orang anggota DPRD Kampar masa bhakti 2009-2014 bila ditilik dari asal partai maka ternyata mereka terdiri dari 11 orang dari Partai Golkar, 6 orang dari Partai Demokrat, 5 orang dari Partai PAN, 5 orang dari Partai PKS, 3 orang dari Partai PPP, 3 orang dari Partai PDI-P, 2 orang dari Partai PBR, 2 orang dari Partai PBB, 2 orang dari Partai PDK, 2 orang dari Partai Hanura, 2 orang dari Partai Gerindra, 1 orang dari Partai PKB dan 1 orang dari partai PPRN.
Dan bila dilihat dari jenis kelamin ternyata dari 45 orang anggota DPRD Kampar masa bhakti 2009-2014 ternyata tercatat yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 42 orang dan 3 orang berjenis kelamin perempuan yakni Hj Eva Yuliana dari Partai Demokrat, Jasnita tarmizi dan Triska Felly dari Partai PDI-P.
Ditambahkan Hj Junaida Rahim, SH, M.Hum bahwa nama lengkap anggota DPRD Kampar masa bhakti 2009-2014 berdasarkan asal partainya adalah sebagai berikut. Dari Partai Golkar terdiri dari H. Azaidun, SH, Catur Sugeng Susanto, SH, Syafi'i, Drs. H. Syafrizal, M.Si, Repol, S.Ag, H. Januar, SH, Ahmad Fikri, S.Ag, H. A. Manan DT. Majo Kayo, Harsono, Hadi Warman dan Mifta Muhariyanto.
- Dari Partai Demokrat yakni Dewi Hadi, Sunardi, Arif Rahman Hakim, SE, Drs. Miswar, MH, Juswari Umar Said, SH, MH dan Hj Eva Juliana.
- Dari partai PAN adalah; H. M. Rais, Ir. H. Sahidin, H. Yurjani Moga, SH, Ramadhan, S.Sos, dan M. Syukri.
- Dari Partai PKS adalah; Syahrul Aidil, S.Ag, Lc, H. Bambang, Ali Soebirin, Kariyanto, dan Indra Gamal, S. Ag.
- Dari Partai PPP adalah; Drs. Marzuki Malik, Yuli Akmal, S. Sos dan M. Anshor.
- Dari Partai PDI-P adalah Jusnita Tarmizi, Irawan Siaswadi dan Triska Felly.
- Dari Partai PBR adalah; H. Ilyas HU, SH dan Zulfan Azmi.
- Dari Partai PBB adalah; Muhammad Arif dan Sujarwo.
- Dari Partai PDK adalah; Wilson Siregar dan Eka Demi Yustra, ST.
- Dari Partai Hanura adalah; Bernat Sinaga dan Firman Wahyudi. Sedangkan
- Dari Partai Gerindra adalah; M. Faisal dan Niskol Firdaus.
- Dan dari Partai PKB yakni Purwaji dan dari Partai PPRN yakni H Hefrijon, SH.
Dijadualkan acara peresmian pengucapan sumpah dan jani anggota DPRD Kabupaten Kampar masa bhakti 2009-2014 tersebut akan dihadiri oleh Gubernur Riau, H M Rusli Zainal, Bupati Kampar, Muspida plus Kampar dan ketua DPRD Kampar masing-masing beserta isteri. Selain itu akan hadir pula, tokoh masyarakat, ninik mamak, seluruh kepala Badan, Dinas dan Kantor dijajaran Pemkab Kampar serta istri atau suami dari anggota DPRD Kampar yang akan dilantik.
Bangkinang, Dijadualkan besok, Kamis (27/8) 45 orang anggota DPRD Kampar hasil Pemilu Legislatif tanggal, 9 April 2009 akan dilantik dalam suatu acara resmi dalam bentuk pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Kabupaten Kampar masa bhakti 2009-2014 yang acaranya dipusatkan di Gedung DPRD Kabupaten Kampar.
Demikian diungkapkan Sekretaris DPRD Kabupaten Kampar, Hj Junaida Rahim, SH, M.Hum ketika ditemui di Gedung DPRD Kampar Selasa (25/8) seraya menambahkan bahwa serangkaian persiapan untuk acara tersebut telah dilakukan dan undangan bagi para anggota DPRD Kampar yang akan dialntik juga telah disampaikan.
45 orang anggota DPRD Kampar masa bhakti 2009-2014 bila ditilik dari asal partai maka ternyata mereka terdiri dari 11 orang dari Partai Golkar, 6 orang dari Partai Demokrat, 5 orang dari Partai PAN, 5 orang dari Partai PKS, 3 orang dari Partai PPP, 3 orang dari Partai PDI-P, 2 orang dari Partai PBR, 2 orang dari Partai PBB, 2 orang dari Partai PDK, 2 orang dari Partai Hanura, 2 orang dari Partai Gerindra, 1 orang dari Partai PKB dan 1 orang dari partai PPRN.
Dan bila dilihat dari jenis kelamin ternyata dari 45 orang anggota DPRD Kampar masa bhakti 2009-2014 ternyata tercatat yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 42 orang dan 3 orang berjenis kelamin perempuan yakni Hj Eva Yuliana dari Partai Demokrat, Jasnita tarmizi dan Triska Felly dari Partai PDI-P.
Ditambahkan Hj Junaida Rahim, SH, M.Hum bahwa nama lengkap anggota DPRD Kampar masa bhakti 2009-2014 berdasarkan asal partainya adalah sebagai berikut. Dari Partai Golkar terdiri dari H. Azaidun, SH, Catur Sugeng Susanto, SH, Syafi'i, Drs. H. Syafrizal, M.Si, Repol, S.Ag, H. Januar, SH, Ahmad Fikri, S.Ag, H. A. Manan DT. Majo Kayo, Harsono, Hadi Warman dan Mifta Muhariyanto.
- Dari Partai Demokrat yakni Dewi Hadi, Sunardi, Arif Rahman Hakim, SE, Drs. Miswar, MH, Juswari Umar Said, SH, MH dan Hj Eva Juliana.
- Dari partai PAN adalah; H. M. Rais, Ir. H. Sahidin, H. Yurjani Moga, SH, Ramadhan, S.Sos, dan M. Syukri.
- Dari Partai PKS adalah; Syahrul Aidil, S.Ag, Lc, H. Bambang, Ali Soebirin, Kariyanto, dan Indra Gamal, S. Ag.
- Dari Partai PPP adalah; Drs. Marzuki Malik, Yuli Akmal, S. Sos dan M. Anshor.
- Dari Partai PDI-P adalah Jusnita Tarmizi, Irawan Siaswadi dan Triska Felly.
- Dari Partai PBR adalah; H. Ilyas HU, SH dan Zulfan Azmi.
- Dari Partai PBB adalah; Muhammad Arif dan Sujarwo.
- Dari Partai PDK adalah; Wilson Siregar dan Eka Demi Yustra, ST.
- Dari Partai Hanura adalah; Bernat Sinaga dan Firman Wahyudi. Sedangkan
- Dari Partai Gerindra adalah; M. Faisal dan Niskol Firdaus.
- Dan dari Partai PKB yakni Purwaji dan dari Partai PPRN yakni H Hefrijon, SH.
Dijadualkan acara peresmian pengucapan sumpah dan jani anggota DPRD Kabupaten Kampar masa bhakti 2009-2014 tersebut akan dihadiri oleh Gubernur Riau, H M Rusli Zainal, Bupati Kampar, Muspida plus Kampar dan ketua DPRD Kampar masing-masing beserta isteri. Selain itu akan hadir pula, tokoh masyarakat, ninik mamak, seluruh kepala Badan, Dinas dan Kantor dijajaran Pemkab Kampar serta istri atau suami dari anggota DPRD Kampar yang akan dilantik.
Bangkinang, Dari pantauan harga sayur mayor di beberapa pasar di Bangkinang dan sekitarnya yakni Pasar Inpres Bangkinang, Pasar Air Tiris, Pasar Rumbio dan Pasar Kuok ternyata sejak awal Ramadhan harga sayur mayor khususnya komoditi cabe dan tomat mengalami kenaikan harga yang cukup dratis.
Seminggu menjelang bulan suci ramadhan harga cabe merah asal Sumatera Barat dijual pedagang eceran seharga Rp 15.000,- sampai Rp 16.000,- per kilogram. Namun, memasuki awal bulan suci Ramadhan harga cabe tersebut naik menjadi Rp 25.000,- sampai Rp 26.000,- per kilogram. Bahkan, kemaren Selasa (25/8) harga cabe merah asal Sumbar tersebut di Pasar Kuok dijual pedagang eceran dengan harga Rp 26.000,- sampai Rp 27.000,- per kilogram.
Sementara harga sayuran berupa tomat yang menjelang bulan Ramadhan dijual pedagang pengecer dengan harga Rp 12.000,- per kilogram, namun diawal bulan suci Ramadhan naik menjadi Rp 18.000,- sampai dengan Rp 20.000,- per kilogram. Bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan harga, tetapi kenaikan harganya tidak terlalu mencolok.
Kenaikan harga cabe merah kriting dan tomat asal Sumbar tersebut membuat ibu-ibu yang berbelanja di pasar-pasar cukup terkejut karena kenaikan harganya cukup drastis meskipun sepertinya pasokan cabe merah kriting dari Sumbar tersebut tidak ada hambatan dalam hal pengangkutan.
Khusus bagi masyarakat Kota Bangkinang dan sekitarnya yang memerlukan cabe merah kriting masih mempunyai alternatif dengan cara membeli cabe produksi lokal dari wilayah Desa Ridan Permai dan sekitarnya dengan tawaran harga yang sedikit lebih murah.
Beberapa pedagang sayur mayur asal Sumbar yang mengecer dagangannya di Pasar Kuok mengungkapkan bahwa harga tomat untuk minggu ini memang harganya naik cukup drastis, walaupun produksi buah tomatnya tetap seperti biasa. Harga tomat ditempat pembelian kami juga mengalami kenaikan, jadi kami pun terpaksa menaikan harga, ujar para pedagang pengecer sayur-mayur tersebut menambahkan. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Dari pantauan harga sayur mayor di beberapa pasar di Bangkinang dan sekitarnya yakni Pasar Inpres Bangkinang, Pasar Air Tiris, Pasar Rumbio dan Pasar Kuok ternyata sejak awal Ramadhan harga sayur mayor khususnya komoditi cabe dan tomat mengalami kenaikan harga yang cukup dratis.
Seminggu menjelang bulan suci ramadhan harga cabe merah asal Sumatera Barat dijual pedagang eceran seharga Rp 15.000,- sampai Rp 16.000,- per kilogram. Namun, memasuki awal bulan suci Ramadhan harga cabe tersebut naik menjadi Rp 25.000,- sampai Rp 26.000,- per kilogram. Bahkan, kemaren Selasa (25/8) harga cabe merah asal Sumbar tersebut di Pasar Kuok dijual pedagang eceran dengan harga Rp 26.000,- sampai Rp 27.000,- per kilogram.
Sementara harga sayuran berupa tomat yang menjelang bulan Ramadhan dijual pedagang pengecer dengan harga Rp 12.000,- per kilogram, namun diawal bulan suci Ramadhan naik menjadi Rp 18.000,- sampai dengan Rp 20.000,- per kilogram. Bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan harga, tetapi kenaikan harganya tidak terlalu mencolok.
Kenaikan harga cabe merah kriting dan tomat asal Sumbar tersebut membuat ibu-ibu yang berbelanja di pasar-pasar cukup terkejut karena kenaikan harganya cukup drastis meskipun sepertinya pasokan cabe merah kriting dari Sumbar tersebut tidak ada hambatan dalam hal pengangkutan.
Khusus bagi masyarakat Kota Bangkinang dan sekitarnya yang memerlukan cabe merah kriting masih mempunyai alternatif dengan cara membeli cabe produksi lokal dari wilayah Desa Ridan Permai dan sekitarnya dengan tawaran harga yang sedikit lebih murah.
Beberapa pedagang sayur mayur asal Sumbar yang mengecer dagangannya di Pasar Kuok mengungkapkan bahwa harga tomat untuk minggu ini memang harganya naik cukup drastis, walaupun produksi buah tomatnya tetap seperti biasa. Harga tomat ditempat pembelian kami juga mengalami kenaikan, jadi kami pun terpaksa menaikan harga, ujar para pedagang pengecer sayur-mayur tersebut menambahkan. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Dari pantauan harga sayur mayor di beberapa pasar di Bangkinang dan sekitarnya yakni Pasar Inpres Bangkinang, Pasar Air Tiris, Pasar Rumbio dan Pasar Kuok ternyata sejak awal Ramadhan harga sayur mayor khususnya komoditi cabe dan tomat mengalami kenaikan harga yang cukup dratis.
Seminggu menjelang bulan suci ramadhan harga cabe merah asal Sumatera Barat dijual pedagang eceran seharga Rp 15.000,- sampai Rp 16.000,- per kilogram. Namun, memasuki awal bulan suci Ramadhan harga cabe tersebut naik menjadi Rp 25.000,- sampai Rp 26.000,- per kilogram. Bahkan, kemaren Selasa (25/8) harga cabe merah asal Sumbar tersebut di Pasar Kuok dijual pedagang eceran dengan harga Rp 26.000,- sampai Rp 27.000,- per kilogram.
Sementara harga sayuran berupa tomat yang menjelang bulan Ramadhan dijual pedagang pengecer dengan harga Rp 12.000,- per kilogram, namun diawal bulan suci Ramadhan naik menjadi Rp 18.000,- sampai dengan Rp 20.000,- per kilogram. Bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan harga, tetapi kenaikan harganya tidak terlalu mencolok.
Kenaikan harga cabe merah kriting dan tomat asal Sumbar tersebut membuat ibu-ibu yang berbelanja di pasar-pasar cukup terkejut karena kenaikan harganya cukup drastis meskipun sepertinya pasokan cabe merah kriting dari Sumbar tersebut tidak ada hambatan dalam hal pengangkutan.
Khusus bagi masyarakat Kota Bangkinang dan sekitarnya yang memerlukan cabe merah kriting masih mempunyai alternatif dengan cara membeli cabe produksi lokal dari wilayah Desa Ridan Permai dan sekitarnya dengan tawaran harga yang sedikit lebih murah.
Beberapa pedagang sayur mayur asal Sumbar yang mengecer dagangannya di Pasar Kuok mengungkapkan bahwa harga tomat untuk minggu ini memang harganya naik cukup drastis, walaupun produksi buah tomatnya tetap seperti biasa. Harga tomat ditempat pembelian kami juga mengalami kenaikan, jadi kami pun terpaksa menaikan harga, ujar para pedagang pengecer sayur-mayur tersebut menambahkan. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Dari pantauan harga sayur mayor di beberapa pasar di Bangkinang dan sekitarnya yakni Pasar Inpres Bangkinang, Pasar Air Tiris, Pasar Rumbio dan Pasar Kuok ternyata sejak awal Ramadhan harga sayur mayor khususnya komoditi cabe dan tomat mengalami kenaikan harga yang cukup dratis.
Seminggu menjelang bulan suci ramadhan harga cabe merah asal Sumatera Barat dijual pedagang eceran seharga Rp 15.000,- sampai Rp 16.000,- per kilogram. Namun, memasuki awal bulan suci Ramadhan harga cabe tersebut naik menjadi Rp 25.000,- sampai Rp 26.000,- per kilogram. Bahkan, kemaren Selasa (25/8) harga cabe merah asal Sumbar tersebut di Pasar Kuok dijual pedagang eceran dengan harga Rp 26.000,- sampai Rp 27.000,- per kilogram.
Sementara harga sayuran berupa tomat yang menjelang bulan Ramadhan dijual pedagang pengecer dengan harga Rp 12.000,- per kilogram, namun diawal bulan suci Ramadhan naik menjadi Rp 18.000,- sampai dengan Rp 20.000,- per kilogram. Bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan harga, tetapi kenaikan harganya tidak terlalu mencolok.
Kenaikan harga cabe merah kriting dan tomat asal Sumbar tersebut membuat ibu-ibu yang berbelanja di pasar-pasar cukup terkejut karena kenaikan harganya cukup drastis meskipun sepertinya pasokan cabe merah kriting dari Sumbar tersebut tidak ada hambatan dalam hal pengangkutan.
Khusus bagi masyarakat Kota Bangkinang dan sekitarnya yang memerlukan cabe merah kriting masih mempunyai alternatif dengan cara membeli cabe produksi lokal dari wilayah Desa Ridan Permai dan sekitarnya dengan tawaran harga yang sedikit lebih murah.
Beberapa pedagang sayur mayur asal Sumbar yang mengecer dagangannya di Pasar Kuok mengungkapkan bahwa harga tomat untuk minggu ini memang harganya naik cukup drastis, walaupun produksi buah tomatnya tetap seperti biasa. Harga tomat ditempat pembelian kami juga mengalami kenaikan, jadi kami pun terpaksa menaikan harga, ujar para pedagang pengecer sayur-mayur tersebut menambahkan. (Humas Setda Kampar).

Secara terpisah kemaren Selasa (25/8) Ketua DPRD Kampar, H. Masnur SH secara mendadak mendatangi kantor Bupati Kampar dan mendatangi para PNS yang tengah melaksanakan tugas harian diruangan masing-masing seraya mengutarakan ucapan, saya dua hari lagi di Kampar, untuk itu selaku manusia biasa, saya mohon maaf, jika selama ini saya punya kesalahan, ucap H Masnur SH seraya menyalami para pegawai di sekretariat kantor Bupati Kampar.
Bahkan ketika memasuki ruangan Bagian Humas Setdakab Kampar, secara khusus H Masnur, SH memanggil nama Syamsul Bahri yang sehari-hari akrab dipanggil dengan nama panggilan "Balando", dengan mengucapkan "Balando" alias Syamsul Bahri, saya mungkin sering marah-marah kepadamu, jadi pada kesempatan di bulan yang mulia ini, saya mohon ma'af bila saya berkata atau berucap salah. Mendengar hal itu, maka Masnur dan Syamsul bahri lantas berjabat tangan dan saling berpelukan penuh keakraban.
Sebagaimana diketahui bahwa, H Masnur SH dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif lalu berhasil lolos dan akan dilantik dalam waktu dekat sebagai salah seorang anggota DPRD Provinsi Riau masa bhakti 2009-2014. Cara Ketua DPRD Kampar, H Masnur SH yang melakukan aksi simpatik tersebut cukup mengagetkan karyawan-karyawati di kantor Bupati Kampar. Permintaan ma'af tersebut pertanda dia akrab dengan semua orang dan dia juga rendah hati, serta hal itu patut dicontoh dan diteladani oleh siapa pun. Ada kalanya saya marah, adakalanya saya bergurau, adakalanya saya gembira, sedih atau bahkan menangis dan adakalanya saya pun harus rela diprotes bahkan diteriaki orang. Dan itulah gambaran sejati dari seorang Ketua DPRD Kampar yang juga adalah manusia biasa, ujar Masnur SH seraya berpamitan dengan mengucapkan Assalamu'alaikun Wr.Wb. (Humas Setda Kampar).

Secara terpisah kemaren Selasa (25/8) Ketua DPRD Kampar, H. Masnur SH secara mendadak mendatangi kantor Bupati Kampar dan mendatangi para PNS yang tengah melaksanakan tugas harian diruangan masing-masing seraya mengutarakan ucapan, saya dua hari lagi di Kampar, untuk itu selaku manusia biasa, saya mohon maaf, jika selama ini saya punya kesalahan, ucap H Masnur SH seraya menyalami para pegawai di sekretariat kantor Bupati Kampar.
Bahkan ketika memasuki ruangan Bagian Humas Setdakab Kampar, secara khusus H Masnur, SH memanggil nama Syamsul Bahri yang sehari-hari akrab dipanggil dengan nama panggilan "Balando", dengan mengucapkan "Balando" alias Syamsul Bahri, saya mungkin sering marah-marah kepadamu, jadi pada kesempatan di bulan yang mulia ini, saya mohon ma'af bila saya berkata atau berucap salah. Mendengar hal itu, maka Masnur dan Syamsul bahri lantas berjabat tangan dan saling berpelukan penuh keakraban.
Sebagaimana diketahui bahwa, H Masnur SH dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif lalu berhasil lolos dan akan dilantik dalam waktu dekat sebagai salah seorang anggota DPRD Provinsi Riau masa bhakti 2009-2014. Cara Ketua DPRD Kampar, H Masnur SH yang melakukan aksi simpatik tersebut cukup mengagetkan karyawan-karyawati di kantor Bupati Kampar. Permintaan ma'af tersebut pertanda dia akrab dengan semua orang dan dia juga rendah hati, serta hal itu patut dicontoh dan diteladani oleh siapa pun. Ada kalanya saya marah, adakalanya saya bergurau, adakalanya saya gembira, sedih atau bahkan menangis dan adakalanya saya pun harus rela diprotes bahkan diteriaki orang. Dan itulah gambaran sejati dari seorang Ketua DPRD Kampar yang juga adalah manusia biasa, ujar Masnur SH seraya berpamitan dengan mengucapkan Assalamu'alaikun Wr.Wb. (Humas Setda Kampar).

Secara terpisah kemaren Selasa (25/8) Ketua DPRD Kampar, H. Masnur SH secara mendadak mendatangi kantor Bupati Kampar dan mendatangi para PNS yang tengah melaksanakan tugas harian diruangan masing-masing seraya mengutarakan ucapan, saya dua hari lagi di Kampar, untuk itu selaku manusia biasa, saya mohon maaf, jika selama ini saya punya kesalahan, ucap H Masnur SH seraya menyalami para pegawai di sekretariat kantor Bupati Kampar.
Bahkan ketika memasuki ruangan Bagian Humas Setdakab Kampar, secara khusus H Masnur, SH memanggil nama Syamsul Bahri yang sehari-hari akrab dipanggil dengan nama panggilan "Balando", dengan mengucapkan "Balando" alias Syamsul Bahri, saya mungkin sering marah-marah kepadamu, jadi pada kesempatan di bulan yang mulia ini, saya mohon ma'af bila saya berkata atau berucap salah. Mendengar hal itu, maka Masnur dan Syamsul bahri lantas berjabat tangan dan saling berpelukan penuh keakraban.
Sebagaimana diketahui bahwa, H Masnur SH dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif lalu berhasil lolos dan akan dilantik dalam waktu dekat sebagai salah seorang anggota DPRD Provinsi Riau masa bhakti 2009-2014. Cara Ketua DPRD Kampar, H Masnur SH yang melakukan aksi simpatik tersebut cukup mengagetkan karyawan-karyawati di kantor Bupati Kampar. Permintaan ma'af tersebut pertanda dia akrab dengan semua orang dan dia juga rendah hati, serta hal itu patut dicontoh dan diteladani oleh siapa pun. Ada kalanya saya marah, adakalanya saya bergurau, adakalanya saya gembira, sedih atau bahkan menangis dan adakalanya saya pun harus rela diprotes bahkan diteriaki orang. Dan itulah gambaran sejati dari seorang Ketua DPRD Kampar yang juga adalah manusia biasa, ujar Masnur SH seraya berpamitan dengan mengucapkan Assalamu'alaikun Wr.Wb. (Humas Setda Kampar).
Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, meminta kepada pihak perbankan yang ada di Kabupaten Kampar untuk terus memperkuat sector riil. Bantuan itu dapat berupa bantuan ataupun pinjaman modal sehingga sector usaha kecil dan menengah yang dimiliki masyarakat dapat terus tumbuh dan berkembang.
Hal ini diungkapkannya saat meresmikan dan menandatangani prasasti pemakaian kedai Bank Riau di pasar Sukaramai, kecamatan Tapung Hulu, Kamis (20/8) yang dihadiri sejumlah Muspida, Direktur Komersial dan Bank Syariah Riau, Drs. H. Abdul Aziz, MBA, Camat Tapung Hulu, Ahmad Yuzar beserta Upika dan sejumlah tokoh masyarakat TapungHulu
" Perbankan harus memberi prioritas ekstra kepada usaha kecil dan menengah yang dimiliki masyarakat. Berikan kemudahan dalam akses pinjaman dan bantuan lainnya sehingga sector riil ini dapat tumbuh dan berkembang lebih baik lagi sehingga masyarakat dapat lebih berdaya dan punya kemampuan untu mengembangkan usahanya" ujar Burhanuddin
Menurut Burhanuddin, sector riil merupakan salah satu usaha yang mampu bertahan ditengah berbagai krisis yang melanda bangsa ini. Selain itu juga salah satu usaha yang mampu membuat akselerasi percepatan pertumbuhan ekonomi suatu daerah dan Negara " Kita mungkin ingat, Indonesia dua kali mengalami krisis ekonomi yang hebat. Ketika usaha-usaha besar mulai berjatuhan justru sector riil yang dimiliki masyarakat mampu bertahan ditengah krisis global itu" ujarnya
Disebutkannya, perkiraan jumlah uang yang beredar di Kampar saat ini mencapai 8 triliun rupiah dalam setahun. Uang itu berasal dari pemerintah dan swasta serta masyarakat. Oleh karena itu, ketua DPD partai Golkar Kampar ini, meminta kepada pelaku usaha kecil dan menengah untuk ikut ambil bagian dengan memanfaatkan besarnya jumlah uang yg beredar
" Jika sector riil ini mampu memanfaatkan uang yang beredar ini, bisa kita bayangkan betapa pertumbuhan ekonomi kita akan meningkat. Ini tentunya perlu upaya konkrit lewat kebijakan pemerintah serta perbankan lewat situmulus-stimulus yang diberikan. Dan hari ini contoh upaya pemerintah melalui perbankan untuk memberikan kemudahan itu" ujarnya
Salah satu indicator pertumbuhan ekonomi menurut Burhanuddin, juga ditentukan oleh sector perbankan. Jika suatu daerah memiliki bank-bank yang banyak bisa dijadikan salah satu indikakasi didaerah tersebut mempunyai pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi " Tapung Hulu ini contohnya, disini pertanian dengan sub sector perkebunan baik sawit maupun karet cukup luas, jadi harus diperkuat lagi denganh perbankan" ujarnya
Juga disebutkannya, Kampar sebagai salah satu pemegang saham di Bank Riau melalui dirinya pada berbagai rapat Rapat Umum pemegang Saham (RUPS) selalu mengusulkan agar Bank Riau untuk menjempu bola kebawah untuk memberikan akses bagi sector riil sehingga terus tumbuh dan berkembang " Sekarang harus lebih aktif lagi, jangan hanya menunggu karena masyarakat terutama yang ada dipedesaan juga perlu bantuan dan dukungan untuk memperbesar usaha yang dimilikinya " Ujar Burahnuddin
Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, meminta kepada pihak perbankan yang ada di Kabupaten Kampar untuk terus memperkuat sector riil. Bantuan itu dapat berupa bantuan ataupun pinjaman modal sehingga sector usaha kecil dan menengah yang dimiliki masyarakat dapat terus tumbuh dan berkembang.
Hal ini diungkapkannya saat meresmikan dan menandatangani prasasti pemakaian kedai Bank Riau di pasar Sukaramai, kecamatan Tapung Hulu, Kamis (20/8) yang dihadiri sejumlah Muspida, Direktur Komersial dan Bank Syariah Riau, Drs. H. Abdul Aziz, MBA, Camat Tapung Hulu, Ahmad Yuzar beserta Upika dan sejumlah tokoh masyarakat TapungHulu
" Perbankan harus memberi prioritas ekstra kepada usaha kecil dan menengah yang dimiliki masyarakat. Berikan kemudahan dalam akses pinjaman dan bantuan lainnya sehingga sector riil ini dapat tumbuh dan berkembang lebih baik lagi sehingga masyarakat dapat lebih berdaya dan punya kemampuan untu mengembangkan usahanya" ujar Burhanuddin
Menurut Burhanuddin, sector riil merupakan salah satu usaha yang mampu bertahan ditengah berbagai krisis yang melanda bangsa ini. Selain itu juga salah satu usaha yang mampu membuat akselerasi percepatan pertumbuhan ekonomi suatu daerah dan Negara " Kita mungkin ingat, Indonesia dua kali mengalami krisis ekonomi yang hebat. Ketika usaha-usaha besar mulai berjatuhan justru sector riil yang dimiliki masyarakat mampu bertahan ditengah krisis global itu" ujarnya
Disebutkannya, perkiraan jumlah uang yang beredar di Kampar saat ini mencapai 8 triliun rupiah dalam setahun. Uang itu berasal dari pemerintah dan swasta serta masyarakat. Oleh karena itu, ketua DPD partai Golkar Kampar ini, meminta kepada pelaku usaha kecil dan menengah untuk ikut ambil bagian dengan memanfaatkan besarnya jumlah uang yg beredar
" Jika sector riil ini mampu memanfaatkan uang yang beredar ini, bisa kita bayangkan betapa pertumbuhan ekonomi kita akan meningkat. Ini tentunya perlu upaya konkrit lewat kebijakan pemerintah serta perbankan lewat situmulus-stimulus yang diberikan. Dan hari ini contoh upaya pemerintah melalui perbankan untuk memberikan kemudahan itu" ujarnya
Salah satu indicator pertumbuhan ekonomi menurut Burhanuddin, juga ditentukan oleh sector perbankan. Jika suatu daerah memiliki bank-bank yang banyak bisa dijadikan salah satu indikakasi didaerah tersebut mempunyai pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi " Tapung Hulu ini contohnya, disini pertanian dengan sub sector perkebunan baik sawit maupun karet cukup luas, jadi harus diperkuat lagi denganh perbankan" ujarnya
Juga disebutkannya, Kampar sebagai salah satu pemegang saham di Bank Riau melalui dirinya pada berbagai rapat Rapat Umum pemegang Saham (RUPS) selalu mengusulkan agar Bank Riau untuk menjempu bola kebawah untuk memberikan akses bagi sector riil sehingga terus tumbuh dan berkembang " Sekarang harus lebih aktif lagi, jangan hanya menunggu karena masyarakat terutama yang ada dipedesaan juga perlu bantuan dan dukungan untuk memperbesar usaha yang dimilikinya " Ujar Burahnuddin
Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, meminta kepada pihak perbankan yang ada di Kabupaten Kampar untuk terus memperkuat sector riil. Bantuan itu dapat berupa bantuan ataupun pinjaman modal sehingga sector usaha kecil dan menengah yang dimiliki masyarakat dapat terus tumbuh dan berkembang.
Hal ini diungkapkannya saat meresmikan dan menandatangani prasasti pemakaian kedai Bank Riau di pasar Sukaramai, kecamatan Tapung Hulu, Kamis (20/8) yang dihadiri sejumlah Muspida, Direktur Komersial dan Bank Syariah Riau, Drs. H. Abdul Aziz, MBA, Camat Tapung Hulu, Ahmad Yuzar beserta Upika dan sejumlah tokoh masyarakat TapungHulu
" Perbankan harus memberi prioritas ekstra kepada usaha kecil dan menengah yang dimiliki masyarakat. Berikan kemudahan dalam akses pinjaman dan bantuan lainnya sehingga sector riil ini dapat tumbuh dan berkembang lebih baik lagi sehingga masyarakat dapat lebih berdaya dan punya kemampuan untu mengembangkan usahanya" ujar Burhanuddin
Menurut Burhanuddin, sector riil merupakan salah satu usaha yang mampu bertahan ditengah berbagai krisis yang melanda bangsa ini. Selain itu juga salah satu usaha yang mampu membuat akselerasi percepatan pertumbuhan ekonomi suatu daerah dan Negara " Kita mungkin ingat, Indonesia dua kali mengalami krisis ekonomi yang hebat. Ketika usaha-usaha besar mulai berjatuhan justru sector riil yang dimiliki masyarakat mampu bertahan ditengah krisis global itu" ujarnya
Disebutkannya, perkiraan jumlah uang yang beredar di Kampar saat ini mencapai 8 triliun rupiah dalam setahun. Uang itu berasal dari pemerintah dan swasta serta masyarakat. Oleh karena itu, ketua DPD partai Golkar Kampar ini, meminta kepada pelaku usaha kecil dan menengah untuk ikut ambil bagian dengan memanfaatkan besarnya jumlah uang yg beredar
" Jika sector riil ini mampu memanfaatkan uang yang beredar ini, bisa kita bayangkan betapa pertumbuhan ekonomi kita akan meningkat. Ini tentunya perlu upaya konkrit lewat kebijakan pemerintah serta perbankan lewat situmulus-stimulus yang diberikan. Dan hari ini contoh upaya pemerintah melalui perbankan untuk memberikan kemudahan itu" ujarnya
Salah satu indicator pertumbuhan ekonomi menurut Burhanuddin, juga ditentukan oleh sector perbankan. Jika suatu daerah memiliki bank-bank yang banyak bisa dijadikan salah satu indikakasi didaerah tersebut mempunyai pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi " Tapung Hulu ini contohnya, disini pertanian dengan sub sector perkebunan baik sawit maupun karet cukup luas, jadi harus diperkuat lagi denganh perbankan" ujarnya
Juga disebutkannya, Kampar sebagai salah satu pemegang saham di Bank Riau melalui dirinya pada berbagai rapat Rapat Umum pemegang Saham (RUPS) selalu mengusulkan agar Bank Riau untuk menjempu bola kebawah untuk memberikan akses bagi sector riil sehingga terus tumbuh dan berkembang " Sekarang harus lebih aktif lagi, jangan hanya menunggu karena masyarakat terutama yang ada dipedesaan juga perlu bantuan dan dukungan untuk memperbesar usaha yang dimilikinya " Ujar Burahnuddin
Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, meminta kepada pihak perbankan yang ada di Kabupaten Kampar untuk terus memperkuat sector riil. Bantuan itu dapat berupa bantuan ataupun pinjaman modal sehingga sector usaha kecil dan menengah yang dimiliki masyarakat dapat terus tumbuh dan berkembang.
Hal ini diungkapkannya saat meresmikan dan menandatangani prasasti pemakaian kedai Bank Riau di pasar Sukaramai, kecamatan Tapung Hulu, Kamis (20/8) yang dihadiri sejumlah Muspida, Direktur Komersial dan Bank Syariah Riau, Drs. H. Abdul Aziz, MBA, Camat Tapung Hulu, Ahmad Yuzar beserta Upika dan sejumlah tokoh masyarakat TapungHulu
" Perbankan harus memberi prioritas ekstra kepada usaha kecil dan menengah yang dimiliki masyarakat. Berikan kemudahan dalam akses pinjaman dan bantuan lainnya sehingga sector riil ini dapat tumbuh dan berkembang lebih baik lagi sehingga masyarakat dapat lebih berdaya dan punya kemampuan untu mengembangkan usahanya" ujar Burhanuddin
Menurut Burhanuddin, sector riil merupakan salah satu usaha yang mampu bertahan ditengah berbagai krisis yang melanda bangsa ini. Selain itu juga salah satu usaha yang mampu membuat akselerasi percepatan pertumbuhan ekonomi suatu daerah dan Negara " Kita mungkin ingat, Indonesia dua kali mengalami krisis ekonomi yang hebat. Ketika usaha-usaha besar mulai berjatuhan justru sector riil yang dimiliki masyarakat mampu bertahan ditengah krisis global itu" ujarnya
Disebutkannya, perkiraan jumlah uang yang beredar di Kampar saat ini mencapai 8 triliun rupiah dalam setahun. Uang itu berasal dari pemerintah dan swasta serta masyarakat. Oleh karena itu, ketua DPD partai Golkar Kampar ini, meminta kepada pelaku usaha kecil dan menengah untuk ikut ambil bagian dengan memanfaatkan besarnya jumlah uang yg beredar
" Jika sector riil ini mampu memanfaatkan uang yang beredar ini, bisa kita bayangkan betapa pertumbuhan ekonomi kita akan meningkat. Ini tentunya perlu upaya konkrit lewat kebijakan pemerintah serta perbankan lewat situmulus-stimulus yang diberikan. Dan hari ini contoh upaya pemerintah melalui perbankan untuk memberikan kemudahan itu" ujarnya
Salah satu indicator pertumbuhan ekonomi menurut Burhanuddin, juga ditentukan oleh sector perbankan. Jika suatu daerah memiliki bank-bank yang banyak bisa dijadikan salah satu indikakasi didaerah tersebut mempunyai pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi " Tapung Hulu ini contohnya, disini pertanian dengan sub sector perkebunan baik sawit maupun karet cukup luas, jadi harus diperkuat lagi denganh perbankan" ujarnya
Juga disebutkannya, Kampar sebagai salah satu pemegang saham di Bank Riau melalui dirinya pada berbagai rapat Rapat Umum pemegang Saham (RUPS) selalu mengusulkan agar Bank Riau untuk menjempu bola kebawah untuk memberikan akses bagi sector riil sehingga terus tumbuh dan berkembang " Sekarang harus lebih aktif lagi, jangan hanya menunggu karena masyarakat terutama yang ada dipedesaan juga perlu bantuan dan dukungan untuk memperbesar usaha yang dimilikinya " Ujar Burahnuddin

Setelah 15 hari melaksanakan pasar murah, selama ramadhan, pada rabu 24/8 di halaman kantor Desa Balam Jaya Kecamatan Tambang adalah pasar murah yamg terahir dilaksanakan TP-PKKP Kabupaten Kampar, dengan tujuan untuk memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan dipasaran.
Ketua TP-PKK Kabupaten Hj Mimi Gusneti Burhanuddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa total jumlah sembako yang dijual murah seluruhnya pada tahun ini adalah sebanyak 9.000 dimana jumlah tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun kemaren cuma 6.000 paket yang dibagi untuk 21Kecamaytan yang berada di Kabupaten Kampar.
Mudah-mudahan denmgan kegiatan ini masrakat balam jaya sangat terbantukan karena harga-harga bahan sembako seperti minyak makan, gula dan beras selalu naik, Jadi dengan adanya pasr murah ini masyarakat akan mendapat subsidi sebesar Rp 25. Ribu sertiap satu kupon..
Mimi menambahkan bahwa pasar murah hari terahir ini dilaksanakan di dua titik yang mana juga dilaksanakan di Desa Kemang Indah Kecamatan Tambang, dalam pasar murah panitia menyediakan 600 kupon disetiap titik, kemudian juga memberikan santunan kepada 20 orang para lansia dan 34 orang para anak yatim.
Kegiatan ini dilaksanakan TP-PKK Kabupaten adalah sebagai wujut kepedulian terhadap masyrakat yang kurang mampu untuk membentu beban masyarakat tersebut dalam memasuki hari raya aidil fitri nantinya, mimi juga berharap semoga para masyarakat jagan menilai dengan harga barang yang telah disalurkan PKK, akan tetapi nilailah dari keikalsan yang memberikannya agar apa yang diberikan bermamfaat bagi penerima dan menjadi pahala bagi yang memberiaknnya.
Sementara itu Camat Tambang dalam sambutannya juga mengucapakan terima kasih kepada TP-PKK kabupaten yang telah melaksanakan kegiatan sosial ini, karena degan kegiatan ini masyarakat merasa sedikit terbantu, mudah-mudahan masa yang akan datang kegiatan ini dapat ditingkatkan lagi. Hadir pada acrara tersebut Kepala Desa Balam Jaya Baidarus, Kepala Desa Kemang Indah Aggusalim, Anggota Darma Wanita Kabupaten, Upika Kecamatan Tambang, para kader PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa.
Lonjakan sebagian besar bahan pokok menjelang Idul Fitri cukup dirasakan oleh sebagain masyarakat. Bahkan, saat Bupati Kampar, Drs. H. Burhanuddin Husin MM, mengadakan safari Ramadhan di desa Teluk Paman Kecamatan Kampar Kiri, Sabtu (21/8) malam, sebagian masyarakat meminta agar didesa mereka diadakan pasar murah karena kenaikan terebut sangat berpengaruh terhadap perekonomian mereka
"Harga barang saat ini kami rasakan mulai meningkat terutama kebutuhan pokok. Oleh karena itu kami meminta kepada Bapak Bupati dan dinas terkait untuk mengadakan pasar mura didesa kami sehingga lonjakan harga itu tidak terlalu kami rasaka,"ujar Firmansyah, salah seorang tokoh masyarakat yang juga pegurus masjid Al-falah
Menjawab keinginan itu, Burhanuddin saat memberikan pengarahan mengatakan akan memerintahkan agar dinas terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk segera melakukan intervensi pasar jika memang kenaikan harga barang terutama bahan pokok sudah melewati harga normal,"Bukan disini saja, jika hasil pantauan kita harga barang sudah melewati ambang batas yang menjadi ketentuan, kita akan melakukan interpensi pasar bisa operasi pasar ataupun pasar murah nantinya,"ujar Burhanuddin
Selain Disperindag, Burhanuddin pada saat itu juga menghimbau agar nantinya Tim Penggerak (TP)-PKK Kabupaten untuk melakukan aksi serupa terutama di desa-desa yang memang diperkirakan akan mengalami lonjakan harga akibat akses pasar yang cukup jauh, serta desa-desa yang memang secara ekonomi masih mengalami ketertinggalan
"Biasanya kenaikan harga terjadi pada desa-desa yang memang jauh dari akses transportasi dan daerah-daerah yang sulit karena memang jauh dari pantauan,"Namun ini akan kita pantau semaksimal mungkin,"ujar Burhanuddin
Desa-desa yang diperkirakan akan merasakan dampak kenakan harga barang adaalah desa–desa yang ada didua kecamatan yang memang dikategorikan sebagai kecamata termiskin yakni kecamatan Kampar Kiri Hulu dan XIII Koto Kampar.
Hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas Perkebunan, Fachril Azwar, Kadis Catatan Sipil dan Kependudukan, Surat Yasir, Kabag Administrasi Pembangunan, Fauzi Nurta, Kabag Umum, Febrinaldi, Camat Kampar Kiri, Luk Luar dan tokoh masyarakat setempat

Guna merealisasikan program kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kampar tahun 2009 dan dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi sekaligus dalam rangka menyusun program kegiatan tahun 2010 maka DWP Kabupaten Kampar dibawah pimpinan Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin Husin selaku penasehat DWP Kabupaten Kampar melakukan study banding ke DWP Kota Bandung.
Rombongan DWP Kampar yang melakukan study bandingbaru-baru ini berjumlah 50 orang tersebut terdiri dari penesehat DWP Kampar Ny Sitta Teguh Sahono, Ny Erita M Saleh selaku Ketua DWP Kabupaten Kampar yang didampingi pula oleh Ny Alfisyahri, Ny Jonsabri dan Ny Nazaruddin selaku ketua I, II dan ketua III DWP Kabupaten Kampar. Juga menyertai rombongan sekretaris I DWP Kampar, Ny Nenden Febrinaldi, Ny Kusnadi dan bendahara DWP Kampar Ny Eli Yudia.
Di DWP Kota Bandung rombongan dari Kabupaten Kampar tersebut disambut oleh Ketua DWP Kota Bandung Ny. Hj. Yetna Maman Suparman, Ibu Nani Dada Rosada, pengurus DWP Kota Bandung dan Pengurus TP-PKK Kota Bandung.
Pada acara diskusi dengan jajaran pengurus DWP Kota Bandung dan Pengurus TP-PKK Kota Bandung yang digelar di Pendopo Kota Bandung, Ketua rombongan dari Kabupaten Kampar, Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin memaparkan bahwa kegiatan DWP Kabupaten Kampar yang telah diprogramkan dan telah pula direalisasikan antara lain; arisan rutin bulanan DWP, lomba Hymne dan Mars, perlombaan beberapa cabang olahraga dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ibu, Hari Kartini, Ulang tahun DWP dan HUT RI, pelatihan kepribadian, pembinaan koperasi, serta kegiatan sosial seperti bantuan kepada korban bencana, khitanan missal dan pemberian santuan bagi anak yatim.
Sementara Ketua DWP Kota Bandung, Ny Hj Yetna Maman Suparman dalam paparannya mengungkapkan bahwa kegiatan DWP Kota Bandung mengacu pada program kerja yang telah ditetapkan setiap tahun secara berjenjang mulai dari tingkat pusat, tingkat provinsi, tingkat kota dan tingkat pelaksana. Kegiatan DWP Kota Bandung terbagi atas 3 bidang yaitu bidang pendidikan, ekonomi dan sosial budaya serta kegiatan secretariat dan pengelolaan keuangan oleh bendahara.
Bidang pendidikan prioritas utama dan bentuk kegiatan yang dilakukan meliputi pertama, memberikan bantuan pendidikan bagi putra putrid anggota golongan I dan II yang memerlukan terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA yang diberikan secara rutin setiap tahun. Dan untuk tahun 2008, penerima bantuan pendidikan berjumlah 381 orang.
Kedua, memberikan bantuan kepada kejar paket B sebanyak 90 paket alat tulis. Ketiga, melakukan monitoring ke kelompok kejar paket A, B, dan C yang ada dilingkup DWP Kota Bandung untuk lebih memotivasi anak yang drop out dan menyukseskan gerakan nasional penuntasan wajib belajar 9 tahun.
Keempat, menyelenggarakan lomba pidato berbahasa Sunda, Kelima, menyelenggarakan seminar sehari menjadi istri yang dicintai suami dan anak-anak yang bertujuan agar dapat mandiri dan menjadi pribadi yang tangguh. Kelima, menyelenggarakan sosialisasi sudut baca dan tatakrama budaya untuk mendukung Bandung Cerdas 2008 yaitu Bandung Kota Seni dab Budaya tahun 2008.
Ditambahkannya, pendidikan yang dibina DWP adalah pendidikan sekolah yang dilaksanakan oleh DWP Sekretariat Daerah Kota Bandung dibawah Yayasan Pertiwi meliputi TK Pertiwi I dengan jumlah anak didik 48 orang, TK Pertiwi II dengan jumlah anak didik 117 orang, TK Pertiwi III dengan jumlah anak didik sebanyak 25 orang dan TK pertiwi IV dengan jumlaha nak didik sebanyak 96 orang. Pada tingkat Sekolah Dasar juga ada SD Pertiwi I dengan jumlah anak didik sebantak 530 orang dan pada sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) juga menampung anak didik sebanyak 530 orang.
Pada bidang ekonomi dilakukan kegiatan meliputi melaksanakan kegiatan usaha secara professional untuk memperoleh dana guna menunjang kelancaran organisasi, melaksanakan pemberdayaan ekonomi produktif untuk meningkatkan kemampuan ekonomi anggota dan memasyarakatkan kehidupan berkoperasi. Khusus untuk bidang sosial budaya dilakukan kegiatan diantaranya meningkatkan ketahanan keluarga, meningkatkan kesetiakawanan sosial dan kepedulian lingkungan hidup, meningkatkan wawasan keanekaragaman budaya. Adapun jumlah unsure pelaksana DWP se Kota Bandung sampai saat ini adalah sebanyak 63 buah terdiri dari 33 DWP tingkat Dinas, Badan dan kantor dan 30 DWP Tingkat Kecamatan dengan jumlah anggota sebanyak 16.859 orang. Semua kegiatan dapat terlaksana berkat pembinaan dan bantuan dana dari dewan penasehat DWP baik dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Kepala Badan, Dinas dan kantor dijajaran Pemkab Kota Bandung, ujar Ny Hj Yetna Maman Suparman yang diakhir sambutannnya mengungkapkan bahwa bidang pendidikan adalah bidang utama yang menjadi titik perhatian DWP Kota Bandung. (Humas Setda Kampar).

Guna merealisasikan program kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kampar tahun 2009 dan dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi sekaligus dalam rangka menyusun program kegiatan tahun 2010 maka DWP Kabupaten Kampar dibawah pimpinan Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin Husin selaku penasehat DWP Kabupaten Kampar melakukan study banding ke DWP Kota Bandung.
Rombongan DWP Kampar yang melakukan study bandingbaru-baru ini berjumlah 50 orang tersebut terdiri dari penesehat DWP Kampar Ny Sitta Teguh Sahono, Ny Erita M Saleh selaku Ketua DWP Kabupaten Kampar yang didampingi pula oleh Ny Alfisyahri, Ny Jonsabri dan Ny Nazaruddin selaku ketua I, II dan ketua III DWP Kabupaten Kampar. Juga menyertai rombongan sekretaris I DWP Kampar, Ny Nenden Febrinaldi, Ny Kusnadi dan bendahara DWP Kampar Ny Eli Yudia.
Di DWP Kota Bandung rombongan dari Kabupaten Kampar tersebut disambut oleh Ketua DWP Kota Bandung Ny. Hj. Yetna Maman Suparman, Ibu Nani Dada Rosada, pengurus DWP Kota Bandung dan Pengurus TP-PKK Kota Bandung.
Pada acara diskusi dengan jajaran pengurus DWP Kota Bandung dan Pengurus TP-PKK Kota Bandung yang digelar di Pendopo Kota Bandung, Ketua rombongan dari Kabupaten Kampar, Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin memaparkan bahwa kegiatan DWP Kabupaten Kampar yang telah diprogramkan dan telah pula direalisasikan antara lain; arisan rutin bulanan DWP, lomba Hymne dan Mars, perlombaan beberapa cabang olahraga dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ibu, Hari Kartini, Ulang tahun DWP dan HUT RI, pelatihan kepribadian, pembinaan koperasi, serta kegiatan sosial seperti bantuan kepada korban bencana, khitanan missal dan pemberian santuan bagi anak yatim.
Sementara Ketua DWP Kota Bandung, Ny Hj Yetna Maman Suparman dalam paparannya mengungkapkan bahwa kegiatan DWP Kota Bandung mengacu pada program kerja yang telah ditetapkan setiap tahun secara berjenjang mulai dari tingkat pusat, tingkat provinsi, tingkat kota dan tingkat pelaksana. Kegiatan DWP Kota Bandung terbagi atas 3 bidang yaitu bidang pendidikan, ekonomi dan sosial budaya serta kegiatan secretariat dan pengelolaan keuangan oleh bendahara.
Bidang pendidikan prioritas utama dan bentuk kegiatan yang dilakukan meliputi pertama, memberikan bantuan pendidikan bagi putra putrid anggota golongan I dan II yang memerlukan terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA yang diberikan secara rutin setiap tahun. Dan untuk tahun 2008, penerima bantuan pendidikan berjumlah 381 orang.
Kedua, memberikan bantuan kepada kejar paket B sebanyak 90 paket alat tulis. Ketiga, melakukan monitoring ke kelompok kejar paket A, B, dan C yang ada dilingkup DWP Kota Bandung untuk lebih memotivasi anak yang drop out dan menyukseskan gerakan nasional penuntasan wajib belajar 9 tahun.
Keempat, menyelenggarakan lomba pidato berbahasa Sunda, Kelima, menyelenggarakan seminar sehari menjadi istri yang dicintai suami dan anak-anak yang bertujuan agar dapat mandiri dan menjadi pribadi yang tangguh. Kelima, menyelenggarakan sosialisasi sudut baca dan tatakrama budaya untuk mendukung Bandung Cerdas 2008 yaitu Bandung Kota Seni dab Budaya tahun 2008.
Ditambahkannya, pendidikan yang dibina DWP adalah pendidikan sekolah yang dilaksanakan oleh DWP Sekretariat Daerah Kota Bandung dibawah Yayasan Pertiwi meliputi TK Pertiwi I dengan jumlah anak didik 48 orang, TK Pertiwi II dengan jumlah anak didik 117 orang, TK Pertiwi III dengan jumlah anak didik sebanyak 25 orang dan TK pertiwi IV dengan jumlaha nak didik sebanyak 96 orang. Pada tingkat Sekolah Dasar juga ada SD Pertiwi I dengan jumlah anak didik sebantak 530 orang dan pada sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) juga menampung anak didik sebanyak 530 orang.
Pada bidang ekonomi dilakukan kegiatan meliputi melaksanakan kegiatan usaha secara professional untuk memperoleh dana guna menunjang kelancaran organisasi, melaksanakan pemberdayaan ekonomi produktif untuk meningkatkan kemampuan ekonomi anggota dan memasyarakatkan kehidupan berkoperasi. Khusus untuk bidang sosial budaya dilakukan kegiatan diantaranya meningkatkan ketahanan keluarga, meningkatkan kesetiakawanan sosial dan kepedulian lingkungan hidup, meningkatkan wawasan keanekaragaman budaya. Adapun jumlah unsure pelaksana DWP se Kota Bandung sampai saat ini adalah sebanyak 63 buah terdiri dari 33 DWP tingkat Dinas, Badan dan kantor dan 30 DWP Tingkat Kecamatan dengan jumlah anggota sebanyak 16.859 orang. Semua kegiatan dapat terlaksana berkat pembinaan dan bantuan dana dari dewan penasehat DWP baik dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Kepala Badan, Dinas dan kantor dijajaran Pemkab Kota Bandung, ujar Ny Hj Yetna Maman Suparman yang diakhir sambutannnya mengungkapkan bahwa bidang pendidikan adalah bidang utama yang menjadi titik perhatian DWP Kota Bandung. (Humas Setda Kampar).

Guna merealisasikan program kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kampar tahun 2009 dan dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi sekaligus dalam rangka menyusun program kegiatan tahun 2010 maka DWP Kabupaten Kampar dibawah pimpinan Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin Husin selaku penasehat DWP Kabupaten Kampar melakukan study banding ke DWP Kota Bandung.
Rombongan DWP Kampar yang melakukan study bandingbaru-baru ini berjumlah 50 orang tersebut terdiri dari penesehat DWP Kampar Ny Sitta Teguh Sahono, Ny Erita M Saleh selaku Ketua DWP Kabupaten Kampar yang didampingi pula oleh Ny Alfisyahri, Ny Jonsabri dan Ny Nazaruddin selaku ketua I, II dan ketua III DWP Kabupaten Kampar. Juga menyertai rombongan sekretaris I DWP Kampar, Ny Nenden Febrinaldi, Ny Kusnadi dan bendahara DWP Kampar Ny Eli Yudia.
Di DWP Kota Bandung rombongan dari Kabupaten Kampar tersebut disambut oleh Ketua DWP Kota Bandung Ny. Hj. Yetna Maman Suparman, Ibu Nani Dada Rosada, pengurus DWP Kota Bandung dan Pengurus TP-PKK Kota Bandung.
Pada acara diskusi dengan jajaran pengurus DWP Kota Bandung dan Pengurus TP-PKK Kota Bandung yang digelar di Pendopo Kota Bandung, Ketua rombongan dari Kabupaten Kampar, Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin memaparkan bahwa kegiatan DWP Kabupaten Kampar yang telah diprogramkan dan telah pula direalisasikan antara lain; arisan rutin bulanan DWP, lomba Hymne dan Mars, perlombaan beberapa cabang olahraga dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ibu, Hari Kartini, Ulang tahun DWP dan HUT RI, pelatihan kepribadian, pembinaan koperasi, serta kegiatan sosial seperti bantuan kepada korban bencana, khitanan missal dan pemberian santuan bagi anak yatim.
Sementara Ketua DWP Kota Bandung, Ny Hj Yetna Maman Suparman dalam paparannya mengungkapkan bahwa kegiatan DWP Kota Bandung mengacu pada program kerja yang telah ditetapkan setiap tahun secara berjenjang mulai dari tingkat pusat, tingkat provinsi, tingkat kota dan tingkat pelaksana. Kegiatan DWP Kota Bandung terbagi atas 3 bidang yaitu bidang pendidikan, ekonomi dan sosial budaya serta kegiatan secretariat dan pengelolaan keuangan oleh bendahara.
Bidang pendidikan prioritas utama dan bentuk kegiatan yang dilakukan meliputi pertama, memberikan bantuan pendidikan bagi putra putrid anggota golongan I dan II yang memerlukan terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA yang diberikan secara rutin setiap tahun. Dan untuk tahun 2008, penerima bantuan pendidikan berjumlah 381 orang.
Kedua, memberikan bantuan kepada kejar paket B sebanyak 90 paket alat tulis. Ketiga, melakukan monitoring ke kelompok kejar paket A, B, dan C yang ada dilingkup DWP Kota Bandung untuk lebih memotivasi anak yang drop out dan menyukseskan gerakan nasional penuntasan wajib belajar 9 tahun.
Keempat, menyelenggarakan lomba pidato berbahasa Sunda, Kelima, menyelenggarakan seminar sehari menjadi istri yang dicintai suami dan anak-anak yang bertujuan agar dapat mandiri dan menjadi pribadi yang tangguh. Kelima, menyelenggarakan sosialisasi sudut baca dan tatakrama budaya untuk mendukung Bandung Cerdas 2008 yaitu Bandung Kota Seni dab Budaya tahun 2008.
Ditambahkannya, pendidikan yang dibina DWP adalah pendidikan sekolah yang dilaksanakan oleh DWP Sekretariat Daerah Kota Bandung dibawah Yayasan Pertiwi meliputi TK Pertiwi I dengan jumlah anak didik 48 orang, TK Pertiwi II dengan jumlah anak didik 117 orang, TK Pertiwi III dengan jumlah anak didik sebanyak 25 orang dan TK pertiwi IV dengan jumlaha nak didik sebanyak 96 orang. Pada tingkat Sekolah Dasar juga ada SD Pertiwi I dengan jumlah anak didik sebantak 530 orang dan pada sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) juga menampung anak didik sebanyak 530 orang.
Pada bidang ekonomi dilakukan kegiatan meliputi melaksanakan kegiatan usaha secara professional untuk memperoleh dana guna menunjang kelancaran organisasi, melaksanakan pemberdayaan ekonomi produktif untuk meningkatkan kemampuan ekonomi anggota dan memasyarakatkan kehidupan berkoperasi. Khusus untuk bidang sosial budaya dilakukan kegiatan diantaranya meningkatkan ketahanan keluarga, meningkatkan kesetiakawanan sosial dan kepedulian lingkungan hidup, meningkatkan wawasan keanekaragaman budaya. Adapun jumlah unsure pelaksana DWP se Kota Bandung sampai saat ini adalah sebanyak 63 buah terdiri dari 33 DWP tingkat Dinas, Badan dan kantor dan 30 DWP Tingkat Kecamatan dengan jumlah anggota sebanyak 16.859 orang. Semua kegiatan dapat terlaksana berkat pembinaan dan bantuan dana dari dewan penasehat DWP baik dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Kepala Badan, Dinas dan kantor dijajaran Pemkab Kota Bandung, ujar Ny Hj Yetna Maman Suparman yang diakhir sambutannnya mengungkapkan bahwa bidang pendidikan adalah bidang utama yang menjadi titik perhatian DWP Kota Bandung. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan maka masyarakat di desa Wisata Pulau Belimbing Desa Kuok Kecamatan Bangkinang menggelar acara yang sudah mentradisi sejak lama yakni lomba pacu tongkang melawan arus Sungai Kampar.
Acara lomba pacu tongkang melawan arus tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar yang diwakili Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Drs. H. Masri Ma'ahu, M.Si pada Kamis (13/8).
Acara pembukaan yang ditandai dengan penyerahan piala bergilir dari Bupati Kampar plus piala dari sponsor utama Guntur Group kepada panitia pelaksana pacu tongkang tahun 2009 tersebut dihadiri oleh mantan Bupati Kampar, H Jefry Noer, anggota DPRD Kampar, H Eka Demi Yustra, mantan anggota DPRD Kampar, H Yurmailis Saruji, SE, Camat Bangkinang Barat, Edi Pratono, S.Sos, Kepala Desa se-Kecamatan Bangkinang Barat, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Bangkinang Barat, Drs H Darlisman Ismail, ninik mamak Kenegarian Kuok, tokoh masyarakat, para donator, undangan dan ratusan warga Pulau Belimbing.
Drs H Masri Maahu dalam sambutannya ketika membuka secara resmi acara pacu tongkang melawan arus tersebut mengungkapkan bahwa olahraga air yang unik tersebut hanya ada di desa wisata Pulau Belimbing dan kegaitan ini hendaknya dapat dilestarikan dan pantas diadakan dalam rangka memberikan hiburan segar bagi masyarakat , khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan setiap tahunnya. Pemda Kampar akan berupaya menjadikan ivent budaya tradisi ini sebagai salah satu kalender wisata Kabupaten Kampar pada masa yang akan datang. Untuk itu, diharpkan agar panitia pelaksana kegiatan pacu tongkang dapat mengemas acara ini lebih baik dan lebih meriah lagi dan mengundang lebih banyak peserta, ujarnya.
Sementara itu, Ketua panitia pelaksana pacu tongkang tahun 2009, Drs. M. Nasar didampingi Sekretaris panitia Edison Chandra bahwa peserta dapat mendaftar ke panitia mulai tanggal, 13-18 Agustus 2009 dan sekaligus menyerahkan uang pendaftaran sebesar Rp 100.000,- untuk setiap regu peserta dengan jumlah anggota tiap regu sebanyak 13 orang, plus 2 orang cadangan. Seluruh peserta disyaratkan harus pandai berenang. Sampan/ tongkang plus pendayung disediakan oleh panitia. Technical meeting dilaksanakan pada Selasa (18/8) pukul 14.30 WIB di lokasi pacu tongkang.
Bagi para pemenang pacu tongkang disediakan piala Bupati Kampar dan Piala Guntur Group dan ditambah uang pembinaan. Juara pertama pada lomba pacu tongkang tahun lalu adalah dari regu Politeknik Kampar (Polkam), papar M.Nasar dan Edison Chandra. (Humas Setda Kampar).
Bupati Kampar, Drs H Burhanuddin Husin, MM pada Selasa malam (23/8) secara langsung memimpin rombogan tim Safari Ramadhan Pemkab Kampar untuk mengunjungi jemaah Masjid Al-Ikhlas di Desa Kubang, Kecamatan Siak Hulu dan sekaligus mengakhiri kegiatan safari Ramadhan Pemkab Kampar tahun 1432 H/2011 M.
Demikian dikatakan Kabag Humas Setdakab Kampar, Nasruni, S.IP,M.Si ketika ditemui di Bangkinang pada Selasa (23/8) di Bangkinang seraya menambahkan bahwa saat ini kondisi kesehatan Bupati Kampar, Drs H Burhanuddin Husin, MM dalam keadaan sehat wal’afiat dan dapat melaksanakan tugas sebagaimana biasanya.
Ditambahkan Nasruni bahwa dirinya sebagai Kabag Humas Setdakab Kampar berkewajiban menyampaikan kepada masyarakat Kampar bahwa saat ini kondisi orang nomor satu di Kampar tersebut dalam keadaan sehat-sehat saja.
Hal tersebut perlu saya sampaikan karena ada segelintir masyarakat Kampar yang bertanya tentang keberadaan Bupati Kampar. Dan jawabnya adalah bahwa Bupati Kampar, Drs H Burhanuddin Husin,, MM selama bulan suci Ramadhan ini menjadi pimpinan rombongan tim safari Ramadhan untuk mengunjungi 16 Masjid di 16 Kecamatan dan kunjungan dilakukan selama 16 kali. tegas Nasruni.
Bangkinang, Wakil Bupati Kampar H Teguh Sahono SP memberikan apresiasi kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kampar yang peduli terhadap masyarakat dalam menghadapi Bulan Suci Ramadhan sekaligus mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok dengan membuka Pasar Murah di Kecamatan Salo. Demikian dikatakan Wakil Bupati Kampar H Teguh Sahono SP saat membuka Pasar Murah Kecamatan Salo, sabtu 14/8
Dijelaskan Teguh Sahono , hal ini bukti kepedulian Pemerintah Kab.Kampar dalam membantu masyarakat dalam menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri 1431 H, karena diberbagai daerah termasuk Kab.Kampar saat hari-hari besar khusus bulan Ramdahan dan idul fitri harga bahan pokok sering melonjak naik sehingga meresahkan sebagaian masyarakat.
Teguh Sahono berharap dengan adanyan pasar murah ini setidaknya dapat meringankan beban masyarakat dalam mengahadapi bulan Ramadahan tahun ini sehingga nantinya masyarakat tidak lagi dipusingkan dengan berbagai permasalahan harga bahan pokok yang semakin hari semakain tinggi dan dapat lebih fokus kepada pelaksanaan ibadah puasa serta tahun depan dapat lebih ditingkatkan lagi.
Acara tersebut menarik perhatian dari masyarakat desa Salo dengan diawali penyerahan bahan pokok oleh Teguh Sahono kepada salah seorang peserta yang mewakili masyarakat desa Salo sebagai tanda dibukanya pasar murah
Kepala Disperindag Kab.Kampar Hj.Eliberty yang didampingi Kabid Wasdal H Harryanto mengatakan pasar murah tahun ini akan dilaksanakan di 7 Kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kecamatan Salo dan nantinya disusul dengan Kecamatan Tambang, Bangkinang Seberang, Bangkinang Barat, Gunung Sahilan, dan Kampar Kiri Hulu.
Dijelaskan bahwa masing-masing Kecamatan mendapatkan 400 paket bahan pokok yang terdiri dari gula 2 kg, tepung terigu 2 kg, mie instan 10 bungkus, Minyak Goreng Kemasan 2 kg, mentega ¼ kg serta sarden 1 kaleng dengan harga perpaketnya sebesar Rp.75.000.-
Pasar murah ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi bulan puasa dan hari raya Idul fitri 1431 H yang mana agenda ini hampir setiap tahun diadakan pemerintah daerah yang merupakan bentuk perhatian Pemkab Kampar melalui Dinas Disperindag kepada masyarakat dalam mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok pada momen hari-hari besar termasuk Ramadhan dan Idul Fitri.
Camat Salo Syukri Thoha S.Sos yang didampingi oleh Kades Desa Salo mengatakan, mewakil seluruh masyarakat desa Salo mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kampar melalui Disperindag atas kegiatan pasar murah ini karena kegiatan ini, sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat dan benar-benar dapat membantu dan meringankan beban masyarakat khususnya Desa Salo .(HUMAS KAMPAR)
Bangkinang. Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM mengingatkan kontraktor dan Kepala dinas Pasar,kebersiahan dan pertamanan Kabupaten Kampar, agar penyelesaian pembangunan pasar Air Tiris rampung pada tahun ini juga,Sehingga tidak menimbulkan presepsi yang keliru dan keraguan ditengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Burhanuddin Husin ketika meninjau kemajuan pembangunan pasar Air Tiris yang telah memasuki tahun kedua, dan oleh banyak pihak menilai bahwa pemerintah tidak serius dalam membangun pasar tersebut, sehingga pembangunan pasar tersebut tak kunjung rampung, untuk itu pihaknya mendesak kontraktor dan dinas Pasar kebersihan dan pertamanan Kabupaten Kampar, untuk menggenjot volume kerja sehingga penyelesaian pembangunan pasar ini dapat tepat waktu.
Karena terhitung tahun 2009 ini, Bupati Kampar telah menetapkan komitmennya dan mengingatkan seluruh satuan kerja dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, agar melakukan langkah-langkah percepatan terhadap seluruh kegiatan tahun 2009, karena kedepan tidak dibenarkan lagi kegiatan tahun 2009 yang diluncurkan pada thun 2010.
Bupati Kampar mengakui prihatin, bahwa niat ikhlasnya melakukan kebijakan pembangunan repitalisasi beberapa pasar seperti pasar Air Tiris ini,pihaknya disalahkan, meskipun terkendalanya penyelesaian pasar tersebut lebih disebabkan oleh ulah kontraktor yang kurang beritiukad baik dalam mengerjakan pembangunan pasar ini.
Untuk itu kedepan Bupati mengintruksikan harga mati kepada dinas pasar kebersihan dan pertamanan Kabupaten Kampar, bahwa pembangunan pasar Air Tiris harus rampung pada thun 2009 ini, dan apabila pembangunan pisik sudah selesai nanti,peruntukan kios dan los harus sesuai criteria yang sudah ditetapkan.
Obtimis rampung tepat waktu
Sementara itu kadis pasar kebersiahan dan pertamanan Kabupaten Kampar Drs.H.Kamaruzzaman menangapi himbauan bapak Bupati Kampar, bahwa pihaknya tidak khawatir,dan merasa oftimis bahwa penyelesaian pembangunan pasar Air Tiris akan dapat terselesaikan tepat waktu.
Untuk itu ia menghimbau Masyarakat agar tidak perlu cemas, apalagi sampai tidak percaya bahwa pasar ini akan dapat dirampungkan tepat waktu.pihaknya melihat keseriusan kontraktor untuk menyelesaikan pembangunan pasar air tiris cukup tinggi apalagi pekerjaan hanya tinggal 10 prosen saja.
Keseriusan itu dapat dibuktikan, bahwa sekarang ini jumlah dana yang tersisa dan belum diambil kontraktor mencapai 1.4 Milyar rupiah, dan semua material yang dibutuhkan sudah tersedia dengan baik dilokasi pembangunan, justru itu saya mempunyai keyakainan bahwa pasar Air Tiris akan dapat terselesaikan sebelum masa kontrak habis atau pada tahun ini juga.
Sebenarnya pembangunan pasar Air Tiris saat ini memasuki pekerjaan tahap ketiga, tahun lalu pengerjaan fisik pasar tidak dapat berjalan sebagai mana mestinya yang merupakan tahap pertama dan kedua, sehingga harus mengalami luncuran pada tahun 2009 ini,pekerjaan tahun ini lebih banyak dilakukan pada tahap perbaikan kegiatan yang salah pada tahun lalu,serta kegiatan lanjutan yang memang sudah dituangkan dalam kontrak kerja.
Kemajuan pembangunan sudah sangat bagus, untuk itu masyarakat pedagang tidak perlu cemas,karena kegiatan pembangunan terus berjalan,terkait adanya bagian yang retak dan pecah, pihak kontraktor sudah menyanggupi akan segera memperbaikan bahkan akan dikeramik ungkapnya.
Saya tidak khawatir dengan penyelesaian pembangunan fisik pasar,karena waktu masih memungkinkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa itu, demikian pula dana yang tersisa yang belum diambil kontraktor masih sangat banyak, saya lebih khawatir ujar Kamaruzzaman dalam mengkontribusikan kios yang dibangun apabila selesai nantinya, karena berdasarkan data yang ada bahwa jumlah calon pemilik sudahP mendekati angka 150 orang, sedangkan kios yang tersedia hanya 68 buah saja.
Untuk itu pihaknya akan lebih berhati-hati, dan mempelajari secara seksama sehingga kios ini dapat diperuntukkan kepada orang yang berhak menerimanya.Berkaitan hal ini tentunya kita akan mengacu kepada kriteria yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah dan arahan dari bapak Bupati Kampar, sehingga kita tidak salah dalam penetapan pemilik nantinya.
Bangkinang. Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM mengingatkan kontraktor dan Kepala dinas Pasar,kebersiahan dan pertamanan Kabupaten Kampar, agar penyelesaian pembangunan pasar Air Tiris rampung pada tahun ini juga,Sehingga tidak menimbulkan presepsi yang keliru dan keraguan ditengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Burhanuddin Husin ketika meninjau kemajuan pembangunan pasar Air Tiris yang telah memasuki tahun kedua, dan oleh banyak pihak menilai bahwa pemerintah tidak serius dalam membangun pasar tersebut, sehingga pembangunan pasar tersebut tak kunjung rampung, untuk itu pihaknya mendesak kontraktor dan dinas Pasar kebersihan dan pertamanan Kabupaten Kampar, untuk menggenjot volume kerja sehingga penyelesaian pembangunan pasar ini dapat tepat waktu.
Karena terhitung tahun 2009 ini, Bupati Kampar telah menetapkan komitmennya dan mengingatkan seluruh satuan kerja dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, agar melakukan langkah-langkah percepatan terhadap seluruh kegiatan tahun 2009, karena kedepan tidak dibenarkan lagi kegiatan tahun 2009 yang diluncurkan pada thun 2010.
Bupati Kampar mengakui prihatin, bahwa niat ikhlasnya melakukan kebijakan pembangunan repitalisasi beberapa pasar seperti pasar Air Tiris ini,pihaknya disalahkan, meskipun terkendalanya penyelesaian pasar tersebut lebih disebabkan oleh ulah kontraktor yang kurang beritiukad baik dalam mengerjakan pembangunan pasar ini.
Untuk itu kedepan Bupati mengintruksikan harga mati kepada dinas pasar kebersihan dan pertamanan Kabupaten Kampar, bahwa pembangunan pasar Air Tiris harus rampung pada thun 2009 ini, dan apabila pembangunan pisik sudah selesai nanti,peruntukan kios dan los harus sesuai criteria yang sudah ditetapkan.
Obtimis rampung tepat waktu
Sementara itu kadis pasar kebersiahan dan pertamanan Kabupaten Kampar Drs.H.Kamaruzzaman menangapi himbauan bapak Bupati Kampar, bahwa pihaknya tidak khawatir,dan merasa oftimis bahwa penyelesaian pembangunan pasar Air Tiris akan dapat terselesaikan tepat waktu.
Untuk itu ia menghimbau Masyarakat agar tidak perlu cemas, apalagi sampai tidak percaya bahwa pasar ini akan dapat dirampungkan tepat waktu.pihaknya melihat keseriusan kontraktor untuk menyelesaikan pembangunan pasar air tiris cukup tinggi apalagi pekerjaan hanya tinggal 10 prosen saja.
Keseriusan itu dapat dibuktikan, bahwa sekarang ini jumlah dana yang tersisa dan belum diambil kontraktor mencapai 1.4 Milyar rupiah, dan semua material yang dibutuhkan sudah tersedia dengan baik dilokasi pembangunan, justru itu saya mempunyai keyakainan bahwa pasar Air Tiris akan dapat terselesaikan sebelum masa kontrak habis atau pada tahun ini juga.
Sebenarnya pembangunan pasar Air Tiris saat ini memasuki pekerjaan tahap ketiga, tahun lalu pengerjaan fisik pasar tidak dapat berjalan sebagai mana mestinya yang merupakan tahap pertama dan kedua, sehingga harus mengalami luncuran pada tahun 2009 ini,pekerjaan tahun ini lebih banyak dilakukan pada tahap perbaikan kegiatan yang salah pada tahun lalu,serta kegiatan lanjutan yang memang sudah dituangkan dalam kontrak kerja.
Kemajuan pembangunan sudah sangat bagus, untuk itu masyarakat pedagang tidak perlu cemas,karena kegiatan pembangunan terus berjalan,terkait adanya bagian yang retak dan pecah, pihak kontraktor sudah menyanggupi akan segera memperbaikan bahkan akan dikeramik ungkapnya.
Saya tidak khawatir dengan penyelesaian pembangunan fisik pasar,karena waktu masih memungkinkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa itu, demikian pula dana yang tersisa yang belum diambil kontraktor masih sangat banyak, saya lebih khawatir ujar Kamaruzzaman dalam mengkontribusikan kios yang dibangun apabila selesai nantinya, karena berdasarkan data yang ada bahwa jumlah calon pemilik sudahP mendekati angka 150 orang, sedangkan kios yang tersedia hanya 68 buah saja.
Untuk itu pihaknya akan lebih berhati-hati, dan mempelajari secara seksama sehingga kios ini dapat diperuntukkan kepada orang yang berhak menerimanya.Berkaitan hal ini tentunya kita akan mengacu kepada kriteria yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah dan arahan dari bapak Bupati Kampar, sehingga kita tidak salah dalam penetapan pemilik nantinya.
Bangkinang. Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM mengingatkan kontraktor dan Kepala dinas Pasar,kebersiahan dan pertamanan Kabupaten Kampar, agar penyelesaian pembangunan pasar Air Tiris rampung pada tahun ini juga,Sehingga tidak menimbulkan presepsi yang keliru dan keraguan ditengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Burhanuddin Husin ketika meninjau kemajuan pembangunan pasar Air Tiris yang telah memasuki tahun kedua, dan oleh banyak pihak menilai bahwa pemerintah tidak serius dalam membangun pasar tersebut, sehingga pembangunan pasar tersebut tak kunjung rampung, untuk itu pihaknya mendesak kontraktor dan dinas Pasar kebersihan dan pertamanan Kabupaten Kampar, untuk menggenjot volume kerja sehingga penyelesaian pembangunan pasar ini dapat tepat waktu.
Karena terhitung tahun 2009 ini, Bupati Kampar telah menetapkan komitmennya dan mengingatkan seluruh satuan kerja dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, agar melakukan langkah-langkah percepatan terhadap seluruh kegiatan tahun 2009, karena kedepan tidak dibenarkan lagi kegiatan tahun 2009 yang diluncurkan pada thun 2010.
Bupati Kampar mengakui prihatin, bahwa niat ikhlasnya melakukan kebijakan pembangunan repitalisasi beberapa pasar seperti pasar Air Tiris ini,pihaknya disalahkan, meskipun terkendalanya penyelesaian pasar tersebut lebih disebabkan oleh ulah kontraktor yang kurang beritiukad baik dalam mengerjakan pembangunan pasar ini.
Untuk itu kedepan Bupati mengintruksikan harga mati kepada dinas pasar kebersihan dan pertamanan Kabupaten Kampar, bahwa pembangunan pasar Air Tiris harus rampung pada thun 2009 ini, dan apabila pembangunan pisik sudah selesai nanti,peruntukan kios dan los harus sesuai criteria yang sudah ditetapkan.
Obtimis rampung tepat waktu
Sementara itu kadis pasar kebersiahan dan pertamanan Kabupaten Kampar Drs.H.Kamaruzzaman menangapi himbauan bapak Bupati Kampar, bahwa pihaknya tidak khawatir,dan merasa oftimis bahwa penyelesaian pembangunan pasar Air Tiris akan dapat terselesaikan tepat waktu.
Untuk itu ia menghimbau Masyarakat agar tidak perlu cemas, apalagi sampai tidak percaya bahwa pasar ini akan dapat dirampungkan tepat waktu.pihaknya melihat keseriusan kontraktor untuk menyelesaikan pembangunan pasar air tiris cukup tinggi apalagi pekerjaan hanya tinggal 10 prosen saja.
Keseriusan itu dapat dibuktikan, bahwa sekarang ini jumlah dana yang tersisa dan belum diambil kontraktor mencapai 1.4 Milyar rupiah, dan semua material yang dibutuhkan sudah tersedia dengan baik dilokasi pembangunan, justru itu saya mempunyai keyakainan bahwa pasar Air Tiris akan dapat terselesaikan sebelum masa kontrak habis atau pada tahun ini juga.
Sebenarnya pembangunan pasar Air Tiris saat ini memasuki pekerjaan tahap ketiga, tahun lalu pengerjaan fisik pasar tidak dapat berjalan sebagai mana mestinya yang merupakan tahap pertama dan kedua, sehingga harus mengalami luncuran pada tahun 2009 ini,pekerjaan tahun ini lebih banyak dilakukan pada tahap perbaikan kegiatan yang salah pada tahun lalu,serta kegiatan lanjutan yang memang sudah dituangkan dalam kontrak kerja.
Kemajuan pembangunan sudah sangat bagus, untuk itu masyarakat pedagang tidak perlu cemas,karena kegiatan pembangunan terus berjalan,terkait adanya bagian yang retak dan pecah, pihak kontraktor sudah menyanggupi akan segera memperbaikan bahkan akan dikeramik ungkapnya.
Saya tidak khawatir dengan penyelesaian pembangunan fisik pasar,karena waktu masih memungkinkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa itu, demikian pula dana yang tersisa yang belum diambil kontraktor masih sangat banyak, saya lebih khawatir ujar Kamaruzzaman dalam mengkontribusikan kios yang dibangun apabila selesai nantinya, karena berdasarkan data yang ada bahwa jumlah calon pemilik sudahP mendekati angka 150 orang, sedangkan kios yang tersedia hanya 68 buah saja.
Untuk itu pihaknya akan lebih berhati-hati, dan mempelajari secara seksama sehingga kios ini dapat diperuntukkan kepada orang yang berhak menerimanya.Berkaitan hal ini tentunya kita akan mengacu kepada kriteria yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah dan arahan dari bapak Bupati Kampar, sehingga kita tidak salah dalam penetapan pemilik nantinya.
Bangkinang. Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM mengingatkan kontraktor dan Kepala dinas Pasar,kebersiahan dan pertamanan Kabupaten Kampar, agar penyelesaian pembangunan pasar Air Tiris rampung pada tahun ini juga,Sehingga tidak menimbulkan presepsi yang keliru dan keraguan ditengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Burhanuddin Husin ketika meninjau kemajuan pembangunan pasar Air Tiris yang telah memasuki tahun kedua, dan oleh banyak pihak menilai bahwa pemerintah tidak serius dalam membangun pasar tersebut, sehingga pembangunan pasar tersebut tak kunjung rampung, untuk itu pihaknya mendesak kontraktor dan dinas Pasar kebersihan dan pertamanan Kabupaten Kampar, untuk menggenjot volume kerja sehingga penyelesaian pembangunan pasar ini dapat tepat waktu.
Karena terhitung tahun 2009 ini, Bupati Kampar telah menetapkan komitmennya dan mengingatkan seluruh satuan kerja dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, agar melakukan langkah-langkah percepatan terhadap seluruh kegiatan tahun 2009, karena kedepan tidak dibenarkan lagi kegiatan tahun 2009 yang diluncurkan pada thun 2010.
Bupati Kampar mengakui prihatin, bahwa niat ikhlasnya melakukan kebijakan pembangunan repitalisasi beberapa pasar seperti pasar Air Tiris ini,pihaknya disalahkan, meskipun terkendalanya penyelesaian pasar tersebut lebih disebabkan oleh ulah kontraktor yang kurang beritiukad baik dalam mengerjakan pembangunan pasar ini.
Untuk itu kedepan Bupati mengintruksikan harga mati kepada dinas pasar kebersihan dan pertamanan Kabupaten Kampar, bahwa pembangunan pasar Air Tiris harus rampung pada thun 2009 ini, dan apabila pembangunan pisik sudah selesai nanti,peruntukan kios dan los harus sesuai criteria yang sudah ditetapkan.
Obtimis rampung tepat waktu
Sementara itu kadis pasar kebersiahan dan pertamanan Kabupaten Kampar Drs.H.Kamaruzzaman menangapi himbauan bapak Bupati Kampar, bahwa pihaknya tidak khawatir,dan merasa oftimis bahwa penyelesaian pembangunan pasar Air Tiris akan dapat terselesaikan tepat waktu.
Untuk itu ia menghimbau Masyarakat agar tidak perlu cemas, apalagi sampai tidak percaya bahwa pasar ini akan dapat dirampungkan tepat waktu.pihaknya melihat keseriusan kontraktor untuk menyelesaikan pembangunan pasar air tiris cukup tinggi apalagi pekerjaan hanya tinggal 10 prosen saja.
Keseriusan itu dapat dibuktikan, bahwa sekarang ini jumlah dana yang tersisa dan belum diambil kontraktor mencapai 1.4 Milyar rupiah, dan semua material yang dibutuhkan sudah tersedia dengan baik dilokasi pembangunan, justru itu saya mempunyai keyakainan bahwa pasar Air Tiris akan dapat terselesaikan sebelum masa kontrak habis atau pada tahun ini juga.
Sebenarnya pembangunan pasar Air Tiris saat ini memasuki pekerjaan tahap ketiga, tahun lalu pengerjaan fisik pasar tidak dapat berjalan sebagai mana mestinya yang merupakan tahap pertama dan kedua, sehingga harus mengalami luncuran pada tahun 2009 ini,pekerjaan tahun ini lebih banyak dilakukan pada tahap perbaikan kegiatan yang salah pada tahun lalu,serta kegiatan lanjutan yang memang sudah dituangkan dalam kontrak kerja.
Kemajuan pembangunan sudah sangat bagus, untuk itu masyarakat pedagang tidak perlu cemas,karena kegiatan pembangunan terus berjalan,terkait adanya bagian yang retak dan pecah, pihak kontraktor sudah menyanggupi akan segera memperbaikan bahkan akan dikeramik ungkapnya.
Saya tidak khawatir dengan penyelesaian pembangunan fisik pasar,karena waktu masih memungkinkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa itu, demikian pula dana yang tersisa yang belum diambil kontraktor masih sangat banyak, saya lebih khawatir ujar Kamaruzzaman dalam mengkontribusikan kios yang dibangun apabila selesai nantinya, karena berdasarkan data yang ada bahwa jumlah calon pemilik sudahP mendekati angka 150 orang, sedangkan kios yang tersedia hanya 68 buah saja.
Untuk itu pihaknya akan lebih berhati-hati, dan mempelajari secara seksama sehingga kios ini dapat diperuntukkan kepada orang yang berhak menerimanya.Berkaitan hal ini tentunya kita akan mengacu kepada kriteria yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah dan arahan dari bapak Bupati Kampar, sehingga kita tidak salah dalam penetapan pemilik nantinya.
Bangkinang, Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1430 H/2009 M, dan dalam upaya mempererat hubungan silaturrahami antara pimpinan dan bawahan maka Pemda Kampar menggelar acara penyembelihan kerbau di beberapa instansi pemerintah yang dagingnya dibagi-bagikan kepada seluruh karyawan dan karyawati.
Hingga siang Kamis (20/8) tercatat sebanyak 8 ekor kerbau dan 1 ekor sapi yang disembelih yakni di Sekretariat kantor Bupati Kampar sebanyak 4 ekor, di Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar sebanyak 2 ekor, di Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Kampar sebanyak 2 ekor terdiri dari 1 ekor sapi dan 1 ekor kerbau, dan di Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Kampar sebanyak 1 ekor.
Bupati Kampar, Burhanuddin Husin dalam sambutan singkatnya pada acara apel pagi karyawan dilingkungan Sekretariat Daerah Pemdakab Kampar yang digelar Kamis pagi (20/8) mengungkapkan bahwa kegiatan penyembelihan kerbau dilingkungan sekretariat Pemdakab Kampar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan baru pertama kali dilakukan dan Insya Allah seluruh karyawan akan mendapatkan bagian masing-masing sebanyak 1 kilogram daging. "Jangan dilihat banyaknya daging yang diberikan, tetapi lihatlah itu sebagai bukti keikhlasan pimpinan kepada seluruh staf", papar Burhanuddin Husin.
Ditambahkannya, mudah-mudahan pada tahun berikutnya kegiatan penyembelihan kerbau yang dagingnya akan dibagikan kepada seluruh karyawan dan karyawati ini akan kita jadikan sebagai sebuah tradisi setiap tahunnya. Khusus mengenai awal pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan akan dimulai pada hari Sabtu (22/8), namun untuk kepastiannya kita akan menunggu pengumuman dari Pemerintah melalui Menteri Agama RI yang akan mengumumkan tentang waktu jatuhnya awal Ramadhan melalui sidang isbat penetapan Ramadhan di Jakarta.
Selanjutnya Bupati Kampar juga telah mengeluartkan surat edaran resmi tentang pengaturan jam kerja bagi PNS dan karyawan-karyawati dijajaran Pemkab Kampar selama bulan suci Ramadhan. Ketetapan pengaturan jam kerja tersebut mengatur tentang jam masuk kerja yakni pukul 08.00 WIB dan jam pulang kantor pukul 15.30 WIB setiap harinya, tepatnya dari hari Senin sampai dengan hari Jum'at. Ketentuan jam kerja tersebut hanya berlaku selama bulan suci Ramadhan dan diharapkan dapat dipatuhi dan dilaksanakan oleh seluruh PNS dilingkungan Pemkab Kampar. (Humas Setda Kampar).
PEMDA KAMPAR GELAR TAUSIYAH AKBAR DAN SANTUNI 205 ORANG ANAK YATIM
Bangkinang, Untuk pertama kalinya dalam kepemimpinan Bupati Kampar Burhanuddin Husin dan Wakil Bupati Kampar, Teguh Sahono, SP, di sekretariat kantor Bupati Kampar digelar acara sholat zuhur bersama, melakukan kegiatan tausiyah akbar, makan bersama dan pemberian santunan bagi 205 orang anak yatim yang acaranya digelar dibawah tiga buah tenda prasut raksasa plus dua buah tenda berukuran besar yang mampu menampung 2000 orang jemaah yang seluruhnya berpakaian muslim.
Acara yang terkesan cukup spektakuler itu digelar di Lapangan Upacara kantor Bupati Kampar pada Kamis (20/8) dan dihadiri langsung oleh Bupati Kampar, Burhanuddin Husin beserta istri,, Sekdakab Kampar, Drs H Zulher MS beserta istri, Muspida plus Kampar beserta istri, Ketua MUI Kampar DR Mawardi Saleh, yang sekaligus juga bertindak selaku penceramah dan pembaca do'a, anggota DPRD Kampar, Kakandepag Kampar, Drs H Fairus, MA beserta istri dan seluruh karyawan Depag Kabupaten Kampar serta seluruh Da'I se-Kabupaten Kampar.
Selain itu hadir juga para staf ahli Bupati Kampar, para asisten, Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Kepala Bagian dan Sekretaris di masing-masing Satker dilingkungan Pemkab Kampar. Juga hadir ratusan orang PNS, tokoh agama, tokoh adat, pimpinan organisasi kemasyarakatan dan pimpinan organisasi keagamaan, jemaah mesjid, 205 orang anak yatim, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. 205 orang anak yatim tersebut berasal dari Panti Asuhan Putra Muhammadiyah sebanyak 90 orang, Panti Asuhan Kasih Ibu Bangkinang sebanyak 45 orang dan dari Panti asuhan Aisyiyah Kampar sebanyak 70 orang.
Burhanuddin Husin dalam sambutannya pada acara silaturrahmi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tersebut mengungkapkan bahwa Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang penuh rahmat dan bulan magfirah. Untuk itu atas nama pribadi dan keluarga selaku manusia biasa pada kesempatan ini saya memohonkan permintaan maaf kepada seluruh staf dan segenap lapisan masyarakat Kampar.
Dan selama bulan suci Ramadhan, berdasarkan petunjuk dari Pemda Riau dan berdasarkan pertimbangan yang sama dengan kabupaten/kota di Provinsi Riau, maka di Kabupaten Kampar kegiatan pendidikan atau tepatnya proses belajar mengajar di sekolah-sekolah tetap dilaksanakan atau tidak diliburkan.
Kecuali untuk jenjang pendidikan di tingkat TK, kelas I, II dan kelas III Sekolah Dasar memang libur penuh selama bulan suci Ramadhan. Selanjutnya mulai dari kelas IV SD sampai tingkat SLTA/MA sederajat tetap sekolah. Dan mulai hari ini Kamis (20/8) sampai Minggu (23/8) sekolah diliburkan. Dan pada Senin (24/8) kembali memasuki sekolah.
Sejak Senin (24/8) anak didik masuk sekolah dan mengikuti pendidikan selama 2 minggu di bulan suci Ramadhan dan selanjutnya baru diliburkan hingga hari raya Idul Fitri. Anak didik akan kembali masuk sekolah setelah hari Idul Fitri, tepatnya 5 hari setelah hari raya Idul Fitri. Ketentuan tersebut tidak hanya berlaku di Kabupaten Kampar, tetapi juga berlaku di Kabupaten/Kota di Propinsi Riau, papar Burhanuddin Husin.
Dibagian lain sambutannya, Burhanuddin Husin juga mengungkapkan rasa kecewanya karena kehadiran staf pada acara silaturrahmi tersebut masih belum sesuai dengan harapannya. Tolong berikan sanksi bagi yang tidak hadir, ujarnya.
Khusus kepada para Da'I yang hadir dan duduk bersama ditenda utama, Burhanuddin Husin menyampaikan pesan agar selama bulan suci Ramadhan khususnya dapat menyampaikan dakwah yang dapat mengajak umat untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Para Da'I juga diminta untuk senantiasa menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat serta memberikan motivasi kepada masyarakat agar mendukung secara positif seluruh kegiatan pembangunan dan mendukung program Pemda Kampar dan berbagai program pemerintah.
Khusus kepada Satpol PP Kabupaten Kampar Burhanuddin Husin meminta untuk melakukan penertiban terhadap rumah makan, kedai minuman untuk tutup disiang hari dan boleh buka pada saat akan berbuka. Kepada masyarakat Kampar yang beragama non muslim, agar menghormati saudara-saudaranya yang sedang melaksanakan ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan, paparnya.
Pada bulan suci Ramadhan tahun 1430 H/2009M ini, Pemda Kampar juga akan menggelar acara Safari Ramadhan yang akan mengunjungi 20 Kecamatan. Ketua Tim Safari Ramadhan tahun ini terdiri dari Bupati Kampar, Wakil Bupati Kampar dan Sekdakab Kampar serta para Muspida tetap ikut dan keberangkatannya menyesuaikan dengan tim yang dibentuk. Selanjutnya minimal satu tim safari Ramadhan jumlah pesertanya minimal 30 orang, artinya seluruh Satker baik Badan, Dinas dan Kantor tetap terlibat pada setiap tim yang dibentuk.
Tim Safari Ramadhan diharapkan mampu menyerap aspirasi masyarakat dan aspirasi itu dapat dijadikan acuan untuk kegiatan tahun berikutnya, papar Burhanuddin Husin. Pemda Kampar pada kesempatan tersebut juga menyerahkan santunan bagi 2005 orang anak yatim dan masing-masing anak yatim mendapatkan santunan uang tunai sebesar Rp 100.000,-. Dan secara total pada tahun anggaran 2009, melalui dana APBD Kampar juga diserahkan bantuan bagi para mubaligh se-Kabupaten Kampar senilai Rp 200 juta dan bantuan untuk anak yatim se-Kabupaten Kampar sebesar Rp 450 juta. (Humas Setda Kampar).
Ketua MUI Kabupaten Kampar : DO'AKAN DAN BERI MAAF ORANG YANG BERSALAH
Bangkinang, Salah satu resep agar pelaksanaan puasa selama bulan suci Ramadhan oleh setiap muslim dapat lebih afdhol dan puasanya diterima Allah SWT adalah dengan cara mendo'akan dan memberi maaf kepada orang-orang yang pernah berbuat salah kepada sesama.
Do'a ini sangat dianjurkan untuk dilafazkan sepenuh hati oleh setiap muslim, terutama ketika akan memasuki bulan suci Ramadhan, ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar, DR H Mawardi Saleh ketika memberikan tausiyah selama tujuh menit pada acara silaturrahmi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang digelar Pemda Kampar di Lapangan Upacara kantor Bupati Kampar di komplek kantor Kawasan Pemerintahan Kabupaten Kampar di Bangkinang Kamis (20/8)..
Ditambnahkan DR H Mawardi Saleh bahwa isi lengkap do'a yang sangat dianjurkan tersebut adalah " Ya Allah, Barang siapa yang berbuat salah kepadaku Ya Allah, betapa pun besar kesalahannya Kepada ku Ya Allah, Aku Telah Ma'afkan kesalahannya itu, dan ampunilah dosanya Ya Allah".
Doa mustajab ini bermanfaat untuk menghilangkan rasa dendam, rasa dengki terhadap sesame muslim yang mana bila rasa itu masih menggelayuti sanubari umat Islam yang berpuasa maka akan merusak ibadah puasanya tersebut. Do'a tersebut merupakan do'a para ahli surga yang sepantasnya diikuti dan ditiru dan diperbuat oleh umat Islam, tegas Mawardi.
Dan siapa pun diantara kaum muslim yang melantunkan do'a tersebut akan dicap oleh Allah SWT sebagai salah seorang ahli surga. Do'a tersebut sebaiknya tetap dilakukan setiap selesai mengerjakan ibadah sholat.
Dibagian lain tausiyahnya, DR H Mawardi Saleh juga mengungkapkan bahwa menhadirkan anak yatim pada acara yang mulia ini adalah mengandung makna sangat positif. Secara filosofi kata-kata suci itu berarti kita wajib mensucikan bulan suci Ramadhan. Umat Islam dan umat non muslim lainnya sangat diharpakan untuk bersama-sama mensucikan bulan suci Ramadhan. Dan salah satu bentuk mensucikan bulan suci Ramadhan adalah dengan tidak membuka warung kopi dan rumah makan selama bulan suci Ramadhan.
Umat Islam yang beriman diberi kesempatan selama bulan suci Ramadhan untuk mensucikan dirinya, sehingga ketika fajar Idul Fitri datang maka orang-orang yang berpuasa itu akan menjadi insane-insan yang suci dan bersih sebagaimana suci dan bersihnya seorang bayi yang baru dilahirkan ibunya.
Ramadhan juga bulan untuk membersihkan hati, dan dengan kebersihan hati umat Islam akan mampu merapatkan barisan dalam wadan persatuan dan kesatuan. Mustahil persatuan dan kesatuan ataupun kebersamaan dapat diwujudkan bila hati tidak bersih. Dan melalui hati yang bersih, umat Islam akan melakukan kompetisi diberbagai bidang dengan kompetisi secara baik dan benar. Umat Islam sangat dianjurkan untuk selalu berkompetisi pada hal-hal untuk menuju kebaikan. Dan sebaliknya bila ada sesame muslim yang melakukan hal-hal menyimpang dari ajaran Islam, maka tegurlah dengan cara yang baik pula, papar Mawardi Saleh.
Ketahuilah bahwa Visi Ramadhan itu adalah untuk mencetak insane-insan yang bertaqwa kepada Allah SWT. Untuk itu, mari kita laksanakan dan kita kerjakan seluruh ibadah selama bulan suci Ramadhan secara optimal, ujar Ketua MUI Kabupaten Kampar mengakhiri tausyiyah singkatnya yang membuat para pendengar tausyiyahnya terkagum-kagum atas uraian singkat penuh makna tersebut. (Humas Setda Kampar).
PEMDA KAMPAR BERIKAN INSENTIF KHATIB DAN MUBALIGH
Tugas dan tanggungjawab para Khatib dan Mubaligh/ah dalam mengajak dan menyampaikan pesan-pesan agama kepada masyarakat sangat berat, namun demikian kata Bupati tugas tersebut sangatlah mulia di sisi ALLAH SWT, disamping itu dituntut juga untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan melalui bahasa agama.
Dakwah yang disampaikan mubaligh/ah tidak akan memberikan arti apa-apa jika tidak dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat, untuk itu agar kiranya dakwah yang disampaikan dapat memberi arti sekaligus yang dapat memberi perubahan dalam kehidupan masyarakat, sampaikan dakwah yang bisa menyejukkan dan memberi inspirasi kepada masyarakat jangan sebaliknya hanya untuk Saling mengungkit dan menyalahkan saja antara satu dengan lainnya,tambah Bupati Kampar dalam sambutannya pada acara pemberian insentif bagi Khatib, Mubaligh/ah sekabupaten Kampar di aula kantor Bupati pada Kamis (20-8) yang diselenggarakan oleh Bagian Kesra Sekretariat Kabupaten Kampar yang diketuai oleh Kabag Kesra H.M.Amin S.Ag sebagai ketua panitia pelaksana.
Selama ini Pemkab kampar sudah memberikan perhatian yang cukup besar terhadapa kegiatan keagamaan seperti pada pelaksanaan MTQ baik ditingkat kecamatan, Kabupaten maupun di tingkat Propinsi dan Nasional, bantuan guru MDA, Masjid dan Mushollah, bantuan kain sarung dan baju koko untuk Mubaligh/ah dibulan Ramadhan yang hampir tiap tahunya sudah berjalan.
Pemkab kampar tetap komitmen untuk memberikan bantuan kepada Mubaligh/ah, walaupun bantuan yang diterima jauh dari yang diinginkan kedepan tetap akan kita tingkatkan baik dari segi insentifnya maupun dari segi jumlah Mubaligh/ah yang menerima bantuan namun tentunya secara bertahap Ditambahkan Bupati Kampar.
Bupati juga menghimbau kepada semua kaum muslimin dan muslimat dalam melaksanakan Puasa yang tidak beberapa hari lagi ini,marilah kita jalani ramadhan kali ini secara utuh hanyakarena ALLAH semata yang menjadi tujuan, dirikan shalat fardhu berjamaah,taraweh, tadarrus Alquran dan I"tikad dimasjid, tingkatkanlah dan perbanyak ibadah sehingga terwujud kesejahteraan yang merata dalam rangka menuntaskan kemiskinan, manfaatkanlah ibadah puasa sebagai wahana untuk emlatih diri jasmani dan rohani dalam membangun manusia seutuhnya denikian Bupati mengakhiri sambutannya. Hadir pada acara tersebut Sekda Kampar Drs,H.Zulher,MS, Kakandepag Kampar,serta para Mebaligh/ah sekabupaten Kampar.
Bangkinang, Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1430 H/2009 M, dan dalam upaya mempererat hubungan silaturrahami antara pimpinan dan bawahan maka Pemda Kampar menggelar acara penyembelihan kerbau di beberapa instansi pemerintah yang dagingnya dibagi-bagikan kepada seluruh karyawan dan karyawati.
Hingga siang Kamis (20/8) tercatat sebanyak 8 ekor kerbau dan 1 ekor sapi yang disembelih yakni di Sekretariat kantor Bupati Kampar sebanyak 4 ekor, di Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar sebanyak 2 ekor, di Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Kampar sebanyak 2 ekor terdiri dari 1 ekor sapi dan 1 ekor kerbau, dan di Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Kampar sebanyak 1 ekor.
Bupati Kampar, Burhanuddin Husin dalam sambutan singkatnya pada acara apel pagi karyawan dilingkungan Sekretariat Daerah Pemdakab Kampar yang digelar Kamis pagi (20/8) mengungkapkan bahwa kegiatan penyembelihan kerbau dilingkungan sekretariat Pemdakab Kampar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan baru pertama kali dilakukan dan Insya Allah seluruh karyawan akan mendapatkan bagian masing-masing sebanyak 1 kilogram daging. "Jangan dilihat banyaknya daging yang diberikan, tetapi lihatlah itu sebagai bukti keikhlasan pimpinan kepada seluruh staf", papar Burhanuddin Husin.
Ditambahkannya, mudah-mudahan pada tahun berikutnya kegiatan penyembelihan kerbau yang dagingnya akan dibagikan kepada seluruh karyawan dan karyawati ini akan kita jadikan sebagai sebuah tradisi setiap tahunnya. Khusus mengenai awal pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan akan dimulai pada hari Sabtu (22/8), namun untuk kepastiannya kita akan menunggu pengumuman dari Pemerintah melalui Menteri Agama RI yang akan mengumumkan tentang waktu jatuhnya awal Ramadhan melalui sidang isbat penetapan Ramadhan di Jakarta.
Selanjutnya Bupati Kampar juga telah mengeluartkan surat edaran resmi tentang pengaturan jam kerja bagi PNS dan karyawan-karyawati dijajaran Pemkab Kampar selama bulan suci Ramadhan. Ketetapan pengaturan jam kerja tersebut mengatur tentang jam masuk kerja yakni pukul 08.00 WIB dan jam pulang kantor pukul 15.30 WIB setiap harinya, tepatnya dari hari Senin sampai dengan hari Jum'at. Ketentuan jam kerja tersebut hanya berlaku selama bulan suci Ramadhan dan diharapkan dapat dipatuhi dan dilaksanakan oleh seluruh PNS dilingkungan Pemkab Kampar. (Humas Setda Kampar).
PEMDA KAMPAR GELAR TAUSIYAH AKBAR DAN SANTUNI 205 ORANG ANAK YATIM
Bangkinang, Untuk pertama kalinya dalam kepemimpinan Bupati Kampar Burhanuddin Husin dan Wakil Bupati Kampar, Teguh Sahono, SP, di sekretariat kantor Bupati Kampar digelar acara sholat zuhur bersama, melakukan kegiatan tausiyah akbar, makan bersama dan pemberian santunan bagi 205 orang anak yatim yang acaranya digelar dibawah tiga buah tenda prasut raksasa plus dua buah tenda berukuran besar yang mampu menampung 2000 orang jemaah yang seluruhnya berpakaian muslim.
Acara yang terkesan cukup spektakuler itu digelar di Lapangan Upacara kantor Bupati Kampar pada Kamis (20/8) dan dihadiri langsung oleh Bupati Kampar, Burhanuddin Husin beserta istri,, Sekdakab Kampar, Drs H Zulher MS beserta istri, Muspida plus Kampar beserta istri, Ketua MUI Kampar DR Mawardi Saleh, yang sekaligus juga bertindak selaku penceramah dan pembaca do'a, anggota DPRD Kampar, Kakandepag Kampar, Drs H Fairus, MA beserta istri dan seluruh karyawan Depag Kabupaten Kampar serta seluruh Da'I se-Kabupaten Kampar.
Selain itu hadir juga para staf ahli Bupati Kampar, para asisten, Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Kepala Bagian dan Sekretaris di masing-masing Satker dilingkungan Pemkab Kampar. Juga hadir ratusan orang PNS, tokoh agama, tokoh adat, pimpinan organisasi kemasyarakatan dan pimpinan organisasi keagamaan, jemaah mesjid, 205 orang anak yatim, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. 205 orang anak yatim tersebut berasal dari Panti Asuhan Putra Muhammadiyah sebanyak 90 orang, Panti Asuhan Kasih Ibu Bangkinang sebanyak 45 orang dan dari Panti asuhan Aisyiyah Kampar sebanyak 70 orang.
Burhanuddin Husin dalam sambutannya pada acara silaturrahmi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tersebut mengungkapkan bahwa Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang penuh rahmat dan bulan magfirah. Untuk itu atas nama pribadi dan keluarga selaku manusia biasa pada kesempatan ini saya memohonkan permintaan maaf kepada seluruh staf dan segenap lapisan masyarakat Kampar.
Dan selama bulan suci Ramadhan, berdasarkan petunjuk dari Pemda Riau dan berdasarkan pertimbangan yang sama dengan kabupaten/kota di Provinsi Riau, maka di Kabupaten Kampar kegiatan pendidikan atau tepatnya proses belajar mengajar di sekolah-sekolah tetap dilaksanakan atau tidak diliburkan.
Kecuali untuk jenjang pendidikan di tingkat TK, kelas I, II dan kelas III Sekolah Dasar memang libur penuh selama bulan suci Ramadhan. Selanjutnya mulai dari kelas IV SD sampai tingkat SLTA/MA sederajat tetap sekolah. Dan mulai hari ini Kamis (20/8) sampai Minggu (23/8) sekolah diliburkan. Dan pada Senin (24/8) kembali memasuki sekolah.
Sejak Senin (24/8) anak didik masuk sekolah dan mengikuti pendidikan selama 2 minggu di bulan suci Ramadhan dan selanjutnya baru diliburkan hingga hari raya Idul Fitri. Anak didik akan kembali masuk sekolah setelah hari Idul Fitri, tepatnya 5 hari setelah hari raya Idul Fitri. Ketentuan tersebut tidak hanya berlaku di Kabupaten Kampar, tetapi juga berlaku di Kabupaten/Kota di Propinsi Riau, papar Burhanuddin Husin.
Dibagian lain sambutannya, Burhanuddin Husin juga mengungkapkan rasa kecewanya karena kehadiran staf pada acara silaturrahmi tersebut masih belum sesuai dengan harapannya. Tolong berikan sanksi bagi yang tidak hadir, ujarnya.
Khusus kepada para Da'I yang hadir dan duduk bersama ditenda utama, Burhanuddin Husin menyampaikan pesan agar selama bulan suci Ramadhan khususnya dapat menyampaikan dakwah yang dapat mengajak umat untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Para Da'I juga diminta untuk senantiasa menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat serta memberikan motivasi kepada masyarakat agar mendukung secara positif seluruh kegiatan pembangunan dan mendukung program Pemda Kampar dan berbagai program pemerintah.
Khusus kepada Satpol PP Kabupaten Kampar Burhanuddin Husin meminta untuk melakukan penertiban terhadap rumah makan, kedai minuman untuk tutup disiang hari dan boleh buka pada saat akan berbuka. Kepada masyarakat Kampar yang beragama non muslim, agar menghormati saudara-saudaranya yang sedang melaksanakan ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan, paparnya.
Pada bulan suci Ramadhan tahun 1430 H/2009M ini, Pemda Kampar juga akan menggelar acara Safari Ramadhan yang akan mengunjungi 20 Kecamatan. Ketua Tim Safari Ramadhan tahun ini terdiri dari Bupati Kampar, Wakil Bupati Kampar dan Sekdakab Kampar serta para Muspida tetap ikut dan keberangkatannya menyesuaikan dengan tim yang dibentuk. Selanjutnya minimal satu tim safari Ramadhan jumlah pesertanya minimal 30 orang, artinya seluruh Satker baik Badan, Dinas dan Kantor tetap terlibat pada setiap tim yang dibentuk.
Tim Safari Ramadhan diharapkan mampu menyerap aspirasi masyarakat dan aspirasi itu dapat dijadikan acuan untuk kegiatan tahun berikutnya, papar Burhanuddin Husin. Pemda Kampar pada kesempatan tersebut juga menyerahkan santunan bagi 2005 orang anak yatim dan masing-masing anak yatim mendapatkan santunan uang tunai sebesar Rp 100.000,-. Dan secara total pada tahun anggaran 2009, melalui dana APBD Kampar juga diserahkan bantuan bagi para mubaligh se-Kabupaten Kampar senilai Rp 200 juta dan bantuan untuk anak yatim se-Kabupaten Kampar sebesar Rp 450 juta. (Humas Setda Kampar).
Ketua MUI Kabupaten Kampar : DO'AKAN DAN BERI MAAF ORANG YANG BERSALAH
Bangkinang, Salah satu resep agar pelaksanaan puasa selama bulan suci Ramadhan oleh setiap muslim dapat lebih afdhol dan puasanya diterima Allah SWT adalah dengan cara mendo'akan dan memberi maaf kepada orang-orang yang pernah berbuat salah kepada sesama.
Do'a ini sangat dianjurkan untuk dilafazkan sepenuh hati oleh setiap muslim, terutama ketika akan memasuki bulan suci Ramadhan, ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar, DR H Mawardi Saleh ketika memberikan tausiyah selama tujuh menit pada acara silaturrahmi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang digelar Pemda Kampar di Lapangan Upacara kantor Bupati Kampar di komplek kantor Kawasan Pemerintahan Kabupaten Kampar di Bangkinang Kamis (20/8)..
Ditambnahkan DR H Mawardi Saleh bahwa isi lengkap do'a yang sangat dianjurkan tersebut adalah " Ya Allah, Barang siapa yang berbuat salah kepadaku Ya Allah, betapa pun besar kesalahannya Kepada ku Ya Allah, Aku Telah Ma'afkan kesalahannya itu, dan ampunilah dosanya Ya Allah".
Doa mustajab ini bermanfaat untuk menghilangkan rasa dendam, rasa dengki terhadap sesame muslim yang mana bila rasa itu masih menggelayuti sanubari umat Islam yang berpuasa maka akan merusak ibadah puasanya tersebut. Do'a tersebut merupakan do'a para ahli surga yang sepantasnya diikuti dan ditiru dan diperbuat oleh umat Islam, tegas Mawardi.
Dan siapa pun diantara kaum muslim yang melantunkan do'a tersebut akan dicap oleh Allah SWT sebagai salah seorang ahli surga. Do'a tersebut sebaiknya tetap dilakukan setiap selesai mengerjakan ibadah sholat.
Dibagian lain tausiyahnya, DR H Mawardi Saleh juga mengungkapkan bahwa menhadirkan anak yatim pada acara yang mulia ini adalah mengandung makna sangat positif. Secara filosofi kata-kata suci itu berarti kita wajib mensucikan bulan suci Ramadhan. Umat Islam dan umat non muslim lainnya sangat diharpakan untuk bersama-sama mensucikan bulan suci Ramadhan. Dan salah satu bentuk mensucikan bulan suci Ramadhan adalah dengan tidak membuka warung kopi dan rumah makan selama bulan suci Ramadhan.
Umat Islam yang beriman diberi kesempatan selama bulan suci Ramadhan untuk mensucikan dirinya, sehingga ketika fajar Idul Fitri datang maka orang-orang yang berpuasa itu akan menjadi insane-insan yang suci dan bersih sebagaimana suci dan bersihnya seorang bayi yang baru dilahirkan ibunya.
Ramadhan juga bulan untuk membersihkan hati, dan dengan kebersihan hati umat Islam akan mampu merapatkan barisan dalam wadan persatuan dan kesatuan. Mustahil persatuan dan kesatuan ataupun kebersamaan dapat diwujudkan bila hati tidak bersih. Dan melalui hati yang bersih, umat Islam akan melakukan kompetisi diberbagai bidang dengan kompetisi secara baik dan benar. Umat Islam sangat dianjurkan untuk selalu berkompetisi pada hal-hal untuk menuju kebaikan. Dan sebaliknya bila ada sesame muslim yang melakukan hal-hal menyimpang dari ajaran Islam, maka tegurlah dengan cara yang baik pula, papar Mawardi Saleh.
Ketahuilah bahwa Visi Ramadhan itu adalah untuk mencetak insane-insan yang bertaqwa kepada Allah SWT. Untuk itu, mari kita laksanakan dan kita kerjakan seluruh ibadah selama bulan suci Ramadhan secara optimal, ujar Ketua MUI Kabupaten Kampar mengakhiri tausyiyah singkatnya yang membuat para pendengar tausyiyahnya terkagum-kagum atas uraian singkat penuh makna tersebut. (Humas Setda Kampar).
PEMDA KAMPAR BERIKAN INSENTIF KHATIB DAN MUBALIGH
Tugas dan tanggungjawab para Khatib dan Mubaligh/ah dalam mengajak dan menyampaikan pesan-pesan agama kepada masyarakat sangat berat, namun demikian kata Bupati tugas tersebut sangatlah mulia di sisi ALLAH SWT, disamping itu dituntut juga untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan melalui bahasa agama.
Dakwah yang disampaikan mubaligh/ah tidak akan memberikan arti apa-apa jika tidak dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat, untuk itu agar kiranya dakwah yang disampaikan dapat memberi arti sekaligus yang dapat memberi perubahan dalam kehidupan masyarakat, sampaikan dakwah yang bisa menyejukkan dan memberi inspirasi kepada masyarakat jangan sebaliknya hanya untuk Saling mengungkit dan menyalahkan saja antara satu dengan lainnya,tambah Bupati Kampar dalam sambutannya pada acara pemberian insentif bagi Khatib, Mubaligh/ah sekabupaten Kampar di aula kantor Bupati pada Kamis (20-8) yang diselenggarakan oleh Bagian Kesra Sekretariat Kabupaten Kampar yang diketuai oleh Kabag Kesra H.M.Amin S.Ag sebagai ketua panitia pelaksana.
Selama ini Pemkab kampar sudah memberikan perhatian yang cukup besar terhadapa kegiatan keagamaan seperti pada pelaksanaan MTQ baik ditingkat kecamatan, Kabupaten maupun di tingkat Propinsi dan Nasional, bantuan guru MDA, Masjid dan Mushollah, bantuan kain sarung dan baju koko untuk Mubaligh/ah dibulan Ramadhan yang hampir tiap tahunya sudah berjalan.
Pemkab kampar tetap komitmen untuk memberikan bantuan kepada Mubaligh/ah, walaupun bantuan yang diterima jauh dari yang diinginkan kedepan tetap akan kita tingkatkan baik dari segi insentifnya maupun dari segi jumlah Mubaligh/ah yang menerima bantuan namun tentunya secara bertahap Ditambahkan Bupati Kampar.
Bupati juga menghimbau kepada semua kaum muslimin dan muslimat dalam melaksanakan Puasa yang tidak beberapa hari lagi ini,marilah kita jalani ramadhan kali ini secara utuh hanyakarena ALLAH semata yang menjadi tujuan, dirikan shalat fardhu berjamaah,taraweh, tadarrus Alquran dan I"tikad dimasjid, tingkatkanlah dan perbanyak ibadah sehingga terwujud kesejahteraan yang merata dalam rangka menuntaskan kemiskinan, manfaatkanlah ibadah puasa sebagai wahana untuk emlatih diri jasmani dan rohani dalam membangun manusia seutuhnya denikian Bupati mengakhiri sambutannya. Hadir pada acara tersebut Sekda Kampar Drs,H.Zulher,MS, Kakandepag Kampar,serta para Mebaligh/ah sekabupaten Kampar.
Bangkinang, Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1430 H/2009 M, dan dalam upaya mempererat hubungan silaturrahami antara pimpinan dan bawahan maka Pemda Kampar menggelar acara penyembelihan kerbau di beberapa instansi pemerintah yang dagingnya dibagi-bagikan kepada seluruh karyawan dan karyawati.
Hingga siang Kamis (20/8) tercatat sebanyak 8 ekor kerbau dan 1 ekor sapi yang disembelih yakni di Sekretariat kantor Bupati Kampar sebanyak 4 ekor, di Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar sebanyak 2 ekor, di Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Kampar sebanyak 2 ekor terdiri dari 1 ekor sapi dan 1 ekor kerbau, dan di Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Kampar sebanyak 1 ekor.
Bupati Kampar, Burhanuddin Husin dalam sambutan singkatnya pada acara apel pagi karyawan dilingkungan Sekretariat Daerah Pemdakab Kampar yang digelar Kamis pagi (20/8) mengungkapkan bahwa kegiatan penyembelihan kerbau dilingkungan sekretariat Pemdakab Kampar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan baru pertama kali dilakukan dan Insya Allah seluruh karyawan akan mendapatkan bagian masing-masing sebanyak 1 kilogram daging. "Jangan dilihat banyaknya daging yang diberikan, tetapi lihatlah itu sebagai bukti keikhlasan pimpinan kepada seluruh staf", papar Burhanuddin Husin.
Ditambahkannya, mudah-mudahan pada tahun berikutnya kegiatan penyembelihan kerbau yang dagingnya akan dibagikan kepada seluruh karyawan dan karyawati ini akan kita jadikan sebagai sebuah tradisi setiap tahunnya. Khusus mengenai awal pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan akan dimulai pada hari Sabtu (22/8), namun untuk kepastiannya kita akan menunggu pengumuman dari Pemerintah melalui Menteri Agama RI yang akan mengumumkan tentang waktu jatuhnya awal Ramadhan melalui sidang isbat penetapan Ramadhan di Jakarta.
Selanjutnya Bupati Kampar juga telah mengeluartkan surat edaran resmi tentang pengaturan jam kerja bagi PNS dan karyawan-karyawati dijajaran Pemkab Kampar selama bulan suci Ramadhan. Ketetapan pengaturan jam kerja tersebut mengatur tentang jam masuk kerja yakni pukul 08.00 WIB dan jam pulang kantor pukul 15.30 WIB setiap harinya, tepatnya dari hari Senin sampai dengan hari Jum'at. Ketentuan jam kerja tersebut hanya berlaku selama bulan suci Ramadhan dan diharapkan dapat dipatuhi dan dilaksanakan oleh seluruh PNS dilingkungan Pemkab Kampar. (Humas Setda Kampar).
PEMDA KAMPAR GELAR TAUSIYAH AKBAR DAN SANTUNI 205 ORANG ANAK YATIM
Bangkinang, Untuk pertama kalinya dalam kepemimpinan Bupati Kampar Burhanuddin Husin dan Wakil Bupati Kampar, Teguh Sahono, SP, di sekretariat kantor Bupati Kampar digelar acara sholat zuhur bersama, melakukan kegiatan tausiyah akbar, makan bersama dan pemberian santunan bagi 205 orang anak yatim yang acaranya digelar dibawah tiga buah tenda prasut raksasa plus dua buah tenda berukuran besar yang mampu menampung 2000 orang jemaah yang seluruhnya berpakaian muslim.
Acara yang terkesan cukup spektakuler itu digelar di Lapangan Upacara kantor Bupati Kampar pada Kamis (20/8) dan dihadiri langsung oleh Bupati Kampar, Burhanuddin Husin beserta istri,, Sekdakab Kampar, Drs H Zulher MS beserta istri, Muspida plus Kampar beserta istri, Ketua MUI Kampar DR Mawardi Saleh, yang sekaligus juga bertindak selaku penceramah dan pembaca do'a, anggota DPRD Kampar, Kakandepag Kampar, Drs H Fairus, MA beserta istri dan seluruh karyawan Depag Kabupaten Kampar serta seluruh Da'I se-Kabupaten Kampar.
Selain itu hadir juga para staf ahli Bupati Kampar, para asisten, Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Kepala Bagian dan Sekretaris di masing-masing Satker dilingkungan Pemkab Kampar. Juga hadir ratusan orang PNS, tokoh agama, tokoh adat, pimpinan organisasi kemasyarakatan dan pimpinan organisasi keagamaan, jemaah mesjid, 205 orang anak yatim, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. 205 orang anak yatim tersebut berasal dari Panti Asuhan Putra Muhammadiyah sebanyak 90 orang, Panti Asuhan Kasih Ibu Bangkinang sebanyak 45 orang dan dari Panti asuhan Aisyiyah Kampar sebanyak 70 orang.
Burhanuddin Husin dalam sambutannya pada acara silaturrahmi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tersebut mengungkapkan bahwa Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang penuh rahmat dan bulan magfirah. Untuk itu atas nama pribadi dan keluarga selaku manusia biasa pada kesempatan ini saya memohonkan permintaan maaf kepada seluruh staf dan segenap lapisan masyarakat Kampar.
Dan selama bulan suci Ramadhan, berdasarkan petunjuk dari Pemda Riau dan berdasarkan pertimbangan yang sama dengan kabupaten/kota di Provinsi Riau, maka di Kabupaten Kampar kegiatan pendidikan atau tepatnya proses belajar mengajar di sekolah-sekolah tetap dilaksanakan atau tidak diliburkan.
Kecuali untuk jenjang pendidikan di tingkat TK, kelas I, II dan kelas III Sekolah Dasar memang libur penuh selama bulan suci Ramadhan. Selanjutnya mulai dari kelas IV SD sampai tingkat SLTA/MA sederajat tetap sekolah. Dan mulai hari ini Kamis (20/8) sampai Minggu (23/8) sekolah diliburkan. Dan pada Senin (24/8) kembali memasuki sekolah.
Sejak Senin (24/8) anak didik masuk sekolah dan mengikuti pendidikan selama 2 minggu di bulan suci Ramadhan dan selanjutnya baru diliburkan hingga hari raya Idul Fitri. Anak didik akan kembali masuk sekolah setelah hari Idul Fitri, tepatnya 5 hari setelah hari raya Idul Fitri. Ketentuan tersebut tidak hanya berlaku di Kabupaten Kampar, tetapi juga berlaku di Kabupaten/Kota di Propinsi Riau, papar Burhanuddin Husin.
Dibagian lain sambutannya, Burhanuddin Husin juga mengungkapkan rasa kecewanya karena kehadiran staf pada acara silaturrahmi tersebut masih belum sesuai dengan harapannya. Tolong berikan sanksi bagi yang tidak hadir, ujarnya.
Khusus kepada para Da'I yang hadir dan duduk bersama ditenda utama, Burhanuddin Husin menyampaikan pesan agar selama bulan suci Ramadhan khususnya dapat menyampaikan dakwah yang dapat mengajak umat untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Para Da'I juga diminta untuk senantiasa menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat serta memberikan motivasi kepada masyarakat agar mendukung secara positif seluruh kegiatan pembangunan dan mendukung program Pemda Kampar dan berbagai program pemerintah.
Khusus kepada Satpol PP Kabupaten Kampar Burhanuddin Husin meminta untuk melakukan penertiban terhadap rumah makan, kedai minuman untuk tutup disiang hari dan boleh buka pada saat akan berbuka. Kepada masyarakat Kampar yang beragama non muslim, agar menghormati saudara-saudaranya yang sedang melaksanakan ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan, paparnya.
Pada bulan suci Ramadhan tahun 1430 H/2009M ini, Pemda Kampar juga akan menggelar acara Safari Ramadhan yang akan mengunjungi 20 Kecamatan. Ketua Tim Safari Ramadhan tahun ini terdiri dari Bupati Kampar, Wakil Bupati Kampar dan Sekdakab Kampar serta para Muspida tetap ikut dan keberangkatannya menyesuaikan dengan tim yang dibentuk. Selanjutnya minimal satu tim safari Ramadhan jumlah pesertanya minimal 30 orang, artinya seluruh Satker baik Badan, Dinas dan Kantor tetap terlibat pada setiap tim yang dibentuk.
Tim Safari Ramadhan diharapkan mampu menyerap aspirasi masyarakat dan aspirasi itu dapat dijadikan acuan untuk kegiatan tahun berikutnya, papar Burhanuddin Husin. Pemda Kampar pada kesempatan tersebut juga menyerahkan santunan bagi 2005 orang anak yatim dan masing-masing anak yatim mendapatkan santunan uang tunai sebesar Rp 100.000,-. Dan secara total pada tahun anggaran 2009, melalui dana APBD Kampar juga diserahkan bantuan bagi para mubaligh se-Kabupaten Kampar senilai Rp 200 juta dan bantuan untuk anak yatim se-Kabupaten Kampar sebesar Rp 450 juta. (Humas Setda Kampar).
Ketua MUI Kabupaten Kampar : DO'AKAN DAN BERI MAAF ORANG YANG BERSALAH
Bangkinang, Salah satu resep agar pelaksanaan puasa selama bulan suci Ramadhan oleh setiap muslim dapat lebih afdhol dan puasanya diterima Allah SWT adalah dengan cara mendo'akan dan memberi maaf kepada orang-orang yang pernah berbuat salah kepada sesama.
Do'a ini sangat dianjurkan untuk dilafazkan sepenuh hati oleh setiap muslim, terutama ketika akan memasuki bulan suci Ramadhan, ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar, DR H Mawardi Saleh ketika memberikan tausiyah selama tujuh menit pada acara silaturrahmi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang digelar Pemda Kampar di Lapangan Upacara kantor Bupati Kampar di komplek kantor Kawasan Pemerintahan Kabupaten Kampar di Bangkinang Kamis (20/8)..
Ditambnahkan DR H Mawardi Saleh bahwa isi lengkap do'a yang sangat dianjurkan tersebut adalah " Ya Allah, Barang siapa yang berbuat salah kepadaku Ya Allah, betapa pun besar kesalahannya Kepada ku Ya Allah, Aku Telah Ma'afkan kesalahannya itu, dan ampunilah dosanya Ya Allah".
Doa mustajab ini bermanfaat untuk menghilangkan rasa dendam, rasa dengki terhadap sesame muslim yang mana bila rasa itu masih menggelayuti sanubari umat Islam yang berpuasa maka akan merusak ibadah puasanya tersebut. Do'a tersebut merupakan do'a para ahli surga yang sepantasnya diikuti dan ditiru dan diperbuat oleh umat Islam, tegas Mawardi.
Dan siapa pun diantara kaum muslim yang melantunkan do'a tersebut akan dicap oleh Allah SWT sebagai salah seorang ahli surga. Do'a tersebut sebaiknya tetap dilakukan setiap selesai mengerjakan ibadah sholat.
Dibagian lain tausiyahnya, DR H Mawardi Saleh juga mengungkapkan bahwa menhadirkan anak yatim pada acara yang mulia ini adalah mengandung makna sangat positif. Secara filosofi kata-kata suci itu berarti kita wajib mensucikan bulan suci Ramadhan. Umat Islam dan umat non muslim lainnya sangat diharpakan untuk bersama-sama mensucikan bulan suci Ramadhan. Dan salah satu bentuk mensucikan bulan suci Ramadhan adalah dengan tidak membuka warung kopi dan rumah makan selama bulan suci Ramadhan.
Umat Islam yang beriman diberi kesempatan selama bulan suci Ramadhan untuk mensucikan dirinya, sehingga ketika fajar Idul Fitri datang maka orang-orang yang berpuasa itu akan menjadi insane-insan yang suci dan bersih sebagaimana suci dan bersihnya seorang bayi yang baru dilahirkan ibunya.
Ramadhan juga bulan untuk membersihkan hati, dan dengan kebersihan hati umat Islam akan mampu merapatkan barisan dalam wadan persatuan dan kesatuan. Mustahil persatuan dan kesatuan ataupun kebersamaan dapat diwujudkan bila hati tidak bersih. Dan melalui hati yang bersih, umat Islam akan melakukan kompetisi diberbagai bidang dengan kompetisi secara baik dan benar. Umat Islam sangat dianjurkan untuk selalu berkompetisi pada hal-hal untuk menuju kebaikan. Dan sebaliknya bila ada sesame muslim yang melakukan hal-hal menyimpang dari ajaran Islam, maka tegurlah dengan cara yang baik pula, papar Mawardi Saleh.
Ketahuilah bahwa Visi Ramadhan itu adalah untuk mencetak insane-insan yang bertaqwa kepada Allah SWT. Untuk itu, mari kita laksanakan dan kita kerjakan seluruh ibadah selama bulan suci Ramadhan secara optimal, ujar Ketua MUI Kabupaten Kampar mengakhiri tausyiyah singkatnya yang membuat para pendengar tausyiyahnya terkagum-kagum atas uraian singkat penuh makna tersebut. (Humas Setda Kampar).
PEMDA KAMPAR BERIKAN INSENTIF KHATIB DAN MUBALIGH
Tugas dan tanggungjawab para Khatib dan Mubaligh/ah dalam mengajak dan menyampaikan pesan-pesan agama kepada masyarakat sangat berat, namun demikian kata Bupati tugas tersebut sangatlah mulia di sisi ALLAH SWT, disamping itu dituntut juga untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan melalui bahasa agama.
Dakwah yang disampaikan mubaligh/ah tidak akan memberikan arti apa-apa jika tidak dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat, untuk itu agar kiranya dakwah yang disampaikan dapat memberi arti sekaligus yang dapat memberi perubahan dalam kehidupan masyarakat, sampaikan dakwah yang bisa menyejukkan dan memberi inspirasi kepada masyarakat jangan sebaliknya hanya untuk Saling mengungkit dan menyalahkan saja antara satu dengan lainnya,tambah Bupati Kampar dalam sambutannya pada acara pemberian insentif bagi Khatib, Mubaligh/ah sekabupaten Kampar di aula kantor Bupati pada Kamis (20-8) yang diselenggarakan oleh Bagian Kesra Sekretariat Kabupaten Kampar yang diketuai oleh Kabag Kesra H.M.Amin S.Ag sebagai ketua panitia pelaksana.
Selama ini Pemkab kampar sudah memberikan perhatian yang cukup besar terhadapa kegiatan keagamaan seperti pada pelaksanaan MTQ baik ditingkat kecamatan, Kabupaten maupun di tingkat Propinsi dan Nasional, bantuan guru MDA, Masjid dan Mushollah, bantuan kain sarung dan baju koko untuk Mubaligh/ah dibulan Ramadhan yang hampir tiap tahunya sudah berjalan.
Pemkab kampar tetap komitmen untuk memberikan bantuan kepada Mubaligh/ah, walaupun bantuan yang diterima jauh dari yang diinginkan kedepan tetap akan kita tingkatkan baik dari segi insentifnya maupun dari segi jumlah Mubaligh/ah yang menerima bantuan namun tentunya secara bertahap Ditambahkan Bupati Kampar.
Bupati juga menghimbau kepada semua kaum muslimin dan muslimat dalam melaksanakan Puasa yang tidak beberapa hari lagi ini,marilah kita jalani ramadhan kali ini secara utuh hanyakarena ALLAH semata yang menjadi tujuan, dirikan shalat fardhu berjamaah,taraweh, tadarrus Alquran dan I"tikad dimasjid, tingkatkanlah dan perbanyak ibadah sehingga terwujud kesejahteraan yang merata dalam rangka menuntaskan kemiskinan, manfaatkanlah ibadah puasa sebagai wahana untuk emlatih diri jasmani dan rohani dalam membangun manusia seutuhnya denikian Bupati mengakhiri sambutannya. Hadir pada acara tersebut Sekda Kampar Drs,H.Zulher,MS, Kakandepag Kampar,serta para Mebaligh/ah sekabupaten Kampar.
Warga muslim di wilayah Tapung antusias untuk naik haji merupakan bukti bahwa negeri ini terus mengalami kemajuan yang berarti bagi masyarakat.
Dan patut diketahui bahwa sejak beberapa tahun terakhir, tercatat bahwa jumlah jemaah haji dari Kabupaten Kampar terbanyak berasal dari wilayah Tapung yang saat ini secara administrasi pemerintahan berada dalam wilayah Kecamatan Tapung, Tapung Hulu dan Kecamatan Tapung Hilir.
Demikian diungkapkan Sekdakab Kampar, Drs H Zulher, MS selaku pimpinan rombongan tim Safari Ramadhan Pemkab Kampar dalam arahannya dihadapan ratusan jemaah Masjid Al-Ikhsan Desa Petapan Jaya Kecamatan Tapung pada Senin malam (22/8), seraya menambahkan bahwa dirinya terus berharap agar masyarakat Petapahan Jaya senantiasa memelihara kekompakan agar Desa Petapahan Jaya semakin jaya, ujarnya yang diamini seluruh jemaah Masjid Al-Iksan.
Dibagian lain sambutannya, Drs H Zulher, MS juga memaparkan bahwa salah satu maksud digelarnya kegiatan safari Ramadhan adalah mempererat hubungan silaturrahmi antar masyarakat dan aparatur pemerintah dan sekaligus untuk mengetahui kondisi, potensi dan permasalahan yang dihadapi masyarakat diwilayah yang dikunjungi.
Dengan saling bersilaturahmi, kita akan semakin sehat, murah rezeki dan terjalin ukhuwah Islamiyah sesama muslim untuk menuju masa depan yang lebih baik lagi. Dan patut diketahui bahwa di wilayah Tapung, perputaran uang cukup besar, ekonomi masyarakat Tapung sudah sangat baik, angka kemiskinan terus menurun dan kegiatan pembangunan infrastruktur juga semakin dibutuhkan masyarakat.
Hendaknya berbagai kemajuan yang telah dicapai semakin masyarakat untuk memajukan bidang pendidikan menuju pendidikan berkrakter serta tidak melupakan berbagai upaya pembangunan di bidang kesehatan guna melahirkan masyarakat sehat dan masyarakat pintar. Kalau saat ini tiap desa ada sarjana, dan kedepan diharapkan tiap rumah tangga ada sarjana. Pendidikan akan membawa kemajuan bagi masyarakat.
Pada kegiatan safari Ramadhan tersebut, Drs H Zulher, MS juga menyerahkan bantuan untuk Masjid Al-Ikhsan dan memberikan santunan untuk anak yatim.
Dan pada kesempatan yang sama Camat Tapung, Ismanto, S.STP ketika ditemui mengungkapkan bahwa bangunan Masjid Al-Iksan yang ada di Desa Petapahan Jaya adalah bangunan yang berasal dari bangunan Masjid Al-Ikhsan di Kota Bangkinang yang kerangka bangunannya dipindahkan ke Petapahan Jaya dan dibangun kembali dengan nama tetap yakni Masjid Al-Ikhsan, ujarnya.
Bupati: Kampar Butuh Investasi sebesar Rp.6,7 Triliun
Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM mengatakan bahwa untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kampar tahun 2010 sebesar 7,2 % dibutuhkan peluang investasi sebesar Rp.6,7Triliun.
Demikian disampaikan Bupati dalam sambutannya pada acara peresmian kantor kas PD-BPR Sarimadu Kecamatan Tambang di Danau Bingkuang Rabu (4/8)
Menurut Burhanuddin bahwa pertumbuhan ekonomi Kampar tahun 2009 sebesar 6,8 %, dan pada tahun 2010 ini Pemerintah Kabupaten Kampar menargetkan pertembuhan ekonomi yakni sebesar 7,2 %. Angka ini sedikit lebih rendah dari target pertumbuhan ekonomi propinsi Riau yaitu sebesar 8,5%.
Untuk mencapai target ini, pemerintah membutuhkan peluang investasi tidak kurang dari Rp.6,7 triliun, yang bersumber dari investasi dunia usaha dan masyarakat dan pemerintah daerah sendiri.
Peranan dunia usaha dan masyarakat mencapai angka 4,9 Triliun rupiah atau setara dengan 70 %, sedangkan dari dana pemerintah hanya sebesar 30 % atau setara dengan 1,8 triliun rupiah.
Besarnya peranan dunia usaha dan masyarakat dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kampar, Pemerintah daerah telah mengambil langkah kebijakan dalam memberikan kemudahan dan fasilitas untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi pertumbuhan investasi di daerah ini, salah satu diantaranya berupa pelayanan satu atap.
Pemerintah juga mempunyai komitmen yang dalam mendorong pertumbuhan perbankan didaerah, yang berperan cukup besar dalam memabantu pemerintah dan masyarakat, disamping keberadaannya sangat diharapkan dapat mendekatkan pelayanan permodalan kepada masyarakat.
Menyinggung dengan peresmian kantor kas PD.BPR Sarimadu di Kecamatan Tambang ini. Bupati menyampaikan apresiasinya kepada PD.BPR Sarimadu untuk mengembangkan diri bersaing dengan bank yang ada dengan sistim operasional bank konpensional.
Berdasarkan perda nomor 10 tahun 2009 tentang penyertaan modal Pemerintah Daerah kepada PD.BPR Sarimadu pemerintah telah menyertakan modal Rp.100.Milyar.
Kaberadaan PD.BPR Sarimadu mampu tumbuh dengan cukup bagus bahkan menjadi BPR terbaik nomor satu di Sumatera dan nomor tiga untuk tingkat nasional, namun demikian piohak BPR Sarimadu jangan cepat berpuas diri, untuk lebih baik dari apa yang sudah dicapai.
Sementara itu Direktur PD.BPR Sarimadu Ir.H.Safri.MSi dalam laporannya menyebutkan bahwa dengan diresmikan kantor kas Tambang PD.BPR Sarimadu, saat ini pihaknya telah mempunyai kantor kas sebanyak sepuluh unit.
Penyebaran kantor kas ini dimaksudkan agar PD.BPR Sarimadu dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, terutama dalam memberikan pelayanan bank dalam menghimpun simpanan dan kredit masyarakat.
PD.BPR Sarimadu sebagai bank milik masyarakat ini, dewasa ini memiliki omset sebesar Rp.165 milyar lebih, pihaknya juga mampu menghimpun dana masyarakat sebesar Rp.129 Milyar dan kridit mencapai 139 Milyar.
Bahwa PD.BPR Sarimadu berupaya semakin mendekatkan pelayan bank kepada masyarakat, sehingga dengan demikian PD.BPR Sarimadu mampu menjadi mesin pertumbuhan perekonomian masyarakat, disamping melakukan kerjasama dengan bank umum yang lain.
Kantor kas Tambang ini menurut safri merupakan kantor kas PD.BPR sarimadu yang istimewa, karena kantor kas Tambang dikelolah seratus parsen perempuan, yang berasal dari masyarakat Tambang itu sendiri.
Hadir pada acara tersebut Sekdakab Kampar Drs.H.Zulher.MS, Ketua DPRD Kabupaten Kampar Drs.Syafrizal.MSi, deputi Bank Indonesia Pekanbaru M.Nazir serta tokoh masyarakat Kecamatan Tambang. (Humas)

Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, mengatakan antara kebutuhan dan persoalan yang ada, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) diakuinya belum mampu mengatasi berbagai persoalan secara optimal dan menyeluruh. Namun secara bertahap dia mengatakan persoalan itu akan teratasi bila semua elemen terlibat aktif dalam pembangunan
Hal ini disampaikannya dihadapan Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, SE MP, saat melakukan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Islam Desa Baru Kecamatan Siak Hulu, Rabu (27/8) malam, yang dihadiri Oleh Muspida Kampar, Sekretaris Daerah, Drs. Zulher MS dan sejumlah pejabat eselon II dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar
" Jika dilihat dari angka APBD kita terlihat besar, namun jika dilihat dari kebutuhan dan persoalan yang ada ternyata angka itu tidak mampu mengakomodir semua kebutuhan dan keperluan yang ingin kita benahi demi percepatan akselerasi pembangunan disemua sector dan merata disemua wilayah" ujarnya
Oleh karena itu lanjutnya, dia meminta kepada Pemerintah Propinsi untuk terus memberikan dan meningkatkan bantuan sehingga kabupaten Kampar dapat terus tumbuh dan berkembang lebih cepat lagi " Saya yakin dan percaya, perhatian Gubernur akan semakin meningkat karena Gubernur juga punya hubungan emosional kerena dulu juga sempat menjabat disana. Jadi dia tahu juga kebutuhan yang diperlukan oleh Kampar" ujarnya
Dalam hal alokasi bantuan dari Propinsi, Burhanuddin mengakui dari tahun ketahun semakin meningkat. Disebutkannya pada tahun 2006 bantuan propinsi hanya 36 Milyar namun pada tahun 2008 meningkat menjadi 149 M dan ditahun ini menanjak lagi menjadi diatas 150 Milyar " Mudah-mudahan pada tahun 2010 mendatang sudah diatas 200 Milyar " Ujar Burhanuddin yang juga ketua DPD Partai Golkar kabupaten Kampar ini
Menjawab semua itu, Rusli Zainal, dalam pengarahannya juga mengakui antara anggaran dengan kebutuhan dan persoalan yang ada belum mendukupi, namun dia memberikan pujian atas pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kampar . menurutnya dalam rentang waktu 3 sampai empat tahun ini pembangunan di Kampar disemua sector mengalami kemajuan " Saya melihat semangat dan spirit Bupati Kampar dalam hal melakukan percepatan pembangunan patut kita berikan apresiasi apalagi melihat rentang waktu 3 sampai empat tahun ini" ujarnya
Menurut Rusli Zainal, selain ketersediaan anggaran, komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mensukseskan pembangunan merupakan factor yang sangat diabaikan " uang bukanlah segalanya, tapi kerjasama semua pihak merupakan modal dasar yang paling penting. Oleh karena itu saya yakin dengan komitmen pemerintah dan semua stake holder yang ada kemajuan di Kampar akan semakin meningkat dan bermuara kepada kesejahteraan masyarakat" ujarnya
Pada kesempatan tersebut, Rusli Zainal juga meresmikan pemakaian Masjid Tersebut dengan menandatangani Prasasti peresmian. Sealin itu Ketua Partai Golkar Riau bersma Burhanuddin juga memberikan dan menyalurkan bantuan untuk sejumlah Masjid dan anak yatim yang tersebar di Kecamatan Siak Hulu dengan total bantuan mencapai 150 juta rupiah.

Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, mengatakan antara kebutuhan dan persoalan yang ada, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) diakuinya belum mampu mengatasi berbagai persoalan secara optimal dan menyeluruh. Namun secara bertahap dia mengatakan persoalan itu akan teratasi bila semua elemen terlibat aktif dalam pembangunan
Hal ini disampaikannya dihadapan Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, SE MP, saat melakukan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Islam Desa Baru Kecamatan Siak Hulu, Rabu (27/8) malam, yang dihadiri Oleh Muspida Kampar, Sekretaris Daerah, Drs. Zulher MS dan sejumlah pejabat eselon II dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar
" Jika dilihat dari angka APBD kita terlihat besar, namun jika dilihat dari kebutuhan dan persoalan yang ada ternyata angka itu tidak mampu mengakomodir semua kebutuhan dan keperluan yang ingin kita benahi demi percepatan akselerasi pembangunan disemua sector dan merata disemua wilayah" ujarnya
Oleh karena itu lanjutnya, dia meminta kepada Pemerintah Propinsi untuk terus memberikan dan meningkatkan bantuan sehingga kabupaten Kampar dapat terus tumbuh dan berkembang lebih cepat lagi " Saya yakin dan percaya, perhatian Gubernur akan semakin meningkat karena Gubernur juga punya hubungan emosional kerena dulu juga sempat menjabat disana. Jadi dia tahu juga kebutuhan yang diperlukan oleh Kampar" ujarnya
Dalam hal alokasi bantuan dari Propinsi, Burhanuddin mengakui dari tahun ketahun semakin meningkat. Disebutkannya pada tahun 2006 bantuan propinsi hanya 36 Milyar namun pada tahun 2008 meningkat menjadi 149 M dan ditahun ini menanjak lagi menjadi diatas 150 Milyar " Mudah-mudahan pada tahun 2010 mendatang sudah diatas 200 Milyar " Ujar Burhanuddin yang juga ketua DPD Partai Golkar kabupaten Kampar ini
Menjawab semua itu, Rusli Zainal, dalam pengarahannya juga mengakui antara anggaran dengan kebutuhan dan persoalan yang ada belum mendukupi, namun dia memberikan pujian atas pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kampar . menurutnya dalam rentang waktu 3 sampai empat tahun ini pembangunan di Kampar disemua sector mengalami kemajuan " Saya melihat semangat dan spirit Bupati Kampar dalam hal melakukan percepatan pembangunan patut kita berikan apresiasi apalagi melihat rentang waktu 3 sampai empat tahun ini" ujarnya
Menurut Rusli Zainal, selain ketersediaan anggaran, komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mensukseskan pembangunan merupakan factor yang sangat diabaikan " uang bukanlah segalanya, tapi kerjasama semua pihak merupakan modal dasar yang paling penting. Oleh karena itu saya yakin dengan komitmen pemerintah dan semua stake holder yang ada kemajuan di Kampar akan semakin meningkat dan bermuara kepada kesejahteraan masyarakat" ujarnya
Pada kesempatan tersebut, Rusli Zainal juga meresmikan pemakaian Masjid Tersebut dengan menandatangani Prasasti peresmian. Sealin itu Ketua Partai Golkar Riau bersma Burhanuddin juga memberikan dan menyalurkan bantuan untuk sejumlah Masjid dan anak yatim yang tersebar di Kecamatan Siak Hulu dengan total bantuan mencapai 150 juta rupiah.

Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, mengatakan antara kebutuhan dan persoalan yang ada, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) diakuinya belum mampu mengatasi berbagai persoalan secara optimal dan menyeluruh. Namun secara bertahap dia mengatakan persoalan itu akan teratasi bila semua elemen terlibat aktif dalam pembangunan
Hal ini disampaikannya dihadapan Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, SE MP, saat melakukan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Islam Desa Baru Kecamatan Siak Hulu, Rabu (27/8) malam, yang dihadiri Oleh Muspida Kampar, Sekretaris Daerah, Drs. Zulher MS dan sejumlah pejabat eselon II dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar
" Jika dilihat dari angka APBD kita terlihat besar, namun jika dilihat dari kebutuhan dan persoalan yang ada ternyata angka itu tidak mampu mengakomodir semua kebutuhan dan keperluan yang ingin kita benahi demi percepatan akselerasi pembangunan disemua sector dan merata disemua wilayah" ujarnya
Oleh karena itu lanjutnya, dia meminta kepada Pemerintah Propinsi untuk terus memberikan dan meningkatkan bantuan sehingga kabupaten Kampar dapat terus tumbuh dan berkembang lebih cepat lagi " Saya yakin dan percaya, perhatian Gubernur akan semakin meningkat karena Gubernur juga punya hubungan emosional kerena dulu juga sempat menjabat disana. Jadi dia tahu juga kebutuhan yang diperlukan oleh Kampar" ujarnya
Dalam hal alokasi bantuan dari Propinsi, Burhanuddin mengakui dari tahun ketahun semakin meningkat. Disebutkannya pada tahun 2006 bantuan propinsi hanya 36 Milyar namun pada tahun 2008 meningkat menjadi 149 M dan ditahun ini menanjak lagi menjadi diatas 150 Milyar " Mudah-mudahan pada tahun 2010 mendatang sudah diatas 200 Milyar " Ujar Burhanuddin yang juga ketua DPD Partai Golkar kabupaten Kampar ini
Menjawab semua itu, Rusli Zainal, dalam pengarahannya juga mengakui antara anggaran dengan kebutuhan dan persoalan yang ada belum mendukupi, namun dia memberikan pujian atas pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kampar . menurutnya dalam rentang waktu 3 sampai empat tahun ini pembangunan di Kampar disemua sector mengalami kemajuan " Saya melihat semangat dan spirit Bupati Kampar dalam hal melakukan percepatan pembangunan patut kita berikan apresiasi apalagi melihat rentang waktu 3 sampai empat tahun ini" ujarnya
Menurut Rusli Zainal, selain ketersediaan anggaran, komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mensukseskan pembangunan merupakan factor yang sangat diabaikan " uang bukanlah segalanya, tapi kerjasama semua pihak merupakan modal dasar yang paling penting. Oleh karena itu saya yakin dengan komitmen pemerintah dan semua stake holder yang ada kemajuan di Kampar akan semakin meningkat dan bermuara kepada kesejahteraan masyarakat" ujarnya
Pada kesempatan tersebut, Rusli Zainal juga meresmikan pemakaian Masjid Tersebut dengan menandatangani Prasasti peresmian. Sealin itu Ketua Partai Golkar Riau bersma Burhanuddin juga memberikan dan menyalurkan bantuan untuk sejumlah Masjid dan anak yatim yang tersebar di Kecamatan Siak Hulu dengan total bantuan mencapai 150 juta rupiah.

Atas jasa dan esistensi yang cukup besar untuk memajukan Gerakan Pramuka selama ini Pengakap Malaysia Negeri Malaka menganugerahkan Bintang Gemilang Presiden kepada Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM, yang diserahkan Gubernur Riau HM.Rusli Zainal.SE bersempena HUT ke 64 Gerakan Pramuka di Halaman Kantor Gubernur Riau Pekanbaru Selasa (18/8).
Bintang Gemilang Presiden Pengakap Malaysia Negeri Malaka ini, merupakan bentuk penghargaan tertinggi pengakap Negeri Malaka, yang diberikan kepada Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM yang dinilai sangat berjasa dan memiliki komitmen yang cukup tinggi untuk memajukan dan mengembangkan gerakan pramuka di daerah ini.
Acara penganugerahan Bintang Gemilang Presiden kepada Bupati Kampar, Ketua Menteri Melaka selaku Presiden Pengakap Negeri Melaka, menyampaikan surat pemohonan kepada Gubernur Riau HM.Rusli Zainal untuk berkenan secara hormat menyerahkan penghargaan tersebut kepada Bupati Kampar, yang didampingi delegasi pengakap Malaka yaitu Haji Zainal, Abd.Kadir dan Rohazam.
Pengakap Negeri Malaka, menurut utusan ketua Mentri Melaka, diberikan kepada Bupati Kampar ini, untuk menghargai jasa dan Komitmen yang tinggi dari Bupati Kampar, dalam memajukan secara aktif gerakan pramuka di daerahnya, dan ikut menjalin hubungan baik dengan pengakap Malaka.
Salah satu bukti komitmen Bupati Kampar tersebut, setiap tahun secara aktif ikut berpartisifasi dan mengirimkan kontingen Kabupaten Kampar pada jambore pramuka yang ditaja oleh Pengakap Negeri Melaka Malaysia.
Bupati Kampar Drs.H..Burhanuddin Husin.MM usai menerima penghargaan tersebut, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas penganugerahaan dibidang kepanduan yang diberikan pengakap (Kepanduan) negeri Melaka ini.
Penghargaan ini patut disyukuri, dan tentunya ujar Burhanuddin Husin, penghargaan ini akan memberikan semangat baru dalam memajukan gerakan pramuka Kabupaten Kampar khususnya, dan umumnya kepramukaan di bumi lancangkuning ini, dan Nasional pada umumnya, semua ini dapat diraih, tentunya tidak terlepas dari kerja keras semua pihak terutama segenap keluarga besar Kwarcab gerakan pramuka Kabupaten Kampar, dan kwarda Riau.
Bersempena dengan itu, beberapa orang putra Kabupaten Kampar yang mendapat penghargaan dalam rangka HUT ke 64 Gerakan Pramuka di Propinsi Riau, diantara H.Alfisyahri.SH dan Muhammad Tarmizi yang mendapat penghargaan berupa Anugrah Dharma Bhakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka, serta Anugerah Dharmaku ku baktikan kepada ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Kampar Hj.Eva Yuliana Jefri Noer. (Humas).

Atas jasa dan esistensi yang cukup besar untuk memajukan Gerakan Pramuka selama ini Pengakap Malaysia Negeri Malaka menganugerahkan Bintang Gemilang Presiden kepada Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM, yang diserahkan Gubernur Riau HM.Rusli Zainal.SE bersempena HUT ke 64 Gerakan Pramuka di Halaman Kantor Gubernur Riau Pekanbaru Selasa (18/8).
Bintang Gemilang Presiden Pengakap Malaysia Negeri Malaka ini, merupakan bentuk penghargaan tertinggi pengakap Negeri Malaka, yang diberikan kepada Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM yang dinilai sangat berjasa dan memiliki komitmen yang cukup tinggi untuk memajukan dan mengembangkan gerakan pramuka di daerah ini.
Acara penganugerahan Bintang Gemilang Presiden kepada Bupati Kampar, Ketua Menteri Melaka selaku Presiden Pengakap Negeri Melaka, menyampaikan surat pemohonan kepada Gubernur Riau HM.Rusli Zainal untuk berkenan secara hormat menyerahkan penghargaan tersebut kepada Bupati Kampar, yang didampingi delegasi pengakap Malaka yaitu Haji Zainal, Abd.Kadir dan Rohazam.
Pengakap Negeri Malaka, menurut utusan ketua Mentri Melaka, diberikan kepada Bupati Kampar ini, untuk menghargai jasa dan Komitmen yang tinggi dari Bupati Kampar, dalam memajukan secara aktif gerakan pramuka di daerahnya, dan ikut menjalin hubungan baik dengan pengakap Malaka.
Salah satu bukti komitmen Bupati Kampar tersebut, setiap tahun secara aktif ikut berpartisifasi dan mengirimkan kontingen Kabupaten Kampar pada jambore pramuka yang ditaja oleh Pengakap Negeri Melaka Malaysia.
Bupati Kampar Drs.H..Burhanuddin Husin.MM usai menerima penghargaan tersebut, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas penganugerahaan dibidang kepanduan yang diberikan pengakap (Kepanduan) negeri Melaka ini.
Penghargaan ini patut disyukuri, dan tentunya ujar Burhanuddin Husin, penghargaan ini akan memberikan semangat baru dalam memajukan gerakan pramuka Kabupaten Kampar khususnya, dan umumnya kepramukaan di bumi lancangkuning ini, dan Nasional pada umumnya, semua ini dapat diraih, tentunya tidak terlepas dari kerja keras semua pihak terutama segenap keluarga besar Kwarcab gerakan pramuka Kabupaten Kampar, dan kwarda Riau.
Bersempena dengan itu, beberapa orang putra Kabupaten Kampar yang mendapat penghargaan dalam rangka HUT ke 64 Gerakan Pramuka di Propinsi Riau, diantara H.Alfisyahri.SH dan Muhammad Tarmizi yang mendapat penghargaan berupa Anugrah Dharma Bhakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka, serta Anugerah Dharmaku ku baktikan kepada ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Kampar Hj.Eva Yuliana Jefri Noer. (Humas).

Atas jasa dan esistensi yang cukup besar untuk memajukan Gerakan Pramuka selama ini Pengakap Malaysia Negeri Malaka menganugerahkan Bintang Gemilang Presiden kepada Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM, yang diserahkan Gubernur Riau HM.Rusli Zainal.SE bersempena HUT ke 64 Gerakan Pramuka di Halaman Kantor Gubernur Riau Pekanbaru Selasa (18/8).
Bintang Gemilang Presiden Pengakap Malaysia Negeri Malaka ini, merupakan bentuk penghargaan tertinggi pengakap Negeri Malaka, yang diberikan kepada Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM yang dinilai sangat berjasa dan memiliki komitmen yang cukup tinggi untuk memajukan dan mengembangkan gerakan pramuka di daerah ini.
Acara penganugerahan Bintang Gemilang Presiden kepada Bupati Kampar, Ketua Menteri Melaka selaku Presiden Pengakap Negeri Melaka, menyampaikan surat pemohonan kepada Gubernur Riau HM.Rusli Zainal untuk berkenan secara hormat menyerahkan penghargaan tersebut kepada Bupati Kampar, yang didampingi delegasi pengakap Malaka yaitu Haji Zainal, Abd.Kadir dan Rohazam.
Pengakap Negeri Malaka, menurut utusan ketua Mentri Melaka, diberikan kepada Bupati Kampar ini, untuk menghargai jasa dan Komitmen yang tinggi dari Bupati Kampar, dalam memajukan secara aktif gerakan pramuka di daerahnya, dan ikut menjalin hubungan baik dengan pengakap Malaka.
Salah satu bukti komitmen Bupati Kampar tersebut, setiap tahun secara aktif ikut berpartisifasi dan mengirimkan kontingen Kabupaten Kampar pada jambore pramuka yang ditaja oleh Pengakap Negeri Melaka Malaysia.
Bupati Kampar Drs.H..Burhanuddin Husin.MM usai menerima penghargaan tersebut, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas penganugerahaan dibidang kepanduan yang diberikan pengakap (Kepanduan) negeri Melaka ini.
Penghargaan ini patut disyukuri, dan tentunya ujar Burhanuddin Husin, penghargaan ini akan memberikan semangat baru dalam memajukan gerakan pramuka Kabupaten Kampar khususnya, dan umumnya kepramukaan di bumi lancangkuning ini, dan Nasional pada umumnya, semua ini dapat diraih, tentunya tidak terlepas dari kerja keras semua pihak terutama segenap keluarga besar Kwarcab gerakan pramuka Kabupaten Kampar, dan kwarda Riau.
Bersempena dengan itu, beberapa orang putra Kabupaten Kampar yang mendapat penghargaan dalam rangka HUT ke 64 Gerakan Pramuka di Propinsi Riau, diantara H.Alfisyahri.SH dan Muhammad Tarmizi yang mendapat penghargaan berupa Anugrah Dharma Bhakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka, serta Anugerah Dharmaku ku baktikan kepada ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Kampar Hj.Eva Yuliana Jefri Noer. (Humas).
Karena bulan Ramadhan ini adalah bulan baik yang dapat membawa berkah bagi ummat Islam, serta menambah amal, pahala serta selalu berbuat kebaikan terhadap sesama manusia, "sangat tinggi bagi sesama ummat Islam, karena dapat berkomunikasi dengan baik, serta saling hormat menghormati Demikian diungkapkan Wakil Bupati Kampar H Teguh Sahono SP pada acara Safari Ramadhan yang dilaksanakan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar di Mesjid Nurul Iman Desa Gunung Malelo Kecamatan Koto Kampar Hulu senin,(22/8)
Selain itu, jelasnya, melalui puasa ini, juga dapat merubah sikap dan pola hidup kearah yang lebih baik,serta selalu menghormati oranglain, dengan melakukan puasa ini juga dapat menciptakan kehidupan yang lebih tenang, damai, serta merasakan kebahagian yang diberikan oleh Allah SWT.
Teguh menambahkan bahwa berpuasa juga dapat merobah hidup seseorang dari yang tidak baik menjadi baik."Jadi, mari kita jadikan puasa ini sebagai instrofeksi diri untuk mencapai kehidupan kearah yang lebih baik lagi.Sebab nasib manusia itu tidak akan dapat berobah, kalau tidak manusia itu sendiri yang akan merobahnya.
Dengan demikian Teguh menekankan bahwa Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk kembali menjadi insan yang berkualitas dan memperbaiki segala kesalahan yang pernah dibuat, "Inilah saat yang tepat untuk evaluasi dan perbaikan diri supaya perilaku hidup lebih terarah, bermakna dan berkualitas. Untuk itu diperlukan kendali tidak hanya dari sisi agama tetapi juga pengetahuan.
Dalam safari tersebut Pemda Kampar menyerahkan bantuan kepada Mesjid Nurul Iman yang lansgung diserahkan Wakil Bupati Kampar sebesar Rp 7 juta, dari Bank BPR Sarimadu Bangkinang Rp 1 Juta dan dari Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab. Kampar sebesar Rp 3 juta.
Sementara itu Kepala Desa Gunung Malelo Yusril Naldi menyampaikan sedikit sambutan dengan ucapan terima kasih kepada Pemda Kampar dan Rombongan Safari ramadhan yang telah dapat hadir di Desa Gunung Malelo tersebut, karena dengan safari itu masyarakat Gunung Malelo dapat bersilaturahmi dengan Pemda Kampar.
Kemudian Yusril juga berharap karena dalam waktu dekat akan diadakn Pesta Rakyat (Pemilukada) dan Pilkades Desa Gunung Malelo jadi, dengan pesta tersebut jagan sampai hendaknya masyarakat menjadi terkotak-kotak karena beda pilihan atau dukungan, akan tetapi marilah kita selalu bersatu dalam bermasyarakat dan bernegara. (Humas Kampar)
Hadir pada kesempatan tersebut dari tim safari Ramadhan Kabupaten Kampar terdiri Staf Ahli Bupati Kampar, kepala Dinas, Kepala badan, instansi, Kepala Bagian, dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, Camat Koto Kampar Hulu Mahrusi dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Kampar Kiri Hulu dan Alim ulama tokoh masyarakat dan jamaah yang memadati masjid Nurul Iman Desa Gunung Malelo.
"Ambilah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka" (At Taubah ayat 103).
Kemiskinan terkadang membuat seseorang tidak berdaya sehingga memilih jalan yang kurang bermartabat guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kemiskinan pula yang dijadikan alasan bagi orang untuk menjalani aktivitas sebagai pengemis. Walaupun tak jarang pula yang menjadikan kegiatan memohon belas kasihan dari orang lain itu sebagi profesi.
Akibatnya, semakin banyak kita saksikan para pengemis dari usia anak-anak hingga lanjut usia, cacat hingga sehat dan bugar, memenuhi setiap sudut keramaian di kota-kota besar. Bahkan di bulan suci Ramadhan para pengemis juga bermunculan di pasar-pasar desa, dan bahkan melakukan aksinya melalui cara yang lebih vulgar yakni dengan door to door. Kondisi yang demikian seakan mencerminkan semakin tidak berdayanya kaum miskin dalam ikhtiar melepaskan diri dari belenggu kemiskinan.
Dengan menengadakan tangan dan memohon rasa kasihan pada orang lain justru semakin meninabobokan mereka. Spirit untuk berusaha mandiri dengan sendirinya akan mati karena terbiasa dan terlena dengan belas kasihan dari orang lain. Banyaknya pengemis yang berkeliaran di jalan karena sesungguhnya mereka adalah produk dari kemiskinan. Mereka mengemis karena belum menemukan jalan keluar dari kemiskinan sementara kebutuhan hidup harus terpenuhi. Kemiskinan memang sangat sulit dihilangkan dalam kehidupan manusia namun tentu dapat diminimalisir
OPTIMALKAN ZAKAT
Meski pemerintah telah menjalankan beragam program dalam menanggulangi kemiskinan seperti melalui pemberdayaan masyarakat atau dikenal dengan program PNPM Mandiri, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Raskin, dan sebagainya, namun bukan berarti masyarakat tidak memiliki kewajiban dalam membantu mereka yang kekurangan.
Tanggungjawab dalam menanggulangi kemiskinan tetap menjadi tanggungjawab semua pemangku kepentingan, baik pemerintah, masyarakat maupun orang miskin itu sendiri. Untuk itu , semua pemangku kepentingan harus bahu membahu berjihad melawan kemiskinan.
Salah satu cara yang bisa kita lakukan sebagai warga masyarakat dalam mengurangi angka kemiskinan dengan melakukan kewajiban membayar zakat.
Mengeluarkan zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu dan telah memenuhi syarat dengan ketentuan syari'at Islam. Bahkan salah satu rukun Islam yang lima. Betapa pentingnya menunaikan zakat ini sampai-sampai Allah mengulang-ngulangnya sebanyak 82 kali dalam Al-Qur'an dan sejajar dengan perintah untuk mendirikan sholat.
Zakat merupakan salah satu sumber utama keuangan Negara Islam, bahkan pada masa pemerintahan Kholifah pertama, Abu Bakar Siddik, orang Islam yang enggan membayar zakat diperangi, karena dianggap telah mengingkari ajaran Islam.
Zakat adalah ibadah kemasyarakatan yang berkaitan langsung dengan ekonomi keuangan, sosial kemasyarakatan dan pemerintahan. Jadi dengan posisinya sebagai ibadah kemasyarakatan, maka zakat bukanlah masalah pribadi yang pelaksanaannya diserahkan hanya atas kesadaran pribadi, tapi masalah zakat harus menjadi perhatian kita bersama, termasuk didalamnya lembaga keuangan dan pemerintah.
Secara yuridis formal keberadaan zakat diatur dalam UU Nomor 38/1999 tentang Pengelolaan Zakat. Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 38/1999, pengelolaan zakat bertujuan membantu golongan fakir dan miskin. Zakat juga diyakini memiliki peran penting dalam perkembangan sosial dan ekonomi dan jika digunakan secara benar.
Pemerintah dalam hal ini terus berupaya mempasilitasi Baznas dan Bazda agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan tuntunan undang-undang. Pemerintah juga senantiasa meningkatkan perannya sebagai regulator, mativator dan fasilitator kepada lembaga-lembaga pengelola zakat dalam bentuk pemberian bantuan sarana dan bantuan biaya operasional yang dalam pelaksanaannya akan terus ditingkatkan hingga merata dalam rangka merealisasikan pengumpulan dana zakat dari masyarakat sehingga berhasil guna dan berdaya guna bagi kesejahteraan umat.
Zakat sesungguhnya merupakan potensi ekonomi yang amat besar bagi Bangsa Indonesia. Jika kita menengok jumlah muslim yang mayoritas di negara kita maka seharusnya zakat bisa menjadi solusi bagi pemecahan masalah kemiskinan di Indonesia. Meski demikian, upaya menggali potensi dan optimalisasi peran zakat di Indonesia belum sepenuhnya tergarap dengan maksimal. Sejauh ini zakat sebagai instrument pemberantasan kemiskinan masih sporadic dalam belum efektif secara permanen.
Mengapa demikian?, ada beberapa kemungkinan yang membuat peran dan fungsi zakat menjadi tidak efektif antara lain; Pertama, jumlah orang miskin masih terlalu banyak. Kedua, dana zakat yang terhimpun masih sangat kecil sehingga tidak signifikan, baik karena kemampuan maupun karena kemauan umat Islam yang belum memadai. Ketiga, golongan penerima zakat bukan hanya fakir dan miskin, melainkan ada enam golongan lagi yang berhak menerima zakat. Keempat, manajemen penyalurannya belum belum klop dengan substansi masalah atau akar kemiskinan.
Lembaga pengelola zakat saat ini tidak hanya dimonopoli oleh BAZIS yang dikelola oleh negara tetapi dikelola secara swadaya oleh masyarakat.
Namun yang petut menjadi perhatian bagi lembaga pengelola amil zakat tersebut adalah bagaimana zakat tersebut dapat diberdayakan untuk menanggulangi dan mengatasi kemiskinan umat Islam pada khususnya dan warga Negara Indonesia pada umumnya. Pengelolaan ini penting agar zakat tidak hanya sekedar menjadi langka penghimpunan dana dan sasaran penyalurannya tidan jelas.
Oleh karena itu, sebagai upaya meningkatkan daya guna zakat dalam rangka mengentaskan kemiskinan ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh lembaga pengelola zakat terutama pengelolahan zakat secara professional dan akuntable sehingga memberikan rasa kepercayaan bagi para waji zakat bahwa dana yang telah mereka keluarkan dapat dikelola sebagai mana mestinya.
Di samping itu, penyaluran dana zakat bisa mungkin dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat semisal kemampuan berwirausaha sehingga mereka tidak menjadikan zakat sebagai gantungan hidup. Sehingga apabila simpul-simpul pemberdayaan tersebut dapat berkembang tentu akan mampu menciptakan lapangan kerja sehingga dapat memberikan manfaat nyata dalam mengurangi kemiskinan di daerak sekitarnya.
PENUTUP
Potensi zakat dalam memerangi kemiskinan memang sangat besar karena sesungguhnya dalam setiap kekayaan orang kaya terdapat bagian hak milik orang-orang miskin. Meski demikian kita semua tentu menyadari bahwa besarnya potensi zakat sampai saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk mengentaskan kemiskinan. Ditambah lagi masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban membayar zakat.
Kondisi yang demikianlah yang menimbulkan kenyataan bahwa kita belum mampu mengangkat hidup orang fakir dan miskin dengan zakat. Jika zakat dijadikan salah satu upaya mengatasi kemiskinan maka dalam penyalurannya seharusnya lebih mengedepankan aspek pemberdayaan. Dana zakat itu bisa saja digunakan untuk biaya pendidikan (beasiswa), modal usaha dan sebagainya. Namun bagi mereka yang memang sudah sulit dikembangkan untuk
berusaha sendiri kebutuhan awal yang sifatnya tetap harus dipenuhi.
Dengan demikian maka kaum fakir miskin tersebut akan mampu berusaha keluar dari jerat kemiskinan melalui kerja keras yang dilakukanya. Sehingga mereka tidak akan menjadikan kemiskinan sebagai alasan menggantungkan hidup dari belas kasihan orang lain. (Penulis bertugas di Bagian Humas Setda Kampar).
Radio Utama 97,2 FM, mengelar lomba Dai cilik tingkat Kabupaten yang diikuti hampir oleh seluruh kecamatan. Lomba ini dibuka oleh Bupati Kampar yang diwakili oleh Kepala Bagian Humas Setda Kampar, Nasruni, SIP, Rabu (26/8) di Gedung Radio Utama, Bangkinang
Pada kesempatan itu, Nasruni, mengatakan atas nama pemerintah memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas penyelenggaraan perlombaan dai cilik ini yang dinilai kreatif dan penuh dengan nuansa religius dan bertepatan pula dengan suasana bulan suci ramadhan
" Perlombaan ini suatu upaya yang saya nilai cukup kreatif dan inovatif serta bernilai religious. Oleh karena itu, atas nam pemerintah saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang berperan aktif dalam penyelenggaraan kegiatan ini ‘ ujarnya
Dikatakan Nasruni, kegiatan ini mengandung makna yang sangat positif dalam menciptakan dan memunculkan regenerasi baru yang handal dan potensial dalam melakukan syiar Islam pada saat yang akan datang " Melalui jalur perlombaan seperti ini saya kira akan mampu menciptakan para juru dakwah yang handal dalam melaksanakan syiar Islam pada masa yang akan datang "ujarnya
Selain menciptakan juru dakwah yang handal, dilanjutkan Nasruni, kegiatan ini juga mampu memberikan memotifasi kepada para peserta dan anak-anak lain untuk terus mengasah diri dan menguasai ilmu agama serta mengeliminir dekadensi moral yang terjadi saat ini" Banyak manfaat dan hikmah yang bisa kita ambil. Sejak dini mereka telah diperkenalkan alquran dan ilmu agama dan juga membiasakan diri untuk mampu berbicara didepan orang banyak " ujarnya
Sebelumnya, ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) kabupaten Kampar, Tamaruddin SPd, yang juga turut hadir mengatakan kebutuhan para juru dakwah saat ini dan masa yang akan datang akan semakin dibutuhkan. Bahkan Kampar yang dikenal mampu melahirkan juru-juru dakwah yang handal masih merasa kurang baik secara kualitas maupun kuantitas
Selain itu, dia juga menyebutkan, cukup banyak kegaiatan dan acara yang ada ditengah masyarakat namun tidak banyak yang bernilai positif dan mampu merubah perilaku masyarakat kearah yang lebih baik " Lihatlah seberapa banyak kegiatan yang ada ditengah masyarakat yang bisa diambilo hikmah dan bernilai positif" ujarnya (Humas Kampar)
Radio Utama 97,2 FM, mengelar lomba Dai cilik tingkat Kabupaten yang diikuti hampir oleh seluruh kecamatan. Lomba ini dibuka oleh Bupati Kampar yang diwakili oleh Kepala Bagian Humas Setda Kampar, Nasruni, SIP, Rabu (26/8) di Gedung Radio Utama, Bangkinang
Pada kesempatan itu, Nasruni, mengatakan atas nama pemerintah memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas penyelenggaraan perlombaan dai cilik ini yang dinilai kreatif dan penuh dengan nuansa religius dan bertepatan pula dengan suasana bulan suci ramadhan
" Perlombaan ini suatu upaya yang saya nilai cukup kreatif dan inovatif serta bernilai religious. Oleh karena itu, atas nam pemerintah saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang berperan aktif dalam penyelenggaraan kegiatan ini ‘ ujarnya
Dikatakan Nasruni, kegiatan ini mengandung makna yang sangat positif dalam menciptakan dan memunculkan regenerasi baru yang handal dan potensial dalam melakukan syiar Islam pada saat yang akan datang " Melalui jalur perlombaan seperti ini saya kira akan mampu menciptakan para juru dakwah yang handal dalam melaksanakan syiar Islam pada masa yang akan datang "ujarnya
Selain menciptakan juru dakwah yang handal, dilanjutkan Nasruni, kegiatan ini juga mampu memberikan memotifasi kepada para peserta dan anak-anak lain untuk terus mengasah diri dan menguasai ilmu agama serta mengeliminir dekadensi moral yang terjadi saat ini" Banyak manfaat dan hikmah yang bisa kita ambil. Sejak dini mereka telah diperkenalkan alquran dan ilmu agama dan juga membiasakan diri untuk mampu berbicara didepan orang banyak " ujarnya
Sebelumnya, ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) kabupaten Kampar, Tamaruddin SPd, yang juga turut hadir mengatakan kebutuhan para juru dakwah saat ini dan masa yang akan datang akan semakin dibutuhkan. Bahkan Kampar yang dikenal mampu melahirkan juru-juru dakwah yang handal masih merasa kurang baik secara kualitas maupun kuantitas
Selain itu, dia juga menyebutkan, cukup banyak kegaiatan dan acara yang ada ditengah masyarakat namun tidak banyak yang bernilai positif dan mampu merubah perilaku masyarakat kearah yang lebih baik " Lihatlah seberapa banyak kegiatan yang ada ditengah masyarakat yang bisa diambilo hikmah dan bernilai positif" ujarnya (Humas Kampar)
Radio Utama 97,2 FM, mengelar lomba Dai cilik tingkat Kabupaten yang diikuti hampir oleh seluruh kecamatan. Lomba ini dibuka oleh Bupati Kampar yang diwakili oleh Kepala Bagian Humas Setda Kampar, Nasruni, SIP, Rabu (26/8) di Gedung Radio Utama, Bangkinang
Pada kesempatan itu, Nasruni, mengatakan atas nama pemerintah memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas penyelenggaraan perlombaan dai cilik ini yang dinilai kreatif dan penuh dengan nuansa religius dan bertepatan pula dengan suasana bulan suci ramadhan
" Perlombaan ini suatu upaya yang saya nilai cukup kreatif dan inovatif serta bernilai religious. Oleh karena itu, atas nam pemerintah saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang berperan aktif dalam penyelenggaraan kegiatan ini ‘ ujarnya
Dikatakan Nasruni, kegiatan ini mengandung makna yang sangat positif dalam menciptakan dan memunculkan regenerasi baru yang handal dan potensial dalam melakukan syiar Islam pada saat yang akan datang " Melalui jalur perlombaan seperti ini saya kira akan mampu menciptakan para juru dakwah yang handal dalam melaksanakan syiar Islam pada masa yang akan datang "ujarnya
Selain menciptakan juru dakwah yang handal, dilanjutkan Nasruni, kegiatan ini juga mampu memberikan memotifasi kepada para peserta dan anak-anak lain untuk terus mengasah diri dan menguasai ilmu agama serta mengeliminir dekadensi moral yang terjadi saat ini" Banyak manfaat dan hikmah yang bisa kita ambil. Sejak dini mereka telah diperkenalkan alquran dan ilmu agama dan juga membiasakan diri untuk mampu berbicara didepan orang banyak " ujarnya
Sebelumnya, ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) kabupaten Kampar, Tamaruddin SPd, yang juga turut hadir mengatakan kebutuhan para juru dakwah saat ini dan masa yang akan datang akan semakin dibutuhkan. Bahkan Kampar yang dikenal mampu melahirkan juru-juru dakwah yang handal masih merasa kurang baik secara kualitas maupun kuantitas
Selain itu, dia juga menyebutkan, cukup banyak kegaiatan dan acara yang ada ditengah masyarakat namun tidak banyak yang bernilai positif dan mampu merubah perilaku masyarakat kearah yang lebih baik " Lihatlah seberapa banyak kegiatan yang ada ditengah masyarakat yang bisa diambilo hikmah dan bernilai positif" ujarnya (Humas Kampar)
Bangkinang, Upacara peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009 tingkat Kabupaten Kampar yang acaranya dipusatkan di Lapangan Pelajar Bangkinang pada Senin (17/8) berlangsung hidmat dan mendapat perhatian dari sekitar 2500 orang peserta upacara dan masyarakat Kota Bangkinang yang antusias menyaksikan jalannya acara.
Bupati Kampar, Drs H Burhanuddin Husin, MM bertindak selaku inspektur upacara dan Kapten Inf Junaidi dari Makodim 0313 Kampar bertindak selaku Komandan Upacara. Ketua DPRD Kampar, Masnur SH membacakan Teks Proklamsi dengan diiringi suara sirene mobil yang suaranya menggema diseputar lokasi upacara.
Hadir pada upacara resmi memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-64 tahun 2009 tersebut diantaranya yang berada ditenda kehormatan Wakil Bupati Kampar, Teguh Sahono, SP, Sekdakab Kampar, Drs H Zulher, MS, Muspida plus Kampar, staf Ahli Bupati Kampar, para asisten dilingkungan Setdakab Kampar, wakil ketua dan anggota DPRD Kampar, Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Kepala Bagian dijajaran Pemkab Kampar beserta istri , para pejabat eselon II, III dilingkungan Pemkab Kampar, para pengurus LVRI dan Pepabri Kabupaten Kampar, pimpinan instansi sipil maupun militer, pimpinan perusahaan daerah, Kakandepag Kampar, Drs H Fairus MA, Ketua TP PKK Kampar Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin, ketua organisasi wanita dan organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, ninik mamak dan undangan lainnya.
Sementara di lapangan upacara terlihat hadir ratusan anak didik mulai tingkat SLTP, SLTA, Mahasiswa, Pegawai Negeri Sipil, anggota TNI/Polri, organisasi kepemudaan dan ratusan masa rakyat yang memadati empat penjuru lapangan upacara yang terlihat sangat antusias menyaksikan jalannya upacara. Apalagi, warga Kota Bangkinang yang hadir tersebut ingin secara langsung menyaksikan kesigapan pasulkan Paskibraka dalam menjalankan tugasnya untuk menaikkan bendera duplikat sang merah putih. Dan 13 orang dari 30 orang anggota Paskibraka Kampar tahun 2009 tersebut adalah anak didik yang tercatat sebagai warga Kota Bangkinang.
Begitu Ketua DPRD Kampar usai membacakan teks Proklamasi, maka acara dilanjutkan dengan pengibaran duplikat bendera merah putih oleh Pasukan Pedngibar Bendera Pusaka (Paskibraka), maka semua mata yang hadir pada upacara tersebut langsung tertuju kepada pasukan Paskibraka dengan 17-8 dan 45 yang memasuki lapangan upacara dengan langkah tegap, langkah teratur dan terlihat indah dipandang mata.
Setelah pasukan Paskibraka sampai di depan tenda utama upacara, maka Komandan Paskibraka memberikan laporan bahwa mereka siap melaksanakan tugas mengibarkan bendera merah putih. Dua orang anggota Paskibraka Kampar yang membawa baki maju kehadapan Bupati Kampar, Burhanuddin Husin untuk menerima bendera pusaka dan bendera duplikat sang merah putih. Langkah tegap dua orang putri terbaik Kampar yakni Anggi Purnama Sari kelahiranBangkinang 07-12-1992 dan tercatat sebagai siswi SMAN 1 Bangkinang, serta Rama Widia Wati, kelahiran Danau Bingkuang 15-05-1991 dan tercatat sebagai siswi SMAN 1 Tambang menjadi pusat perhatian seluruh peserta upacara.
Dengan langkah tegap dan pasti kedua putrid terbaik Kampar tersebut mengayunkan langkah menuju tenda utama dan kedatangannya dengan langkah tegap tersebut disambut Bupati Kampar dengan sikap tegap dan sempurna. Suasana sunyi dan senyap seketika Bupati Kampar membuka kotak yang berisikan bendera pusaka dan bendera duplikat sang merah putih.
Selanjutnya Burhanuddin Husin menyerahkan kedua bendera tersebut kepada Anggi Purnama Sari dan Rama Widia Wati. Dalam menit berikutnya bendera tersebut langsung dibawa kedua anggota Paskibraka Kampar tersebut menuju kelompok Paskibraka dan kembali menyusun pormasi untuk siap melaksanakn tugas pengibaran bendera.
Bendera merah putih tersebut dibawa ke tiang bendera oleh tiga orang anggota Paskibraka Kampar yakni Tomi Anggara Saputra kelahiran Aursati 12-03-1992, siswa SMAN Tambang, Vivi Yolanda, kelahiran Pekanbaru, 07-01-1992 tercatat sebagai siwi SMAN 1 Bangkinang dan Ari Habdani, kelahiran Padang Sidempuan 15-10-1992, tercatat sebagai siswa SMAN 1 Bangkinang.
Dengan penuh rasa percaya diri dan dibekali keterampilan selama mengikuti pelatihan Paskibraka, maka ketiga orang anggota Paskibraka Kampar tersebut langsung mengikatkan tali bendera dan selanjutnya memberikan laporan bahwa mereka telah siap untuk menaikan bendera. Iringan lagu Indonesia Raya dari Korp musik Marchingband Satpol PP Kampar mengiringi naiknya bendera hingga ke puncak tiang bendera. Kepercayaan yang diberikan para pelatih Paskibraka kepada kelima anggota Pskibraka Kampar untuk menaikan bendera merah putih pada upacara memperingati detik-detik Proklamsi Kemerdekaan RI di Ibukota Kabupaten Kampar di Bangkinang tersebut dijalankan secara baik oleh kelima anggota Paskibraka. Dan nyaris tanpa kesalahan.
Usai melaksanakan tugas dengan baik, maka Paskibraka Kampar kembali membentuk formasi barisan dengan langkah yang tegap dan pasti serta segera meninggalkan lapangan upacara. Tepuk tangan membahana dari peserta upacara melepas Paskibraka Kampar yang telah usai melaksanakan tugasnya di pagi hari tanggal, 17 Agustus 2009. Bupati Kampar, Burhanuddin Husin, Ketua DPRD Kampar, H Masnur, SH dan Muspida Kampar plus serta Kadisdikpora Kampar, H Alfisyahri, SH dan para undangan ditenda utama, terlihat cukup puas dengan suksesnya pelaksanaan tugas Paskibraka Kampar tersebut. ( Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Upacara peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009 tingkat Kabupaten Kampar yang acaranya dipusatkan di Lapangan Pelajar Bangkinang pada Senin (17/8) berlangsung hidmat dan mendapat perhatian dari sekitar 2500 orang peserta upacara dan masyarakat Kota Bangkinang yang antusias menyaksikan jalannya acara.
Bupati Kampar, Drs H Burhanuddin Husin, MM bertindak selaku inspektur upacara dan Kapten Inf Junaidi dari Makodim 0313 Kampar bertindak selaku Komandan Upacara. Ketua DPRD Kampar, Masnur SH membacakan Teks Proklamsi dengan diiringi suara sirene mobil yang suaranya menggema diseputar lokasi upacara.
Hadir pada upacara resmi memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-64 tahun 2009 tersebut diantaranya yang berada ditenda kehormatan Wakil Bupati Kampar, Teguh Sahono, SP, Sekdakab Kampar, Drs H Zulher, MS, Muspida plus Kampar, staf Ahli Bupati Kampar, para asisten dilingkungan Setdakab Kampar, wakil ketua dan anggota DPRD Kampar, Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Kepala Bagian dijajaran Pemkab Kampar beserta istri , para pejabat eselon II, III dilingkungan Pemkab Kampar, para pengurus LVRI dan Pepabri Kabupaten Kampar, pimpinan instansi sipil maupun militer, pimpinan perusahaan daerah, Kakandepag Kampar, Drs H Fairus MA, Ketua TP PKK Kampar Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin, ketua organisasi wanita dan organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, ninik mamak dan undangan lainnya.
Sementara di lapangan upacara terlihat hadir ratusan anak didik mulai tingkat SLTP, SLTA, Mahasiswa, Pegawai Negeri Sipil, anggota TNI/Polri, organisasi kepemudaan dan ratusan masa rakyat yang memadati empat penjuru lapangan upacara yang terlihat sangat antusias menyaksikan jalannya upacara. Apalagi, warga Kota Bangkinang yang hadir tersebut ingin secara langsung menyaksikan kesigapan pasulkan Paskibraka dalam menjalankan tugasnya untuk menaikkan bendera duplikat sang merah putih. Dan 13 orang dari 30 orang anggota Paskibraka Kampar tahun 2009 tersebut adalah anak didik yang tercatat sebagai warga Kota Bangkinang.
Begitu Ketua DPRD Kampar usai membacakan teks Proklamasi, maka acara dilanjutkan dengan pengibaran duplikat bendera merah putih oleh Pasukan Pedngibar Bendera Pusaka (Paskibraka), maka semua mata yang hadir pada upacara tersebut langsung tertuju kepada pasukan Paskibraka dengan 17-8 dan 45 yang memasuki lapangan upacara dengan langkah tegap, langkah teratur dan terlihat indah dipandang mata.
Setelah pasukan Paskibraka sampai di depan tenda utama upacara, maka Komandan Paskibraka memberikan laporan bahwa mereka siap melaksanakan tugas mengibarkan bendera merah putih. Dua orang anggota Paskibraka Kampar yang membawa baki maju kehadapan Bupati Kampar, Burhanuddin Husin untuk menerima bendera pusaka dan bendera duplikat sang merah putih. Langkah tegap dua orang putri terbaik Kampar yakni Anggi Purnama Sari kelahiranBangkinang 07-12-1992 dan tercatat sebagai siswi SMAN 1 Bangkinang, serta Rama Widia Wati, kelahiran Danau Bingkuang 15-05-1991 dan tercatat sebagai siswi SMAN 1 Tambang menjadi pusat perhatian seluruh peserta upacara.
Dengan langkah tegap dan pasti kedua putrid terbaik Kampar tersebut mengayunkan langkah menuju tenda utama dan kedatangannya dengan langkah tegap tersebut disambut Bupati Kampar dengan sikap tegap dan sempurna. Suasana sunyi dan senyap seketika Bupati Kampar membuka kotak yang berisikan bendera pusaka dan bendera duplikat sang merah putih.
Selanjutnya Burhanuddin Husin menyerahkan kedua bendera tersebut kepada Anggi Purnama Sari dan Rama Widia Wati. Dalam menit berikutnya bendera tersebut langsung dibawa kedua anggota Paskibraka Kampar tersebut menuju kelompok Paskibraka dan kembali menyusun pormasi untuk siap melaksanakn tugas pengibaran bendera.
Bendera merah putih tersebut dibawa ke tiang bendera oleh tiga orang anggota Paskibraka Kampar yakni Tomi Anggara Saputra kelahiran Aursati 12-03-1992, siswa SMAN Tambang, Vivi Yolanda, kelahiran Pekanbaru, 07-01-1992 tercatat sebagai siwi SMAN 1 Bangkinang dan Ari Habdani, kelahiran Padang Sidempuan 15-10-1992, tercatat sebagai siswa SMAN 1 Bangkinang.
Dengan penuh rasa percaya diri dan dibekali keterampilan selama mengikuti pelatihan Paskibraka, maka ketiga orang anggota Paskibraka Kampar tersebut langsung mengikatkan tali bendera dan selanjutnya memberikan laporan bahwa mereka telah siap untuk menaikan bendera. Iringan lagu Indonesia Raya dari Korp musik Marchingband Satpol PP Kampar mengiringi naiknya bendera hingga ke puncak tiang bendera. Kepercayaan yang diberikan para pelatih Paskibraka kepada kelima anggota Pskibraka Kampar untuk menaikan bendera merah putih pada upacara memperingati detik-detik Proklamsi Kemerdekaan RI di Ibukota Kabupaten Kampar di Bangkinang tersebut dijalankan secara baik oleh kelima anggota Paskibraka. Dan nyaris tanpa kesalahan.
Usai melaksanakan tugas dengan baik, maka Paskibraka Kampar kembali membentuk formasi barisan dengan langkah yang tegap dan pasti serta segera meninggalkan lapangan upacara. Tepuk tangan membahana dari peserta upacara melepas Paskibraka Kampar yang telah usai melaksanakan tugasnya di pagi hari tanggal, 17 Agustus 2009. Bupati Kampar, Burhanuddin Husin, Ketua DPRD Kampar, H Masnur, SH dan Muspida Kampar plus serta Kadisdikpora Kampar, H Alfisyahri, SH dan para undangan ditenda utama, terlihat cukup puas dengan suksesnya pelaksanaan tugas Paskibraka Kampar tersebut. ( Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Upacara peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009 tingkat Kabupaten Kampar yang acaranya dipusatkan di Lapangan Pelajar Bangkinang pada Senin (17/8) berlangsung hidmat dan mendapat perhatian dari sekitar 2500 orang peserta upacara dan masyarakat Kota Bangkinang yang antusias menyaksikan jalannya acara.
Bupati Kampar, Drs H Burhanuddin Husin, MM bertindak selaku inspektur upacara dan Kapten Inf Junaidi dari Makodim 0313 Kampar bertindak selaku Komandan Upacara. Ketua DPRD Kampar, Masnur SH membacakan Teks Proklamsi dengan diiringi suara sirene mobil yang suaranya menggema diseputar lokasi upacara.
Hadir pada upacara resmi memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-64 tahun 2009 tersebut diantaranya yang berada ditenda kehormatan Wakil Bupati Kampar, Teguh Sahono, SP, Sekdakab Kampar, Drs H Zulher, MS, Muspida plus Kampar, staf Ahli Bupati Kampar, para asisten dilingkungan Setdakab Kampar, wakil ketua dan anggota DPRD Kampar, Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Kepala Bagian dijajaran Pemkab Kampar beserta istri , para pejabat eselon II, III dilingkungan Pemkab Kampar, para pengurus LVRI dan Pepabri Kabupaten Kampar, pimpinan instansi sipil maupun militer, pimpinan perusahaan daerah, Kakandepag Kampar, Drs H Fairus MA, Ketua TP PKK Kampar Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin, ketua organisasi wanita dan organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, ninik mamak dan undangan lainnya.
Sementara di lapangan upacara terlihat hadir ratusan anak didik mulai tingkat SLTP, SLTA, Mahasiswa, Pegawai Negeri Sipil, anggota TNI/Polri, organisasi kepemudaan dan ratusan masa rakyat yang memadati empat penjuru lapangan upacara yang terlihat sangat antusias menyaksikan jalannya upacara. Apalagi, warga Kota Bangkinang yang hadir tersebut ingin secara langsung menyaksikan kesigapan pasulkan Paskibraka dalam menjalankan tugasnya untuk menaikkan bendera duplikat sang merah putih. Dan 13 orang dari 30 orang anggota Paskibraka Kampar tahun 2009 tersebut adalah anak didik yang tercatat sebagai warga Kota Bangkinang.
Begitu Ketua DPRD Kampar usai membacakan teks Proklamasi, maka acara dilanjutkan dengan pengibaran duplikat bendera merah putih oleh Pasukan Pedngibar Bendera Pusaka (Paskibraka), maka semua mata yang hadir pada upacara tersebut langsung tertuju kepada pasukan Paskibraka dengan 17-8 dan 45 yang memasuki lapangan upacara dengan langkah tegap, langkah teratur dan terlihat indah dipandang mata.
Setelah pasukan Paskibraka sampai di depan tenda utama upacara, maka Komandan Paskibraka memberikan laporan bahwa mereka siap melaksanakan tugas mengibarkan bendera merah putih. Dua orang anggota Paskibraka Kampar yang membawa baki maju kehadapan Bupati Kampar, Burhanuddin Husin untuk menerima bendera pusaka dan bendera duplikat sang merah putih. Langkah tegap dua orang putri terbaik Kampar yakni Anggi Purnama Sari kelahiranBangkinang 07-12-1992 dan tercatat sebagai siswi SMAN 1 Bangkinang, serta Rama Widia Wati, kelahiran Danau Bingkuang 15-05-1991 dan tercatat sebagai siswi SMAN 1 Tambang menjadi pusat perhatian seluruh peserta upacara.
Dengan langkah tegap dan pasti kedua putrid terbaik Kampar tersebut mengayunkan langkah menuju tenda utama dan kedatangannya dengan langkah tegap tersebut disambut Bupati Kampar dengan sikap tegap dan sempurna. Suasana sunyi dan senyap seketika Bupati Kampar membuka kotak yang berisikan bendera pusaka dan bendera duplikat sang merah putih.
Selanjutnya Burhanuddin Husin menyerahkan kedua bendera tersebut kepada Anggi Purnama Sari dan Rama Widia Wati. Dalam menit berikutnya bendera tersebut langsung dibawa kedua anggota Paskibraka Kampar tersebut menuju kelompok Paskibraka dan kembali menyusun pormasi untuk siap melaksanakn tugas pengibaran bendera.
Bendera merah putih tersebut dibawa ke tiang bendera oleh tiga orang anggota Paskibraka Kampar yakni Tomi Anggara Saputra kelahiran Aursati 12-03-1992, siswa SMAN Tambang, Vivi Yolanda, kelahiran Pekanbaru, 07-01-1992 tercatat sebagai siwi SMAN 1 Bangkinang dan Ari Habdani, kelahiran Padang Sidempuan 15-10-1992, tercatat sebagai siswa SMAN 1 Bangkinang.
Dengan penuh rasa percaya diri dan dibekali keterampilan selama mengikuti pelatihan Paskibraka, maka ketiga orang anggota Paskibraka Kampar tersebut langsung mengikatkan tali bendera dan selanjutnya memberikan laporan bahwa mereka telah siap untuk menaikan bendera. Iringan lagu Indonesia Raya dari Korp musik Marchingband Satpol PP Kampar mengiringi naiknya bendera hingga ke puncak tiang bendera. Kepercayaan yang diberikan para pelatih Paskibraka kepada kelima anggota Pskibraka Kampar untuk menaikan bendera merah putih pada upacara memperingati detik-detik Proklamsi Kemerdekaan RI di Ibukota Kabupaten Kampar di Bangkinang tersebut dijalankan secara baik oleh kelima anggota Paskibraka. Dan nyaris tanpa kesalahan.
Usai melaksanakan tugas dengan baik, maka Paskibraka Kampar kembali membentuk formasi barisan dengan langkah yang tegap dan pasti serta segera meninggalkan lapangan upacara. Tepuk tangan membahana dari peserta upacara melepas Paskibraka Kampar yang telah usai melaksanakan tugasnya di pagi hari tanggal, 17 Agustus 2009. Bupati Kampar, Burhanuddin Husin, Ketua DPRD Kampar, H Masnur, SH dan Muspida Kampar plus serta Kadisdikpora Kampar, H Alfisyahri, SH dan para undangan ditenda utama, terlihat cukup puas dengan suksesnya pelaksanaan tugas Paskibraka Kampar tersebut. ( Humas Setda Kampar).

Situasi yang sangat kondusaif di Kabupaten Kampar lima tahun terakhir ini, telah melahirkan perkembangan dan kemajuan Kampar yang cukup pesat diberbagai bidang, baik dalam bidang perekonomian, sisial kemasyarakatan maupun pelaksanaan pembangunan pemerintahan, hal ini dapat terlaksana karena adanya kebersamaan ditengah masyarakat, maupun hubungan yang bersinergi antara Pemerintah Kabupaten Kampar dengan Pemerintah Propinsi Riau, untuk itu kebersamaan ini harus dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
Demikian disampaikan Gubernur Riau DR.HM.Rusli Zainal.SE.MP dalam sambutannya didepan jemaan mesjid raya Ittihadul Khairiyah Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu bersempena kunjungan Tim Safari Ramadhan Pemerintah Propinsi Riau tahun 1432H. Senen malam (22/8).
Rusli Zainal mengatakan bahwa kekompakan dan kebersamaan yang sudah terbangun dengan baik ini di Kabupaten kampar haruslah dapat dipertahankan dan ditingkatkan, karena kebersamaan tersebut menjadi kunci dan modal dalam melaksanakan pembangunan.
Diakui Gubri bahwa sinergisitas antara Pemerintah Kabupaten Kampar dibawah kepemimpinan Bupati Burhanuddin Husin dengan Pemerintah Propinsi Riau dalam hal ini hubungan komunikasi yang baik antara Gubernur dengan Bupatinya, berbagai program pembangunan di Kabupaten Kampar dapat terlaksana dengan baik, setidaknya dalam masa lima tahun terakhir ini ratusan Milyar dana APBD Propinsi Riau dapat diperuntukan untuk pembangunan berbagai sarana infrastuktur di Kabupaten Kampar.
Hal Ini dapat terlaksana karena adanya komunikasi yang baik antara Pemerintah Propinsi Riau dengan Pemerintah Kabupaten Kampar, untuk saling bersepakat dan berembuk merumuskan program pembangunan yang dibutuhkan, salah satu contoh dikatakan Gubri bahwa program pengembangan dan pelebaran jalan dengan jalur dua Pekanbaru - Bangkinang telah dapat dilaksanakan dengan baik melalui program bersama.
Gubri menilai bahwa perluasan dan pengembangan jalan raya Pekanbaru-Bangkinang merupakan program wajib untuk dilasksanakan, karena mobilitas yang sangat padat dan tingginya angka kecelakaan lalu lintas disepanjang jalan raya ini, oleh karenanya kedepan bersama antara Pemprop Riau dengan Pemkab Kampar akan sama-sama berjuang untuk memperoleh dana pusat dalam pembangunan jalan Negara ini.
Gubri juga menyinggung bahwa keberanian Propinsi Riau menjadi tuan rumah Pekan Olah Raga Nasional (PON) ke 18 tahun 2012 sesungguhnya merupakan upaya Riau untuk mendapatkan berbagai sarana dan prasana yang bernilaian Triliun rupiah yang bila dianggarkan dengan APBD sudah pasti kita tidak akan mampu.
Dengan PON Riau sekarang dapat membangunan Stadion bertaraf Internasional degan kapasitas 40.000 orang,Pembangunan 7 sampai 10 buah rumah atlit yang dibangun dikawasan Kampus,Pembangunan laying, Pembangunan Bandara bertaraf internasaional, serta pembangunan jembatan siak hingga menjagi empat unit, dan masih banyak yang lainnya, semua itu dapat terbangun bukan dari dana APBD Riau.
Sementara itu Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM sebelumnya dalam sambutannya menjelaskan kepada Gubri bahwa peningkatan pembangunan Kabupaten Kampar pada masa Kepemimpinannya lima tahun pertama ini, telah terlaksana dengan baik, pada awal kepemimpinannya tahun 2006 APBD Kampar hanya sebesar Rp.980 Milyar saja, mengalami peningkatan mencapai 100% pada tahun 2011 sebesar Rp.1,7 Triliun.
Demikian pula halnya dengan indek Pembangunan Manusia (IPM), meskipun Kampar belum mampu melampaui IPM Propinsi Riau yang mencapai 75,3 % dan menduduki peringkat ketiga secara Nasional, Namun Kampar mampu mencapai IPM sebesar 73,2 melebihi Nasional yang hanya 72 %. Dan ini menjadi bukti bahwa pembangunan Kabupaten Kampar terlaksana dengan sangat baik.
Berdasarkan Bank Dunia IPM merupakan indikator keberhasilan pembangunan suatu daerah dengan tiga variabel penilaian yaitu Kesehatan, Pendidikan dan peningkatan perekonomian dan daya beli masyarakat dimana sekarang ini pertumbuhan ekonomi Kampar mencapai 7,2 % pertahun, demikian pula halnya dengan penduduk miskin kita diawal kepemimpinannya angka kemiskinan mencapai 25 % Alhamdulillah pada tahun 2011 ini hanya tinggal 14,7 % saja
Bangkinang, Bupati Kampar Drs. H. Burhanuddin Husin MM meminta kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur;an (LPTQ) Kabupaten Kampar menghidupkan kembali minat baca alquran ditengah-tengah lingkungan masyarakat. Hal itu dikatan Bupati Kampar dalam pembukaan rapat kerja daerah (rakerda) LPTQ Kabupaten Kampar, Selasa (25/8) di aula Perkantoran Gedung Bupati Kampar.
Hadir pada kesempatan itu para Camat-Camat, Kepala Kantor Urusan Agama , unsur Pondok Pesantren dan pengurus LPTQ kecamatan se kabupaten Kampar. Bupati Menyebutkan, Dahulunya dalam kehidupan masyarakat Kampar sering dilihat para orang tua, remaja dan anak-anak melakukan pengajian, baik itu di mesjid, surau maupun dirumah. Namum sekarang kebisaan itu sudah mulai jarang terlihat. Menurut dia itu dikarenakan minat baca alquran ditengah-tenganh masyarakat sudah mulai berkurang.
Agar minat baca alquran tersebut tumbuh kembali di tengah-tengah masyarakat Bupati Kampar berkeingin hal tersebut di mulai dalam lingkungan sekolah dan lingkungan pemerintahan. Dengan demikian Bupati menganjurkan LPTQ kabupaten Kampar membuat suatu pogram dalam kemasan berupa perlombaan membaca alquran di sekolah-sekolah umum. "dengan adanya perlombaan tersebut, setiap sekolah umum tentu akan mempunyai siswa-siswi yang gemar membaca alquran dan memilki bakat dan prestasi" sebut Bupati.
Selain ditingkat sekolah umum, perlombaan juga di adakan pada seluruh pegawai negeri yang berada dalam lingkungan pemerintah daerah kabupoaten Kampar. Namun dalam perlombaan antar dinas instansi tersebut bupati meminta hadi utama adalah berupa biaya umroh ketanah suci mekkah.
Sementara Ketua LPTQ kabupaten Kampar, H Zulkifli Syukur MA menyebutkan tujuan rakerda LPTQ Kabupaten Kampar yang ke 40 adalah merumuskan strategi pembinaan LPTQ Kabupaten Kampar dan Merumuskan program pembinanaan, pelatihan dan pengembangan LPTQ kecamatan se kabupaten Kampar.
Sedangkan peserta yang ikut dalam rakerda tersebut sebanyak 90 orang diantaranya, pengurus LPTQ kabupaten sebanyak 20 orang, Camat, Kepala KUA, pengurus LPTQ kecamatan masing- masing sebanyak 20 orang dan 6 orang unsur pondok pesantren serta 4 orang dari pininjau. Selain itu Zulkifli juga menyampaikan berbagai kegiatan LPTQ yang berpedoman kepada program umum dan program kerja di tahun sebelumnya, diantara nya adalah;
Melaksanakan MTQ tingkat kabupaten Kampar, mengirimkan peserta MTQ ketingkat provinsi, melakukan pelatihan terhadap peserta cabang khattil quran di Lemka Sukabumi, pelatihan seni baca Alquran tingkat anak-anak, remaja dan dewasa, pealtiahan dewan hakim tingkat kabupaten Kampar, pelatihan cabang fahmil dan syarhil quran yang dipusatkan di pondok pesantren darun nahdha dan Islamic center, pelatihan tafsir quran dan hifzil quran yang dipusatkan di pondok pesantren Anshorussunnah, memberdayakan qori-qoriah yang berpretasi dalam berbagai acara yang dilaksanakan di tigkat kabupaten Kampar, membina ikatan qori-qoriah, hafiz-hafizah di kabupaten Kampar (Humas Kampar)
Bangkinang, Bupati Kampar Drs. H. Burhanuddin Husin MM meminta kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur;an (LPTQ) Kabupaten Kampar menghidupkan kembali minat baca alquran ditengah-tengah lingkungan masyarakat. Hal itu dikatan Bupati Kampar dalam pembukaan rapat kerja daerah (rakerda) LPTQ Kabupaten Kampar, Selasa (25/8) di aula Perkantoran Gedung Bupati Kampar.
Hadir pada kesempatan itu para Camat-Camat, Kepala Kantor Urusan Agama , unsur Pondok Pesantren dan pengurus LPTQ kecamatan se kabupaten Kampar. Bupati Menyebutkan, Dahulunya dalam kehidupan masyarakat Kampar sering dilihat para orang tua, remaja dan anak-anak melakukan pengajian, baik itu di mesjid, surau maupun dirumah. Namum sekarang kebisaan itu sudah mulai jarang terlihat. Menurut dia itu dikarenakan minat baca alquran ditengah-tenganh masyarakat sudah mulai berkurang.
Agar minat baca alquran tersebut tumbuh kembali di tengah-tengah masyarakat Bupati Kampar berkeingin hal tersebut di mulai dalam lingkungan sekolah dan lingkungan pemerintahan. Dengan demikian Bupati menganjurkan LPTQ kabupaten Kampar membuat suatu pogram dalam kemasan berupa perlombaan membaca alquran di sekolah-sekolah umum. "dengan adanya perlombaan tersebut, setiap sekolah umum tentu akan mempunyai siswa-siswi yang gemar membaca alquran dan memilki bakat dan prestasi" sebut Bupati.
Selain ditingkat sekolah umum, perlombaan juga di adakan pada seluruh pegawai negeri yang berada dalam lingkungan pemerintah daerah kabupoaten Kampar. Namun dalam perlombaan antar dinas instansi tersebut bupati meminta hadi utama adalah berupa biaya umroh ketanah suci mekkah.
Sementara Ketua LPTQ kabupaten Kampar, H Zulkifli Syukur MA menyebutkan tujuan rakerda LPTQ Kabupaten Kampar yang ke 40 adalah merumuskan strategi pembinaan LPTQ Kabupaten Kampar dan Merumuskan program pembinanaan, pelatihan dan pengembangan LPTQ kecamatan se kabupaten Kampar.
Sedangkan peserta yang ikut dalam rakerda tersebut sebanyak 90 orang diantaranya, pengurus LPTQ kabupaten sebanyak 20 orang, Camat, Kepala KUA, pengurus LPTQ kecamatan masing- masing sebanyak 20 orang dan 6 orang unsur pondok pesantren serta 4 orang dari pininjau. Selain itu Zulkifli juga menyampaikan berbagai kegiatan LPTQ yang berpedoman kepada program umum dan program kerja di tahun sebelumnya, diantara nya adalah;
Melaksanakan MTQ tingkat kabupaten Kampar, mengirimkan peserta MTQ ketingkat provinsi, melakukan pelatihan terhadap peserta cabang khattil quran di Lemka Sukabumi, pelatihan seni baca Alquran tingkat anak-anak, remaja dan dewasa, pealtiahan dewan hakim tingkat kabupaten Kampar, pelatihan cabang fahmil dan syarhil quran yang dipusatkan di pondok pesantren darun nahdha dan Islamic center, pelatihan tafsir quran dan hifzil quran yang dipusatkan di pondok pesantren Anshorussunnah, memberdayakan qori-qoriah yang berpretasi dalam berbagai acara yang dilaksanakan di tigkat kabupaten Kampar, membina ikatan qori-qoriah, hafiz-hafizah di kabupaten Kampar (Humas Kampar)
Bangkinang, Bupati Kampar Drs. H. Burhanuddin Husin MM meminta kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur;an (LPTQ) Kabupaten Kampar menghidupkan kembali minat baca alquran ditengah-tengah lingkungan masyarakat. Hal itu dikatan Bupati Kampar dalam pembukaan rapat kerja daerah (rakerda) LPTQ Kabupaten Kampar, Selasa (25/8) di aula Perkantoran Gedung Bupati Kampar.
Hadir pada kesempatan itu para Camat-Camat, Kepala Kantor Urusan Agama , unsur Pondok Pesantren dan pengurus LPTQ kecamatan se kabupaten Kampar. Bupati Menyebutkan, Dahulunya dalam kehidupan masyarakat Kampar sering dilihat para orang tua, remaja dan anak-anak melakukan pengajian, baik itu di mesjid, surau maupun dirumah. Namum sekarang kebisaan itu sudah mulai jarang terlihat. Menurut dia itu dikarenakan minat baca alquran ditengah-tenganh masyarakat sudah mulai berkurang.
Agar minat baca alquran tersebut tumbuh kembali di tengah-tengah masyarakat Bupati Kampar berkeingin hal tersebut di mulai dalam lingkungan sekolah dan lingkungan pemerintahan. Dengan demikian Bupati menganjurkan LPTQ kabupaten Kampar membuat suatu pogram dalam kemasan berupa perlombaan membaca alquran di sekolah-sekolah umum. "dengan adanya perlombaan tersebut, setiap sekolah umum tentu akan mempunyai siswa-siswi yang gemar membaca alquran dan memilki bakat dan prestasi" sebut Bupati.
Selain ditingkat sekolah umum, perlombaan juga di adakan pada seluruh pegawai negeri yang berada dalam lingkungan pemerintah daerah kabupoaten Kampar. Namun dalam perlombaan antar dinas instansi tersebut bupati meminta hadi utama adalah berupa biaya umroh ketanah suci mekkah.
Sementara Ketua LPTQ kabupaten Kampar, H Zulkifli Syukur MA menyebutkan tujuan rakerda LPTQ Kabupaten Kampar yang ke 40 adalah merumuskan strategi pembinaan LPTQ Kabupaten Kampar dan Merumuskan program pembinanaan, pelatihan dan pengembangan LPTQ kecamatan se kabupaten Kampar.
Sedangkan peserta yang ikut dalam rakerda tersebut sebanyak 90 orang diantaranya, pengurus LPTQ kabupaten sebanyak 20 orang, Camat, Kepala KUA, pengurus LPTQ kecamatan masing- masing sebanyak 20 orang dan 6 orang unsur pondok pesantren serta 4 orang dari pininjau. Selain itu Zulkifli juga menyampaikan berbagai kegiatan LPTQ yang berpedoman kepada program umum dan program kerja di tahun sebelumnya, diantara nya adalah;
Melaksanakan MTQ tingkat kabupaten Kampar, mengirimkan peserta MTQ ketingkat provinsi, melakukan pelatihan terhadap peserta cabang khattil quran di Lemka Sukabumi, pelatihan seni baca Alquran tingkat anak-anak, remaja dan dewasa, pealtiahan dewan hakim tingkat kabupaten Kampar, pelatihan cabang fahmil dan syarhil quran yang dipusatkan di pondok pesantren darun nahdha dan Islamic center, pelatihan tafsir quran dan hifzil quran yang dipusatkan di pondok pesantren Anshorussunnah, memberdayakan qori-qoriah yang berpretasi dalam berbagai acara yang dilaksanakan di tigkat kabupaten Kampar, membina ikatan qori-qoriah, hafiz-hafizah di kabupaten Kampar (Humas Kampar)
Bangkinang, Bupati Kampar, Drs H Burhanuddin Husin, MM pada upacara bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009 dilingkungan Pemdakab Kampar yang acaranya digelar di Lapangan Upacara kantor Bupati Kampar di komplek kantor Kawasan Pemerintahan di Bangkinang Senin (17/8) dan sekaligus melakukan acara penyerahan dan sekaligus penyematan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya bagi 73 orang PNS, menyampaikan empat ajakan kepada seluruh aparatur pemerintah dijajaran Pemkab Kampar.
Empat ajakan kepada apartur pemerintah tersebut meliputi, pertama agar dalam melaksanakan tugas harus mengedepankan etika moral, kejujuran, keikhlasan dan memiliki rasa tanggung jawab. Kedua, mengajak agar aparatur pemerintah terus meningkatkan kemampuan dan kualitas diri dalam arti meningkatkan pengetahuan serta keterampilan guna mendukung tugas pokok dan fungsi dari satuan kerja masing-masing.
Ketiga, aparatur pemerintah harus responsive dan akomodatif terhadap tuntutan masyarakat yang menjadi tanggung jawabnya. Rendahnya minat aparatur untuk mengembangkan diri dan kurang responsive terhadap perkembangan lingkungan global akan berakibat semakin tertinggalnya kinerja pemerintah. Untuk itu sebagai aparatur Negara, pegawai negeri sipil dituntut untuk terus mengembangkan diri agar dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Keempat, aparatur pemerintah harus memberikan keteladanan dalam arti seorang aparatur dapat memberikan teladan dan menjadi pelopor dalam melakukan suatu pembaharuan terutama yang berkenaan dengan tugas dan pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya..
Hadir pada upacara memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009 dilingkungan Pemkab Kampar tersebut diantarnya Wakil Bupati Ka mpar, Teguh sahono, SP, Sekdakab Kampar, Drs H Zulher, MS, para asisten, staf ahli Bupati Kampar, Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Sekretaris dan Kepala Bagian dilingkungan Pemkab Kampar, seliuruh PNS dijajaran Pemkab Kampar, Sekwan DPRD Kampar dan staf DPRD Kampar dan 72 dari 73 orang PNS yang menerima tanda kehormatan dari Presiden RI berupa Satyalancana Karya Satya. Satu orang PNS yang sedianya menerima tanda kehormatan yang tidak hadir dikabarkan sedang sakit atau tepatnya sakit terserang penyakit malaria tropika sejak beberapa hari lalu.
Pada upacara bendera tersebut bertindak selaku Pembina upacara Bupati Kampar, Burhanuddin Husin, dan yang bertindak selaku Komandan Upacara adalah Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, H. Nukman Hakim, SH dan bertindak selaku pembaca UUD 1945 adalah Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Drs Dendi Zulhairi, M.Si dan petugas pembaca do'a adalah Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Drs. H. Muhmamad Amin, S.Ag.
Dibagian lain sambutannya, Burhanuddin Husin juga mengingatkan bahwa peran pegawai negeri sipil kedepan adalah sebagai fasilitator dengan mengendepankan pelayanan public yang baik, cepat, tepat dan professional.
Penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya bagi PNS disamping sebagai penghargaan atas jasa-jasanya, juga dimaksudkan sebagai pendorong untuk meningkatkan pengabdian dan prestasi kerja sehingga dapat dijadikan teladan bagi PNS lainnya. Tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dianugerahkan pemerintah dalam hal ini Presiden RI kepada PNS yang dalam melaksanakan tugasnya senantiasa menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran dan kedisiplinan selama sepuluh tahun, dua puluh tahun atau tiga puluh tahun lebih secara terus-menerus terhadap Negara Republik Indonesia.
Pada upacara bendera tersebut, Burhanuddin Husin juga mengawali sambutannya dengan membacakan pidato Gubernur Riau pada upacara memperingati HUT RI ke-64 tanggal, 17 Agustus 2009. Gubri dalam sambutan tertulisnya mengajak masyarakat di Provinsi Riau agar melalui peringatan HUT RI ke-64 tahun 2009, mari kita perkokoh komitmen untuk terus melanjutkan pembangunan dengan mengacu kepada tujuh kebijakan prioritas Presiden untuk pemulihan ekonomi nasinal yakni : Pertama, menjaga agar sector riel tetap bergerak. Kedua, upaya mengurangi pengangguran. Ketiga, tetap menjaga stabilitas harga. Keempat, meningkatkan daya beli masyarakat. Kelima, untuk masyarakat miskin mendapatkan proteksi. Keenam, menjaga ketersediaan dan distribusi pangan dan energy dan ketujuh, mengupayakan pertumbuhan ekonomi yang sehat. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Bupati Kampar, Drs H Burhanuddin Husin, MM pada upacara bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009 dilingkungan Pemdakab Kampar yang acaranya digelar di Lapangan Upacara kantor Bupati Kampar di komplek kantor Kawasan Pemerintahan di Bangkinang Senin (17/8) dan sekaligus melakukan acara penyerahan dan sekaligus penyematan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya bagi 73 orang PNS, menyampaikan empat ajakan kepada seluruh aparatur pemerintah dijajaran Pemkab Kampar.
Empat ajakan kepada apartur pemerintah tersebut meliputi, pertama agar dalam melaksanakan tugas harus mengedepankan etika moral, kejujuran, keikhlasan dan memiliki rasa tanggung jawab. Kedua, mengajak agar aparatur pemerintah terus meningkatkan kemampuan dan kualitas diri dalam arti meningkatkan pengetahuan serta keterampilan guna mendukung tugas pokok dan fungsi dari satuan kerja masing-masing.
Ketiga, aparatur pemerintah harus responsive dan akomodatif terhadap tuntutan masyarakat yang menjadi tanggung jawabnya. Rendahnya minat aparatur untuk mengembangkan diri dan kurang responsive terhadap perkembangan lingkungan global akan berakibat semakin tertinggalnya kinerja pemerintah. Untuk itu sebagai aparatur Negara, pegawai negeri sipil dituntut untuk terus mengembangkan diri agar dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Keempat, aparatur pemerintah harus memberikan keteladanan dalam arti seorang aparatur dapat memberikan teladan dan menjadi pelopor dalam melakukan suatu pembaharuan terutama yang berkenaan dengan tugas dan pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya..
Hadir pada upacara memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009 dilingkungan Pemkab Kampar tersebut diantarnya Wakil Bupati Ka mpar, Teguh sahono, SP, Sekdakab Kampar, Drs H Zulher, MS, para asisten, staf ahli Bupati Kampar, Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Sekretaris dan Kepala Bagian dilingkungan Pemkab Kampar, seliuruh PNS dijajaran Pemkab Kampar, Sekwan DPRD Kampar dan staf DPRD Kampar dan 72 dari 73 orang PNS yang menerima tanda kehormatan dari Presiden RI berupa Satyalancana Karya Satya. Satu orang PNS yang sedianya menerima tanda kehormatan yang tidak hadir dikabarkan sedang sakit atau tepatnya sakit terserang penyakit malaria tropika sejak beberapa hari lalu.
Pada upacara bendera tersebut bertindak selaku Pembina upacara Bupati Kampar, Burhanuddin Husin, dan yang bertindak selaku Komandan Upacara adalah Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, H. Nukman Hakim, SH dan bertindak selaku pembaca UUD 1945 adalah Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Drs Dendi Zulhairi, M.Si dan petugas pembaca do'a adalah Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Drs. H. Muhmamad Amin, S.Ag.
Dibagian lain sambutannya, Burhanuddin Husin juga mengingatkan bahwa peran pegawai negeri sipil kedepan adalah sebagai fasilitator dengan mengendepankan pelayanan public yang baik, cepat, tepat dan professional.
Penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya bagi PNS disamping sebagai penghargaan atas jasa-jasanya, juga dimaksudkan sebagai pendorong untuk meningkatkan pengabdian dan prestasi kerja sehingga dapat dijadikan teladan bagi PNS lainnya. Tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dianugerahkan pemerintah dalam hal ini Presiden RI kepada PNS yang dalam melaksanakan tugasnya senantiasa menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran dan kedisiplinan selama sepuluh tahun, dua puluh tahun atau tiga puluh tahun lebih secara terus-menerus terhadap Negara Republik Indonesia.
Pada upacara bendera tersebut, Burhanuddin Husin juga mengawali sambutannya dengan membacakan pidato Gubernur Riau pada upacara memperingati HUT RI ke-64 tanggal, 17 Agustus 2009. Gubri dalam sambutan tertulisnya mengajak masyarakat di Provinsi Riau agar melalui peringatan HUT RI ke-64 tahun 2009, mari kita perkokoh komitmen untuk terus melanjutkan pembangunan dengan mengacu kepada tujuh kebijakan prioritas Presiden untuk pemulihan ekonomi nasinal yakni : Pertama, menjaga agar sector riel tetap bergerak. Kedua, upaya mengurangi pengangguran. Ketiga, tetap menjaga stabilitas harga. Keempat, meningkatkan daya beli masyarakat. Kelima, untuk masyarakat miskin mendapatkan proteksi. Keenam, menjaga ketersediaan dan distribusi pangan dan energy dan ketujuh, mengupayakan pertumbuhan ekonomi yang sehat. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Bupati Kampar, Drs H Burhanuddin Husin, MM pada upacara bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009 dilingkungan Pemdakab Kampar yang acaranya digelar di Lapangan Upacara kantor Bupati Kampar di komplek kantor Kawasan Pemerintahan di Bangkinang Senin (17/8) dan sekaligus melakukan acara penyerahan dan sekaligus penyematan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya bagi 73 orang PNS, menyampaikan empat ajakan kepada seluruh aparatur pemerintah dijajaran Pemkab Kampar.
Empat ajakan kepada apartur pemerintah tersebut meliputi, pertama agar dalam melaksanakan tugas harus mengedepankan etika moral, kejujuran, keikhlasan dan memiliki rasa tanggung jawab. Kedua, mengajak agar aparatur pemerintah terus meningkatkan kemampuan dan kualitas diri dalam arti meningkatkan pengetahuan serta keterampilan guna mendukung tugas pokok dan fungsi dari satuan kerja masing-masing.
Ketiga, aparatur pemerintah harus responsive dan akomodatif terhadap tuntutan masyarakat yang menjadi tanggung jawabnya. Rendahnya minat aparatur untuk mengembangkan diri dan kurang responsive terhadap perkembangan lingkungan global akan berakibat semakin tertinggalnya kinerja pemerintah. Untuk itu sebagai aparatur Negara, pegawai negeri sipil dituntut untuk terus mengembangkan diri agar dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Keempat, aparatur pemerintah harus memberikan keteladanan dalam arti seorang aparatur dapat memberikan teladan dan menjadi pelopor dalam melakukan suatu pembaharuan terutama yang berkenaan dengan tugas dan pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya..
Hadir pada upacara memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009 dilingkungan Pemkab Kampar tersebut diantarnya Wakil Bupati Ka mpar, Teguh sahono, SP, Sekdakab Kampar, Drs H Zulher, MS, para asisten, staf ahli Bupati Kampar, Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Sekretaris dan Kepala Bagian dilingkungan Pemkab Kampar, seliuruh PNS dijajaran Pemkab Kampar, Sekwan DPRD Kampar dan staf DPRD Kampar dan 72 dari 73 orang PNS yang menerima tanda kehormatan dari Presiden RI berupa Satyalancana Karya Satya. Satu orang PNS yang sedianya menerima tanda kehormatan yang tidak hadir dikabarkan sedang sakit atau tepatnya sakit terserang penyakit malaria tropika sejak beberapa hari lalu.
Pada upacara bendera tersebut bertindak selaku Pembina upacara Bupati Kampar, Burhanuddin Husin, dan yang bertindak selaku Komandan Upacara adalah Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, H. Nukman Hakim, SH dan bertindak selaku pembaca UUD 1945 adalah Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Drs Dendi Zulhairi, M.Si dan petugas pembaca do'a adalah Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Drs. H. Muhmamad Amin, S.Ag.
Dibagian lain sambutannya, Burhanuddin Husin juga mengingatkan bahwa peran pegawai negeri sipil kedepan adalah sebagai fasilitator dengan mengendepankan pelayanan public yang baik, cepat, tepat dan professional.
Penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya bagi PNS disamping sebagai penghargaan atas jasa-jasanya, juga dimaksudkan sebagai pendorong untuk meningkatkan pengabdian dan prestasi kerja sehingga dapat dijadikan teladan bagi PNS lainnya. Tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dianugerahkan pemerintah dalam hal ini Presiden RI kepada PNS yang dalam melaksanakan tugasnya senantiasa menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran dan kedisiplinan selama sepuluh tahun, dua puluh tahun atau tiga puluh tahun lebih secara terus-menerus terhadap Negara Republik Indonesia.
Pada upacara bendera tersebut, Burhanuddin Husin juga mengawali sambutannya dengan membacakan pidato Gubernur Riau pada upacara memperingati HUT RI ke-64 tanggal, 17 Agustus 2009. Gubri dalam sambutan tertulisnya mengajak masyarakat di Provinsi Riau agar melalui peringatan HUT RI ke-64 tahun 2009, mari kita perkokoh komitmen untuk terus melanjutkan pembangunan dengan mengacu kepada tujuh kebijakan prioritas Presiden untuk pemulihan ekonomi nasinal yakni : Pertama, menjaga agar sector riel tetap bergerak. Kedua, upaya mengurangi pengangguran. Ketiga, tetap menjaga stabilitas harga. Keempat, meningkatkan daya beli masyarakat. Kelima, untuk masyarakat miskin mendapatkan proteksi. Keenam, menjaga ketersediaan dan distribusi pangan dan energy dan ketujuh, mengupayakan pertumbuhan ekonomi yang sehat. (Humas Setda Kampar).
Dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus pengembangan kebijakan dibidang perlindungan social, Pemerintah saat ini telah melaksanakan sebuah program yang diberi nama Program Keluarga Harapan (PKH). Program ini lebih dimaksudkan sebagai upaya membangun sistem perlindungan social kepada masyarakat miskin sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yaitu pendidikan dan kesehatan
Hal ini disampaikan oleh Bupati Kampar Burhanuddin Husin, saat lounching pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) tingkat Kabupaten Kampar yang dipusatkan di Air Tiris Kecamatan Kampar, Jumat (19/8).
Disebutkannya, tujuan umum PKH adalah untuk mengurangi angka dan memutuskan rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas SDM, serta merubah perilaku keluarga sangat miskin yang relative kurang mendukung peningkatan kesejahteraan. Tujuan tersebut sekaligus mempercepat pencapaian target Milenium Development Goals (MDGs). Setidaknya, kata Burhanuddin ada lima komponen MDGs yang didukung melalui PKH, yaitu pengurangan penduduk miskin ekstrim dan kelaparan, pencapaian pendidikan dasar, kesetaraan gender, pengurangan angka kematian bayi dan balita serta pengurangan kematian ibu melahirkan.
“PKH akan memberikan manfaat jangka panjang dan jangka pendek. Untuk jangka pendek akan memberikan income efek kepada kaluarga sangat miskin melalui pengurangan beban pengeluaran rumah tangga. Untuk jangka panjang diharapkan dapat memutus mata ranta kemiskinan antar generasi melalui peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan dimasa yang akan datang,”ujar Burhanuddin
Namun yang jelas lanjut Burhanuddin, semua program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkat kesejahteraan masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan. “Banyak program yang telah kita dikeluarkan seperti PEMK, UED SP dan yang lainnya, semuanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dimana kita harapkan pada 2015 angka kemiskinan di Kampar bisa kita tekan dibawah dua digit,”sebut Burhanuddin
Burhanuddin juga meminta masyarakat untuk dapat merubah cara berfiki, perilaku dan ethos kerja karena menurutnya disitulah titik kelemahan masyarakat Kampar,”Kita harus segera berbenah jangan berfikir secara instant, ingin keluar dari kemiskinan kita harus merubah cara berfkiri, perilaku dan ethos kerja, jangan lagi terjebak pada budaya malas karena sesungguhnya kitalah yang merubah nasip kita sendiri. Oleh karena itu jang pernah menyerah untuk menyongsong masa depan yang lebih baik,”ujarnya
Sementara itu, ketua tim teknis PKH Nurrahmi, dalam laporannya menyebutkan PKH ini sudah dilaksanakan secara nasional sejak 2007 lalu. Namun di Propinsi Riau baru dilaksanakan pada 2011 ini dimana hanya dua kabupaten yang mendapatkannya yakni Kampar dan Indra Giri Hulu. Untuk di Kampar akan dilaksanakan pada enam kecamatan yakni kecamatan XIII Koto Kampar, Salo, Tapung, Bangkinang Seberang, Kampar dan kecamatan Tambang
Total dana dalam satu tahun adalah Rp. 3.736.200.000. uang ini akan diberikan kepada masyarakat penerima melalui PT POS dengan jumlah masyarakat yang menerima adalah 2.400 orang lebih. Selain itu untuk pemanfaatan dana ini juga dibentuk tim pendamping yang berjumlah 12 orang dan 4 orang operator pelaksana PKH.
Bangkinang, Bupati Kampar, Burhanuddin Husin meminta para khatib, muballigh dan mubaligah agar dalam suasana bulan suci Ramadhan khususnya dapat menyampiakan dakwah yang mengandung arti aktif dan kreatif sekaligus menjadi agen perubahan ditengah-tengah masyarakat. Sampaikanlah dakwah yang dapat menyejukkan masyarakat, jangan mengungkit dan banyak saling menyalahkan dan saling membit'ahkan satu sama lainnya.
Himbauan tersebut disampaikannya pada acara pemberian bantuan insentif bagi khatib, mubaligh dan mubaligah se-Kabupaten Kampar yang acaranya digelar di aula kantor Bupati Kampar di Bangkinang beberapa hari lalu.
Dibagian lain sambutannya, Burhanuddin Husin mengatakan bahwa hendaknya dalam melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadhan maka kepada kaum muslimin dan muslimat saya serukan, mari kita jalani secara utuh bulan Ramdhan ini hanya karena Allah. Dirikanlah sholat fardhu berjemaah, taraweh, witir, tadarus al-qur'an serta iktikab di mesjid, tingkatkanlah Ibadan sosial, perbanyaklah infaq sadaqah atau pun membayar zakat.
Manfaatkanlah ibadah puasa sebagai wahana untuk melatih rohani dan jasmani dalam rangka membangun manusia seutuhnya. Dan khusus kepada para mubaligh dan mubalighoh, manfaatkanlah bulan ramdhan ini sebagai momentum untuk meningkatkan dakwah islamiyah, meningkatkan ilmu pengetahuan, penghayatan dan pendalaman serta pengamalan ajaran agama islam, sehingga kaum muslimin benar-benar dapat menjadi orang yang bertaqwa serta dapat pula meningkatkan amal baktinya terhadap negeri, bangsa dan agama. Pemda Kampar mengucapkan terima kasih yang sebesar=besarnya kepada seluruh mubaligh dan mubalighoh yang telah membantu dan ikut berpartisipasi dalam menyampaikan program pemerintah dalam upaya pembangunan daerah, khususnya pembanguan dibidang agama dan pembangunan masyarakat Kampar pada umumnya. Sementara itu, usai acara pemberian insentif bagi para mubaligh dan mubalighoh serta para khatib, beberapa orang diantaranya menuturkan bahwa kedepan diharapkan Pemerintah Daerah agar lebih memperhatikan para pendakwah, karena tugas mereka cukup berat dan senantiasa dinantikan masyarakat karena memang mereka berada ditengah-tengah masyarakat. Diluar insentif hendaknya juga diberikan bantuan untuk peningkatan kesejahteraan para khatib, mubaligh dan mubalighoh. Dan yang tak kalah pentingnya juga pemberian buku-buku agama dan peningkatan pengetahuan tentang program pembangunan yang dilaksanakan, ujar para mubaliigh. (Humas Setda Kampar) .
Bangkinang, Bupati Kampar, Burhanuddin Husin meminta para khatib, muballigh dan mubaligah agar dalam suasana bulan suci Ramadhan khususnya dapat menyampiakan dakwah yang mengandung arti aktif dan kreatif sekaligus menjadi agen perubahan ditengah-tengah masyarakat. Sampaikanlah dakwah yang dapat menyejukkan masyarakat, jangan mengungkit dan banyak saling menyalahkan dan saling membit'ahkan satu sama lainnya.
Himbauan tersebut disampaikannya pada acara pemberian bantuan insentif bagi khatib, mubaligh dan mubaligah se-Kabupaten Kampar yang acaranya digelar di aula kantor Bupati Kampar di Bangkinang beberapa hari lalu.
Dibagian lain sambutannya, Burhanuddin Husin mengatakan bahwa hendaknya dalam melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadhan maka kepada kaum muslimin dan muslimat saya serukan, mari kita jalani secara utuh bulan Ramdhan ini hanya karena Allah. Dirikanlah sholat fardhu berjemaah, taraweh, witir, tadarus al-qur'an serta iktikab di mesjid, tingkatkanlah Ibadan sosial, perbanyaklah infaq sadaqah atau pun membayar zakat.
Manfaatkanlah ibadah puasa sebagai wahana untuk melatih rohani dan jasmani dalam rangka membangun manusia seutuhnya. Dan khusus kepada para mubaligh dan mubalighoh, manfaatkanlah bulan ramdhan ini sebagai momentum untuk meningkatkan dakwah islamiyah, meningkatkan ilmu pengetahuan, penghayatan dan pendalaman serta pengamalan ajaran agama islam, sehingga kaum muslimin benar-benar dapat menjadi orang yang bertaqwa serta dapat pula meningkatkan amal baktinya terhadap negeri, bangsa dan agama. Pemda Kampar mengucapkan terima kasih yang sebesar=besarnya kepada seluruh mubaligh dan mubalighoh yang telah membantu dan ikut berpartisipasi dalam menyampaikan program pemerintah dalam upaya pembangunan daerah, khususnya pembanguan dibidang agama dan pembangunan masyarakat Kampar pada umumnya. Sementara itu, usai acara pemberian insentif bagi para mubaligh dan mubalighoh serta para khatib, beberapa orang diantaranya menuturkan bahwa kedepan diharapkan Pemerintah Daerah agar lebih memperhatikan para pendakwah, karena tugas mereka cukup berat dan senantiasa dinantikan masyarakat karena memang mereka berada ditengah-tengah masyarakat. Diluar insentif hendaknya juga diberikan bantuan untuk peningkatan kesejahteraan para khatib, mubaligh dan mubalighoh. Dan yang tak kalah pentingnya juga pemberian buku-buku agama dan peningkatan pengetahuan tentang program pembangunan yang dilaksanakan, ujar para mubaliigh. (Humas Setda Kampar) .
Bangkinang, Bupati Kampar, Burhanuddin Husin meminta para khatib, muballigh dan mubaligah agar dalam suasana bulan suci Ramadhan khususnya dapat menyampiakan dakwah yang mengandung arti aktif dan kreatif sekaligus menjadi agen perubahan ditengah-tengah masyarakat. Sampaikanlah dakwah yang dapat menyejukkan masyarakat, jangan mengungkit dan banyak saling menyalahkan dan saling membit'ahkan satu sama lainnya.
Himbauan tersebut disampaikannya pada acara pemberian bantuan insentif bagi khatib, mubaligh dan mubaligah se-Kabupaten Kampar yang acaranya digelar di aula kantor Bupati Kampar di Bangkinang beberapa hari lalu.
Dibagian lain sambutannya, Burhanuddin Husin mengatakan bahwa hendaknya dalam melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadhan maka kepada kaum muslimin dan muslimat saya serukan, mari kita jalani secara utuh bulan Ramdhan ini hanya karena Allah. Dirikanlah sholat fardhu berjemaah, taraweh, witir, tadarus al-qur'an serta iktikab di mesjid, tingkatkanlah Ibadan sosial, perbanyaklah infaq sadaqah atau pun membayar zakat.
Manfaatkanlah ibadah puasa sebagai wahana untuk melatih rohani dan jasmani dalam rangka membangun manusia seutuhnya. Dan khusus kepada para mubaligh dan mubalighoh, manfaatkanlah bulan ramdhan ini sebagai momentum untuk meningkatkan dakwah islamiyah, meningkatkan ilmu pengetahuan, penghayatan dan pendalaman serta pengamalan ajaran agama islam, sehingga kaum muslimin benar-benar dapat menjadi orang yang bertaqwa serta dapat pula meningkatkan amal baktinya terhadap negeri, bangsa dan agama. Pemda Kampar mengucapkan terima kasih yang sebesar=besarnya kepada seluruh mubaligh dan mubalighoh yang telah membantu dan ikut berpartisipasi dalam menyampaikan program pemerintah dalam upaya pembangunan daerah, khususnya pembanguan dibidang agama dan pembangunan masyarakat Kampar pada umumnya. Sementara itu, usai acara pemberian insentif bagi para mubaligh dan mubalighoh serta para khatib, beberapa orang diantaranya menuturkan bahwa kedepan diharapkan Pemerintah Daerah agar lebih memperhatikan para pendakwah, karena tugas mereka cukup berat dan senantiasa dinantikan masyarakat karena memang mereka berada ditengah-tengah masyarakat. Diluar insentif hendaknya juga diberikan bantuan untuk peningkatan kesejahteraan para khatib, mubaligh dan mubalighoh. Dan yang tak kalah pentingnya juga pemberian buku-buku agama dan peningkatan pengetahuan tentang program pembangunan yang dilaksanakan, ujar para mubaliigh. (Humas Setda Kampar) .
Bangkinang, Bersempena menyambut sekaligus memerihakan HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009, maka sebanyak 73 orang PNS dilingkungan Pemkab Kampar menerima tanda kehormatan Satyalancana karya Satya dari Presiden RI, DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono. Tanda kehormatan tersebut diberikan kepada PNS yang telah mengadi selama 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun.
Demikian diungkapkan Kepala BKD Kampar, Drs H Jonsabri didampingi Kabag Humas Setda Kampar, Nasruni, S.IP ketika ditemui di Bangkinang Senin (17/8).
Ditambahkannya bahwa 24 orang PNS yang menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya untuk masa kerja 30 tahun adalah : Dr. Bukit Pinondang, S.PD, Masmansur Hakim, SP, Amir Arifin, S.Sos, Mardjoko, SE, Drs Zainal Abidin, MM, Sudirman, SH, Asmansyah, S.Sos, Ir.Fauzi Nurita ,MT, Drs Yulias, M.Pd, Asril Sulaiman, Amirullah, S.Pd, Bahtiar Indra Kusuma, B.Sc, Ruslan, B.Sc, Abd. Muthalib, Nurbaity, Sugianto, Syafaruddin, Mansur, SP, Maswir, Sulaiman, Suherman, Nurmailis, Zulfahmi, dan Parman,
Dua puluh lima orang PNS yang menerima penganugerahan tanda kehormatan atas prestasi kerjanya selama 20 tahun adalah : Dra. Hj Nuraisyah, Drs Jalinus Mohd, M.Ed, Eliberty, SE, drh. Nadjib Bachtiar, Ahmad Tarmizi, S.Pd, Nurhaida, Mohd.Ali, Baharuddin Malay, Muliana Pinem, Pringgo Wahono, SH, Sudirman, A.Md, Saleh Abas, BC.Hk, Yusri, SP, Asiah, BA, Purwadi, SP, M.Si, M. Syafei, SH, Akmal, Sm.Hk, Suardi, S.Sos, Yeniwati, SKM, Ir Adi Imran, Yenni.S, Syaharuddin, Syafruddin, Khaidir, dan Hazlinda.
Selain itu, 24 orang PNS menerima tanda kehormatan berupa Satyalancana Karya Satya untuk masa kerja 10 tahun adalah, Drs Syamsul Bahri, M.Si, Dra. Hj Rosmiati, Drs. M. Amin Filda, Drs. Raden Saleh, Tarmizi, SH, MH, Syarifuddin, S.Sos, MT, Drs. Sugianto, M.Si, Drs. Adhiar, Drs Mahadi, Drs Rahmad Junaidi, Dedi Damhudi, AP. M.Si, Ir Bustan, Rahmat, S.Sos, Jhon Everi, SP, Robiul Siregar, SP, Ir. Nurhasanai, MM, Mahrusi. S.ST, Idrus, S.Sos, Nurfizahayani, SH, Tenku Arifin, S.Sos, Helvizar, SP, Sesjed, SP, dan Edy Harpami, (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Bersempena menyambut sekaligus memerihakan HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009, maka sebanyak 73 orang PNS dilingkungan Pemkab Kampar menerima tanda kehormatan Satyalancana karya Satya dari Presiden RI, DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono. Tanda kehormatan tersebut diberikan kepada PNS yang telah mengadi selama 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun.
Demikian diungkapkan Kepala BKD Kampar, Drs H Jonsabri didampingi Kabag Humas Setda Kampar, Nasruni, S.IP ketika ditemui di Bangkinang Senin (17/8).
Ditambahkannya bahwa 24 orang PNS yang menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya untuk masa kerja 30 tahun adalah : Dr. Bukit Pinondang, S.PD, Masmansur Hakim, SP, Amir Arifin, S.Sos, Mardjoko, SE, Drs Zainal Abidin, MM, Sudirman, SH, Asmansyah, S.Sos, Ir.Fauzi Nurita ,MT, Drs Yulias, M.Pd, Asril Sulaiman, Amirullah, S.Pd, Bahtiar Indra Kusuma, B.Sc, Ruslan, B.Sc, Abd. Muthalib, Nurbaity, Sugianto, Syafaruddin, Mansur, SP, Maswir, Sulaiman, Suherman, Nurmailis, Zulfahmi, dan Parman,
Dua puluh lima orang PNS yang menerima penganugerahan tanda kehormatan atas prestasi kerjanya selama 20 tahun adalah : Dra. Hj Nuraisyah, Drs Jalinus Mohd, M.Ed, Eliberty, SE, drh. Nadjib Bachtiar, Ahmad Tarmizi, S.Pd, Nurhaida, Mohd.Ali, Baharuddin Malay, Muliana Pinem, Pringgo Wahono, SH, Sudirman, A.Md, Saleh Abas, BC.Hk, Yusri, SP, Asiah, BA, Purwadi, SP, M.Si, M. Syafei, SH, Akmal, Sm.Hk, Suardi, S.Sos, Yeniwati, SKM, Ir Adi Imran, Yenni.S, Syaharuddin, Syafruddin, Khaidir, dan Hazlinda.
Selain itu, 24 orang PNS menerima tanda kehormatan berupa Satyalancana Karya Satya untuk masa kerja 10 tahun adalah, Drs Syamsul Bahri, M.Si, Dra. Hj Rosmiati, Drs. M. Amin Filda, Drs. Raden Saleh, Tarmizi, SH, MH, Syarifuddin, S.Sos, MT, Drs. Sugianto, M.Si, Drs. Adhiar, Drs Mahadi, Drs Rahmad Junaidi, Dedi Damhudi, AP. M.Si, Ir Bustan, Rahmat, S.Sos, Jhon Everi, SP, Robiul Siregar, SP, Ir. Nurhasanai, MM, Mahrusi. S.ST, Idrus, S.Sos, Nurfizahayani, SH, Tenku Arifin, S.Sos, Helvizar, SP, Sesjed, SP, dan Edy Harpami, (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Bersempena menyambut sekaligus memerihakan HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009, maka sebanyak 73 orang PNS dilingkungan Pemkab Kampar menerima tanda kehormatan Satyalancana karya Satya dari Presiden RI, DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono. Tanda kehormatan tersebut diberikan kepada PNS yang telah mengadi selama 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun.
Demikian diungkapkan Kepala BKD Kampar, Drs H Jonsabri didampingi Kabag Humas Setda Kampar, Nasruni, S.IP ketika ditemui di Bangkinang Senin (17/8).
Ditambahkannya bahwa 24 orang PNS yang menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya untuk masa kerja 30 tahun adalah : Dr. Bukit Pinondang, S.PD, Masmansur Hakim, SP, Amir Arifin, S.Sos, Mardjoko, SE, Drs Zainal Abidin, MM, Sudirman, SH, Asmansyah, S.Sos, Ir.Fauzi Nurita ,MT, Drs Yulias, M.Pd, Asril Sulaiman, Amirullah, S.Pd, Bahtiar Indra Kusuma, B.Sc, Ruslan, B.Sc, Abd. Muthalib, Nurbaity, Sugianto, Syafaruddin, Mansur, SP, Maswir, Sulaiman, Suherman, Nurmailis, Zulfahmi, dan Parman,
Dua puluh lima orang PNS yang menerima penganugerahan tanda kehormatan atas prestasi kerjanya selama 20 tahun adalah : Dra. Hj Nuraisyah, Drs Jalinus Mohd, M.Ed, Eliberty, SE, drh. Nadjib Bachtiar, Ahmad Tarmizi, S.Pd, Nurhaida, Mohd.Ali, Baharuddin Malay, Muliana Pinem, Pringgo Wahono, SH, Sudirman, A.Md, Saleh Abas, BC.Hk, Yusri, SP, Asiah, BA, Purwadi, SP, M.Si, M. Syafei, SH, Akmal, Sm.Hk, Suardi, S.Sos, Yeniwati, SKM, Ir Adi Imran, Yenni.S, Syaharuddin, Syafruddin, Khaidir, dan Hazlinda.
Selain itu, 24 orang PNS menerima tanda kehormatan berupa Satyalancana Karya Satya untuk masa kerja 10 tahun adalah, Drs Syamsul Bahri, M.Si, Dra. Hj Rosmiati, Drs. M. Amin Filda, Drs. Raden Saleh, Tarmizi, SH, MH, Syarifuddin, S.Sos, MT, Drs. Sugianto, M.Si, Drs. Adhiar, Drs Mahadi, Drs Rahmad Junaidi, Dedi Damhudi, AP. M.Si, Ir Bustan, Rahmat, S.Sos, Jhon Everi, SP, Robiul Siregar, SP, Ir. Nurhasanai, MM, Mahrusi. S.ST, Idrus, S.Sos, Nurfizahayani, SH, Tenku Arifin, S.Sos, Helvizar, SP, Sesjed, SP, dan Edy Harpami, (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM mengingatkan agar pergelaran Festival Budaya Kampar yang direncanakan akan berlangsung pada minggu ke empat Oktober 2009, tidak hanya sekedar kegiatan rutinitas tahunan yang setiap tahun diadakan, akan tetapi kegiatan ini harus dapat mengangkat nilai budaya yang sudah mulai memudar, serta dari segi kwalitas harus ada perubahan dan peningkatan.
Demikian disampaikan Bupati dalam pandangannya, didepan peserta rapat persiapan Festival Budaya Kampar, bertempat diruang rapat lantai tiga kantor Bupati Kampar, jalan lingkar Bangkinang Senen (3/8).
Dikatakan Burhanuddin Husin, bahwa kegiatan festival Budaya Kampar yang akan dilaksanakan harus dapat dipersiapkan secara matang, baik persiapan penyelenggaran maupun kwalitas material yang akan ditampilkan, sehingga even seperti ini tidak melenceng dari tujuan yang hendak dicapai.
Bupati juga berharap, agar penyelenggaraan festival Budaya Kampar tahun ini, dapat dijadikan sebagai momentum yang menggambarkan bahwa kondisi Kabupaten Kampar yang tidak lagi homogen yang terbuka dengan budaya luar.
untuk itu festival Budaya yang akan dilaksanakan dapat melibatkan seluruh paguyuban yang ada di Kabupaten Kampar, sebagai bagian dari budaya Kabupaten Kampar itu sendiri, dan penampilan kebudayaan yang berasal dari berbagai paguyuban ini tentunya akan lebih menggambarkan kebinekaan tunggal ika Kabupaten Kampar.
Untuk itu Bupati meminta kepada segenap panitian agar betul-betul dapat mempersiapkan secara matang festifal budaya Kampar tahun ini, dan kepenitiaan yang dibentuk dapat melibatkan semua satker yang terkait dan komponen lainnya yang berkauatan dengan budaya itu, sehingga kegiatan ini bukan sekedar kegiatan rutinitas belaka.
Pada kesempatan tersebut Bupati juga meminta, kepada dinas pariwisata Kabupaten Kampar, pada even tahun ini dapat pula mempertandingkan Budaya asli Kabupaten Kampar, seperti Basiacuong,Zikir Gubano, bacilempong serta pestival lagu ocu yang diciptakan dan menggabarkan budaya Kampar.
Disamping kegiatan lainnya yang akan ditampilkan seperti Pawai Budaya, Pegelaran kesenian, Festifal tari daerah, mendongeng, Permainan rakyat, serta pameran budaya, Bupati juga berharap agar dapat pula kelompok usaha kecil dan pedagang kaki lima yang dipersiapkan ikut dalam even budaya tahunan ini.
Festival Budaya Kampar tahun ini, diharapkan akan lebih baik dan bermakna dari pegelaran yang telah sudah,dan even ini tentunya diharapkan akan dapat menggali kembali dan memperkokoh budaya Kabupaten Kampar yang asli.
Bupati Kampar didampingi Kadis Pariwisata kabupaten Kampar Drs.H.Syamsul Bahri Msi,disepan segenap panitia pelaksana dan Camat Sekabupaten Kampar,menyampaikan keinginannya berkaiatan kebidayaan daerah Kampar ini, harus ada kajian yang matang, sehingga kita secara tertulis dapat menjawab bahwa budaya Kampar yang asli itu memang ada, dan secara fisik kita punya bukti berupa buku. (Humas Kampar)
Setelah menunggu sejak tahun 1994 yang lalu, barulah pada tahun 2011, salah seorang putra terbaik Kabupaten Kampar yakni Randi Handika, siswa SMA Negeri 2 Bangkinang berhasil meraih sukses untuk menjadi salah seorang anggota Paskibraka Nasional tahun 2011 dan melaksanakan tugas pada pengibaran bendera sang merah putih di Istana Negara di Jakarta pada Rabu, 17 Agustus 2011.
Dam pada tahun ini juga, ternyata dua orang putra-putri terbaik Kabupaten Kampar yakni Rahmaria Ulfa, siswi SMA Negeri I Bangkinang dan M. Asrul, siswa SMEA PGRI Bangkinang juga berhak dan sekaligus mendapatkan kepercayaan untuk menjadi anggota Paskibraka Privinsi Riau tahun 2011 dan melaksanakan tugas pengibaran bendera pada hari Rabu tanggal, 17 Agutus 2011 di halaman Kantor Gubernur Riau di Pekanbaru.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Kampar, Drs. H. Amri Salam, M/Pd didampingi Kasi pembinaan generasi muda Disdikpora Kampar, H. Ismail, S.Sos ketika ditemui di Bangkinang pada Rabu (17/8), seraya menambahkan bahwa lahirnya anggota Paskibraka Nasional dari Kabupaten Kampar merupakan prestasi yang cukup membanggakan, ujarnya.
BUPATI “ ALQURAN SOLUSI SETIAP MASALAH “
Bangkinang, Momentum peringatan Nuzuul Quran menjadi ajang kita untuk introspeksi dan evaluasi diri apakah kita sudah benar-benar menjadikan Al- quran sebagai pegangan dan pedoman hidup ,demikian disampaikan oleh Bupati Kabupaten Kampar saat menghadiri acara peringatan Nuzuul Quran serangkaian dengan safari Ramadhan di Masjid Al- Hayah desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu, Senin 30/7.
Menurut Burhanuddin Husin, Alquran Merupakan satu-satunya solusi dari berbagai permasalahan yang kita hadapi saat ini. Bangsa Indonesia dihadapkan pada persoalan multi dimensi, paling tidak dari sejumlah persoalan yang dihadapi Bangsa Indonesia dan termasuk juga Kabupaten Kampar yang sampai saat ini belum bisa diatasi yakni kualitas sumber daya manusia yang masih rendah dan masalah kemiskinan.
" Kemiskinan dan rendahnya kualitas sumber daya manusia mempunyai keterkaitan yang erat, saya ingin mengajak masyarakat kita untuk terus meningkatkan kesadaran betapa pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Tidak ada lagi alasan kita rendahnya kualitas pendidikan kita karena kurangnya infrastuktur atau jumlah tenga guru yang masih kurang, perlu diketahui rasio jumlah anak yang sekolah dengan kelas dan guru yang tersedia saat ini sudah memadai, hanya saja dari segi kualitas kita masih tertinggal, ujar Burhanuddin Husin.
Ditambahkan Burhanuddin Husin, untuk peningkatan kualitas SDM ini berdasarkan UU nomor 14 tahun 2005 tentang pendidikan ditegaskan, untuk tahun 2015 mendatang seluruh guru mulai dari Taman Kanak-kanak ( TK) hingga Sekolah Menengah Umum ( SMU) harus berkompetensi sarjana. Sedangkan kondisi riil yang ada saat ini hanya 50 % guru dari 9800 guru di Kabuaten Kampar yang berkompetansi sarjana, jadi menjelang pada tahun 2015 kita harus tingkatkan kompetensi guru sampai sarjana kurang lebih 1000 guru per tahun.
Burhanuddin Husin mengharapkan, dari semua masalah yang kita hadap ini kunci dan solusinya adalah Alquran. Kita napak tilas sejenak melihat para cendikiawan-cendikiawan muslim yang hebat di dunia karena menggali ilmu-ilmu dari Alquran. Karena itu untuk menciptakan manusia berbudi luhur, berakhlak mulia, berdaya guna harus dengan Alquran. Dan sudah seharusnya Kampar sebagai serambi Mekkahnya Riau merefleksikan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan kita sehari-hari, ujar Burhanuddin Husin.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Kampar Syafrizal, Msi, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs. Zulher, MS, Assisten I Bidang pemerintahan Nukman Hakim, assisten II bidang perekonomian H. Masri Maahu, Kepala Dinas pemerintahan kabupaten Kampar, Kapolrest kabupaten Kampar AKBP. MZ. Muttaqien seluruh Kepala Bagian pemerintah Kabupaten Kampar. (Humas Pemkab Kampar))
Bangkinang, Balimau kasai jangan hanya dijadikan kegiatan seremonial saja, akan tetapi fahamilah bahwa kegiatan ini sangat banyak mengandung arti dan makna. Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar Drs. H. Burhanuddin Husin, MM pada acra Balimau Kasai Tingkat Kabupaten Kampar yang di hadiri Oleh Sekdaprop Drs. H. Wan Syamsir Yus yang acaranya dipusatkan di Desa Batu Belah Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. Jum'at 21/8
Bila kita merujuk kepada Sejarah Balimau Kasai merupakan suatu kebiasaan masyarakat Kabupaten Kampar dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang sudah berjalan berabad-abad, yaitu suatu prosesi untuk mensucikan diri (lahiriah) dengan menggunakan jeruk purut (limau) yang direbus dan kasai atau ramuan dari beras kencur, kunyit dan bunga-bungaan.
"Kegiatan Balimau Kasai ini dilaksanakan disetiap daerah di Kabupaten Kampar namun untuk tingkat Kabupaten Kampar dipusatkan di Desa Batu Belah dan telah dijalankan selama bertahun- tahun oleh nenek moyang kita, hal ini merupakan adat istiadat yang telah mengakar di masyarakat kabupaten Kampar" Kata Burhanuddin
Ditambahkan Burhanuddin bila kita mandingkan pelaksanaan balimau kasai massa lalu dengan pelaksanaan balimau kasai sekarang ini, telah terjadi pergeseran nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan Balimau Kasai tersebut. Bupati Kampar mengajak dan menghimbau untuk kembali kepada pelaksanaan Balimau kasai menurut adat dan tradisi yang tidak bertentangan norma agama dan norma adat istiadat.
" Balimau Kasai yang merupakan budaya asli Daerah untuk kita lestarikan dan kita perhatikan dan mari kita minimalisir yang dapat merusak adat dan tradisi para pendahulu kita yang berlandaskan Adat bersedi syara' dan syara' bersendi Kitabullah" Kata Burhanuddin.
Sementara Sekdaprop Drs. H. Wan Syamsir Yus dalam arahannya menyampaiakan 3 (tiga) pesan dan harapan kepada Pemerintah Daerah maupun kepada masyarakat untuk memperhatikan dan mengelolah Kegiatan Budaya ini
pertama menjadikan kegiatan Balimau Kasai ini sebagai Wadah Silaturrahmi dan sebagai ungkapan kegembiraan dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Keda Menjadikan kegiatan ini sebagai asset Wisata Baik Kabupaten Kampar maupun asset Wisata Propinsi Riau bukan sakja Balimau Kasai akan tetapi dapat dikelola dan ditata sedemikian rupa sehingga dapat menarik minat wisatawan ddalam negeri Maupun Luar Negeri.
Dan harapan Sekdapropyang ketiga yaitu dapat dijadikan ajang silaturrahmi dan meningkat kesatuan diantara kita dan akhirnya dapat meningkatkan ketaqwaan kita kepada sang Khaliq" kata Wan Syamsir Yus mengakhiri sambutannya
Selanjutnya Bupati Kampar dan Sekdaprop melakukan prosesi pemandian Balimau Kasai yang dilakukan di pinggir Sungai Kampar pertanda Balimau Kasai tingkay Kabupaten Kampar telah dimulai.
Hadir pada acra tesebut Muspida Kabupaten Kampar, Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Kampar Syamsul Bahri, dan Kepala SKPD dilingkunagan Pemerintah Kabupaten Kampar.(humas Setda Kampar)
Bangkinang, Balimau kasai jangan hanya dijadikan kegiatan seremonial saja, akan tetapi fahamilah bahwa kegiatan ini sangat banyak mengandung arti dan makna. Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar Drs. H. Burhanuddin Husin, MM pada acra Balimau Kasai Tingkat Kabupaten Kampar yang di hadiri Oleh Sekdaprop Drs. H. Wan Syamsir Yus yang acaranya dipusatkan di Desa Batu Belah Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. Jum'at 21/8
Bila kita merujuk kepada Sejarah Balimau Kasai merupakan suatu kebiasaan masyarakat Kabupaten Kampar dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang sudah berjalan berabad-abad, yaitu suatu prosesi untuk mensucikan diri (lahiriah) dengan menggunakan jeruk purut (limau) yang direbus dan kasai atau ramuan dari beras kencur, kunyit dan bunga-bungaan.
"Kegiatan Balimau Kasai ini dilaksanakan disetiap daerah di Kabupaten Kampar namun untuk tingkat Kabupaten Kampar dipusatkan di Desa Batu Belah dan telah dijalankan selama bertahun- tahun oleh nenek moyang kita, hal ini merupakan adat istiadat yang telah mengakar di masyarakat kabupaten Kampar" Kata Burhanuddin
Ditambahkan Burhanuddin bila kita mandingkan pelaksanaan balimau kasai massa lalu dengan pelaksanaan balimau kasai sekarang ini, telah terjadi pergeseran nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan Balimau Kasai tersebut. Bupati Kampar mengajak dan menghimbau untuk kembali kepada pelaksanaan Balimau kasai menurut adat dan tradisi yang tidak bertentangan norma agama dan norma adat istiadat.
" Balimau Kasai yang merupakan budaya asli Daerah untuk kita lestarikan dan kita perhatikan dan mari kita minimalisir yang dapat merusak adat dan tradisi para pendahulu kita yang berlandaskan Adat bersedi syara' dan syara' bersendi Kitabullah" Kata Burhanuddin.
Sementara Sekdaprop Drs. H. Wan Syamsir Yus dalam arahannya menyampaiakan 3 (tiga) pesan dan harapan kepada Pemerintah Daerah maupun kepada masyarakat untuk memperhatikan dan mengelolah Kegiatan Budaya ini
pertama menjadikan kegiatan Balimau Kasai ini sebagai Wadah Silaturrahmi dan sebagai ungkapan kegembiraan dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Keda Menjadikan kegiatan ini sebagai asset Wisata Baik Kabupaten Kampar maupun asset Wisata Propinsi Riau bukan sakja Balimau Kasai akan tetapi dapat dikelola dan ditata sedemikian rupa sehingga dapat menarik minat wisatawan ddalam negeri Maupun Luar Negeri.
Dan harapan Sekdapropyang ketiga yaitu dapat dijadikan ajang silaturrahmi dan meningkat kesatuan diantara kita dan akhirnya dapat meningkatkan ketaqwaan kita kepada sang Khaliq" kata Wan Syamsir Yus mengakhiri sambutannya
Selanjutnya Bupati Kampar dan Sekdaprop melakukan prosesi pemandian Balimau Kasai yang dilakukan di pinggir Sungai Kampar pertanda Balimau Kasai tingkay Kabupaten Kampar telah dimulai.
Hadir pada acra tesebut Muspida Kabupaten Kampar, Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Kampar Syamsul Bahri, dan Kepala SKPD dilingkunagan Pemerintah Kabupaten Kampar.(humas Setda Kampar)
Bangkinang, Balimau kasai jangan hanya dijadikan kegiatan seremonial saja, akan tetapi fahamilah bahwa kegiatan ini sangat banyak mengandung arti dan makna. Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar Drs. H. Burhanuddin Husin, MM pada acra Balimau Kasai Tingkat Kabupaten Kampar yang di hadiri Oleh Sekdaprop Drs. H. Wan Syamsir Yus yang acaranya dipusatkan di Desa Batu Belah Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. Jum'at 21/8
Bila kita merujuk kepada Sejarah Balimau Kasai merupakan suatu kebiasaan masyarakat Kabupaten Kampar dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang sudah berjalan berabad-abad, yaitu suatu prosesi untuk mensucikan diri (lahiriah) dengan menggunakan jeruk purut (limau) yang direbus dan kasai atau ramuan dari beras kencur, kunyit dan bunga-bungaan.
"Kegiatan Balimau Kasai ini dilaksanakan disetiap daerah di Kabupaten Kampar namun untuk tingkat Kabupaten Kampar dipusatkan di Desa Batu Belah dan telah dijalankan selama bertahun- tahun oleh nenek moyang kita, hal ini merupakan adat istiadat yang telah mengakar di masyarakat kabupaten Kampar" Kata Burhanuddin
Ditambahkan Burhanuddin bila kita mandingkan pelaksanaan balimau kasai massa lalu dengan pelaksanaan balimau kasai sekarang ini, telah terjadi pergeseran nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan Balimau Kasai tersebut. Bupati Kampar mengajak dan menghimbau untuk kembali kepada pelaksanaan Balimau kasai menurut adat dan tradisi yang tidak bertentangan norma agama dan norma adat istiadat.
" Balimau Kasai yang merupakan budaya asli Daerah untuk kita lestarikan dan kita perhatikan dan mari kita minimalisir yang dapat merusak adat dan tradisi para pendahulu kita yang berlandaskan Adat bersedi syara' dan syara' bersendi Kitabullah" Kata Burhanuddin.
Sementara Sekdaprop Drs. H. Wan Syamsir Yus dalam arahannya menyampaiakan 3 (tiga) pesan dan harapan kepada Pemerintah Daerah maupun kepada masyarakat untuk memperhatikan dan mengelolah Kegiatan Budaya ini
pertama menjadikan kegiatan Balimau Kasai ini sebagai Wadah Silaturrahmi dan sebagai ungkapan kegembiraan dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Keda Menjadikan kegiatan ini sebagai asset Wisata Baik Kabupaten Kampar maupun asset Wisata Propinsi Riau bukan sakja Balimau Kasai akan tetapi dapat dikelola dan ditata sedemikian rupa sehingga dapat menarik minat wisatawan ddalam negeri Maupun Luar Negeri.
Dan harapan Sekdapropyang ketiga yaitu dapat dijadikan ajang silaturrahmi dan meningkat kesatuan diantara kita dan akhirnya dapat meningkatkan ketaqwaan kita kepada sang Khaliq" kata Wan Syamsir Yus mengakhiri sambutannya
Selanjutnya Bupati Kampar dan Sekdaprop melakukan prosesi pemandian Balimau Kasai yang dilakukan di pinggir Sungai Kampar pertanda Balimau Kasai tingkay Kabupaten Kampar telah dimulai.
Hadir pada acra tesebut Muspida Kabupaten Kampar, Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Kampar Syamsul Bahri, dan Kepala SKPD dilingkunagan Pemerintah Kabupaten Kampar.(humas Setda Kampar)

Sebanyak 129 dari 496 orang penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Bangkinang, mendapat Remisi.. 118 diantaranya adalah Remisi Umum Sebahagian (RU.I) sisanya 11 orang mendapat Remisi Umum Seluruhnya (RU.II) atau bebas
Hal ini disampaikan oleh Kuaso, Kasubsi Registrasi Lapas Klas IIB Bangkinang, kepada Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM beserta Muspida Kampar yang melakukan peninjauan ke Lapas Bangkinang, Senin (17/8) saat membacakan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia dengan Nomor Keputuasan, W4.381.OK.03.01. 01 Agustus 2009 tentang pemberian Remisi Umum Narapidana dan Anak Pidana pada peringatan HUT ke-64 republik Indonesia
118 orang yang mendapat Remisi Umum Sebahagian itu diputuskan pengurangannya dengan pengurangan yang bervariasi. Untuk 1 bulan sebanyak 37 orang, 2 bulan 24 orang, 3 bulan 23 orang, 4 bulan 20 orang dan untuk lima bulan sebanyak 14 orang ditambah 11 orang yang mendapat Remisi Umum Seluruhnya (RU.II) atau bebas.
Terkait cetak biru pembaharuan pelaksanaan system pemasyarakatan, Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin dalam pengarahnnya membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM mengatakan, Menteri Hukum dan HAM telah mengeluarkan Peraturan dengan Nomor : M.HH-01.OT.02.02 tanggal 13 Januari tahun 2009.
" Cetak biru ini selain menjabarkan pemikiran, gagasan dan aspirasi dalam penyelenggaraan system pemasyarakatan yang disusun atas dasar kondisi objektif guna merumuskan suatu formula perbaikan dan perubahan, juga pedoman yang rinci bagi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi pemasayarakatan secara menyeluruh " ujar Burhanuddin
Berkenaan dengan hal itu, diterusakan Burhanuddin, jajaran Dierektorat Jenderal Pemasyarakatan harus mampu melakukan perubahan mindset dan culture set serta pengembangan budaya kerja dalam rangka pelayan prima kepada masyarakat. " Hal ini juga untuk menjawab tantangan, dimana hasil survey integritas sector public yang dilakukan KPK menempatkan Departemen Hukum dan HAM khusunya Pemasyarakatan dalam daftar terndah baik pada tahun 2007 maupun 2008, walaupun survey terbatas yang dilaksanakan diwilayah DKI Jakarta" ujarnya
Pada ksempatan itu, Burhanuddin, juga menyampaikan ucapan selamat kepada Narapidana yang mendapat Remisi baik Remisi Umum maupun seluruhnya " khusus kepada yang bebas atau remisi seluruhnya saya berpesan, berjanjilah pada diri anda sendiri untuk tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum. Kembalilah kepada keluarga dan jadilah anggota masyarakat yang baik dann taat hukum" ujarnya

Sebanyak 129 dari 496 orang penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Bangkinang, mendapat Remisi.. 118 diantaranya adalah Remisi Umum Sebahagian (RU.I) sisanya 11 orang mendapat Remisi Umum Seluruhnya (RU.II) atau bebas
Hal ini disampaikan oleh Kuaso, Kasubsi Registrasi Lapas Klas IIB Bangkinang, kepada Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM beserta Muspida Kampar yang melakukan peninjauan ke Lapas Bangkinang, Senin (17/8) saat membacakan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia dengan Nomor Keputuasan, W4.381.OK.03.01. 01 Agustus 2009 tentang pemberian Remisi Umum Narapidana dan Anak Pidana pada peringatan HUT ke-64 republik Indonesia
118 orang yang mendapat Remisi Umum Sebahagian itu diputuskan pengurangannya dengan pengurangan yang bervariasi. Untuk 1 bulan sebanyak 37 orang, 2 bulan 24 orang, 3 bulan 23 orang, 4 bulan 20 orang dan untuk lima bulan sebanyak 14 orang ditambah 11 orang yang mendapat Remisi Umum Seluruhnya (RU.II) atau bebas.
Terkait cetak biru pembaharuan pelaksanaan system pemasyarakatan, Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin dalam pengarahnnya membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM mengatakan, Menteri Hukum dan HAM telah mengeluarkan Peraturan dengan Nomor : M.HH-01.OT.02.02 tanggal 13 Januari tahun 2009.
" Cetak biru ini selain menjabarkan pemikiran, gagasan dan aspirasi dalam penyelenggaraan system pemasyarakatan yang disusun atas dasar kondisi objektif guna merumuskan suatu formula perbaikan dan perubahan, juga pedoman yang rinci bagi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi pemasayarakatan secara menyeluruh " ujar Burhanuddin
Berkenaan dengan hal itu, diterusakan Burhanuddin, jajaran Dierektorat Jenderal Pemasyarakatan harus mampu melakukan perubahan mindset dan culture set serta pengembangan budaya kerja dalam rangka pelayan prima kepada masyarakat. " Hal ini juga untuk menjawab tantangan, dimana hasil survey integritas sector public yang dilakukan KPK menempatkan Departemen Hukum dan HAM khusunya Pemasyarakatan dalam daftar terndah baik pada tahun 2007 maupun 2008, walaupun survey terbatas yang dilaksanakan diwilayah DKI Jakarta" ujarnya
Pada ksempatan itu, Burhanuddin, juga menyampaikan ucapan selamat kepada Narapidana yang mendapat Remisi baik Remisi Umum maupun seluruhnya " khusus kepada yang bebas atau remisi seluruhnya saya berpesan, berjanjilah pada diri anda sendiri untuk tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum. Kembalilah kepada keluarga dan jadilah anggota masyarakat yang baik dann taat hukum" ujarnya

Sebanyak 129 dari 496 orang penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Bangkinang, mendapat Remisi.. 118 diantaranya adalah Remisi Umum Sebahagian (RU.I) sisanya 11 orang mendapat Remisi Umum Seluruhnya (RU.II) atau bebas
Hal ini disampaikan oleh Kuaso, Kasubsi Registrasi Lapas Klas IIB Bangkinang, kepada Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM beserta Muspida Kampar yang melakukan peninjauan ke Lapas Bangkinang, Senin (17/8) saat membacakan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia dengan Nomor Keputuasan, W4.381.OK.03.01. 01 Agustus 2009 tentang pemberian Remisi Umum Narapidana dan Anak Pidana pada peringatan HUT ke-64 republik Indonesia
118 orang yang mendapat Remisi Umum Sebahagian itu diputuskan pengurangannya dengan pengurangan yang bervariasi. Untuk 1 bulan sebanyak 37 orang, 2 bulan 24 orang, 3 bulan 23 orang, 4 bulan 20 orang dan untuk lima bulan sebanyak 14 orang ditambah 11 orang yang mendapat Remisi Umum Seluruhnya (RU.II) atau bebas.
Terkait cetak biru pembaharuan pelaksanaan system pemasyarakatan, Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin dalam pengarahnnya membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM mengatakan, Menteri Hukum dan HAM telah mengeluarkan Peraturan dengan Nomor : M.HH-01.OT.02.02 tanggal 13 Januari tahun 2009.
" Cetak biru ini selain menjabarkan pemikiran, gagasan dan aspirasi dalam penyelenggaraan system pemasyarakatan yang disusun atas dasar kondisi objektif guna merumuskan suatu formula perbaikan dan perubahan, juga pedoman yang rinci bagi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi pemasayarakatan secara menyeluruh " ujar Burhanuddin
Berkenaan dengan hal itu, diterusakan Burhanuddin, jajaran Dierektorat Jenderal Pemasyarakatan harus mampu melakukan perubahan mindset dan culture set serta pengembangan budaya kerja dalam rangka pelayan prima kepada masyarakat. " Hal ini juga untuk menjawab tantangan, dimana hasil survey integritas sector public yang dilakukan KPK menempatkan Departemen Hukum dan HAM khusunya Pemasyarakatan dalam daftar terndah baik pada tahun 2007 maupun 2008, walaupun survey terbatas yang dilaksanakan diwilayah DKI Jakarta" ujarnya
Pada ksempatan itu, Burhanuddin, juga menyampaikan ucapan selamat kepada Narapidana yang mendapat Remisi baik Remisi Umum maupun seluruhnya " khusus kepada yang bebas atau remisi seluruhnya saya berpesan, berjanjilah pada diri anda sendiri untuk tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum. Kembalilah kepada keluarga dan jadilah anggota masyarakat yang baik dann taat hukum" ujarnya
Sebanyak 129 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Kampar yang dinilai berprestasi bersempena memperingati Hari Ulang Tahun Ke-66 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2011 mendapatkan tanda kehormatan berupa Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia DR.H. Susilo Bambang Yudhoyono.
Acara penyerahan piagam dan wing Satyalancana Karya Satya bagi 129 orang PNS tersebut berlangsung pada upacara bendera memperingati HUT RI ke-66 di halaman kantor Bupati Kampar di Bangkinang pada Rabu (17/8). Bupati Kampar, Drs H Burhanuddin Husin, MM pada upacara bendera tersebut langsung menyerahkan piagam dan menyematkan wing Satyalancana Karya Satya kepada 129 orang PNS.
Bupati Kampar selaku inspektur upacara pada upacara memperingati HUT RI Ke-66 tahun 2011, tanggal, 17 Agustus 2011 tersebut membacakan secara langsung sambutan tertulis Gubernur Riau, H.M. Rusli Zainal.
Dalam teks tertulisnya Gubri Rusli Zainal mengungkapkan bahwa kesadaran akan kehidupan berbangsa, bertanah air Indonesia serta kebanggaan sebagai warga Negara Indonesia harus dijaga sebagai identitas diri yang tidak boleh luntur oleh perkembangan dunia.
Kemerdekaan ini hendaknya dimaknai untuk meperbaiki tatanan kehidupan bangsa Indonesia, peningkatan kesejahteraan rakyat, peningkatan SDM serta membangun iklim demokrasi yang kondusif dan bermartabat.
Sebagai anak negeri dan anak bangsa kita tidak boleh mundur ke belakang, namun harus maju terus ke depan, tidak mengenal kata menyerah, pantang patah semangat dan putus asa “sekali layar terkembang pantang surut kebelakang”, ujarnya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kampar, Drs H Jonsabri ketika ditemui usai upacara bendera tersebut mengungkapkan bahwa tahun ini 129 orang PNS di Kabupaten Kampar penghargaan dari Presiden RI.
Penghargaan Satyalancana Karya Satya diberikan kepada PNS sebagai penghargaan atas darmabakti PNS yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, UUD tahun 1945, Negara dan Pemerintah serta dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus menerus mencapai paling singkat 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun.
Dipaparkan Drs H Jonsabri bahwa dari 129 orang PNS yang menerima tanda kehormatan dan penghargaan Satyalancana Karya Satya tersebut terbagi dengan kalsifikasi masa pengabdian selama 30 tahun untuk 19 orang PNS, masa pengabdian 20 tahun untuk 73 orang PNS dan masa pengabdian 10 tahun untuk 37 orang PNS, tegas H Jonsabri seraya menambahkan bahwa dirinya juga menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI untuk tahun 2011 dengan kategori untuk masa pengabdian selama 30 tahun. Dan dengan demikian saya, ungkap H Jonsabri telah menerima penghargaan serupa untuk kategoroi 10 tahun dan 20 tahun pada tahun-tahun sebelumnya.
Safari Ramadhan kali ini diadakan di desa Rimbo Panjang kecamatan Tambang bertempat di masjid Al_Huda ini dilaksanakan bertujuan mempererat silaturrahmi sesama umat Muslim juga memperdekat hubungan antara Pemkab Kampar dengan masyarakat, Selain itu maafaat silaturrahmi sangat luar biasa baik untuk kesehatan dan juga bisa memperpanjang umur karena silaturrahmi, jelas "zulher".
Dalam kegiatan safari ramadhan juga bertujuan untuk menampung segala aspirasi masyarakat serta melihat langsung kondisi keadaan perkembangan pembangunan dan pertumbuhan masyarakat yang pada kesempatan ini di laksanakan di dusun I desa Rimbo Panjang kecamatan Tambang di masjid Al_Hudakemaren Rabu (25/8) Malam.
Dalam sambutannya SEKDAKAB Kampar sekaligus ketua tim safari ramadhan Drs. H. Zulher MS mengatakan mari kita jadikan Momentum bulan suci ramadhan untuk memupuk silaturrahmi, baik itu silaturrahmi kita manusia dengan Alloh SWT yang dalam hakekatnya pada bulan suci ini kita dianjurkan untuk lebih banyak mendekatkan diri kepadaNYA, sedangkan silaturrahmi manusia dengan manusia adalah hal yang sangat diwajibkan kepada kita sesuai yang ada dalam ajaran agama barang siapa yang memutuskan tali silaturrahmi sesame manusia maka amal ibadanya tidak diteriam disisi Alloh SWT, sedangkan silaturrahmi yang ketiga silatrurrahmi manusia dengan alam, jelas "zulher".
Dalam kesempatan itu, Zulher juga meyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid, Mushola dan bantuan santunan anak yatim yang diserahkan langsung kepada Camat Tambang, Asman Syah, sebesar Rp. 147 Juta. Rincian bantuan untuk Masjid sebanyak 21 masjid masing-masing 7 Juta Rupiah, untuk Musholla sebanyak Rp. 81 juta sebanyak 27 Mushola masing-masing mendapat Rp. 3 Juta. Sementara untuk anak yatim sekecamatan Tambang mendapat bantuan sebesar Rp. 20 Juta, dan di tambah bantuan dari sumbangan dari anggota tim safari rahmadhan yang diketuai SEKDAKAB Kampar ini terkumpul dana bantuan sebesar 18,5 juta tambahan yang diterima pengurus masjid Al_Huda desa Rimbo Panjang, total bantuan yang diterima kecamatan Tambang 266,5 juta (Dua Ratus enam puluh enam Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).
Pada kesempatan itu, Drs. H. Zulher MS selaku SEKDAKAB Kampar dan ketua tio safari ramadhan juga mempuka secara resmi acara MTQ sedesa Rimbo panjang dan juga lomba Pidato, Azan, dan Hafis, selain membuka secara resmi kegiatan perlombaan itu zulher juga menhimbau kepada panitia pelaksana untuk dalam penilain lebih proposional nantinya. Perlombaan ini diikuti oleh anak-anak dan remaja sedesa Rimbo Panjang, zulher menambahkan dengan perlombaan ini bisa meningkatkan minat baca Al-Quran di desa Rimbo Panjang dan untuk menumbuhkan bibit yang nantinya bisa menjadi wakil daerah untuk MTQ Kabupaten dan juga untuk MTQ Provinsi maupun event Nasional nantinya.
Hadir pada acara tersebut, Tim safari ramadhan Pemkab Kampar dan anggota, Camat Tambang Asman Syah, dan Upika, Kapolsek Tambang Dedi Suryadi, Danramil Diding S, Kades Rimbo Panjang Zalka Putra, kades sekecamatan Tambang, dan penceramah dari tim safari ramadhan Ustad Johor Arifin, tokoh masyarakat, tokoh agama, ninik mamak, dan masyarakat desa Rimbo Panjang. (HUMAS KAMPAR).

Menyambut datangnya bulan Ramadhan 1430 H kali ini salah seorang Panitia yang juga dituakan dalam kepanitiaan acara lomba pacu tongkang melawan arus Drs.Harmaini menyampaikan sambutannya mengatakan sebagaimana tradisi masyarakat Kampar umumnya melakukan perayaan "Balimau Kasai " atau mandi bersama di sungai kampar untuk membersihkan diri,namun kali ini di kecamatan Bangkinang Barat telah dilakukan serangkaian kegiatan sebelumnya seperti acara Bakela (makan bersama), pemberian santunan kepada anak yatim, lomba MTQ sekenegerian Kuok dan terakhir diadakan acara lomba pacu tongkang melawan arus sebagai penutupan yang diikuti sebanyak 22 peserta sekabupaten Kampar dimana acaranya dipusatkan di Desa wisata Budaya Pulau Belimbing sudah berlangsung sejak hari rabu ((19-8) sampai dengan jumat kemarin(21-8).
Acara lomba pacu tongkang melawan arus ini sudah berlangsung selama 14 tahun dan kami mengharapkan untuk dapat terus kita laksanakan ditambahkan Drs.Harmaini, untuk tahun ini memperebutkan piala bergilir Bupati Kampar dan Piala bergilir Guntur Group yang dimenangkan oleh tim dayung Pusdikkes Kampar sebagai juara pertama dan juara kedua oleh tim dayung Karya tehnik aman group dari Koto Semiri serta juara ketiga dimenangkan oleh tim dayung sungai manggis B, demikian disampaikan Harmaini mengakhiri sambutannya yang juga teriring ucapan terima kasih atas bantuan semua pihak yang sudah ikut menyukseskan acara ini seperti Guntur Group,Karang taruna,H.Eka Demi yustra,Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar,Malindo group, terlebih pada Pemdakab Kampar yang telah banyak memberikan perhatian juga bantuannya.
Sementara itu Bupati Kampar yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs.H.Zulher,MS menyampaikan dalam sambutannya pada acara Balimau Kasai sekaligus penutupan acara lomba pacu tongkang melawan arus di Pulau Belimbing bahwa banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil dari kegiatan seperti ini diantaranya sebagai ajang untuk saling silatuhim dan memperkuat persatuan dan kesatuan diantara masyarakat, sebagai ajang promosi daerah Kabupaten Kampar dan sebagai ajang untuk mencari bibit atlit berprestasi apalagi nanti pada tahun 2012 Riau sebagai tuan PON (Pekan Olahtaga nasional).
Kedepan acara ini akan kita tingkatkan lagi terutama untuk bidang keagamaan termasuk hadiah bagi peserta lomba, kata Sekdakab Kampar Menambahkan, terakhir sekda berpesan mudah-mudahan dengan semangat lomba yang baru berlangsung tadi semua jadi semangat berpuasa serta dapat meningkatkan iman kita apalagi memasuki Puasa esok yang akan kita laksanakan.(Humas Kampar).

Menyambut datangnya bulan Ramadhan 1430 H kali ini salah seorang Panitia yang juga dituakan dalam kepanitiaan acara lomba pacu tongkang melawan arus Drs.Harmaini menyampaikan sambutannya mengatakan sebagaimana tradisi masyarakat Kampar umumnya melakukan perayaan "Balimau Kasai " atau mandi bersama di sungai kampar untuk membersihkan diri,namun kali ini di kecamatan Bangkinang Barat telah dilakukan serangkaian kegiatan sebelumnya seperti acara Bakela (makan bersama), pemberian santunan kepada anak yatim, lomba MTQ sekenegerian Kuok dan terakhir diadakan acara lomba pacu tongkang melawan arus sebagai penutupan yang diikuti sebanyak 22 peserta sekabupaten Kampar dimana acaranya dipusatkan di Desa wisata Budaya Pulau Belimbing sudah berlangsung sejak hari rabu ((19-8) sampai dengan jumat kemarin(21-8).
Acara lomba pacu tongkang melawan arus ini sudah berlangsung selama 14 tahun dan kami mengharapkan untuk dapat terus kita laksanakan ditambahkan Drs.Harmaini, untuk tahun ini memperebutkan piala bergilir Bupati Kampar dan Piala bergilir Guntur Group yang dimenangkan oleh tim dayung Pusdikkes Kampar sebagai juara pertama dan juara kedua oleh tim dayung Karya tehnik aman group dari Koto Semiri serta juara ketiga dimenangkan oleh tim dayung sungai manggis B, demikian disampaikan Harmaini mengakhiri sambutannya yang juga teriring ucapan terima kasih atas bantuan semua pihak yang sudah ikut menyukseskan acara ini seperti Guntur Group,Karang taruna,H.Eka Demi yustra,Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar,Malindo group, terlebih pada Pemdakab Kampar yang telah banyak memberikan perhatian juga bantuannya.
Sementara itu Bupati Kampar yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs.H.Zulher,MS menyampaikan dalam sambutannya pada acara Balimau Kasai sekaligus penutupan acara lomba pacu tongkang melawan arus di Pulau Belimbing bahwa banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil dari kegiatan seperti ini diantaranya sebagai ajang untuk saling silatuhim dan memperkuat persatuan dan kesatuan diantara masyarakat, sebagai ajang promosi daerah Kabupaten Kampar dan sebagai ajang untuk mencari bibit atlit berprestasi apalagi nanti pada tahun 2012 Riau sebagai tuan PON (Pekan Olahtaga nasional).
Kedepan acara ini akan kita tingkatkan lagi terutama untuk bidang keagamaan termasuk hadiah bagi peserta lomba, kata Sekdakab Kampar Menambahkan, terakhir sekda berpesan mudah-mudahan dengan semangat lomba yang baru berlangsung tadi semua jadi semangat berpuasa serta dapat meningkatkan iman kita apalagi memasuki Puasa esok yang akan kita laksanakan.(Humas Kampar).

Menyambut datangnya bulan Ramadhan 1430 H kali ini salah seorang Panitia yang juga dituakan dalam kepanitiaan acara lomba pacu tongkang melawan arus Drs.Harmaini menyampaikan sambutannya mengatakan sebagaimana tradisi masyarakat Kampar umumnya melakukan perayaan "Balimau Kasai " atau mandi bersama di sungai kampar untuk membersihkan diri,namun kali ini di kecamatan Bangkinang Barat telah dilakukan serangkaian kegiatan sebelumnya seperti acara Bakela (makan bersama), pemberian santunan kepada anak yatim, lomba MTQ sekenegerian Kuok dan terakhir diadakan acara lomba pacu tongkang melawan arus sebagai penutupan yang diikuti sebanyak 22 peserta sekabupaten Kampar dimana acaranya dipusatkan di Desa wisata Budaya Pulau Belimbing sudah berlangsung sejak hari rabu ((19-8) sampai dengan jumat kemarin(21-8).
Acara lomba pacu tongkang melawan arus ini sudah berlangsung selama 14 tahun dan kami mengharapkan untuk dapat terus kita laksanakan ditambahkan Drs.Harmaini, untuk tahun ini memperebutkan piala bergilir Bupati Kampar dan Piala bergilir Guntur Group yang dimenangkan oleh tim dayung Pusdikkes Kampar sebagai juara pertama dan juara kedua oleh tim dayung Karya tehnik aman group dari Koto Semiri serta juara ketiga dimenangkan oleh tim dayung sungai manggis B, demikian disampaikan Harmaini mengakhiri sambutannya yang juga teriring ucapan terima kasih atas bantuan semua pihak yang sudah ikut menyukseskan acara ini seperti Guntur Group,Karang taruna,H.Eka Demi yustra,Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar,Malindo group, terlebih pada Pemdakab Kampar yang telah banyak memberikan perhatian juga bantuannya.
Sementara itu Bupati Kampar yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs.H.Zulher,MS menyampaikan dalam sambutannya pada acara Balimau Kasai sekaligus penutupan acara lomba pacu tongkang melawan arus di Pulau Belimbing bahwa banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil dari kegiatan seperti ini diantaranya sebagai ajang untuk saling silatuhim dan memperkuat persatuan dan kesatuan diantara masyarakat, sebagai ajang promosi daerah Kabupaten Kampar dan sebagai ajang untuk mencari bibit atlit berprestasi apalagi nanti pada tahun 2012 Riau sebagai tuan PON (Pekan Olahtaga nasional).
Kedepan acara ini akan kita tingkatkan lagi terutama untuk bidang keagamaan termasuk hadiah bagi peserta lomba, kata Sekdakab Kampar Menambahkan, terakhir sekda berpesan mudah-mudahan dengan semangat lomba yang baru berlangsung tadi semua jadi semangat berpuasa serta dapat meningkatkan iman kita apalagi memasuki Puasa esok yang akan kita laksanakan.(Humas Kampar).
Bangkinang, Bupati Kampar, Burhanuddin Husin dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009 melakukan pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kampar yang berjumlah sebanyak 30 orang yang terdiri dari 15 orang putra dan 15 orang putri, dan akan melaksanakan tugas untuk penaikan bendera pusaka merah putih pada peringatan detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2009 dan sekaligus bertugas untuk menurunkan bendera pada sore hari tanggal, 17 Agustus 2009 di Lapangan Pelajar Bangkinang.
30 orang anggota Paskibraka Kabupaten Kampar tahun 2009 tersebut berasal dari 8 kecamatan yakni Kecamatan Tambang 4 orang, Siak Hulu 2 orang, Kampar Kiri Hilir 1 orang, Kampar 4 orang, Rumbio Jaya 1 orang, Bangkinang 13 orang, Salo 2 orang dan Kecamatan Bangkinang Barat 3 orang.
Acara pengukuhan Paskibraka Kabupaten Kampar tahun 2009 tersebut dipusatkan di aula pertemuan kantor Bupati Kampar di komplek Kawasan Kantor Pemerintahan Kabupaten Kampar di Bangkinang Sabtu (15/8) yang dimulai pukul 20.30 WIB dalam suatu acara yang berlangsung hidmat.
Bupati Kampar, Burhanuddin Husin dalam sambutannya pada acara pengukuhan Paskibraka Kampar tahun 2009 tersebut mengatakan bahwa tugas Paskibraka bukan hanya menaikan bendera merah putih dan juga bukan hanya tugas seremonial belaka, tetapi kalian adalah putra-putri pilihan, terbaik dan menjadi wakil dari 20 Kecamatan di Kabupaten Kampar. Kalian terpilih bukan hanya karena kondisi fisik yang prima, tetapi juga dilandasi intelektual yang memadai. Untuk itu, seorang Paskibraka harus mengetahui perjuangan bangsa untuk merebut kemerdekaan, mampu menebarkan rasa nasionalisme dan menghargai perjuangan bangsa. Dan setelah melaksanakan tugas sebagai Paskibraka Kampar tahun 2009 dan kembali ke daerah masing-masing hendaknya dapat menjadi contoh dan panutan bagi generasi muda diwilayahnya. Anggota Paskibraka harus mampu jadi motivator dan inisiator ditengah-tengah generasi muda dan mampu memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia.
Hadir pada acara pengukuhan Paskibraka Kampar tahun 2009 tersebut diantaranya Wakil Bupati Kampar Teguh Sahono, SP Wakil Ketua DPRD Kampar Drs Marzuki Malik, Muspida Plus Kampar, para asisten, staf ahli, Kepala Badan, Dinas dan Kantor dijajaran Pemkab Kampar, Kakandepag Kampar Drs H Fairus, MA, orang tua anggota Paskibraka Kampar tahun 2009, para pelatih Paskibraka, dan undangan lainnya.
30 orang Paskibraka Kampar Tahun 2009
Tiga puluh orang putra-putri terbaik Kabupaten Kampar yang akan bertugas menaikan dan menurunkan bendera pusaka merah putih pada tanggal, 17 Agustus 2009 adalah Rama Widia Wati, Tomi Anggara Saputra, Ilham Setiawan dan David Ricardo dari Kecamatan Tambang dan sekolah di SMAN 1 Tambang. Tanjung Bimantara dan Nurhasanah dari SMAN 1 Siak Hulu Kecamatan Siak Hulu. Johannas dari SMAN 1 Kampar Kiri Hilir Kecamatan Kampar Kiri Hilir.
Ade Saputra, Pina Sari, Fitriani, Herwandi Pratama dari Kecamatan Kampar dan Supriyanto dari Kecamatan Rumbio Jaya 1 orang. Anggota Paskibraka dari Kecamatan Bangkinang sebanyak 13 orang yakni; Sulaiman, Siti Anin Dita, Candra Hermawan, Desri Apriliana Manalu, Elvina Yusrianti, Rudah Cia, Agung Wibowo, Zulfan Efendi, Ari Habdani, Anggi Purnama Sari, Vivi Yolanda, Faradila Sari, dan Sinarta Jeneri. Dari Kecamatan Salo yakni Citra Risna dan Aldi Febriansyah. Dari Kecamatan Bangkinang Barat yakni Nova Guspitawati, Denyelta Sonia, dan Junita
Sedangkan Paskibraka yang akan bertugas pada upacara penaikan bendera pada pukul 10.10 WIB pada tanggal, 17 Agustus 2009 adalah pembawa baki yakni Anggi Purnama Sari, siswa SMAN 1 Bangkinang dan Rahmah Widia Wati, siswa SMAN 1 Tambang. Dan anggota Paskibraka yang akan menaikan bendera pusaka adalah Tomi Anggara Saputra, siswa SMAN 1 Tambang, Ari Habdani siswa SMAN 1 Bangkinang dan Vivi Yolanda siswi SMAN 1 Bangkinang.
Dan petugas Paskibraka Kampar yang akan bertugas menurunkan bendera adalah pembawa baki Anggi Purnama Sari dan Rahmah Widia Wati. Dan anggota Paskibraka yang akan menurunkan bendera pusaka merah putih adalah Candra Hermawan, siswa SMAN 2 Bangkinang, Supriyanto, siswa SMAN I Rumbio Jaya dan Rusda Ciah, siswa SMAN 2 Bangkinang.
Sedangkan pelatih Paskibraka Kampar tahun 2009 dengan coordinator Kapten (Inf0 R Sipayung, dengan dukungan 4 pelatih yakni Serma Agustar, Serda Syarifuddin, Briptu Pol Nanang dan Kopda Boirin dan dilengkapi pula dengan jabatan Lurah Johannas, Ibu Lurah Roda Ciah dan bertindak selaku Camat Paskibraka Kampar Ismail, S. Sos. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Bupati Kampar, Burhanuddin Husin dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009 melakukan pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kampar yang berjumlah sebanyak 30 orang yang terdiri dari 15 orang putra dan 15 orang putri, dan akan melaksanakan tugas untuk penaikan bendera pusaka merah putih pada peringatan detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2009 dan sekaligus bertugas untuk menurunkan bendera pada sore hari tanggal, 17 Agustus 2009 di Lapangan Pelajar Bangkinang.
30 orang anggota Paskibraka Kabupaten Kampar tahun 2009 tersebut berasal dari 8 kecamatan yakni Kecamatan Tambang 4 orang, Siak Hulu 2 orang, Kampar Kiri Hilir 1 orang, Kampar 4 orang, Rumbio Jaya 1 orang, Bangkinang 13 orang, Salo 2 orang dan Kecamatan Bangkinang Barat 3 orang.
Acara pengukuhan Paskibraka Kabupaten Kampar tahun 2009 tersebut dipusatkan di aula pertemuan kantor Bupati Kampar di komplek Kawasan Kantor Pemerintahan Kabupaten Kampar di Bangkinang Sabtu (15/8) yang dimulai pukul 20.30 WIB dalam suatu acara yang berlangsung hidmat.
Bupati Kampar, Burhanuddin Husin dalam sambutannya pada acara pengukuhan Paskibraka Kampar tahun 2009 tersebut mengatakan bahwa tugas Paskibraka bukan hanya menaikan bendera merah putih dan juga bukan hanya tugas seremonial belaka, tetapi kalian adalah putra-putri pilihan, terbaik dan menjadi wakil dari 20 Kecamatan di Kabupaten Kampar. Kalian terpilih bukan hanya karena kondisi fisik yang prima, tetapi juga dilandasi intelektual yang memadai. Untuk itu, seorang Paskibraka harus mengetahui perjuangan bangsa untuk merebut kemerdekaan, mampu menebarkan rasa nasionalisme dan menghargai perjuangan bangsa. Dan setelah melaksanakan tugas sebagai Paskibraka Kampar tahun 2009 dan kembali ke daerah masing-masing hendaknya dapat menjadi contoh dan panutan bagi generasi muda diwilayahnya. Anggota Paskibraka harus mampu jadi motivator dan inisiator ditengah-tengah generasi muda dan mampu memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia.
Hadir pada acara pengukuhan Paskibraka Kampar tahun 2009 tersebut diantaranya Wakil Bupati Kampar Teguh Sahono, SP Wakil Ketua DPRD Kampar Drs Marzuki Malik, Muspida Plus Kampar, para asisten, staf ahli, Kepala Badan, Dinas dan Kantor dijajaran Pemkab Kampar, Kakandepag Kampar Drs H Fairus, MA, orang tua anggota Paskibraka Kampar tahun 2009, para pelatih Paskibraka, dan undangan lainnya.
30 orang Paskibraka Kampar Tahun 2009
Tiga puluh orang putra-putri terbaik Kabupaten Kampar yang akan bertugas menaikan dan menurunkan bendera pusaka merah putih pada tanggal, 17 Agustus 2009 adalah Rama Widia Wati, Tomi Anggara Saputra, Ilham Setiawan dan David Ricardo dari Kecamatan Tambang dan sekolah di SMAN 1 Tambang. Tanjung Bimantara dan Nurhasanah dari SMAN 1 Siak Hulu Kecamatan Siak Hulu. Johannas dari SMAN 1 Kampar Kiri Hilir Kecamatan Kampar Kiri Hilir.
Ade Saputra, Pina Sari, Fitriani, Herwandi Pratama dari Kecamatan Kampar dan Supriyanto dari Kecamatan Rumbio Jaya 1 orang. Anggota Paskibraka dari Kecamatan Bangkinang sebanyak 13 orang yakni; Sulaiman, Siti Anin Dita, Candra Hermawan, Desri Apriliana Manalu, Elvina Yusrianti, Rudah Cia, Agung Wibowo, Zulfan Efendi, Ari Habdani, Anggi Purnama Sari, Vivi Yolanda, Faradila Sari, dan Sinarta Jeneri. Dari Kecamatan Salo yakni Citra Risna dan Aldi Febriansyah. Dari Kecamatan Bangkinang Barat yakni Nova Guspitawati, Denyelta Sonia, dan Junita
Sedangkan Paskibraka yang akan bertugas pada upacara penaikan bendera pada pukul 10.10 WIB pada tanggal, 17 Agustus 2009 adalah pembawa baki yakni Anggi Purnama Sari, siswa SMAN 1 Bangkinang dan Rahmah Widia Wati, siswa SMAN 1 Tambang. Dan anggota Paskibraka yang akan menaikan bendera pusaka adalah Tomi Anggara Saputra, siswa SMAN 1 Tambang, Ari Habdani siswa SMAN 1 Bangkinang dan Vivi Yolanda siswi SMAN 1 Bangkinang.
Dan petugas Paskibraka Kampar yang akan bertugas menurunkan bendera adalah pembawa baki Anggi Purnama Sari dan Rahmah Widia Wati. Dan anggota Paskibraka yang akan menurunkan bendera pusaka merah putih adalah Candra Hermawan, siswa SMAN 2 Bangkinang, Supriyanto, siswa SMAN I Rumbio Jaya dan Rusda Ciah, siswa SMAN 2 Bangkinang.
Sedangkan pelatih Paskibraka Kampar tahun 2009 dengan coordinator Kapten (Inf0 R Sipayung, dengan dukungan 4 pelatih yakni Serma Agustar, Serda Syarifuddin, Briptu Pol Nanang dan Kopda Boirin dan dilengkapi pula dengan jabatan Lurah Johannas, Ibu Lurah Roda Ciah dan bertindak selaku Camat Paskibraka Kampar Ismail, S. Sos. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Bupati Kampar, Burhanuddin Husin dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009 melakukan pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kampar yang berjumlah sebanyak 30 orang yang terdiri dari 15 orang putra dan 15 orang putri, dan akan melaksanakan tugas untuk penaikan bendera pusaka merah putih pada peringatan detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2009 dan sekaligus bertugas untuk menurunkan bendera pada sore hari tanggal, 17 Agustus 2009 di Lapangan Pelajar Bangkinang.
30 orang anggota Paskibraka Kabupaten Kampar tahun 2009 tersebut berasal dari 8 kecamatan yakni Kecamatan Tambang 4 orang, Siak Hulu 2 orang, Kampar Kiri Hilir 1 orang, Kampar 4 orang, Rumbio Jaya 1 orang, Bangkinang 13 orang, Salo 2 orang dan Kecamatan Bangkinang Barat 3 orang.
Acara pengukuhan Paskibraka Kabupaten Kampar tahun 2009 tersebut dipusatkan di aula pertemuan kantor Bupati Kampar di komplek Kawasan Kantor Pemerintahan Kabupaten Kampar di Bangkinang Sabtu (15/8) yang dimulai pukul 20.30 WIB dalam suatu acara yang berlangsung hidmat.
Bupati Kampar, Burhanuddin Husin dalam sambutannya pada acara pengukuhan Paskibraka Kampar tahun 2009 tersebut mengatakan bahwa tugas Paskibraka bukan hanya menaikan bendera merah putih dan juga bukan hanya tugas seremonial belaka, tetapi kalian adalah putra-putri pilihan, terbaik dan menjadi wakil dari 20 Kecamatan di Kabupaten Kampar. Kalian terpilih bukan hanya karena kondisi fisik yang prima, tetapi juga dilandasi intelektual yang memadai. Untuk itu, seorang Paskibraka harus mengetahui perjuangan bangsa untuk merebut kemerdekaan, mampu menebarkan rasa nasionalisme dan menghargai perjuangan bangsa. Dan setelah melaksanakan tugas sebagai Paskibraka Kampar tahun 2009 dan kembali ke daerah masing-masing hendaknya dapat menjadi contoh dan panutan bagi generasi muda diwilayahnya. Anggota Paskibraka harus mampu jadi motivator dan inisiator ditengah-tengah generasi muda dan mampu memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia.
Hadir pada acara pengukuhan Paskibraka Kampar tahun 2009 tersebut diantaranya Wakil Bupati Kampar Teguh Sahono, SP Wakil Ketua DPRD Kampar Drs Marzuki Malik, Muspida Plus Kampar, para asisten, staf ahli, Kepala Badan, Dinas dan Kantor dijajaran Pemkab Kampar, Kakandepag Kampar Drs H Fairus, MA, orang tua anggota Paskibraka Kampar tahun 2009, para pelatih Paskibraka, dan undangan lainnya.
30 orang Paskibraka Kampar Tahun 2009
Tiga puluh orang putra-putri terbaik Kabupaten Kampar yang akan bertugas menaikan dan menurunkan bendera pusaka merah putih pada tanggal, 17 Agustus 2009 adalah Rama Widia Wati, Tomi Anggara Saputra, Ilham Setiawan dan David Ricardo dari Kecamatan Tambang dan sekolah di SMAN 1 Tambang. Tanjung Bimantara dan Nurhasanah dari SMAN 1 Siak Hulu Kecamatan Siak Hulu. Johannas dari SMAN 1 Kampar Kiri Hilir Kecamatan Kampar Kiri Hilir.
Ade Saputra, Pina Sari, Fitriani, Herwandi Pratama dari Kecamatan Kampar dan Supriyanto dari Kecamatan Rumbio Jaya 1 orang. Anggota Paskibraka dari Kecamatan Bangkinang sebanyak 13 orang yakni; Sulaiman, Siti Anin Dita, Candra Hermawan, Desri Apriliana Manalu, Elvina Yusrianti, Rudah Cia, Agung Wibowo, Zulfan Efendi, Ari Habdani, Anggi Purnama Sari, Vivi Yolanda, Faradila Sari, dan Sinarta Jeneri. Dari Kecamatan Salo yakni Citra Risna dan Aldi Febriansyah. Dari Kecamatan Bangkinang Barat yakni Nova Guspitawati, Denyelta Sonia, dan Junita
Sedangkan Paskibraka yang akan bertugas pada upacara penaikan bendera pada pukul 10.10 WIB pada tanggal, 17 Agustus 2009 adalah pembawa baki yakni Anggi Purnama Sari, siswa SMAN 1 Bangkinang dan Rahmah Widia Wati, siswa SMAN 1 Tambang. Dan anggota Paskibraka yang akan menaikan bendera pusaka adalah Tomi Anggara Saputra, siswa SMAN 1 Tambang, Ari Habdani siswa SMAN 1 Bangkinang dan Vivi Yolanda siswi SMAN 1 Bangkinang.
Dan petugas Paskibraka Kampar yang akan bertugas menurunkan bendera adalah pembawa baki Anggi Purnama Sari dan Rahmah Widia Wati. Dan anggota Paskibraka yang akan menurunkan bendera pusaka merah putih adalah Candra Hermawan, siswa SMAN 2 Bangkinang, Supriyanto, siswa SMAN I Rumbio Jaya dan Rusda Ciah, siswa SMAN 2 Bangkinang.
Sedangkan pelatih Paskibraka Kampar tahun 2009 dengan coordinator Kapten (Inf0 R Sipayung, dengan dukungan 4 pelatih yakni Serma Agustar, Serda Syarifuddin, Briptu Pol Nanang dan Kopda Boirin dan dilengkapi pula dengan jabatan Lurah Johannas, Ibu Lurah Roda Ciah dan bertindak selaku Camat Paskibraka Kampar Ismail, S. Sos. (Humas Setda Kampar).

Meskipun Kota Bangkinang pada Rabu, 17 Agustus 2011 diguyur hujan lebat sejak pukul 09.15 WIB hingga pukul 10.55 WIB, namun pelaksanaan upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2011 di Ibukota Kabupaten Kampar yang digelar di Lapangan Pelajar Bangkinang tetap berlangsung secara hidmat.
Hujan lebat tersebut sempat membasahi seluruh peserta upacara yang berada di Lapangan Pelajar dan yang tidak basah hanya peserta upacara yang berada di tenda utama dan yang menempati tempat duduk ditenda sebelah kanan dan kiri dari tenda utama. Upacara berlangsung sesuai jadual yang telah ditetapkan.
Bupati Kampar, Drs H Burhanuddin Husin, MM bertindak selaku Inspektur Upacara, sedangkan Komandan Upacara adalah Iptu (Pol) Nurman, SH yang berdiri tegar ditengah hujan yang terus mengguyur dengan lebatnya.
Wakil Ketua DPRD Kampar, H. Syahrul Aidi Muazat, Lc. membacakan Teks Proklamasi dengan suara lantang dan dilanjutkan dengan pembacaan do’a yang dipandu oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Drs H Fairus, MA
Hujan tetap belum berhenti ketika Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan Danki Paskibraka Ipda Ronal Abdul Gani Sirait, SE bergerak memasuki Lapangan Pelajar Bangkinang dengan langkah tegap dan serentak yang membuat ribuan pasang mata yang menyaksikan Paskibraka Kampar tahun 2011 terkesima.
Langkah tegap dan tertata rapi ditengah guyuran hujan tak membuat barisan Paskibraka yang berpakaian serba putih dan sepatu hitam menghindari lapangan yang akan mereka lewati dalam kondisi tergenang air. Langkah tegap dari 15 orang putra dan 15 orang putri terbaik Kabupaten Kampar tetap terlihat, meskipun percikan air sedikit berlumpur mulai menciprati seragam kebanggaan Paskibraka.
Pasukan delapan dari Paskibraka Kampar tahun 2011 kemudian membuat posisi sejajar dengan Inspektur Upacara yang tak lain adalah Bupati Kampar, Drs H Burhanuddin Husin yang berdiri tegap seraya menanti saat-saat kedatangan dua orang anggota Paskibraka yang membawa baki untuk tempat duplikat bendera pusaka merah putih dan pembawa baki tempat bendera pusaka. Dua putri terbaik Kampar yang menjalankan tugas pembawa kedua baki adalah Eva Resni Yurnita dan Sinta Dwika Adiani.
Dewi Reni Yurnita adalah siswi SMA Negeri I Kampar, Air Tiris, kelahiran Bangkinang, 09 April 1995 dan merupakan anak pertama dari dua bersaudara yang lahir dari pasangan Yusmar AMa.Pd dan Dra Marianis yang berdomisili di Air Tiris tepatnya di Ranah Baru.
Sedangkan Sinta Dwika Adiani adalah siswi SMA Negeri 2 Siak Hulu, kelahiran Tebing Tinggi (Sumut) pada tanggal, 7 April 1994 dan merupakan anak pertama dari dua bersaudara
Yang lahir dari pasangan Sunardi dan Juliani.
Kedua anggota Paskibraka Kampar tersebut berhasil melaksanakan tugas secara baik, meskipun langkah-langkah serentak dari dua putri terbaik Kampar harus melalui genangan air dari depan tiang bendera hingga ke pinggir tangga menuju tenda utama tempat Inspektur Upacara berdiri tegap.
Selanjutnya, masih dalam guyuran hujan kedua anggota Paskibraka Kampar tersebut kembali ke posisi pasukan dan segera membentuk formasi yang siap untuk melaksanakan acara penaikan bendera duplikat sang merah putih. Formasi barisan yang terbentuk mengantarkan tugas kepada tiga orang anggota Paskibraka yang akan bertugas menaikan dan mengibarkan bendera sang merah putih.
Tiga orang petugas Paskibraka tersebut adalah Ahmad Hifzillah, Siti Syahara dan Rahmad Syahputra. Ahmad Hifzillah siswa SMAN I Bangkinang, Siti Syahara, siswi SMAN I Model Kampar Timur dan Rahmad Syahputra siswa SMAN I Kasikan Kecamatan Tapung Hulu.
Ketiga orang anggota Paskibraka Kampar tahun 2011 tersebut dengan langkah pasti menuju tiang bendera dan sesaat kemudian setelah tali terikat dan bendera ditarik, maka bendera merah putih pun terbentang lebar diiringi aba-aba bahwa bendera siap. Waktu antara mengikat bendera dan membentangkan bendera merupakan salah satu saat yang ditunggu-tunggu peserta upacara. Dan begitu bendera terbentang dan siap untuk dinaikan maka terasa legalah hati para hadirin yang menyaksikan secara langsung jalannya upacara.
Lagu Kebangsaan Indonesia Raya kemudian dinyanyikan bersama oleh seluruh peserta upacara dan bendera pun naik ditiang bendera secara perlahan mengiringi lagu Indonesia Raya. Dan begitu lagu Indonesia Raya berakhir maka secara bersamaan bendera merah putih pun telah sampai diujung tiang atas tiang bendera.
Tepuk tangan sempat sedikit terdengar dari peserta upacara dan masyarakat Kota Bangkinang dan sekitarnya yang menyaksikan acara tersebut penaikan bendera merah putih oleh pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kampar tahun 2011. Selanjutnya ketiga anggota Paskibraka Kampar yang telah sukses menjalankan tugasnya, kembali memasuki barisan kelompok delapan.
Danki Paskibraka selanjutnya memberikan aba-ba komando dan akhirnya membuat posisi barisan sejajar didepan tiang bendera. Danki Paskibraka Ipda Ronal Abdul Gani Sirait, SE selanjutnya memberikan laporan kepada Inspektur Upacara bahwa Paskibraka telah selesai melaksanakan tugasnya. Selanjutnya seluruh anggota Paskibraka yakni 30 orang siswa dan siswi, 4 orang anggota TNI sebagai pengapit pasukan delapan yakni Serda MH Pasaribu, Prada Arga Dwi Surya, Prada Samin dan Prada Sony yang dilengkapi pula oleh 45 orang anggota Polri dari Mapolres Kampar.
Begitu pasukan Paskibraka bergerak meninggalkan lapangan upacara maka tepuk tangan meriah pun terdengar sebagai ungkapan rasa terima kasih dan sekaligus ucapan selamat dan sukses menjalan tugas kepada seluruh anggota Paskibraka Kampar tahun 2011.
Dan seiring dengan itu hujan pun mulai reda dan akhirnya berhenti. Dan dengan demikian, jadilah upacara peringatan detik-detik Proklamasi dan pengibaran bendera duplikat sang merah putih berlangsung dalam guyuran hujan.
Tampak hadir pada upacara bendera memperingati detik-detik Proklmasi tersebut diantaranya Bupati Kampar dan Ny. Hj Mimi Gusneti Burhanuddin Husin, Wakil Bupati Kampar, H. Teguh Sahono, SP dan istri, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kampar beserta istri, Sekdakab Kampar, Drs H Zulher, MS, staf ahli Bupati Kampar dan para asisten Setdakab Kampar beserta istri, Kepala SKPD dijajaran Pemkab Kampar dan para pejabat eselon III dan eselon IV, para purnawirawan, pengurus organisasi politik dan kemasyaratan, anak didik, anggota pramuka, mahasiswa, anggota TNI/Polri, ninik mamak, tokoh masyarakat, orang tua Paskibraka Kampar tahun 2011 dan masyarakat Kota Bangkinang dan sekitarnya serta undangan lainnya.
Bangkinang, Kepala Kementrian Agama kantor Kabupaten Kampar, Drs H Fairus, MA melalui surat Nomor; Kd.04.02/07/BA.001/846/2010, tanggal, 23 Agustus 2010 perihal Qimat Zakat Fitrah tahun 1431 H/ 2010 M, menetapkan besaran pembayaran zakat fitrah diwilayah Kabupaten Kampar sebagai pedoman bagi umat Islam.
Diungkapkan Kepala Kementrian Agama kantor Kabupaten Kampar, Drs H Fairus, MA ketika ditemui diruang kerjanya Rabu (25/8) di Bangkinang bahwa zakat fitrah dilaksanakan menurut ketentuan hokum fiqih, yaitu satu Zha'in (gantang) makanan yang mengeyangkan.
Satu Zha'in sama dengan 11 kaleng susu cap nona. Apabila diukur dengan timbangan sama dengan 2,6 Kg. Dan apabila diukur dengan uang maka dibayar seharga beras dipasaran waktu zakat fitrah ditentukan.
Justru karenanya pihak Kementrian Agama kantor Kabupaten Kampar untuk mendapatkan patokan besaran zakat fitrah telah melakukan pemantauan harga beras pasaran dalam Kota Bangkinang pada minggu kedua bulan Agustus 2010. Dari hasil pantauan harga beras didapatkan empat kategori besaran zakat fitrah.
Pertama, untuk beras PW/anak daro dengan harga 1 kg Rp.9000,- X 2,6 Kg, maka besaran zakat fitrah senilai Rp. 23.400,-. Kedua, untuk beras Sokan dengan harga 1 Kg Rp.8.000,- X 2,6 Kg, maka besaran zakat fitrah senilai Rp.20.800,-.
Ketiga, untuk beras Belido dengan harga 1 Kg Rp.7.000,- X 2,6 Kg, maka besaran zakat fitrah senilai Rp.18.200,-. Keempat, untus beras Bulog dengan harga 1 Kg Rp.5.000,- X 2,6 Kg, maka besaran zakat fitrah senilai Rp.13.000,-.
Ditambahkan Drs H Fairus, MA, khusus kepada Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan se- Kabupaten Kampar dan pengurus Masjid dan Musholla diwilayah Kabupaten Kampar untuk dapat membantu mensosialisasikan Qimat Zakat Fitrah dan memantau pelaksanaan pengumpulan dan pendistribusian zakat fitrah.
Selanjutnya kepada seluruh umat Islam dalam wilayah Kabupaten Kampar dihimbau untuk menyegrakan pembayaran zakat fitrah dan dapat mempedomani besaran zakat fitrah yang telah ditetapkan Kementrian Agama kantor Kabupaten Kampar, ujarnya. ( Humas Setda Kampar ).
Bangkinang, Untuk meraih kemenangan dan mendapatkan derajat Taqwa pada bulan Ramadhan inilah kesempatan untuk meraihnya demikian diungkapkan oleh Wakil Bupati Kampar Teguh Sahono, SP pada acara menyambut datangnya bulan Ramadhan sekaligus silaturrahmi Pemkab Kampar dengan Masyarakat Ganting Kecamatan Salo yang acaranya diadakan di Masjid Asholihin selasa 18/8/2009
"bahwa yang paling penting untuk kita perhatikan adalah kesiapan kita dalam menghadapi datangnya bulan ramadhan baik kesiapan mental maupun kesiapan spiritual, karena bulan ini merupakan bulan pelatihan dan bulan yang menuntut kita untuk bersabar" kata Wabup Teguh Sahono, SP.
Selain itu tambah Teguh yang tak kalah penting adalah bagaiman kita dapat melaksanakan dan mendirikan amaliyah Ramadhan serta mengisi waktu-waktu Ramadhan dengan amal yang bermamfaat. Seperti melaksanakan Shalat Berjama'ah di masjid dan mushalla, membaca alqur'an secara bersama-sama atau tadarrus, dan mendirikan shalat Sunat Tarawih.
Ditambahkan oleh Wakil Bupati Kampar selain kita harus menjalankan amal-amal ramadhan diharapkan juga kewaspadaan kita terhadap lingkungan dimana pada Bulan Ramadhan banyak waktu-waktu kita berada diluar rumah seperti ke Masjid dan ketempat lainnya. Kewaspadaan kita akan terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan seperti kebakaran, kemalingan dan sebaginya. Mengenai kebakaran wabup mengingatkan pada saat ini kondisi Listrik sering mati hidup dan masyarakat menggunakan alternative lain seperti lilin, lampu colok.
Sementara itu pengurus Masjid As-Sholihin didampingi oleh Kepala Desa Ganting Harmonis dan Tokoh Masyarakat menyampaikan bahwa dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan ini masih banyak kekeurangan sarana dan prasarana penunjang masjid, seperti Tempat Parkir, penyempurnaan Tempat Wudhu' dan pagar hal ini hendaknya dapat kita selesaikan pemabangunannya sehingga pada bulan ramadhan inisudah dapat di fungsikan.
Menanggapi hal ini Wakil Bupati Kampar menghimbau pengurus dan masyarakat untuk dapat menggesa pembangunan ini untuk dapat menjalankan Bulan Ramadhan dengan aman, dan khusu'. Dan Wakil Bupati Kampar pada acara tersebut memberikan bantuan Pemerintah Daerah Kampar untuk pembangunan sebesar Rp. 7 juta, Bantuan ini mungkin tidak seberapa namun hendaknya dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, pinta Tegug Sahono mengakhiri sambutannya.
Sementara itu Drs. H. Zulhermis dalam tausiahnya menyampaikan pentingnya kita menjalankan bulan Ramadhan dikarenakan pada bulan ini merupakan bulan yang didalamnya mengandung Rahmah, Pengampunan Dosa, Pembebasan dari Api Neraka dan Syeitan-syeitan dibelenggu.(Humas Setda Kampar)
Bangkinang, Untuk meraih kemenangan dan mendapatkan derajat Taqwa pada bulan Ramadhan inilah kesempatan untuk meraihnya demikian diungkapkan oleh Wakil Bupati Kampar Teguh Sahono, SP pada acara menyambut datangnya bulan Ramadhan sekaligus silaturrahmi Pemkab Kampar dengan Masyarakat Ganting Kecamatan Salo yang acaranya diadakan di Masjid Asholihin selasa 18/8/2009
"bahwa yang paling penting untuk kita perhatikan adalah kesiapan kita dalam menghadapi datangnya bulan ramadhan baik kesiapan mental maupun kesiapan spiritual, karena bulan ini merupakan bulan pelatihan dan bulan yang menuntut kita untuk bersabar" kata Wabup Teguh Sahono, SP.
Selain itu tambah Teguh yang tak kalah penting adalah bagaiman kita dapat melaksanakan dan mendirikan amaliyah Ramadhan serta mengisi waktu-waktu Ramadhan dengan amal yang bermamfaat. Seperti melaksanakan Shalat Berjama'ah di masjid dan mushalla, membaca alqur'an secara bersama-sama atau tadarrus, dan mendirikan shalat Sunat Tarawih.
Ditambahkan oleh Wakil Bupati Kampar selain kita harus menjalankan amal-amal ramadhan diharapkan juga kewaspadaan kita terhadap lingkungan dimana pada Bulan Ramadhan banyak waktu-waktu kita berada diluar rumah seperti ke Masjid dan ketempat lainnya. Kewaspadaan kita akan terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan seperti kebakaran, kemalingan dan sebaginya. Mengenai kebakaran wabup mengingatkan pada saat ini kondisi Listrik sering mati hidup dan masyarakat menggunakan alternative lain seperti lilin, lampu colok.
Sementara itu pengurus Masjid As-Sholihin didampingi oleh Kepala Desa Ganting Harmonis dan Tokoh Masyarakat menyampaikan bahwa dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan ini masih banyak kekeurangan sarana dan prasarana penunjang masjid, seperti Tempat Parkir, penyempurnaan Tempat Wudhu' dan pagar hal ini hendaknya dapat kita selesaikan pemabangunannya sehingga pada bulan ramadhan inisudah dapat di fungsikan.
Menanggapi hal ini Wakil Bupati Kampar menghimbau pengurus dan masyarakat untuk dapat menggesa pembangunan ini untuk dapat menjalankan Bulan Ramadhan dengan aman, dan khusu'. Dan Wakil Bupati Kampar pada acara tersebut memberikan bantuan Pemerintah Daerah Kampar untuk pembangunan sebesar Rp. 7 juta, Bantuan ini mungkin tidak seberapa namun hendaknya dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, pinta Tegug Sahono mengakhiri sambutannya.
Sementara itu Drs. H. Zulhermis dalam tausiahnya menyampaikan pentingnya kita menjalankan bulan Ramadhan dikarenakan pada bulan ini merupakan bulan yang didalamnya mengandung Rahmah, Pengampunan Dosa, Pembebasan dari Api Neraka dan Syeitan-syeitan dibelenggu.(Humas Setda Kampar)
Bangkinang, Untuk meraih kemenangan dan mendapatkan derajat Taqwa pada bulan Ramadhan inilah kesempatan untuk meraihnya demikian diungkapkan oleh Wakil Bupati Kampar Teguh Sahono, SP pada acara menyambut datangnya bulan Ramadhan sekaligus silaturrahmi Pemkab Kampar dengan Masyarakat Ganting Kecamatan Salo yang acaranya diadakan di Masjid Asholihin selasa 18/8/2009
"bahwa yang paling penting untuk kita perhatikan adalah kesiapan kita dalam menghadapi datangnya bulan ramadhan baik kesiapan mental maupun kesiapan spiritual, karena bulan ini merupakan bulan pelatihan dan bulan yang menuntut kita untuk bersabar" kata Wabup Teguh Sahono, SP.
Selain itu tambah Teguh yang tak kalah penting adalah bagaiman kita dapat melaksanakan dan mendirikan amaliyah Ramadhan serta mengisi waktu-waktu Ramadhan dengan amal yang bermamfaat. Seperti melaksanakan Shalat Berjama'ah di masjid dan mushalla, membaca alqur'an secara bersama-sama atau tadarrus, dan mendirikan shalat Sunat Tarawih.
Ditambahkan oleh Wakil Bupati Kampar selain kita harus menjalankan amal-amal ramadhan diharapkan juga kewaspadaan kita terhadap lingkungan dimana pada Bulan Ramadhan banyak waktu-waktu kita berada diluar rumah seperti ke Masjid dan ketempat lainnya. Kewaspadaan kita akan terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan seperti kebakaran, kemalingan dan sebaginya. Mengenai kebakaran wabup mengingatkan pada saat ini kondisi Listrik sering mati hidup dan masyarakat menggunakan alternative lain seperti lilin, lampu colok.
Sementara itu pengurus Masjid As-Sholihin didampingi oleh Kepala Desa Ganting Harmonis dan Tokoh Masyarakat menyampaikan bahwa dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan ini masih banyak kekeurangan sarana dan prasarana penunjang masjid, seperti Tempat Parkir, penyempurnaan Tempat Wudhu' dan pagar hal ini hendaknya dapat kita selesaikan pemabangunannya sehingga pada bulan ramadhan inisudah dapat di fungsikan.
Menanggapi hal ini Wakil Bupati Kampar menghimbau pengurus dan masyarakat untuk dapat menggesa pembangunan ini untuk dapat menjalankan Bulan Ramadhan dengan aman, dan khusu'. Dan Wakil Bupati Kampar pada acara tersebut memberikan bantuan Pemerintah Daerah Kampar untuk pembangunan sebesar Rp. 7 juta, Bantuan ini mungkin tidak seberapa namun hendaknya dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, pinta Tegug Sahono mengakhiri sambutannya.
Sementara itu Drs. H. Zulhermis dalam tausiahnya menyampaikan pentingnya kita menjalankan bulan Ramadhan dikarenakan pada bulan ini merupakan bulan yang didalamnya mengandung Rahmah, Pengampunan Dosa, Pembebasan dari Api Neraka dan Syeitan-syeitan dibelenggu.(Humas Setda Kampar)
Bangkinang, Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM berharap kepada segenap ninik mamak didaerahnya, agar dapat mendukung program yang disusun Pemerintah Daerah dalam rangka pembangunan Kabupaten Kampar yang lebih baik.
Hal itu disampaikan Burhanuddin Husain dalam sambutannya, pada acara pembukaan Musyawarah Besar Lembaga Adat Kampar (LAK) ke 2 tahun 2009 yang dihadiri 498 orang ninik se Kabupaten Kampar bertempat di Aula Kantor Bupati lama Bukit Cadika Bangkinang Kamis (13/8).
Dikatakan Bupati bahwa peran dan kontribusi ninik mamak ditengah masyarakat sangat besar,hal itu sejalan dengan filosopi daerah yang dikenal dengan Tali Bapilin tigo, tigo tungku sajarangan, yang mengandung makna bahwa dalam memimpin negeri akan dapat dilaksanakan dengan baik, apabila tiga unsur yang dimasyarakat yaitu unsur ninik mamak, alim ulama dengan Pemerintah daerah dapat selalu bersinergi.
Demikian halnya, dalam pelaksanaan program pembangunan daerah, dukungan dan peran aktif ninik mamak sangatlah besar, dukungan tersebut, salah satunya adalah memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada anak kemanakan warga masyarakat, agar dapat merelakan lahannya yang terkena frogram pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Daerah. Salah satu program yang tengah dilaksanakan Pemerintah daerah saat ini, adalah pembangunan pelebaran jalan Pekanbaru - Bangkinang, dimana untuk mengujudkan pembangunan ini membutuhkan perjuangan yang tidak ringan, dan alhamdulillah kegiatan pembangunan sudah dapat kita laksanakan dengan baik, bekerjasama dengan Pemerintah Propinsi Riau.
Demikian pula halnya rencana program pembangunan Pasar Air Tiris dan Pasar Rumbio, dalam hal ini sangat diharapkan kiranya ninik mamak dapat selalu mendukung program yang tengah dilaksanakan, dengan memberi pemahaman kepada anak kopmenakan tadi agar dilapangan tidak ditemui kendala akibat adanya anak kemenakan yang tidak bisa menerima ganti rugi yang ditetapkan pemerintah.
Mengingat pentingnya peran ninik mamak ini, Pemerintah Kabupaten Kampar dibawah kepemimpinan Burhanuddin Husin selaku payung panji adat Kabupaten kampar, mempunyai komitmen yang besar untuk memperhatikan kesejahteraan ninik mamak, salah satu upaya yang dilakukan, adalah kedepan akan mealokasikan rencana anggaran untuk pembuatan baju seragam ninik mamak berikut dengan simbol adat, serta akan mengupayakan bahwa insentif yang sudah diterima ninik mamak, akan ditinkatkan setara dengan insentif Kepala Desa sekarang ini.
Pada kesemapatan ini Bupati mengajak peserta mubes, kegiatan yang akan berlangsung selama 2 (dua) hari ini, akan dapat memilih ketua yang mampu menjadi pemersatu ditengah ninik mamak dan masyarakat, sehingga tidak ada dikotomi antara ninik mamak satu dengan yang lainnya, antara satu kenegerian dengan kenegerian yang lainnya.
Mubes ini juga diharap akan mampu menjadi salah satu benteng untuk mempilter informasi dan budaya yang datang dari luar, agar masyarakat Kampar dapat selalu menjadi masyarakat yang beradat, berbudaya dan bermarwan sebagai jati diri negeri yang kita kenal dengan masyarakat yang agamis. Dan melalui Mubes ini, bupati juga mengharapkan agar peserta mubes akan dapat merumuskan frogram kerja yang konkrik dan dapat dilaksanakan dengan baik, untuk membangun ninik mamak sendiri, serta anak komenakan dan negeri yang kita cintai ini, sehingga mubes bukan sekedar kegiatan serimonial belaka ungkap Pak Boy.
Sementara itu Ketua Harian Lembaga Adat Aliar Syam mengatakan bahwa masyarakat hukum adat pada saat sekarang ini sering berada dalam posisi lemah dalam mempertahankan hak-hak tradisional mereka, ditengah kekuatan modal dalam mengekploitasi lahan dan sumber daya alam.
Untuk itu lembaga adat Kampar sangat berharap keberpihakan Pemerintah kepada kelompok yang lemah, sekaligu mencari jalan keluar secara proporsional yang lebih berkeadilan dengan tetap mengedepankan kepentingan bangsa dan negara dengan tidak mengorbankan hak-hak masyarakat hukum adat. (HUMAS KAMPAR)
Bangkinang, Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM berharap kepada segenap ninik mamak didaerahnya, agar dapat mendukung program yang disusun Pemerintah Daerah dalam rangka pembangunan Kabupaten Kampar yang lebih baik.
Hal itu disampaikan Burhanuddin Husain dalam sambutannya, pada acara pembukaan Musyawarah Besar Lembaga Adat Kampar (LAK) ke 2 tahun 2009 yang dihadiri 498 orang ninik se Kabupaten Kampar bertempat di Aula Kantor Bupati lama Bukit Cadika Bangkinang Kamis (13/8).
Dikatakan Bupati bahwa peran dan kontribusi ninik mamak ditengah masyarakat sangat besar,hal itu sejalan dengan filosopi daerah yang dikenal dengan Tali Bapilin tigo, tigo tungku sajarangan, yang mengandung makna bahwa dalam memimpin negeri akan dapat dilaksanakan dengan baik, apabila tiga unsur yang dimasyarakat yaitu unsur ninik mamak, alim ulama dengan Pemerintah daerah dapat selalu bersinergi.
Demikian halnya, dalam pelaksanaan program pembangunan daerah, dukungan dan peran aktif ninik mamak sangatlah besar, dukungan tersebut, salah satunya adalah memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada anak kemanakan warga masyarakat, agar dapat merelakan lahannya yang terkena frogram pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Daerah. Salah satu program yang tengah dilaksanakan Pemerintah daerah saat ini, adalah pembangunan pelebaran jalan Pekanbaru - Bangkinang, dimana untuk mengujudkan pembangunan ini membutuhkan perjuangan yang tidak ringan, dan alhamdulillah kegiatan pembangunan sudah dapat kita laksanakan dengan baik, bekerjasama dengan Pemerintah Propinsi Riau.
Demikian pula halnya rencana program pembangunan Pasar Air Tiris dan Pasar Rumbio, dalam hal ini sangat diharapkan kiranya ninik mamak dapat selalu mendukung program yang tengah dilaksanakan, dengan memberi pemahaman kepada anak kopmenakan tadi agar dilapangan tidak ditemui kendala akibat adanya anak kemenakan yang tidak bisa menerima ganti rugi yang ditetapkan pemerintah.
Mengingat pentingnya peran ninik mamak ini, Pemerintah Kabupaten Kampar dibawah kepemimpinan Burhanuddin Husin selaku payung panji adat Kabupaten kampar, mempunyai komitmen yang besar untuk memperhatikan kesejahteraan ninik mamak, salah satu upaya yang dilakukan, adalah kedepan akan mealokasikan rencana anggaran untuk pembuatan baju seragam ninik mamak berikut dengan simbol adat, serta akan mengupayakan bahwa insentif yang sudah diterima ninik mamak, akan ditinkatkan setara dengan insentif Kepala Desa sekarang ini.
Pada kesemapatan ini Bupati mengajak peserta mubes, kegiatan yang akan berlangsung selama 2 (dua) hari ini, akan dapat memilih ketua yang mampu menjadi pemersatu ditengah ninik mamak dan masyarakat, sehingga tidak ada dikotomi antara ninik mamak satu dengan yang lainnya, antara satu kenegerian dengan kenegerian yang lainnya.
Mubes ini juga diharap akan mampu menjadi salah satu benteng untuk mempilter informasi dan budaya yang datang dari luar, agar masyarakat Kampar dapat selalu menjadi masyarakat yang beradat, berbudaya dan bermarwan sebagai jati diri negeri yang kita kenal dengan masyarakat yang agamis. Dan melalui Mubes ini, bupati juga mengharapkan agar peserta mubes akan dapat merumuskan frogram kerja yang konkrik dan dapat dilaksanakan dengan baik, untuk membangun ninik mamak sendiri, serta anak komenakan dan negeri yang kita cintai ini, sehingga mubes bukan sekedar kegiatan serimonial belaka ungkap Pak Boy.
Sementara itu Ketua Harian Lembaga Adat Aliar Syam mengatakan bahwa masyarakat hukum adat pada saat sekarang ini sering berada dalam posisi lemah dalam mempertahankan hak-hak tradisional mereka, ditengah kekuatan modal dalam mengekploitasi lahan dan sumber daya alam.
Untuk itu lembaga adat Kampar sangat berharap keberpihakan Pemerintah kepada kelompok yang lemah, sekaligu mencari jalan keluar secara proporsional yang lebih berkeadilan dengan tetap mengedepankan kepentingan bangsa dan negara dengan tidak mengorbankan hak-hak masyarakat hukum adat. (HUMAS KAMPAR)
Bangkinang, Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM berharap kepada segenap ninik mamak didaerahnya, agar dapat mendukung program yang disusun Pemerintah Daerah dalam rangka pembangunan Kabupaten Kampar yang lebih baik.
Hal itu disampaikan Burhanuddin Husain dalam sambutannya, pada acara pembukaan Musyawarah Besar Lembaga Adat Kampar (LAK) ke 2 tahun 2009 yang dihadiri 498 orang ninik se Kabupaten Kampar bertempat di Aula Kantor Bupati lama Bukit Cadika Bangkinang Kamis (13/8).
Dikatakan Bupati bahwa peran dan kontribusi ninik mamak ditengah masyarakat sangat besar,hal itu sejalan dengan filosopi daerah yang dikenal dengan Tali Bapilin tigo, tigo tungku sajarangan, yang mengandung makna bahwa dalam memimpin negeri akan dapat dilaksanakan dengan baik, apabila tiga unsur yang dimasyarakat yaitu unsur ninik mamak, alim ulama dengan Pemerintah daerah dapat selalu bersinergi.
Demikian halnya, dalam pelaksanaan program pembangunan daerah, dukungan dan peran aktif ninik mamak sangatlah besar, dukungan tersebut, salah satunya adalah memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada anak kemanakan warga masyarakat, agar dapat merelakan lahannya yang terkena frogram pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Daerah. Salah satu program yang tengah dilaksanakan Pemerintah daerah saat ini, adalah pembangunan pelebaran jalan Pekanbaru - Bangkinang, dimana untuk mengujudkan pembangunan ini membutuhkan perjuangan yang tidak ringan, dan alhamdulillah kegiatan pembangunan sudah dapat kita laksanakan dengan baik, bekerjasama dengan Pemerintah Propinsi Riau.
Demikian pula halnya rencana program pembangunan Pasar Air Tiris dan Pasar Rumbio, dalam hal ini sangat diharapkan kiranya ninik mamak dapat selalu mendukung program yang tengah dilaksanakan, dengan memberi pemahaman kepada anak kopmenakan tadi agar dilapangan tidak ditemui kendala akibat adanya anak kemenakan yang tidak bisa menerima ganti rugi yang ditetapkan pemerintah.
Mengingat pentingnya peran ninik mamak ini, Pemerintah Kabupaten Kampar dibawah kepemimpinan Burhanuddin Husin selaku payung panji adat Kabupaten kampar, mempunyai komitmen yang besar untuk memperhatikan kesejahteraan ninik mamak, salah satu upaya yang dilakukan, adalah kedepan akan mealokasikan rencana anggaran untuk pembuatan baju seragam ninik mamak berikut dengan simbol adat, serta akan mengupayakan bahwa insentif yang sudah diterima ninik mamak, akan ditinkatkan setara dengan insentif Kepala Desa sekarang ini.
Pada kesemapatan ini Bupati mengajak peserta mubes, kegiatan yang akan berlangsung selama 2 (dua) hari ini, akan dapat memilih ketua yang mampu menjadi pemersatu ditengah ninik mamak dan masyarakat, sehingga tidak ada dikotomi antara ninik mamak satu dengan yang lainnya, antara satu kenegerian dengan kenegerian yang lainnya.
Mubes ini juga diharap akan mampu menjadi salah satu benteng untuk mempilter informasi dan budaya yang datang dari luar, agar masyarakat Kampar dapat selalu menjadi masyarakat yang beradat, berbudaya dan bermarwan sebagai jati diri negeri yang kita kenal dengan masyarakat yang agamis. Dan melalui Mubes ini, bupati juga mengharapkan agar peserta mubes akan dapat merumuskan frogram kerja yang konkrik dan dapat dilaksanakan dengan baik, untuk membangun ninik mamak sendiri, serta anak komenakan dan negeri yang kita cintai ini, sehingga mubes bukan sekedar kegiatan serimonial belaka ungkap Pak Boy.
Sementara itu Ketua Harian Lembaga Adat Aliar Syam mengatakan bahwa masyarakat hukum adat pada saat sekarang ini sering berada dalam posisi lemah dalam mempertahankan hak-hak tradisional mereka, ditengah kekuatan modal dalam mengekploitasi lahan dan sumber daya alam.
Untuk itu lembaga adat Kampar sangat berharap keberpihakan Pemerintah kepada kelompok yang lemah, sekaligu mencari jalan keluar secara proporsional yang lebih berkeadilan dengan tetap mengedepankan kepentingan bangsa dan negara dengan tidak mengorbankan hak-hak masyarakat hukum adat. (HUMAS KAMPAR)
Bulan ramadhan merupakan bulan yan penuh hikmah, rahmat dan magfirah (ampunan). Pada bulan ini segala ibadah yang dilaksanakan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT pahalanya. Oleh karena itu seyogianyalah umat muslim untuk memperbanyak ibadah dengan berlomba-lomba melakukan ibadah
Hal ini disampaikan oleh Bupati Kampar Burhanuddin Husin, yang diwakili Asissten Perekonomian Zulfan Hamid, saat memberikan pengarahan pada acara safari ramadhan Pemda Kampar, Senin (15/8) malam di masjid Baitun Naim, desa Naga Beralih Kecamatan Kampar Utara
“Bulan ramadhan bulan yang mulia, sebuah momen yang sangat agung dimana Allah -ta'ala- melipat gandakan pahala setiap hamba yang beramal, dan membukakan pintu-pintu kebaikan. Bulan yang penuh berkah dan rahmat serta ampunan. Oleh karena itu jangan kita lewatkan ramadhan ini berlalu begitu saja,”sebutnya
Disebutkan Zulfan Hamid, selain berpuasa disiang hari umat muslim juga diminta untuk melaksanakan sholat sunat tarawih dan banyak bertadarus. Selain itu Bupati juga berpesan agar kaum muslimin untuk selalu gemar berinfak sedekah dan kegiatan social lainnya serta meningkatkan ilmu pengetahuan dengan memperbanyak membaca buku-buku tentang Islam,”dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan seni hidup menjadi indah dan dengan agama hidup menjadi lebih bermakna,”sebutnya
Hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas (Kadis) perhubungan Nukman Hakim, Kadis Pencatatan Sipil dan Kependudukan Sirat Yasir, Kadis Kesehatan Herlin Ramola, Kabag Umum Andhiar, Kabag Humas Nasruni dan sejumlah pejabat lainnya.
Bulan puasa merupakan bulan yang sangat bagus untuk menuntut ilmu apalagi ilmu tentang pendidikan keagamaan, safari Ramadhan yang diadakan di desa sawah baru kecamatan Kampar Timur bertempat di masjid Baiturrahman ini dilaksanakan bertujuan mempererat silaturrahmi sesama umat Muslim juga memperdekat hubungan antara Pemkab Kampar dengan masyarakat,"Selain itu juga berguna untuk menampung segala aspirasi masyarakat serta melihat langsung kondisi keadaan perkembangan pembangunan dan pertumbuhan masyarakat
Hal ini disampaikan oleh Sekda Kampar, Drs. Zulher MS, saat memberikan pengarahan pada acara berbuka bersama dengan masyarakat dan pengurus Masjid Baiturrahman di desa sawah baru Kecamatan Kampar Timur, senen (23/8) Malam
Ibadah Puasa memiliki kekuatan untuk melatih diri berpola hidup sehat dan juga bisa menyembuhkan segala penyakit yang ada asalkan memang kita melaksanakan ibadah puasa itu benar-benar iklas. Puasa juga bisa meningkatkan kepedulian kita kepasa sesama hal ini bisa kita buktikan akan kewajiban kita untuk mebayar zakat fitrah sebagai peyempurna ibadah puasa yang kita kerjakan,"sebut Sekda
Dalam kesempatan itu, Zulher juga meyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid, Mushola dan bantuan santunan anak yatim yang diserahkan langsung kepada Camat Kampar Timur, Syamsuardi Ali, sebesar Rp. 126 Juta. Rincian bantuan untuk Masjid sebanyak 18 masjid masing-masing 7 Juta Rupiah, untuk Musholla sebanyak Rp. 39 juta sebanyak 13 Mushola masing-masing mendapat Rp. 3 Juta. Sementara untuk anak yatim sekecamatan Kampar Timur mendapat bantuan sebesar Rp. 20 Juta, dan di tambah bantuan dari BanK Riau Cabang Bangkinang sebesar 2,5 juta, ditambah sumbangan dari anggota tim safari rahmadhan yang diketuai SEKDAKAB Kampar ini terkumpul dana baqntuan sebesar 25 juta tambahan yang diterima pengurus masjid Baiturrahman, total bantuan yang diterima kecamatan Kampar timur 212,5 juta (Dua Ratus Dua Belas Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).
Pada kesempatan itu, Zulher juga menegaskan masalah pendidikan, kesehatan dan insfratruktur yang menjadi perhatian sangat besar oleh Pemerintah," Ketiga bidang ini merupakan bidang yang mendapat perhatian pemerintah Kabuapten Kampar karena ketiga bidang ini saling berkaitan dan sangat menetukan kemajuan dan masa depan daerah ini, apalagi bulan puasa ini merupakan bulan yang sangat istimewa untuk pendidikan, menuntut ilmu khususnya ilmu keagamaan, tanpa adanya ilmu kita manusia tak akan bisa berbuat, jadi pada intinya seseorang itu malas karena tidak berilmu, jelas "Zulher".
Hadir pada acara tersebut, Tim safari ramadhan Pemkab Kampar dan anggota, Camat Kampar Timur, Syamsuardi Ali, dan Upika, Kades Sawah Baru Agustiar, dan penceramah dari tim safari ramadhan Ustad Muslim, tokoh masyarakat, tokoh agama, ninik mamak, dan masyarakat desa Sawah Baru. (HUMAS KAMPAR).
Bupati Kampar Drs. H. Burhanuddin Husin MM, saat bersilaturrahmi dengan Ninik Mamak sekaligus pembayaran dana insentif untuk semester I, Selasa (18/8) di aula Bupati Kampar menyatakan Ninik Mamak merupakan benteng terakhir dalam menjaga asset daerah terutama tanah. Oleh karena itu Bupati meminta setiap tanah yang ada dikuasai secara fisik, jangan mudah memperjual belikan dan memberikan lahan-lahan kepada orang luar.
"Kita hanya bisa menyebut ini adalah tanah ulayat tapi saya minta tolong kalau itu kita gunakan kuasai secara fisik. Taukah bapak ibu saudara sekalian dari data yang ada, tanah kita sekitar 50% sudah dikuasai oleh orang lain. Orang kita selalu berfikir fraktis, pragmatis dan instant, ingin cepat-cepat dalam mencapai sesuatu yang akhirnya kita semakin terpinggirkan dan termarginalkan. Oleh karena itu saya meminta agar ninik mamak menjadi benteng terakhir menjaga asset tanah ini"ujarnya
Burhanuddin juga menyayangkan perilaku sebagi masyarakat yang mudah menjual lahan hanya kerena persolan yang sebenarnya mudah,"Kita sering menjaual tanah jika keadaan sedikit terjepit. Anak nikah jual tanah, anak pesta jual tanah, anak pergi merantaupun jual tanah,"ujarnya
Menurut Burhanuddin, orang Kampar tidak boleh miskin jika mereka tidak menjual lahan,"Orang luar yang datang bisa mengolah tanah, kenapa kita tidak? Seyogyanya orang Kampar tidak boleh miskin jika memiliki tanah, namun kita terlalu penakut dan pemalas,"ujarnya
Oleh sebab itu dia mengharapkan orang Kampar harus mempunyai semangat juang, ethos yang tinggi, ulet dan berani bersaing,"Kita saat ini sudah menjadi daerah terbuka, jika asset tanah tidak kita pelihara yakinlah 20 tahun lagi kita tidak akan memiliki tanah lagi. Kita harus ulet, berani bersaing, dan tidak penakut"ujarnya
Terkait dibagikannya dana insentif untuk semester I untuk ninik mamak sekabupaten Kampar, Burhanuddin pada saat itu menginstruksikan agar tidak terjadi pemotongan,"Sepeserpun jangan ada pemotongan, jika ada laporkan langsung kepada saya,"ujarnya.
Hadir kesempatan itu, Plt. Ketua Lembaga Adat Kampar, Yurnalis Datuk Besar, sejumlah Kepala Dinas, Kepala Bagian, dan sejumlah pejabat lainnya.
BUPATI KAMPAR BERSILATURAHMI DENGAN NINIK MAMAK
BANGKINANG, Bersempenaan dan berangkaian dengan peringatan HUT RI yang ke 65 Bupati Kabupaten Kampar Drs. H. Burhanuddin Husin, MM bersilaturahmi dengan ninik mamak sekaligus pembayaran dana insentif ninik mamak semester I tahun 2010 di aula kantor Bupati, Rabu 18/8.
Denagn momentum HUT RI sebaiknya kita kembali napak tilas dan mengevaluasi kondisi san situasi di Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Kabupaten Kampar khususnya. Tidak dipungkiri telah banyak kemajuan pembangunan yang telah dilakukan selama ini, tapi apa yang menjadi cita-cita dan tujuan kita belumlah sepenuhnya terealisasi, demikian disampaikan Drs. H. Burhanuddin Husin, MM dalam sambutan dan arahannya.
“ Pada kesempatan ini saya ingin mengajak para ninik mamak yang merupakan bagian dan unsure dari pilar pelaksanaan pembangunan untuk dapat bersama-sama bertanggung jawab untuk memajukan pembangunan, tidak hanya pembangunan fisik semata tapi yang lebih penting pembangunan non fisik beruapa pembangunan moral, karakter, budaya, etika masyarakat kita, imbuh Burhanuddin Husin.
Ditambahkan Burhanuddin Husin, saat ini ada lima permasalahan penting yang masih dihadapi oleh Kabupaten Kampar. Yang pertama, Sumber Daya Manusia ( SDM) dan kualitas pendidikan yang masih rendah dan jauh tertinggal bila dibandingkan dengan daerah lain. Saat ini kurang lebih 50 % masyarakat di Kabupaten Kampar hanya tamat dan bahkan tidak tamat Sekolah Dasar ( SD) . Berkaitan dengan kualitas SDM yang masih rendah persoalan keterbatasan sarana dan prasana pendidikan sudahlah tidak tepat lagi, Karena saat ini jumlah sekolah dan jumlah guru yang mengajar sudah seimbang dengan rasio jumlah anak sekolah, hanya saja penyebaran di setiap daerah yang belum merata.
Yang kedua, masalah kemiskinan masih menjadi persoalan di Indonesia termasuk juga di Kabupaten Kampar. Walaupun secara bertahap ini sudah dapat kita tanggulangi yang mana berdasarkan data tahun 2006 jumlah penduduk miskin 25 % dan untuk tahun 2010 turun menjadi 17,14 %. Yang ketiga, rapuhnya tali silatirahmi sesama kita masyarakat Kampar, persoalan –persoalan kecil yang seharusya masih dapat diselesaikan dengan musyawarah selalu saja menjadi konflik yang besar. Bupati Kampar sebagai Payung Panji Adat menghimbau agar dapat menyikapi setiap perbedaan yang ada menjadi sebuah kekuatan untuk terus bersatu padu.
Yang keempat, pergeseran nilai-nilai ditengah masyarakat yang sudah mulai tergerus oleh derasnya arus modernisasi. Banyak para generasi muda kita sudah tidak paham dengan budaya asli daerah, mereka lebih tertarik pada hal-hal yang berbau westerenisasi atau kebarat-baratan. Yang kelima, semakin pudarnya rasa Nasionalisme.
Burhanuddin Husin menghimbau dari semua permasalahan yang dihadapi Kabupaten Kampar saat ini, ninik mamak dan alim ulama merupakan bentengnya . Untuk dapat mengantisipasinya marilah kita menyamakan langkah sebagai amanah dari masyaakat demi menciptakan Kabupaten Kampar yang Cemerlang, Gemilang dan Terbilang.
Selanjutnya ninik mamak yang diwakili oleh Yurnalis Datuk Bosou menyampaikan apresiasi setingi-tingginya kepada Bupati Kampar Drs. H. Burhanuddin Husin,MM yang memberikan perhatian yang sangat besar terhapad adat istiadat dan ninik mamak di Kabupaten Kampar.
Bangkinang, Atas inisiatif seluruh pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kampar, Pengurus TP-PKK Kabupaten Kampar dan TP.PKK Kecamatan Se-Kabupaten Kampar, organisasi wanita Kampar lainnya, maka secara dadakan mengadakan acara syukuran sempena Hari Ulang Tahun ke-41 istri Bupati Kampar yakni Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin yang acaranya dipusatkan di Taman Pancing Gadis Kecil Kembang Harapan Salo yang digelar Sabtu (15/8).
Acara ini sungguh merupakan Surprise luar biasa bagi saya ungkap Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin dengan rasa haru sekaligus bahagia karena acara dadakan tersebut tak pernah diberi tahu sebelumnya oleh siapa pun. Terima kasih, karena sahabat saya di Kampar mengetahui bahwa saya lahir pada tanggal 15 Agustus pada 41 tahun lalu, ujarnya setelah sebelumnya disambut dengan lagu selamat ulang tahun dan diminta untuk meniup lilin dan memotong kue tar ulang tahun oleh panitia acara ulang tahun tersebut yakni Ny Hj Rita Saleh.
Di Hari Ulang Tahun ke-41 tersebut Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin Husin juga mendapatkan kado-kado unik dari oragnisasi wanita berupa jam tangan, cincin, dank ado-kado unik lainnya.
Ucapan selamat ulang tahun juga disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kampar, Teguh sahon, SP dan istri, Kapolres Kampar, AKBP, MZ Muttaqien S.IK dan istri, Ketua PN Bangkinang, Ahmad Dimyati S, SH, MH, dan istri, Dandim 0313 Kampar beserta istri dan dari Danyon 132 Bima Sakti Salo dan istri serta ucapan selamat dating juga diterima Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin dari sang suami tercinta yang agak terlambat sampai di lokasi acara yakni Bupati Kampar Burhanuudin Husin.
Ketika didaulat panitia acara untuk menyampaikan sepata dua kata pada acara hari ulang tahunnya tersebut, Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin Husin mengatakan bahwa acara ini membuktikan bahwa kita kaum wanita di Kampar sangat kompak dan kekompakan tersebut akan terus kita lestarikan.
"Saya adalah manusia biasa yang penuh kekurangan, karena kekurangan itu marilah kita saling isi mengisi dalam konteks hubungan silaturrahmi yang baik, saling menjaga hati dan kedepan tolong kita semua kaim wanita dapat membicarakan sesuatu secara baik-baik serta mari kita jaga kekompakan dan hubungan silaturrahmi", ujar Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin yang kemudian juga didaulat untuk melantunkan tembang kesayangannya yakni Jangan Sampai Tiga Kali dalam suara yang cukup merdu dan mendapat aplus meriah dari sekitar 100 orang yang hadir pada acara tersebut.
Pada kesempatan yang sama oleh pihak panitia juga diumumkan bahwa istri Kapolres Kampar yakni Ny Silvana Esterina MZ Muttaqien juga baru saja berulang tahun pada tanggal, 8 Agustus 2009. Acara Ulang Tahun yang berlangsung sangat sederhana, tetapi terkesan meriah tersebut juga dihadiri oleh Ketua GOPTKI Kabupaten Kampar Ny Hj Rosvanilda Zulher dan acara juga ditandai dengan makan bersama dengan menu khusus berupa ikan Nila panggang, dimana ikan nila tersebut didatangkan secara khusus dari Danau Maninjau-Sumbar oleh pihak pengelola Taman Pancing. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Atas inisiatif seluruh pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kampar, Pengurus TP-PKK Kabupaten Kampar dan TP.PKK Kecamatan Se-Kabupaten Kampar, organisasi wanita Kampar lainnya, maka secara dadakan mengadakan acara syukuran sempena Hari Ulang Tahun ke-41 istri Bupati Kampar yakni Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin yang acaranya dipusatkan di Taman Pancing Gadis Kecil Kembang Harapan Salo yang digelar Sabtu (15/8).
Acara ini sungguh merupakan Surprise luar biasa bagi saya ungkap Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin dengan rasa haru sekaligus bahagia karena acara dadakan tersebut tak pernah diberi tahu sebelumnya oleh siapa pun. Terima kasih, karena sahabat saya di Kampar mengetahui bahwa saya lahir pada tanggal 15 Agustus pada 41 tahun lalu, ujarnya setelah sebelumnya disambut dengan lagu selamat ulang tahun dan diminta untuk meniup lilin dan memotong kue tar ulang tahun oleh panitia acara ulang tahun tersebut yakni Ny Hj Rita Saleh.
Di Hari Ulang Tahun ke-41 tersebut Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin Husin juga mendapatkan kado-kado unik dari oragnisasi wanita berupa jam tangan, cincin, dank ado-kado unik lainnya.
Ucapan selamat ulang tahun juga disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kampar, Teguh sahon, SP dan istri, Kapolres Kampar, AKBP, MZ Muttaqien S.IK dan istri, Ketua PN Bangkinang, Ahmad Dimyati S, SH, MH, dan istri, Dandim 0313 Kampar beserta istri dan dari Danyon 132 Bima Sakti Salo dan istri serta ucapan selamat dating juga diterima Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin dari sang suami tercinta yang agak terlambat sampai di lokasi acara yakni Bupati Kampar Burhanuudin Husin.
Ketika didaulat panitia acara untuk menyampaikan sepata dua kata pada acara hari ulang tahunnya tersebut, Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin Husin mengatakan bahwa acara ini membuktikan bahwa kita kaum wanita di Kampar sangat kompak dan kekompakan tersebut akan terus kita lestarikan.
"Saya adalah manusia biasa yang penuh kekurangan, karena kekurangan itu marilah kita saling isi mengisi dalam konteks hubungan silaturrahmi yang baik, saling menjaga hati dan kedepan tolong kita semua kaim wanita dapat membicarakan sesuatu secara baik-baik serta mari kita jaga kekompakan dan hubungan silaturrahmi", ujar Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin yang kemudian juga didaulat untuk melantunkan tembang kesayangannya yakni Jangan Sampai Tiga Kali dalam suara yang cukup merdu dan mendapat aplus meriah dari sekitar 100 orang yang hadir pada acara tersebut.
Pada kesempatan yang sama oleh pihak panitia juga diumumkan bahwa istri Kapolres Kampar yakni Ny Silvana Esterina MZ Muttaqien juga baru saja berulang tahun pada tanggal, 8 Agustus 2009. Acara Ulang Tahun yang berlangsung sangat sederhana, tetapi terkesan meriah tersebut juga dihadiri oleh Ketua GOPTKI Kabupaten Kampar Ny Hj Rosvanilda Zulher dan acara juga ditandai dengan makan bersama dengan menu khusus berupa ikan Nila panggang, dimana ikan nila tersebut didatangkan secara khusus dari Danau Maninjau-Sumbar oleh pihak pengelola Taman Pancing. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Atas inisiatif seluruh pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kampar, Pengurus TP-PKK Kabupaten Kampar dan TP.PKK Kecamatan Se-Kabupaten Kampar, organisasi wanita Kampar lainnya, maka secara dadakan mengadakan acara syukuran sempena Hari Ulang Tahun ke-41 istri Bupati Kampar yakni Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin yang acaranya dipusatkan di Taman Pancing Gadis Kecil Kembang Harapan Salo yang digelar Sabtu (15/8).
Acara ini sungguh merupakan Surprise luar biasa bagi saya ungkap Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin dengan rasa haru sekaligus bahagia karena acara dadakan tersebut tak pernah diberi tahu sebelumnya oleh siapa pun. Terima kasih, karena sahabat saya di Kampar mengetahui bahwa saya lahir pada tanggal 15 Agustus pada 41 tahun lalu, ujarnya setelah sebelumnya disambut dengan lagu selamat ulang tahun dan diminta untuk meniup lilin dan memotong kue tar ulang tahun oleh panitia acara ulang tahun tersebut yakni Ny Hj Rita Saleh.
Di Hari Ulang Tahun ke-41 tersebut Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin Husin juga mendapatkan kado-kado unik dari oragnisasi wanita berupa jam tangan, cincin, dank ado-kado unik lainnya.
Ucapan selamat ulang tahun juga disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kampar, Teguh sahon, SP dan istri, Kapolres Kampar, AKBP, MZ Muttaqien S.IK dan istri, Ketua PN Bangkinang, Ahmad Dimyati S, SH, MH, dan istri, Dandim 0313 Kampar beserta istri dan dari Danyon 132 Bima Sakti Salo dan istri serta ucapan selamat dating juga diterima Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin dari sang suami tercinta yang agak terlambat sampai di lokasi acara yakni Bupati Kampar Burhanuudin Husin.
Ketika didaulat panitia acara untuk menyampaikan sepata dua kata pada acara hari ulang tahunnya tersebut, Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin Husin mengatakan bahwa acara ini membuktikan bahwa kita kaum wanita di Kampar sangat kompak dan kekompakan tersebut akan terus kita lestarikan.
"Saya adalah manusia biasa yang penuh kekurangan, karena kekurangan itu marilah kita saling isi mengisi dalam konteks hubungan silaturrahmi yang baik, saling menjaga hati dan kedepan tolong kita semua kaim wanita dapat membicarakan sesuatu secara baik-baik serta mari kita jaga kekompakan dan hubungan silaturrahmi", ujar Ny Hj Mimi Gusneti Burhanuddin yang kemudian juga didaulat untuk melantunkan tembang kesayangannya yakni Jangan Sampai Tiga Kali dalam suara yang cukup merdu dan mendapat aplus meriah dari sekitar 100 orang yang hadir pada acara tersebut.
Pada kesempatan yang sama oleh pihak panitia juga diumumkan bahwa istri Kapolres Kampar yakni Ny Silvana Esterina MZ Muttaqien juga baru saja berulang tahun pada tanggal, 8 Agustus 2009. Acara Ulang Tahun yang berlangsung sangat sederhana, tetapi terkesan meriah tersebut juga dihadiri oleh Ketua GOPTKI Kabupaten Kampar Ny Hj Rosvanilda Zulher dan acara juga ditandai dengan makan bersama dengan menu khusus berupa ikan Nila panggang, dimana ikan nila tersebut didatangkan secara khusus dari Danau Maninjau-Sumbar oleh pihak pengelola Taman Pancing. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang. Hal Ini disampaikan Empat Komisi di DPRD Kampar pada acara peyampaian pendapat tentang laporan dan tanggapan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2009 yang di sampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Kampar di Gedung DPRD jalan lingkar pada rabu malam 12/8. Rapat ini langsung dipimpin oleh Ketua DPRD Kampar H. Masnur, SH dan Wakil Ketua DPRD Kampar Marzuki Malik dan didampingi oleh Bupati Kampar Drs. H. Burhanuddin Husin, MM , Kepala Dinas/badan/instansi/kantor di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar.
Empat Komisi yang menyampaikan pendapat tersebut diawali oleh yakni Komisi I, Komisi II, Komisi III dn Komisi IV. Laporan Komisi ini menanggapi penyampaian Bupati Kampar beberapa Waktu lalu tentang Rancangan APBD Perubahan Tahun 2009 di Gedung DPRD Kampar.
Komisi yang menyampaikan pendapat diawali komisi I yang disampaikan oleh Ketua Komisi I A. Zaidun yang menanggapi Anggaran di SKPD dainataranya BKD, Kesbang Linmas, Itwilkab, Satpol PP, Pemerintahan Umum dan Pemerintahan Desa . Dalam laoprannya Komisi I menyampaikan bahwa memberikan Apresiasi atas kerja sama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Kampar dalam membahas mengenai Anggaran Perubahan Tahun 2009 ini, Komisi I memandang perlu peningkatan mutu kinerja SKPD dalam pemamfaatan Anggaran yang Efektif dan Efisien serta mempunyai nilai mamfaat bagi Masyarakat Kabupaten Kampar. Dan menyampaikan bahwa Rancangan APBDP ini untuk dapat dilanjutkan ke pembahasan pada tingkat Panggar DPRD Kampar.
Sementara mendapat giliran berikut penyampaian laporan tanggapan terhadap APBD Perubahan tahun 2009 adalah Komisi II yang disampaikan oleh Ketua Komisi II H. Syafriadi, SH yang menilai kinerja terhadap beberapa SKPD yang perlu pembenahan dan memerlukan penambahan anggaran seperti yang tertuang dalam laporan Bupati Kampar beberapa waktu lalu. Diantara SKPD yang yang menjadi penilaian Komisi I Dinas dan Badan Kabupaten Kampar adalah Dispora, BPKKBI, Diperindag,Dinas Kesehatan dan RSUD Bangkinang, Dinas Koperasi dan UKM,Bidang kehutanan dan perkebunan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian secara umum, Pariwiata, Dinas Kebersihan, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan dan Dinas Permabngan dan energy Kabupaten Kampar
yang menyampaikan bahwa masih banyak bidang-bidang yang di kelola oleh SKPD-SKPD yang belum mencapai kinerja yang memuaskan, dan ini perlu peningkatan serta penajaman pandangan terhadap pemanfaatan dan pengelolaan keunagan Daerah dalam peningkatan dan kemakmuran masyarakat.
Komisi II menyorot masih banyaknya sekolah-sekolah di Kabupaten Kampar yang mengalami kerusakan baik ringan maupun berat, moubiler yang kurang, memerlukan perbaikan dan sentuhan oelh karenanya dengan di masukkannya pada anggaran Perubahan ini dapat hendaknya permasalahan dapat teratasi" kata Syafriadi. Yang juga mengingatkan SKPD-SKPD lainnya untuk dapat melihat dan memperhatikan program dan kegiatan yang menyentuh dan bernilai serta bermamfaat bagi khalayak ramai . Komisi II telah bekerja dengan sangat hati-hati dalam pembahasan ini dan ini hendaknya dapat dilanjutkan ke Panitia Anggaran untuk dapat disetujui menjadi APBD Perubahan 2009 sehingga dapat dengan cepat dilaksanakan dalam pembnaguna Daerah Kata Syfriadi mengakhiri laporan Komisi.
Sementara yang berikutnya menyampikan laporan Tanggapan terhadap APBD Perubahan 2009 adalah Komisi III yang di sampaikan oleh Anggota Komisi III Masni yang dalam laporannya menyampikan bahwa Komisi III sebagiamana dengan komisi komisi lainnya juga berharap peningkatan kinerja SKPD-SKPD Kabupaten Kampar dalam peningkatan Mutu kegiatan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar yang berdasarkan pada aspirasi dan kebutuhan masyarakat bukan malah berdasarkan kepentingan kata Jubir Komisi III Tesebut
Begitu juga Komisi IV yang menyampaikan Laporan dan Tanggapan terhadap APBD Perubahan 2009 atas dasar penyampaian rancangan APBD Perubahan 2009 oleh Bupati Kampar beberapa waktu yang lalu. Laporan ini yang disampaikan oleh Sekretaris Komisi IV Syafi'I Samosir yang berharap anggaran ini diharapkan agar dapat dilasaksanakan dengan penuh tanggung jawab apabila ini telah dapat dijadikan dan disetujui menjadi APBD Perubahan. (humas Kampar)
Bangkinang. Hal Ini disampaikan Empat Komisi di DPRD Kampar pada acara peyampaian pendapat tentang laporan dan tanggapan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2009 yang di sampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Kampar di Gedung DPRD jalan lingkar pada rabu malam 12/8. Rapat ini langsung dipimpin oleh Ketua DPRD Kampar H. Masnur, SH dan Wakil Ketua DPRD Kampar Marzuki Malik dan didampingi oleh Bupati Kampar Drs. H. Burhanuddin Husin, MM , Kepala Dinas/badan/instansi/kantor di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar.
Empat Komisi yang menyampaikan pendapat tersebut diawali oleh yakni Komisi I, Komisi II, Komisi III dn Komisi IV. Laporan Komisi ini menanggapi penyampaian Bupati Kampar beberapa Waktu lalu tentang Rancangan APBD Perubahan Tahun 2009 di Gedung DPRD Kampar.
Komisi yang menyampaikan pendapat diawali komisi I yang disampaikan oleh Ketua Komisi I A. Zaidun yang menanggapi Anggaran di SKPD dainataranya BKD, Kesbang Linmas, Itwilkab, Satpol PP, Pemerintahan Umum dan Pemerintahan Desa . Dalam laoprannya Komisi I menyampaikan bahwa memberikan Apresiasi atas kerja sama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Kampar dalam membahas mengenai Anggaran Perubahan Tahun 2009 ini, Komisi I memandang perlu peningkatan mutu kinerja SKPD dalam pemamfaatan Anggaran yang Efektif dan Efisien serta mempunyai nilai mamfaat bagi Masyarakat Kabupaten Kampar. Dan menyampaikan bahwa Rancangan APBDP ini untuk dapat dilanjutkan ke pembahasan pada tingkat Panggar DPRD Kampar.
Sementara mendapat giliran berikut penyampaian laporan tanggapan terhadap APBD Perubahan tahun 2009 adalah Komisi II yang disampaikan oleh Ketua Komisi II H. Syafriadi, SH yang menilai kinerja terhadap beberapa SKPD yang perlu pembenahan dan memerlukan penambahan anggaran seperti yang tertuang dalam laporan Bupati Kampar beberapa waktu lalu. Diantara SKPD yang yang menjadi penilaian Komisi I Dinas dan Badan Kabupaten Kampar adalah Dispora, BPKKBI, Diperindag,Dinas Kesehatan dan RSUD Bangkinang, Dinas Koperasi dan UKM,Bidang kehutanan dan perkebunan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian secara umum, Pariwiata, Dinas Kebersihan, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan dan Dinas Permabngan dan energy Kabupaten Kampar
yang menyampaikan bahwa masih banyak bidang-bidang yang di kelola oleh SKPD-SKPD yang belum mencapai kinerja yang memuaskan, dan ini perlu peningkatan serta penajaman pandangan terhadap pemanfaatan dan pengelolaan keunagan Daerah dalam peningkatan dan kemakmuran masyarakat.
Komisi II menyorot masih banyaknya sekolah-sekolah di Kabupaten Kampar yang mengalami kerusakan baik ringan maupun berat, moubiler yang kurang, memerlukan perbaikan dan sentuhan oelh karenanya dengan di masukkannya pada anggaran Perubahan ini dapat hendaknya permasalahan dapat teratasi" kata Syafriadi. Yang juga mengingatkan SKPD-SKPD lainnya untuk dapat melihat dan memperhatikan program dan kegiatan yang menyentuh dan bernilai serta bermamfaat bagi khalayak ramai . Komisi II telah bekerja dengan sangat hati-hati dalam pembahasan ini dan ini hendaknya dapat dilanjutkan ke Panitia Anggaran untuk dapat disetujui menjadi APBD Perubahan 2009 sehingga dapat dengan cepat dilaksanakan dalam pembnaguna Daerah Kata Syfriadi mengakhiri laporan Komisi.
Sementara yang berikutnya menyampikan laporan Tanggapan terhadap APBD Perubahan 2009 adalah Komisi III yang di sampaikan oleh Anggota Komisi III Masni yang dalam laporannya menyampikan bahwa Komisi III sebagiamana dengan komisi komisi lainnya juga berharap peningkatan kinerja SKPD-SKPD Kabupaten Kampar dalam peningkatan Mutu kegiatan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar yang berdasarkan pada aspirasi dan kebutuhan masyarakat bukan malah berdasarkan kepentingan kata Jubir Komisi III Tesebut
Begitu juga Komisi IV yang menyampaikan Laporan dan Tanggapan terhadap APBD Perubahan 2009 atas dasar penyampaian rancangan APBD Perubahan 2009 oleh Bupati Kampar beberapa waktu yang lalu. Laporan ini yang disampaikan oleh Sekretaris Komisi IV Syafi'I Samosir yang berharap anggaran ini diharapkan agar dapat dilasaksanakan dengan penuh tanggung jawab apabila ini telah dapat dijadikan dan disetujui menjadi APBD Perubahan. (humas Kampar)
Bangkinang. Hal Ini disampaikan Empat Komisi di DPRD Kampar pada acara peyampaian pendapat tentang laporan dan tanggapan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2009 yang di sampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Kampar di Gedung DPRD jalan lingkar pada rabu malam 12/8. Rapat ini langsung dipimpin oleh Ketua DPRD Kampar H. Masnur, SH dan Wakil Ketua DPRD Kampar Marzuki Malik dan didampingi oleh Bupati Kampar Drs. H. Burhanuddin Husin, MM , Kepala Dinas/badan/instansi/kantor di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar.
Empat Komisi yang menyampaikan pendapat tersebut diawali oleh yakni Komisi I, Komisi II, Komisi III dn Komisi IV. Laporan Komisi ini menanggapi penyampaian Bupati Kampar beberapa Waktu lalu tentang Rancangan APBD Perubahan Tahun 2009 di Gedung DPRD Kampar.
Komisi yang menyampaikan pendapat diawali komisi I yang disampaikan oleh Ketua Komisi I A. Zaidun yang menanggapi Anggaran di SKPD dainataranya BKD, Kesbang Linmas, Itwilkab, Satpol PP, Pemerintahan Umum dan Pemerintahan Desa . Dalam laoprannya Komisi I menyampaikan bahwa memberikan Apresiasi atas kerja sama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Kampar dalam membahas mengenai Anggaran Perubahan Tahun 2009 ini, Komisi I memandang perlu peningkatan mutu kinerja SKPD dalam pemamfaatan Anggaran yang Efektif dan Efisien serta mempunyai nilai mamfaat bagi Masyarakat Kabupaten Kampar. Dan menyampaikan bahwa Rancangan APBDP ini untuk dapat dilanjutkan ke pembahasan pada tingkat Panggar DPRD Kampar.
Sementara mendapat giliran berikut penyampaian laporan tanggapan terhadap APBD Perubahan tahun 2009 adalah Komisi II yang disampaikan oleh Ketua Komisi II H. Syafriadi, SH yang menilai kinerja terhadap beberapa SKPD yang perlu pembenahan dan memerlukan penambahan anggaran seperti yang tertuang dalam laporan Bupati Kampar beberapa waktu lalu. Diantara SKPD yang yang menjadi penilaian Komisi I Dinas dan Badan Kabupaten Kampar adalah Dispora, BPKKBI, Diperindag,Dinas Kesehatan dan RSUD Bangkinang, Dinas Koperasi dan UKM,Bidang kehutanan dan perkebunan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian secara umum, Pariwiata, Dinas Kebersihan, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan dan Dinas Permabngan dan energy Kabupaten Kampar
yang menyampaikan bahwa masih banyak bidang-bidang yang di kelola oleh SKPD-SKPD yang belum mencapai kinerja yang memuaskan, dan ini perlu peningkatan serta penajaman pandangan terhadap pemanfaatan dan pengelolaan keunagan Daerah dalam peningkatan dan kemakmuran masyarakat.
Komisi II menyorot masih banyaknya sekolah-sekolah di Kabupaten Kampar yang mengalami kerusakan baik ringan maupun berat, moubiler yang kurang, memerlukan perbaikan dan sentuhan oelh karenanya dengan di masukkannya pada anggaran Perubahan ini dapat hendaknya permasalahan dapat teratasi" kata Syafriadi. Yang juga mengingatkan SKPD-SKPD lainnya untuk dapat melihat dan memperhatikan program dan kegiatan yang menyentuh dan bernilai serta bermamfaat bagi khalayak ramai . Komisi II telah bekerja dengan sangat hati-hati dalam pembahasan ini dan ini hendaknya dapat dilanjutkan ke Panitia Anggaran untuk dapat disetujui menjadi APBD Perubahan 2009 sehingga dapat dengan cepat dilaksanakan dalam pembnaguna Daerah Kata Syfriadi mengakhiri laporan Komisi.
Sementara yang berikutnya menyampikan laporan Tanggapan terhadap APBD Perubahan 2009 adalah Komisi III yang di sampaikan oleh Anggota Komisi III Masni yang dalam laporannya menyampikan bahwa Komisi III sebagiamana dengan komisi komisi lainnya juga berharap peningkatan kinerja SKPD-SKPD Kabupaten Kampar dalam peningkatan Mutu kegiatan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar yang berdasarkan pada aspirasi dan kebutuhan masyarakat bukan malah berdasarkan kepentingan kata Jubir Komisi III Tesebut
Begitu juga Komisi IV yang menyampaikan Laporan dan Tanggapan terhadap APBD Perubahan 2009 atas dasar penyampaian rancangan APBD Perubahan 2009 oleh Bupati Kampar beberapa waktu yang lalu. Laporan ini yang disampaikan oleh Sekretaris Komisi IV Syafi'I Samosir yang berharap anggaran ini diharapkan agar dapat dilasaksanakan dengan penuh tanggung jawab apabila ini telah dapat dijadikan dan disetujui menjadi APBD Perubahan. (humas Kampar)

Kedatangan Tim safari ramadhan Bupati Kampar ke masjid Al-Huda di Desa kuntu Kecamatan Kampar kiri pada Rabu (10/8) disambut Camat beserta Kepala Desa dan Masyarakat.
Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin MM yang diwakili Asisten II H Zulfan Hamid menyampaikan dalam sambutannya agar masyarakat terus menjaga hubungan silaturahmi yang sudah terjaga dengan baik karena akan memupuk rasa kebersamaan dan rasa kekeluargaan, dapat menjaga hati dari rasa iri dan perbuatan merugikan, menimbulkan rasa kasih sayang, adanya saling memperhatikan sesama masyarakat apalagi di bulan ramadhan kini agar meningkatkan amal ibadah lainnya termasuk ibadah-ibadah sunnah, ujarnya.
Zulfan juga mengatakan tujuan Tim safari Ramadhan dari Pemkab Kampar diantaranya agar dapat melihat langsung potensi yang ada di daerah, permasalahan yang terjadi termasuk menerima masukan berkenaan kebutuhan masyarakat.Sebagaimana disampaikan Tokoh masyarakat Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri Drs.H Syahran Kadir, meminta bantuan kepada pemerintah daerah Kabupaten Kampar untuk penambahan tenaga guru dan pembangunan Stadion Mini, karena sampai saat ini Desa Kuntu sangat membutuhkan tenaga pengajar dan Stadion Mini'', katanya.
Menanggapi permintaan tokoh masyarakat Desa Kuntu itu, Zulfan Hamid mengatakan, bahwa apa yang disampaikan masyarakat Desa Kuntu tersebut menjadi sebuah masukan bagi pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan berikutnya. Hadir pada acara itu Camat Kampar Kiri Febrinaldi, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Drs Johar Makmun dan pimpinan SKPD, Sekretaris SKPD, Kabag, Kepala Kamenag Kampar Fairuz MA, Camat Kampar Kiri Febrinaldy T, S.STp, MSi dan staf, Kepala Desa se-Kecamatan Kampar Kiri, ninik mamak, tokoh masyarakat Kecamatan Kampar Kiri.
Disamping itu mewakili Bupati Kampar Zulfan menyerahkan bantuan dari Pemkab Kampar untuk pembangunan 10 masjid di Kecamatan Kampar Kiri yang masing-masingnya senilai Rp 7 juta, dan santunan bagi anak yatim se-Kecamatan Kampar Kiri sebesar Rp 25 juta, bantuan dari Bank Riau sebesar Rp 1.500.000 untuk pengurus masjid Desa kuntu, serta penyaluran zakat dari Bazda Kecamatan Kampar Kiri untuk 100 orang mustahiq sebesar Rp 60 juta.
Ibadah Puasa, mengandung tiga kekuatan. Pertama Kekuatan Individual untuk melatih diri lebih sabar dan tabah menghadapi segala sesuatu, selai itu juga bisa mendapatkan kesembuhan dari berbagai penyakit. Dalam melaksanakan Puasa kita ditempa untuk teratur dan disiplin yang sangat menguntungkan untuk prilaku pribadi yang bersih dan mampu menghargai waktu
Hal ini disampaikan oleh Sekda Kampar, Drs. Zulher MS, saat memberikan pengarahan pada acara berbuka bersama dengan masyarakat dan pengurus Masjid Al-Jannah di desa penghidupan Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Minggu (22/8) Malam
Yang kedua untuk kepentingan social. Dalam menjalankan ibadah puasa kita juga diminta untuk berzakat dan juga bersedekah kepada sesame,"Dan yang ketiga yakni memperkuat kekuatan spiritual karena Selama melaksanakan badah puasa kita juga diharuskan melaksanakan sholat tarawih dan witir,"sebut Sekda
Ditambahkan Zulher safari Ramadhan yang dilaksanakan bertujuan mempererat silaturrahmi sesama umat Muslim juga memperdekat hubungan antara Pemkab Kampar dengan masyarakat,"Selain itu juga berguna untuk menampung segala aspirasi masyarakat serta melihat langsung kondisi keadaan perkembangan pembangunan dan pertumbuhan masyarakat,"ujarnya
Dalam kesempatan itu, Zulher juga meyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid, Mushola dan bantuan santunan anak yatim yang diserahkan langsung kepada Camat Kampar Kiri Tengah, Dedi Damhudi, sebesar Rp. 140 Juta. Rincian bantuan untuk Masjid sebanyak 20 masjid masing-masing 7 Juta Rupiah, untuk Musholla sebanyak Rp. 54 juta sebanyak 18 Mushola masing-masing mendapat Rp. 3 Juta. Sementara untuk anak yatim sekecamatan Kampar Kiri Tengah mendapat bantuan sebesar Rp. 20 Juta, yang diterima pengurus masjid Al-Jannah secara Simbolis.
Pada kesempatan itu, Zulher juga sempat menyinggung masalah pendidikan, kesehatan dan insfratruktur yang menjadi perhatian sangat besar oleh Pemerintah," Ketiga bidang ini merupakan bidang yang mendapat perhatian pemerintah Kabuapten Kampar karena ketiga bidang ini saling berkaitan dan sangat menetukan kemajuan dan masa depan daerah ini,"ujarnya
Hadir pada acara tersebut, Kabag Administarsi Pembangunan, Fauzi Nurta, Kabag Ortal, Tarmizi, Camat Kampar Kiri Tengah, Dedi Damhudi, dan Upika, tokoh masyarakat, tokoh agama, ninik mamak, dan msyarakat desa Penghidupan. (HUMAS KAMPAR).
Bangkinang, Jayalah Pramuka, Jayalah Indonesia dan Salam Pramuka, ujar Bupati Kampar, Burhanuddin Husin selaku Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kabupaten Kampar dalam amanatnya pada upacara peringatan Hari Pramuka ke-48 tahun 2009 tingkat Kabupaten Kampar yang dipusatkan di Lapangan Pelajar Bangkinang Jum'at (14/8).
Burhanuddin Husin pada kesempatan tersebut membacakan sambutan tertulis Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Prof Dr. dr. H. Azrul, MPH yang mengucapkan selamat Hari Pramuka ke-48 kepada segenap keluarga besar anggota gerakan pramuka dimanapu berada, semoga peringatan Hari Pramuka ke-48 ini dapat memacu kita untuk lebih memajukan gerakan pramuka.
Hadir pada acara tersebut Ketua DPRD Kampar, H Masnur SH, Muspida Kampar plus, staf ahli, para asisten, Kepala Badan, Dinas dan Kantor serta para pejabat eselon II, III yang seluruhnya memakai pakaian seragam pramuka lengkap dan duduk ditenda utama. Selain itu hadir juga seluruh anggota Paskibraka tahun 2009 Kabupaten Kampar, ratusan anggota pramuka, ratusan PNS dan undangan lainnya.
Revitalisasi gerakan pramuka yang merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia telah berjalan selama tiga tahun. Revitalisasi yang tujuan pokoknya adalah untuk memantapkan eksitensi gerakan pramuka serta untuk meningkatkan fungsi gerakan pramuka, dalam tiga tahun ini telah memperlihatkan hasil yang cukup menggembirakan. Untuk lebih memantapkan eksitensi gerakan pramuka, telah berhasil disusun RUU gerakan pramuka, yang pada saat ini telah menjadi hak inisiatif DPR. Sedangkan untuk lebih meningkatkan fungsi gerakan pramuka pada saat ini sedang dilakukan pembaruan sistem pendidikan kepramukaan.
Inti pokok pemantapan eksitensi gerakan pramuka dalam RUU gerakan pramuka setidak-tidaknya mencakup lima hal pokok yakni; Pertama, penetapan Pancasila sumber nilai pendidikan kepramukaan. Kedua, penetapan gerakan pramuka sebagai satu-satunya wadah otonom yang bertanggung jawab menyelenggarakan pendidikan kepramukaan. Ketiga, penetapan APBN/APBD sebagai bagian dari sumber dana gerakan pramuka. Keempat, penetapan pertanggung jawaban kepengurusan kepada Presiden RI sebagai pramuka utama dan kelima, penetapan prinsip dasar, kehormatan serta metode kepramukaan sebagai unsur pokok dalam sistem pendidikan kepramukaan.
Khusus kepada para pimpinan Kwartir Daerah, Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia saya menghimbau, marilah kita bersama berupaya melakukan hal-hal terbaik, demi masa depan kaum muda Indonesia yang lebih cerah.
Delapan Pembina Pramuka Kampar Terima Penghargaan Panca Warsa dari Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Riau
Bupati Kampar, Burhanuddin Husin pada pelaksanaan upacara peringatan Hari Pramuka ke-48 tersebut juga melakukan kegiatan penyematan lencana Panca Warsa kepada delapan orang Pembina pramuka di Kabupaten Kampar.. Penerima penghargaan Panca Warsa tersebut berdasarkan surat keputusan dari Kwartir daerah Gerakan Pramuka Riau Nomor 10 tahun 2009 tertanggal, 13 Juli 2009. Delapan orang yang menerima penghargaan dan telah dilakukan penyematan lencana Panca Warsa tersebut adalah : Agustarahim, Djumadi, S.Pd, Raden Roro Yurianti, Ari Kusriah, Ngadiah, S.Pd, Nurniasih, Nunuk Hardiati dan Feri Ardiyato.
Pada rangkaian acara peringatan Hari Pramuka ke-48 tingkat Kabupaten Kampar, Burhanuddin Husin yang didampingi Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kampar, Ny Hj Yuliana Jefry juga menyaksikan langsung atraksi bongkar pasang senjata berupa pistol dan senjata laras panjang kaliber SS1 oleh tiga orang penegak yang matanya pada waktu atraksi tertutup kain putih. Burhanuddin Husin juga menyaksikan atraksi permainan smapor oleh 50 orang anggota pramuka. Dan begitu usai acara do'a dan upacara dinyatakan selesai maka, Burhanuddin Husin dan Ny Hj Yuliana Jefry turun dari tenda utama dan menyalami Komandan Upacara pada peringatan Hari Pramuka ke-48 tersebut yakni Lorena Sitepu murid kelas VI SD Teladan Bangkinang yang sukses menjalankan tugas sebagai komandan upacara.
Bupati dan Sekda Terima Penghargaan Pramuka
Bupati Kampar, Burhanuddin Husin dijadualkan pada tanggal 18 Agustus akan menerima penghargaan sebagai Pembina pramuka terbaik dari Ketua Menteri Melaka-Malaysia melalui pesuruh jaya persekutuan pengakap Melaka Malaysia.
Penghargaan dari Negara jirin itu diberi nama "Anugrah Gemilang" Penghargaan tersebut akan diberikan langsung oleh Gubernur Riau, H M Rusli Zainal di Pekanbaru. Pada waktu penyerahan penghargaan Anugrah Gemilang tersebut Gubernur Riau didampingi langsung oleh Ketua Menteri Pesuruh Jaya Pesekutuan Pengakap Melaka Malysia.
Sementara Sekdakab K ampar, Drs H Zulher MS selaku Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kampar juga menerima penghargaan Pramuka dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang diseahkan oleh Presiden RI Dr Soesilo Bambang Yudhoyono, selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka. Tanda Penghargaan yang disematkan Presiden RI kepada Sekdakab Kampar Drs H Zulher MS tersebut berupa Tanda Penghargaan Melati yang diserahkan Presiden pada acara Apel Besar Hari Pramuka pada tanggal, 14 Agustus 2009, pukul 16.00 WIB bertempat di Lapangan Gajah Mada, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur.(Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Jayalah Pramuka, Jayalah Indonesia dan Salam Pramuka, ujar Bupati Kampar, Burhanuddin Husin selaku Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kabupaten Kampar dalam amanatnya pada upacara peringatan Hari Pramuka ke-48 tahun 2009 tingkat Kabupaten Kampar yang dipusatkan di Lapangan Pelajar Bangkinang Jum'at (14/8).
Burhanuddin Husin pada kesempatan tersebut membacakan sambutan tertulis Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Prof Dr. dr. H. Azrul, MPH yang mengucapkan selamat Hari Pramuka ke-48 kepada segenap keluarga besar anggota gerakan pramuka dimanapu berada, semoga peringatan Hari Pramuka ke-48 ini dapat memacu kita untuk lebih memajukan gerakan pramuka.
Hadir pada acara tersebut Ketua DPRD Kampar, H Masnur SH, Muspida Kampar plus, staf ahli, para asisten, Kepala Badan, Dinas dan Kantor serta para pejabat eselon II, III yang seluruhnya memakai pakaian seragam pramuka lengkap dan duduk ditenda utama. Selain itu hadir juga seluruh anggota Paskibraka tahun 2009 Kabupaten Kampar, ratusan anggota pramuka, ratusan PNS dan undangan lainnya.
Revitalisasi gerakan pramuka yang merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia telah berjalan selama tiga tahun. Revitalisasi yang tujuan pokoknya adalah untuk memantapkan eksitensi gerakan pramuka serta untuk meningkatkan fungsi gerakan pramuka, dalam tiga tahun ini telah memperlihatkan hasil yang cukup menggembirakan. Untuk lebih memantapkan eksitensi gerakan pramuka, telah berhasil disusun RUU gerakan pramuka, yang pada saat ini telah menjadi hak inisiatif DPR. Sedangkan untuk lebih meningkatkan fungsi gerakan pramuka pada saat ini sedang dilakukan pembaruan sistem pendidikan kepramukaan.
Inti pokok pemantapan eksitensi gerakan pramuka dalam RUU gerakan pramuka setidak-tidaknya mencakup lima hal pokok yakni; Pertama, penetapan Pancasila sumber nilai pendidikan kepramukaan. Kedua, penetapan gerakan pramuka sebagai satu-satunya wadah otonom yang bertanggung jawab menyelenggarakan pendidikan kepramukaan. Ketiga, penetapan APBN/APBD sebagai bagian dari sumber dana gerakan pramuka. Keempat, penetapan pertanggung jawaban kepengurusan kepada Presiden RI sebagai pramuka utama dan kelima, penetapan prinsip dasar, kehormatan serta metode kepramukaan sebagai unsur pokok dalam sistem pendidikan kepramukaan.
Khusus kepada para pimpinan Kwartir Daerah, Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia saya menghimbau, marilah kita bersama berupaya melakukan hal-hal terbaik, demi masa depan kaum muda Indonesia yang lebih cerah.
Delapan Pembina Pramuka Kampar Terima Penghargaan Panca Warsa dari Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Riau
Bupati Kampar, Burhanuddin Husin pada pelaksanaan upacara peringatan Hari Pramuka ke-48 tersebut juga melakukan kegiatan penyematan lencana Panca Warsa kepada delapan orang Pembina pramuka di Kabupaten Kampar.. Penerima penghargaan Panca Warsa tersebut berdasarkan surat keputusan dari Kwartir daerah Gerakan Pramuka Riau Nomor 10 tahun 2009 tertanggal, 13 Juli 2009. Delapan orang yang menerima penghargaan dan telah dilakukan penyematan lencana Panca Warsa tersebut adalah : Agustarahim, Djumadi, S.Pd, Raden Roro Yurianti, Ari Kusriah, Ngadiah, S.Pd, Nurniasih, Nunuk Hardiati dan Feri Ardiyato.
Pada rangkaian acara peringatan Hari Pramuka ke-48 tingkat Kabupaten Kampar, Burhanuddin Husin yang didampingi Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kampar, Ny Hj Yuliana Jefry juga menyaksikan langsung atraksi bongkar pasang senjata berupa pistol dan senjata laras panjang kaliber SS1 oleh tiga orang penegak yang matanya pada waktu atraksi tertutup kain putih. Burhanuddin Husin juga menyaksikan atraksi permainan smapor oleh 50 orang anggota pramuka. Dan begitu usai acara do'a dan upacara dinyatakan selesai maka, Burhanuddin Husin dan Ny Hj Yuliana Jefry turun dari tenda utama dan menyalami Komandan Upacara pada peringatan Hari Pramuka ke-48 tersebut yakni Lorena Sitepu murid kelas VI SD Teladan Bangkinang yang sukses menjalankan tugas sebagai komandan upacara.
Bupati dan Sekda Terima Penghargaan Pramuka
Bupati Kampar, Burhanuddin Husin dijadualkan pada tanggal 18 Agustus akan menerima penghargaan sebagai Pembina pramuka terbaik dari Ketua Menteri Melaka-Malaysia melalui pesuruh jaya persekutuan pengakap Melaka Malaysia.
Penghargaan dari Negara jirin itu diberi nama "Anugrah Gemilang" Penghargaan tersebut akan diberikan langsung oleh Gubernur Riau, H M Rusli Zainal di Pekanbaru. Pada waktu penyerahan penghargaan Anugrah Gemilang tersebut Gubernur Riau didampingi langsung oleh Ketua Menteri Pesuruh Jaya Pesekutuan Pengakap Melaka Malysia.
Sementara Sekdakab K ampar, Drs H Zulher MS selaku Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kampar juga menerima penghargaan Pramuka dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang diseahkan oleh Presiden RI Dr Soesilo Bambang Yudhoyono, selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka. Tanda Penghargaan yang disematkan Presiden RI kepada Sekdakab Kampar Drs H Zulher MS tersebut berupa Tanda Penghargaan Melati yang diserahkan Presiden pada acara Apel Besar Hari Pramuka pada tanggal, 14 Agustus 2009, pukul 16.00 WIB bertempat di Lapangan Gajah Mada, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur.(Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Jayalah Pramuka, Jayalah Indonesia dan Salam Pramuka, ujar Bupati Kampar, Burhanuddin Husin selaku Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kabupaten Kampar dalam amanatnya pada upacara peringatan Hari Pramuka ke-48 tahun 2009 tingkat Kabupaten Kampar yang dipusatkan di Lapangan Pelajar Bangkinang Jum'at (14/8).
Burhanuddin Husin pada kesempatan tersebut membacakan sambutan tertulis Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Prof Dr. dr. H. Azrul, MPH yang mengucapkan selamat Hari Pramuka ke-48 kepada segenap keluarga besar anggota gerakan pramuka dimanapu berada, semoga peringatan Hari Pramuka ke-48 ini dapat memacu kita untuk lebih memajukan gerakan pramuka.
Hadir pada acara tersebut Ketua DPRD Kampar, H Masnur SH, Muspida Kampar plus, staf ahli, para asisten, Kepala Badan, Dinas dan Kantor serta para pejabat eselon II, III yang seluruhnya memakai pakaian seragam pramuka lengkap dan duduk ditenda utama. Selain itu hadir juga seluruh anggota Paskibraka tahun 2009 Kabupaten Kampar, ratusan anggota pramuka, ratusan PNS dan undangan lainnya.
Revitalisasi gerakan pramuka yang merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia telah berjalan selama tiga tahun. Revitalisasi yang tujuan pokoknya adalah untuk memantapkan eksitensi gerakan pramuka serta untuk meningkatkan fungsi gerakan pramuka, dalam tiga tahun ini telah memperlihatkan hasil yang cukup menggembirakan. Untuk lebih memantapkan eksitensi gerakan pramuka, telah berhasil disusun RUU gerakan pramuka, yang pada saat ini telah menjadi hak inisiatif DPR. Sedangkan untuk lebih meningkatkan fungsi gerakan pramuka pada saat ini sedang dilakukan pembaruan sistem pendidikan kepramukaan.
Inti pokok pemantapan eksitensi gerakan pramuka dalam RUU gerakan pramuka setidak-tidaknya mencakup lima hal pokok yakni; Pertama, penetapan Pancasila sumber nilai pendidikan kepramukaan. Kedua, penetapan gerakan pramuka sebagai satu-satunya wadah otonom yang bertanggung jawab menyelenggarakan pendidikan kepramukaan. Ketiga, penetapan APBN/APBD sebagai bagian dari sumber dana gerakan pramuka. Keempat, penetapan pertanggung jawaban kepengurusan kepada Presiden RI sebagai pramuka utama dan kelima, penetapan prinsip dasar, kehormatan serta metode kepramukaan sebagai unsur pokok dalam sistem pendidikan kepramukaan.
Khusus kepada para pimpinan Kwartir Daerah, Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia saya menghimbau, marilah kita bersama berupaya melakukan hal-hal terbaik, demi masa depan kaum muda Indonesia yang lebih cerah.
Delapan Pembina Pramuka Kampar Terima Penghargaan Panca Warsa dari Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Riau
Bupati Kampar, Burhanuddin Husin pada pelaksanaan upacara peringatan Hari Pramuka ke-48 tersebut juga melakukan kegiatan penyematan lencana Panca Warsa kepada delapan orang Pembina pramuka di Kabupaten Kampar.. Penerima penghargaan Panca Warsa tersebut berdasarkan surat keputusan dari Kwartir daerah Gerakan Pramuka Riau Nomor 10 tahun 2009 tertanggal, 13 Juli 2009. Delapan orang yang menerima penghargaan dan telah dilakukan penyematan lencana Panca Warsa tersebut adalah : Agustarahim, Djumadi, S.Pd, Raden Roro Yurianti, Ari Kusriah, Ngadiah, S.Pd, Nurniasih, Nunuk Hardiati dan Feri Ardiyato.
Pada rangkaian acara peringatan Hari Pramuka ke-48 tingkat Kabupaten Kampar, Burhanuddin Husin yang didampingi Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kampar, Ny Hj Yuliana Jefry juga menyaksikan langsung atraksi bongkar pasang senjata berupa pistol dan senjata laras panjang kaliber SS1 oleh tiga orang penegak yang matanya pada waktu atraksi tertutup kain putih. Burhanuddin Husin juga menyaksikan atraksi permainan smapor oleh 50 orang anggota pramuka. Dan begitu usai acara do'a dan upacara dinyatakan selesai maka, Burhanuddin Husin dan Ny Hj Yuliana Jefry turun dari tenda utama dan menyalami Komandan Upacara pada peringatan Hari Pramuka ke-48 tersebut yakni Lorena Sitepu murid kelas VI SD Teladan Bangkinang yang sukses menjalankan tugas sebagai komandan upacara.
Bupati dan Sekda Terima Penghargaan Pramuka
Bupati Kampar, Burhanuddin Husin dijadualkan pada tanggal 18 Agustus akan menerima penghargaan sebagai Pembina pramuka terbaik dari Ketua Menteri Melaka-Malaysia melalui pesuruh jaya persekutuan pengakap Melaka Malaysia.
Penghargaan dari Negara jirin itu diberi nama "Anugrah Gemilang" Penghargaan tersebut akan diberikan langsung oleh Gubernur Riau, H M Rusli Zainal di Pekanbaru. Pada waktu penyerahan penghargaan Anugrah Gemilang tersebut Gubernur Riau didampingi langsung oleh Ketua Menteri Pesuruh Jaya Pesekutuan Pengakap Melaka Malysia.
Sementara Sekdakab K ampar, Drs H Zulher MS selaku Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kampar juga menerima penghargaan Pramuka dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang diseahkan oleh Presiden RI Dr Soesilo Bambang Yudhoyono, selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka. Tanda Penghargaan yang disematkan Presiden RI kepada Sekdakab Kampar Drs H Zulher MS tersebut berupa Tanda Penghargaan Melati yang diserahkan Presiden pada acara Apel Besar Hari Pramuka pada tanggal, 14 Agustus 2009, pukul 16.00 WIB bertempat di Lapangan Gajah Mada, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur.(Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, Selasa (11/8) dalam rapat terakhir penyambutan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Republik Indonesia dilantai tiga kantor Bupati, mengatakan perlunya koordinasi dan komunikasi yang lebih intens dari setiap seksi dan panitia yang telah ditunjuk sehingga persiapan yang dilakukan benar matang dan tersusun dengan rapi.
" Saya ingin pada rapat terakhir ini semua perencanaan dari setiap seksi dan panitia benar-benar sudah matang. Saya tidak ingin sesuatu terjadi akibat adanya kelalaian dan kurangnya tanggung jawab yang diberikan kepada setiap seksi dan panitia yang telah ditunjuk. Maka oleh sebab itu, lakukan koordinasi dan komunikasi secara intens"ujarnya
Hal ini disampaikannya, mengingat Bupati Kampar ini mengatakan sedikit kecewa atas kegiatan yang telah berjalan sebagaian yang menurutnya berjalan tidak optimal " Ada beberapa koreksi dari beberapa rangkaian acara yang telah kita laksanakan seperti sepeda santai , gotong royong dan beberapa kegiatan lainya yang menurut saya belum berjalan optimal dan ini menjadi koreksi kita bersama sehingga tidak terulang kembali untuk kegiatan berikut "ungkapnya
Burhanuddin pada saat itu menyampaikan beberapa agenda penting yang akan dilaksanakan menjelang HUT RI maupun usai upacara dilasanakan. Diantara agenda itu adalah pertandingan bola kaki antara Muspida dengan DPRD dan Sekretariat Daerah, pengukuhan Paskibraka, Malam Taptu, renungan suci, resepsi kenegaraan, apel pemberian remisi, pertemuan Bupati dengan para Veteran, Warakauri dan Weredatama dan beberapa agenda lainnya.
" Agenda yang sudah tersusun rapi ini hendaknya dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana kita. Tapi ini tentunya tergantung sejauhmana persiapan telah dilakukan dan ini adalah rapat terakhir dan saya ingin mendapatkan laporan dari setiap seksi yang menjadi penanggung jawab untuk masing-masing kegiatan " ujarnya
Burhananuddin juga sempat menyinggung kondisi lapangan Pelajar Bangkinang yang akan dijadikan tempat memperingati detik-detik proklamasi terutama pada bagian jalan keluar yang menurutnya harus segera dipadatkan. Masalah sound system juga tak luput dari pembicaraan karena menurutnya sound system yang ada belum cukup untuk acara sebesar HUT RI ini " Pihak-pihak yang diserah tugas menangani hal ini segera selesaikan" Ujarnya
Rapat ini dihadiri oleh Asissten Pemerintahan yang menjadi ketua dalam pelaksanan penyambutan HUT RI, Asissten Umum, Annizur, seluruh Kepala Dinas, Badan dan Kantor serta Kepala Bagian yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Bangkinang, Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, Selasa (11/8) dalam rapat terakhir penyambutan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Republik Indonesia dilantai tiga kantor Bupati, mengatakan perlunya koordinasi dan komunikasi yang lebih intens dari setiap seksi dan panitia yang telah ditunjuk sehingga persiapan yang dilakukan benar matang dan tersusun dengan rapi.
" Saya ingin pada rapat terakhir ini semua perencanaan dari setiap seksi dan panitia benar-benar sudah matang. Saya tidak ingin sesuatu terjadi akibat adanya kelalaian dan kurangnya tanggung jawab yang diberikan kepada setiap seksi dan panitia yang telah ditunjuk. Maka oleh sebab itu, lakukan koordinasi dan komunikasi secara intens"ujarnya
Hal ini disampaikannya, mengingat Bupati Kampar ini mengatakan sedikit kecewa atas kegiatan yang telah berjalan sebagaian yang menurutnya berjalan tidak optimal " Ada beberapa koreksi dari beberapa rangkaian acara yang telah kita laksanakan seperti sepeda santai , gotong royong dan beberapa kegiatan lainya yang menurut saya belum berjalan optimal dan ini menjadi koreksi kita bersama sehingga tidak terulang kembali untuk kegiatan berikut "ungkapnya
Burhanuddin pada saat itu menyampaikan beberapa agenda penting yang akan dilaksanakan menjelang HUT RI maupun usai upacara dilasanakan. Diantara agenda itu adalah pertandingan bola kaki antara Muspida dengan DPRD dan Sekretariat Daerah, pengukuhan Paskibraka, Malam Taptu, renungan suci, resepsi kenegaraan, apel pemberian remisi, pertemuan Bupati dengan para Veteran, Warakauri dan Weredatama dan beberapa agenda lainnya.
" Agenda yang sudah tersusun rapi ini hendaknya dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana kita. Tapi ini tentunya tergantung sejauhmana persiapan telah dilakukan dan ini adalah rapat terakhir dan saya ingin mendapatkan laporan dari setiap seksi yang menjadi penanggung jawab untuk masing-masing kegiatan " ujarnya
Burhananuddin juga sempat menyinggung kondisi lapangan Pelajar Bangkinang yang akan dijadikan tempat memperingati detik-detik proklamasi terutama pada bagian jalan keluar yang menurutnya harus segera dipadatkan. Masalah sound system juga tak luput dari pembicaraan karena menurutnya sound system yang ada belum cukup untuk acara sebesar HUT RI ini " Pihak-pihak yang diserah tugas menangani hal ini segera selesaikan" Ujarnya
Rapat ini dihadiri oleh Asissten Pemerintahan yang menjadi ketua dalam pelaksanan penyambutan HUT RI, Asissten Umum, Annizur, seluruh Kepala Dinas, Badan dan Kantor serta Kepala Bagian yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Bangkinang, Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, Selasa (11/8) dalam rapat terakhir penyambutan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Republik Indonesia dilantai tiga kantor Bupati, mengatakan perlunya koordinasi dan komunikasi yang lebih intens dari setiap seksi dan panitia yang telah ditunjuk sehingga persiapan yang dilakukan benar matang dan tersusun dengan rapi.
" Saya ingin pada rapat terakhir ini semua perencanaan dari setiap seksi dan panitia benar-benar sudah matang. Saya tidak ingin sesuatu terjadi akibat adanya kelalaian dan kurangnya tanggung jawab yang diberikan kepada setiap seksi dan panitia yang telah ditunjuk. Maka oleh sebab itu, lakukan koordinasi dan komunikasi secara intens"ujarnya
Hal ini disampaikannya, mengingat Bupati Kampar ini mengatakan sedikit kecewa atas kegiatan yang telah berjalan sebagaian yang menurutnya berjalan tidak optimal " Ada beberapa koreksi dari beberapa rangkaian acara yang telah kita laksanakan seperti sepeda santai , gotong royong dan beberapa kegiatan lainya yang menurut saya belum berjalan optimal dan ini menjadi koreksi kita bersama sehingga tidak terulang kembali untuk kegiatan berikut "ungkapnya
Burhanuddin pada saat itu menyampaikan beberapa agenda penting yang akan dilaksanakan menjelang HUT RI maupun usai upacara dilasanakan. Diantara agenda itu adalah pertandingan bola kaki antara Muspida dengan DPRD dan Sekretariat Daerah, pengukuhan Paskibraka, Malam Taptu, renungan suci, resepsi kenegaraan, apel pemberian remisi, pertemuan Bupati dengan para Veteran, Warakauri dan Weredatama dan beberapa agenda lainnya.
" Agenda yang sudah tersusun rapi ini hendaknya dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana kita. Tapi ini tentunya tergantung sejauhmana persiapan telah dilakukan dan ini adalah rapat terakhir dan saya ingin mendapatkan laporan dari setiap seksi yang menjadi penanggung jawab untuk masing-masing kegiatan " ujarnya
Burhananuddin juga sempat menyinggung kondisi lapangan Pelajar Bangkinang yang akan dijadikan tempat memperingati detik-detik proklamasi terutama pada bagian jalan keluar yang menurutnya harus segera dipadatkan. Masalah sound system juga tak luput dari pembicaraan karena menurutnya sound system yang ada belum cukup untuk acara sebesar HUT RI ini " Pihak-pihak yang diserah tugas menangani hal ini segera selesaikan" Ujarnya
Rapat ini dihadiri oleh Asissten Pemerintahan yang menjadi ketua dalam pelaksanan penyambutan HUT RI, Asissten Umum, Annizur, seluruh Kepala Dinas, Badan dan Kantor serta Kepala Bagian yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Pembangunan insfrastruktur jalan dan pendidikan khusus didesa Bencah Kelubi Kecamatan Tapungmenjadi prioritas utama yang segera dituntaskan, karena infrastruktur jalan dan pendidikan merupakan faktor yang sangat penting sekali dalam rangka meningkatkan taraf ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. Sebagai mana yang dilaporkan oleh tokoh masyarakat desa Bencah kelubi Khairil Amri, bahwa jalan – jalan serta prasarana pendidikan di daerah ini banyak yang telah rusak berat yang memerlukan perhatian dari semua pihak, terutama dari pemerintah Kabupaten Kampar. Dengan kerusakan jalan yang mengakibatkan masyarakat sangat sulit untuk memasarkan hasil – hasil pertanian mereka, dengan cost produksi pertanian yang semakin tinggi sementara pemasaran tidak meningkat. Untuk itu Bupati kampar menghimbau kepada perusahaan – perusahaan yang beroperasi didaerah ini seperti PT Arara Abadi dan lain sebagainya, sebagai tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat lingkungan perusahaan, untuk dapat berpartisipasi dalam pembangunan jalan dan prasarana pendidikan didaerah ini yang tentunya akan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kampar. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati kampar Drs. H Burhanuddin Husin pada kegiatan safari ramadhan malam kesepuluh bulan ramadhan di mesjid Amilin dusun I Desa Bencah Kelubi kecamatang Tapung. Hadir pada kegiatan safari tersebu anggota DPRD Kampar pemilihan Tapung, Catur Sugeng dan Darsono, serta Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Kantor dan Kepala bagian dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Lebih lanjut Bupati Kampar menyampaikan bahwa, kegiatan safari ramadhan Pemerintah Kabupaten kampar yang dilaksanakan setiap tahunnya, selain sebagai ajang silaturrahmi antara Pemerintah Kabupaten kampar yang merupakan pelaksana dari pembangunan, pemerintahan serta sosial kemasyarakatan, namun yang lebih penting lagi adalah untuk dapat melihat dari dekat situasi dan kondisi masyarakat sebagai objek dari pembangunan itu sendiri, serta dapat menampung berbagai aspirasi masyarakat yang berkembang saat ini. Kepada anggota DPRD Kabupaten Kampar yang berasal dari daerah pemilihan Tapung ini, diharapkan dapat memperhatikan serta menampung berbagai aspirasi masyarakat, yang akan kita bahas pada perencanaan pemabangunan berikutnya.
Disisi lain Bupati Kampar menghimbau masyarakat, bahwa tidak beberapa lama lagi, tepat pada hari Senin tanggal 10 Oktober 2011, Kabupaten kampar akan melaksanakan Pemilihan Umum Kepala Daerah yang kita kenal dengan Pemilukada. Saya sangat mengharapkan kepada seluruh masyarakat didaerah ini agar dapat berpartisasi secara aktif, antara lain, apakah kita sebagai masyarakat Kabupaten kampar sudah terdaftar sebagai pemilih, serta mari kita gunakan hak kita secara cerdas dan bermantabat. Dan yang penting lagi, mari kita sama – sama pelihara persatuan dan kesatuan serta menjaga ketertiban dan keamanan dilingkungan kita masing – masing, jangan mudah terprovokasi oleh oknum – oknum tertentu.
Pada kegiatan safari ramadhan tersebut Bupati Kampar menyerahkan bantuan berupa; Uang7 juta untuk kegiatan mesjid Amilin, 35 juta untuk anak yatim se Kecamatan Tapung, 3 juta untuk korban kebakaran rumah serta bantuan dari Bank Riau Kepri 1, 5 juta untuk kegiatan mesjid Amilin, yang langsung diterima oleh pengurus mesjid Amilin dan korban kebakaran rumah.
BUPATI : LAKUKAN PEMUTAKHIRAN DATA PENDUDUK
BANGKINANG, Berdasarkan data sensus penduduk tahun 2010, saat ini jumlah penduduk kecamatan Tapung berjumlah kurang lebih 42.000 jiwa yang tersebar di 25 desa, 16 desa diantaranya merupakan eks transmigrasi. Masyarakat Tapung merupakan masyarakat yang heterogen terdiri dari berbagai suku, ras dan agama hidup saling berdampingan dengan masyarakat asli Kecamatan Tapung.
Demikian disampaikan oleh Bupati Kabupaten Kampar Drs. H. Burhanuddin Husin, MM saat melakukan kunjungan safari Ramadhan di masjid Raya Kecamatan Tapung Minggu, 22 /8.
Disebutkan Burhanuddin Husin, tidak dapat dipungkiri berdasarkan fakta yang ada saat ini Kecamatn Tapung merupakan salah satu kecamatan maju dibandingkan dengan kecamatn lain yang ada di Kabupetn Kampar. hal ini tentu saja tidak terlepas dari peran penduduk pendatang yang turut andil dalam memajukan Kecamatn Tapung dalam berbagai sector.
" saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Kecamatan Tapaung yang hidup damai berdampingan walaupun banyak perbedaan. Hendaknya ini terus dapat kita jaga dan terus disadari bahwa perbedaan ini merupakan suatu kekayaan yang tentu saja akan menambah khazanah budaya Kampar, imbuh Burahanuddin.
Burhanuddin mengarahkan, dengan penduduk yang heterogen dan banyaknya penduduk dari luar dari Kabupaten Kampar masalah lain yang kita hadapi adalah masalah administrasi kependudukan. Saat ini masih banyak penduduk yang berdomisili di Kabupaten Kampar tapi belum terdaftar sebagai penduduk Kampar, hal ini tentu saja akan sangat merugikan karena jumlah penduduk merupakan salah satu indicator dalam penghitungan dana alokasi umum ( DAU) dari pemerintah pusat.
Burahanuddin menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat akan turut serta dan berperan akatif dalam mengatasi masalah ini. Bagi penduduk pendatang yang sudah berdomisili di Kabupaten Kampar selama minimal enam bulan agar segera mendaftar ke RT, RW, Kepala desa atau kantor Camat terdekat, dan kepada aparatur pemerintah diharapkan juga peran aktif dalam memperbaikai administrasi kependudukan ini yang menjadi masalah dari waktu ke waktu.
Pada kesempatan yang sama juga pemerintah daerah kabupetn Kampar memberikan bantuan sejumlah dua ratus tiga belas juta rupiah ( 213.000.000) dengan rincian, jumlah masjid yang ada di kecamtan tapung 20 masjid yang masing-masing mendapat bantuan sebesar tujuh juta rupiah, jumlah musholla 47 buah yang masing-masing mendapat bantuan tiga juta rupiah, bantuan untuk anak yatim sebesar dua puluh lima juta rupiah. ( Humas Kampar)
Bangkinang, Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2009, maka masyarakat Pulau Belimbing Desa Kuok Kecamatan Bangkinang Barat menggelar acara syukuran dan pemberian santunan kepada 36 orang anak yatim. Santunan yang diberikan berupa 1 lembar kain sarung plus sejumlah uang tunai dan dilanjutkan dengan acara makan bersama yang secara tradisi setempat disebut makan "Bajambau".
Pada acara syukuran menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus memberikan santunan untuk anak yatim tersebut Bupati Kampar yang diwakili Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kampar, Drs H masri Ma'ahu, M.Si dalam sambutannya mengungkapkan bahwa tradisi syukuran dan pemberian santunan bagi anak yatim tersebut merupakan tradisi yang sangat relegius dan patut dicontoh dan diteladani oleh masyarakat Kampar. Selanjutnya mengenai tradisi makan ‘bajambau' (makan dalam piring besar secara berkelompok) yang didahului dengan penyembelihan kerbau sehari sebelumnya merupakan bentuk dan wujud nyata kegotong royongan masyarakat dan dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan yang dilakukan satu kali setahun merupakan tradisi unik dan pada tempatnya terus dilestarikan.
Dibagian lain sambutannya, Drs H Masri Ma'ahu, M.Si mengatakan bahwa hendaknya kemeriahan menyambut bulan suci Ramadhan dengan serangkaian acara yang berlangsung meriah dan dihadiri ribuan orang, sebaiknya tidak hanya sebatas itu. Tetapi, sebaiknya dapat diimplementasikan pula dalam bentuk pelaksanaan ibadah selama bulan suci Ramadhan, dimana umat Islam senantiasa meramaikan mesjid mulai dari awal Ramadhan sampai bergemanya takbir Hari raya Idul Fitri.
Tak ada salahnya bergembira menyambut bulan suci Ramadhan, tetapi jangan secara berlebihan, hindari agar tradisi yang unik dan baik ini tidak terkontaminasi dengan hal-hal yang mudhorat dan tidak sesuai lagi dengan ajaran Agama Islam, ujar Masri Ma'ahu.
Turut memberikan sambutan singkat mantan Bupati Kampar, H Jefry Noer yang dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat dan telah mengantarkannya untuk menjadi salah seorang anggota DPRD Riau yang dalam waktu dekat ini akan segera dilantik. Jefry Noer pada kesempatan tersebut juga secara langsung menyerahkan santuan pada 36 orang anak yatim.
Sementara tokoh masyarakat Pulau Belimbing, Harmaini, S.Pd dalam paparannya juga mengungkapkan bahwa acara perayaan itu digelar dalam rangka memberikan perhatian kepada generasi muda agar tidak mencari tempat untuk berhura-hura kesana-kemari dalam menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan. Dengan diadakan kegiatan di kampong halamannya sendiri dengan sendirinya kegiatan generasi muda dapat dikontrol keluarga serta dapat diarahkan untuk melakukan kegiatan positif seperti menyantuni anak yatim, paparnya. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2009, maka masyarakat Pulau Belimbing Desa Kuok Kecamatan Bangkinang Barat menggelar acara syukuran dan pemberian santunan kepada 36 orang anak yatim. Santunan yang diberikan berupa 1 lembar kain sarung plus sejumlah uang tunai dan dilanjutkan dengan acara makan bersama yang secara tradisi setempat disebut makan "Bajambau".
Pada acara syukuran menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus memberikan santunan untuk anak yatim tersebut Bupati Kampar yang diwakili Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kampar, Drs H masri Ma'ahu, M.Si dalam sambutannya mengungkapkan bahwa tradisi syukuran dan pemberian santunan bagi anak yatim tersebut merupakan tradisi yang sangat relegius dan patut dicontoh dan diteladani oleh masyarakat Kampar. Selanjutnya mengenai tradisi makan ‘bajambau' (makan dalam piring besar secara berkelompok) yang didahului dengan penyembelihan kerbau sehari sebelumnya merupakan bentuk dan wujud nyata kegotong royongan masyarakat dan dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan yang dilakukan satu kali setahun merupakan tradisi unik dan pada tempatnya terus dilestarikan.
Dibagian lain sambutannya, Drs H Masri Ma'ahu, M.Si mengatakan bahwa hendaknya kemeriahan menyambut bulan suci Ramadhan dengan serangkaian acara yang berlangsung meriah dan dihadiri ribuan orang, sebaiknya tidak hanya sebatas itu. Tetapi, sebaiknya dapat diimplementasikan pula dalam bentuk pelaksanaan ibadah selama bulan suci Ramadhan, dimana umat Islam senantiasa meramaikan mesjid mulai dari awal Ramadhan sampai bergemanya takbir Hari raya Idul Fitri.
Tak ada salahnya bergembira menyambut bulan suci Ramadhan, tetapi jangan secara berlebihan, hindari agar tradisi yang unik dan baik ini tidak terkontaminasi dengan hal-hal yang mudhorat dan tidak sesuai lagi dengan ajaran Agama Islam, ujar Masri Ma'ahu.
Turut memberikan sambutan singkat mantan Bupati Kampar, H Jefry Noer yang dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat dan telah mengantarkannya untuk menjadi salah seorang anggota DPRD Riau yang dalam waktu dekat ini akan segera dilantik. Jefry Noer pada kesempatan tersebut juga secara langsung menyerahkan santuan pada 36 orang anak yatim.
Sementara tokoh masyarakat Pulau Belimbing, Harmaini, S.Pd dalam paparannya juga mengungkapkan bahwa acara perayaan itu digelar dalam rangka memberikan perhatian kepada generasi muda agar tidak mencari tempat untuk berhura-hura kesana-kemari dalam menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan. Dengan diadakan kegiatan di kampong halamannya sendiri dengan sendirinya kegiatan generasi muda dapat dikontrol keluarga serta dapat diarahkan untuk melakukan kegiatan positif seperti menyantuni anak yatim, paparnya. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2009, maka masyarakat Pulau Belimbing Desa Kuok Kecamatan Bangkinang Barat menggelar acara syukuran dan pemberian santunan kepada 36 orang anak yatim. Santunan yang diberikan berupa 1 lembar kain sarung plus sejumlah uang tunai dan dilanjutkan dengan acara makan bersama yang secara tradisi setempat disebut makan "Bajambau".
Pada acara syukuran menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus memberikan santunan untuk anak yatim tersebut Bupati Kampar yang diwakili Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kampar, Drs H masri Ma'ahu, M.Si dalam sambutannya mengungkapkan bahwa tradisi syukuran dan pemberian santunan bagi anak yatim tersebut merupakan tradisi yang sangat relegius dan patut dicontoh dan diteladani oleh masyarakat Kampar. Selanjutnya mengenai tradisi makan ‘bajambau' (makan dalam piring besar secara berkelompok) yang didahului dengan penyembelihan kerbau sehari sebelumnya merupakan bentuk dan wujud nyata kegotong royongan masyarakat dan dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan yang dilakukan satu kali setahun merupakan tradisi unik dan pada tempatnya terus dilestarikan.
Dibagian lain sambutannya, Drs H Masri Ma'ahu, M.Si mengatakan bahwa hendaknya kemeriahan menyambut bulan suci Ramadhan dengan serangkaian acara yang berlangsung meriah dan dihadiri ribuan orang, sebaiknya tidak hanya sebatas itu. Tetapi, sebaiknya dapat diimplementasikan pula dalam bentuk pelaksanaan ibadah selama bulan suci Ramadhan, dimana umat Islam senantiasa meramaikan mesjid mulai dari awal Ramadhan sampai bergemanya takbir Hari raya Idul Fitri.
Tak ada salahnya bergembira menyambut bulan suci Ramadhan, tetapi jangan secara berlebihan, hindari agar tradisi yang unik dan baik ini tidak terkontaminasi dengan hal-hal yang mudhorat dan tidak sesuai lagi dengan ajaran Agama Islam, ujar Masri Ma'ahu.
Turut memberikan sambutan singkat mantan Bupati Kampar, H Jefry Noer yang dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat dan telah mengantarkannya untuk menjadi salah seorang anggota DPRD Riau yang dalam waktu dekat ini akan segera dilantik. Jefry Noer pada kesempatan tersebut juga secara langsung menyerahkan santuan pada 36 orang anak yatim.
Sementara tokoh masyarakat Pulau Belimbing, Harmaini, S.Pd dalam paparannya juga mengungkapkan bahwa acara perayaan itu digelar dalam rangka memberikan perhatian kepada generasi muda agar tidak mencari tempat untuk berhura-hura kesana-kemari dalam menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan. Dengan diadakan kegiatan di kampong halamannya sendiri dengan sendirinya kegiatan generasi muda dapat dikontrol keluarga serta dapat diarahkan untuk melakukan kegiatan positif seperti menyantuni anak yatim, paparnya. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Persiapan 30 orang angggota Paskibraka Kampar dalam menyambut HUT RI ke 64 terus dimatangkan. Mereka yang terpilih dari setiap kecamatan diberi pelatihan, bimbingan dan arahan bagaimana nantinya proses penaikan bendera sekaligus penurunan sang saka merah putih yang akan dilaksanakan dilapangan Pelajar Bangkinang
Selain itu, mereka juga dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman tentang sejarah kebangkitan bangsa Indonesia, dengan tujuan mereka dapat memaknai proses pengibaran sang saka merah putih bukan hanya kegiatan seremonial. Tapi dibalik semua itu banyak makna dan nilai yang terkandung didalamnya.
Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, yang didampingi Asissten Pemerintahan, Drs. Nukman Hakim, dan sejumlah Kepala Bagian. Pada saat mengunjungi tempat penginapan mereka di wisma Bangkinang Baru, Senin (10/8) meminta kepada panitia untuk menyediakan waktu kepadanya untuk memberikan materi.
Mengambil materi tentang sejarah, Burhanuddin menceritakan bagaimana kisah kisah heroik para pahlawan dalam merebut kemerdekaan " Anggota Paskibaraka pada hakikatnya bukan hanya soal baris berbaris dan fisik semata, tapi bagaimana makna yang terkandung didalamnya yang mengisahkan perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekan yang terxermin dari sikap mental ‘ ujarnya
Burhanuddin mengisahkan, rintisan kemerdekan sudah dimulai pada tahun 1908 yang ditandai dengan lahirnya perkumpulan Budi Utomo yang dilanjutkan dengan Sumpah Pemuda pada tahun 1928 yang akhirnya berbuah manis dengan diproklamasikannya kemerdekan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945
" Ingat, kemerdekaan kita bukan sebuah pemberian seperti Singapura ataupun Malaysia. Kemerdekaan kita direbut dengan mengorbankan harta dan benda bahkan ribuan pahlawan kita menjadi korban ditengah peperangan saat merebut dan mempertahankan kemerdekaan ini" ujarnya
Ketua DPD Partai Gokar Kampar ini juga menceritakan bagaimana dulu kerajaan yang ada dinusantara begitu disegani dengan luas wilayah yang jauh dari Indonesia sekarang. Namun akhirnya hilang akibat mudahnya mereka diadu domba dan terhasut " Oleh karena itu perkuat rasa patriotisme, jiwai makna perjuangan yang telah kita rebut dan pertahankan dengan susah payah ini" ujar Burhanuddin
Ada yang sedikit ironi ketika Burhanuddin meminta kepada anggota Paskibraka untuk membacakan isi sumpah pemuda. Ternyata tidak satupun yang mampu membacakannya secara sempurna termasuk tiga orang yang ditunjuk Bupati untuk membacakannya " Bagaimana ini bisa terjadi, anggota Paskibraka seharusnya sudah hapal ini ini diluar kepala" ujarnya sedikit heran
Pada kesempatan itu, Burhanuddin juga menyampaikan harapannya agar anggota Paskibraka ini memberi contoh yang baik kepada masyarakat terutama dalam hal disiplin serta memaknai setiap hari bersejarah dengan mengisi pembangunan sehingga cita-cita pahlawan dapat tercapai (Humas Kampar)
Bangkinang, Persiapan 30 orang angggota Paskibraka Kampar dalam menyambut HUT RI ke 64 terus dimatangkan. Mereka yang terpilih dari setiap kecamatan diberi pelatihan, bimbingan dan arahan bagaimana nantinya proses penaikan bendera sekaligus penurunan sang saka merah putih yang akan dilaksanakan dilapangan Pelajar Bangkinang
Selain itu, mereka juga dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman tentang sejarah kebangkitan bangsa Indonesia, dengan tujuan mereka dapat memaknai proses pengibaran sang saka merah putih bukan hanya kegiatan seremonial. Tapi dibalik semua itu banyak makna dan nilai yang terkandung didalamnya.
Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, yang didampingi Asissten Pemerintahan, Drs. Nukman Hakim, dan sejumlah Kepala Bagian. Pada saat mengunjungi tempat penginapan mereka di wisma Bangkinang Baru, Senin (10/8) meminta kepada panitia untuk menyediakan waktu kepadanya untuk memberikan materi.
Mengambil materi tentang sejarah, Burhanuddin menceritakan bagaimana kisah kisah heroik para pahlawan dalam merebut kemerdekaan " Anggota Paskibaraka pada hakikatnya bukan hanya soal baris berbaris dan fisik semata, tapi bagaimana makna yang terkandung didalamnya yang mengisahkan perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekan yang terxermin dari sikap mental ‘ ujarnya
Burhanuddin mengisahkan, rintisan kemerdekan sudah dimulai pada tahun 1908 yang ditandai dengan lahirnya perkumpulan Budi Utomo yang dilanjutkan dengan Sumpah Pemuda pada tahun 1928 yang akhirnya berbuah manis dengan diproklamasikannya kemerdekan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945
" Ingat, kemerdekaan kita bukan sebuah pemberian seperti Singapura ataupun Malaysia. Kemerdekaan kita direbut dengan mengorbankan harta dan benda bahkan ribuan pahlawan kita menjadi korban ditengah peperangan saat merebut dan mempertahankan kemerdekaan ini" ujarnya
Ketua DPD Partai Gokar Kampar ini juga menceritakan bagaimana dulu kerajaan yang ada dinusantara begitu disegani dengan luas wilayah yang jauh dari Indonesia sekarang. Namun akhirnya hilang akibat mudahnya mereka diadu domba dan terhasut " Oleh karena itu perkuat rasa patriotisme, jiwai makna perjuangan yang telah kita rebut dan pertahankan dengan susah payah ini" ujar Burhanuddin
Ada yang sedikit ironi ketika Burhanuddin meminta kepada anggota Paskibraka untuk membacakan isi sumpah pemuda. Ternyata tidak satupun yang mampu membacakannya secara sempurna termasuk tiga orang yang ditunjuk Bupati untuk membacakannya " Bagaimana ini bisa terjadi, anggota Paskibraka seharusnya sudah hapal ini ini diluar kepala" ujarnya sedikit heran
Pada kesempatan itu, Burhanuddin juga menyampaikan harapannya agar anggota Paskibraka ini memberi contoh yang baik kepada masyarakat terutama dalam hal disiplin serta memaknai setiap hari bersejarah dengan mengisi pembangunan sehingga cita-cita pahlawan dapat tercapai (Humas Kampar)
Bangkinang, Persiapan 30 orang angggota Paskibraka Kampar dalam menyambut HUT RI ke 64 terus dimatangkan. Mereka yang terpilih dari setiap kecamatan diberi pelatihan, bimbingan dan arahan bagaimana nantinya proses penaikan bendera sekaligus penurunan sang saka merah putih yang akan dilaksanakan dilapangan Pelajar Bangkinang
Selain itu, mereka juga dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman tentang sejarah kebangkitan bangsa Indonesia, dengan tujuan mereka dapat memaknai proses pengibaran sang saka merah putih bukan hanya kegiatan seremonial. Tapi dibalik semua itu banyak makna dan nilai yang terkandung didalamnya.
Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, yang didampingi Asissten Pemerintahan, Drs. Nukman Hakim, dan sejumlah Kepala Bagian. Pada saat mengunjungi tempat penginapan mereka di wisma Bangkinang Baru, Senin (10/8) meminta kepada panitia untuk menyediakan waktu kepadanya untuk memberikan materi.
Mengambil materi tentang sejarah, Burhanuddin menceritakan bagaimana kisah kisah heroik para pahlawan dalam merebut kemerdekaan " Anggota Paskibaraka pada hakikatnya bukan hanya soal baris berbaris dan fisik semata, tapi bagaimana makna yang terkandung didalamnya yang mengisahkan perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekan yang terxermin dari sikap mental ‘ ujarnya
Burhanuddin mengisahkan, rintisan kemerdekan sudah dimulai pada tahun 1908 yang ditandai dengan lahirnya perkumpulan Budi Utomo yang dilanjutkan dengan Sumpah Pemuda pada tahun 1928 yang akhirnya berbuah manis dengan diproklamasikannya kemerdekan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945
" Ingat, kemerdekaan kita bukan sebuah pemberian seperti Singapura ataupun Malaysia. Kemerdekaan kita direbut dengan mengorbankan harta dan benda bahkan ribuan pahlawan kita menjadi korban ditengah peperangan saat merebut dan mempertahankan kemerdekaan ini" ujarnya
Ketua DPD Partai Gokar Kampar ini juga menceritakan bagaimana dulu kerajaan yang ada dinusantara begitu disegani dengan luas wilayah yang jauh dari Indonesia sekarang. Namun akhirnya hilang akibat mudahnya mereka diadu domba dan terhasut " Oleh karena itu perkuat rasa patriotisme, jiwai makna perjuangan yang telah kita rebut dan pertahankan dengan susah payah ini" ujar Burhanuddin
Ada yang sedikit ironi ketika Burhanuddin meminta kepada anggota Paskibraka untuk membacakan isi sumpah pemuda. Ternyata tidak satupun yang mampu membacakannya secara sempurna termasuk tiga orang yang ditunjuk Bupati untuk membacakannya " Bagaimana ini bisa terjadi, anggota Paskibraka seharusnya sudah hapal ini ini diluar kepala" ujarnya sedikit heran
Pada kesempatan itu, Burhanuddin juga menyampaikan harapannya agar anggota Paskibraka ini memberi contoh yang baik kepada masyarakat terutama dalam hal disiplin serta memaknai setiap hari bersejarah dengan mengisi pembangunan sehingga cita-cita pahlawan dapat tercapai (Humas Kampar)

Dalam kehidupan kita memang banyak tingkatan, ada yang sudah serba mewah ada juga yang masih serba kekurangan, akan tetapi dimata allah itu sama selagi kita mau berrusaha dan berdo’a semua aka bisa tercapai dengan demikian jagan karena keterbatasan material kita cepat putus asa untuk medapatkan pendidikan yang lebih baik.
Hal itu dipaparkan Wakil Bupati Kampar H Teguh Sahono SP pada acara Sapari Ramadhan di Mesjid Darul Huda Desa Sialang Kubang Kecamatan Perhentian Raja, selasa (9/8)
Turut hadir dalam rombongan tersebut, Asissten Pemerintahan Zamhur, , Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Basrun, Kepala Dinas Pertanian, Wesrizal, Kepala Bagian Pemerintahan Desa Luk Luar Kepala Bagian Perlengkapan, Syahrial Abdi, Kepala Bagian Perekonomian Ir Arman MM, Kepala Bagian Umum Andiar, Sekretaris Dispenda Warsono, , Camat Kecamatan Perhentian Raja Nursyamsih, Kepala Desa Sialang Kubang Sugeng.
Teguh menambahkan bahwa pemerintah Daerah Kabupaten Kampar dalam hal terus memberikan perhatian yang sangat tinggi dalam hal pendidikan, karena dapat kita lihat pada hahun ini pemda Kampar menyalurkan batuan dana Beasiswa untuk 2.500 orang mahasiswa putra/I Kampar, baik yang kuliah di luar Daerah maupun yang kuliah diluar Negeri.
Dengan demikian Teguh menekankan agar setiap masyarakt yang kurang mampu, akan tetapi keinginan dan kempuan pikiran untuk menimba ilmu bisa diandalkan, insyaalah semua itu bisa kita bantu bersama dan cari jalan keluarnya agar nantinya para nyeragenerasi muda kita bisa bersaing dengan daerah lain apalagi dengan Negara lain.
Pada acara tersebut Wakil Bupati Kampar menyerahkan bantuan dari pemda Kampar untuk mesjid Darul Huda sebanyak tujuh juta rupiah, sedangkan dua puluh juta rupiah diserahkan untuk anak yatim Se-Kecamatan Perhentian Raja.Sementara itu tokoh masyarakat Ali Safrin S.Ag dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim sapari ramadhan dari Kabupaten yang sempat datang di mesjid tersebut dan memberikan bantuan karena baru pertama mesjid itu mendapatkan bantuan dari pemda Kampar.
PELIHARA LIMA HAL UNTUK MEWUJUDKAN TAQWA
Bangkinang, Selaku penceramah dari rombongan tim safari Ramadhan Pemdakab Kampar, Drs H Asril Hamzah dalam uraiannya mengungkapkan bahwa seorang muslim hendaknya mampu memelihara lima hal secara baik untuk mewujudkan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Lima hal yang hendaknya selalu dipelihara adalah pelihara agama, nyawa, akal, milik atau harta milik dan peliharalah keturunan. Hal tersebut diungkapkan Buya Drs H Asril Hamzah dalam tausiyahnya dihadapan jemaah mesjid Nurul Iman Desa Sahilan Darussalam Kecamatan Gunung Sahilan pada Kamis (19/8).
Umat Islam hendaknya menyadari bahwa tujuan pokok Ramadhan adalah mewujudkan puasa wajib. Lantas seperti apa taqwa itu? Pertama, menurut Yusuf Qudowi, taqwa itu takut kepada murka Allah SWT. Kedua, menurut Prof. Afit Al-Fatah taqwa itu adalah takut melakukan yang dimarahi Allah dan takut melakukan dosa.
Dipaparkan Drs H Asril Hamzah bahwa saat ini banyak umat Islam yang kurang atau tidak mampu memlihara agamanya. Dan juga ditemukan banyak orang yang tidak memelihara dan merawat nyawanya. Bahkan sepertinya tidak mensyukuri nyawanya yang diberikan Allah.
Ketiga, banyak orang yang tak mensyukuri keberadaan akalnya yang diberikan Allah SWT secara gratis. Bahkan ada ditemukan manusia yang melakukan upaya untuk merusak akalnya dengan cara berjudi, minum minuman keras, jadi pengguna narkoba. Akibatnya akalnya yang sehat menjadi rusak. Selanjutnya harta milik juga harus dipelihara dan yang penting dari harta milik ini adalah mengetahui dari mana harta milik diperdepat dan dengan cara apa diperoleh.
Terakhir, umat Islam harus mampu memelihara keturunanya secara baik dan seluruh turunannya tetap menjadi hamba Allah yang baik. Jagalah seluruh keturunan untuk terhindar dari perbuatan zina karena zina itu dilaknat Allah.( Humas Setda Kampar).

Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, mengatakan antara kebutuhan dan persoalan yang ada, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) diakuinya belum mampu mengatasi berbagai persoalan secara optimal dan menyeluruh. Namun secara bertahap dia mengatakan persoalan itu akan teratasi bila semua elemen terlibat aktif dalam pembangunan
Hal ini disampaikannya dihadapan Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, SE MP, saat melakukan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Islam Desa Baru Kecamatan Siak Hulu, Rabu (27/8) malam, yang dihadiri Oleh Muspida Kampar, Sekretaris Daerah, Drs. Zulher MS dan sejumlah pejabat eselon II dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar
" Jika dilihat dari angka APBD kita terlihat besar, namun jika dilihat dari kebutuhan dan persoalan yang ada ternyata angka itu tidak mampu mengakomodir semua kebutuhan dan keperluan yang ingin kita benahi demi percepatan akselerasi pembangunan disemua sector dan merata disemua wilayah" ujarnya
Oleh karena itu lanjutnya, dia meminta kepada Pemerintah Propinsi untuk terus memberikan dan meningkatkan bantuan sehingga kabupaten Kampar dapat terus tumbuh dan berkembang lebih cepat lagi " Saya yakin dan percaya, perhatian Gubernur akan semakin meningkat karena Gubernur juga punya hubungan emosional kerena dulu juga sempat menjabat disana. Jadi dia tahu juga kebutuhan yang diperlukan oleh Kampar" ujarnya
Dalam hal alokasi bantuan dari Propinsi, Burhanuddin mengakui dari tahun ketahun semakin meningkat. Disebutkannya pada tahun 2006 bantuan propinsi hanya 36 Milyar namun pada tahun 2008 meningkat menjadi 149 M dan ditahun ini menanjak lagi menjadi diatas 150 Milyar " Mudah-mudahan pada tahun 2010 mendatang sudah diatas 200 Milyar " Ujar Burhanuddin yang juga ketua DPD Partai Golkar kabupaten Kampar ini
Menjawab semua itu, Rusli Zainal, dalam pengarahannya juga mengakui antara anggaran dengan kebutuhan dan persoalan yang ada belum mendukupi, namun dia memberikan pujian atas pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kampar . menurutnya dalam rentang waktu 3 sampai empat tahun ini pembangunan di Kampar disemua sector mengalami kemajuan " Saya melihat semangat dan spirit Bupati Kampar dalam hal melakukan percepatan pembangunan patut kita berikan apresiasi apalagi melihat rentang waktu 3 sampai empat tahun ini" ujarnya
Menurut Rusli Zainal, selain ketersediaan anggaran, komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mensukseskan pembangunan merupakan factor yang sangat diabaikan " uang bukanlah segalanya, tapi kerjasama semua pihak merupakan modal dasar yang paling penting. Oleh karena itu saya yakin dengan komitmen pemerintah dan semua stake holder yang ada kemajuan di Kampar akan semakin meningkat dan bermuara kepada kesejahteraan masyarakat" ujarnya
Pada kesempatan tersebut, Rusli Zainal juga meresmikan pemakaian Masjid Tersebut dengan menandatangani Prasasti peresmian. Sealin itu Ketua Partai Golkar Riau bersma Burhanuddin juga memberikan dan menyalurkan bantuan untuk sejumlah Masjid dan anak yatim yang tersebar di Kecamatan Siak Hulu dengan total bantuan mencapai 150 juta rupiah.
Bangkinang, Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dan Komando Distrik Militer 0313 Kampar, menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM diwakili Sekda Kampar Drs.H.Zulher.MS bertempat diaula Kantor Bupati Kampar Bangkinang Rabu (26/8).
Rakor kewaspadaan dini Masyarakat untuk antisifasi terhadap ancaman teroris di wilayah Kabupaten Kampar ini, diikuti Kepala dinas Instansi dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar,Camat,Danramil,Kapolsek dan Babinkamtibmas,anggota Kominda,anggota FKDM,Anggota FKUB serta Kepala Desa/lurah se Kabupaten Kampar.
Sekda Kampar Drs.H.Zulher.MS dalam sambutannya menyebutkan bahwa semua pihak diharapkan dapat menyatukan visi dan misi serta presepsi dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat terhadap timbulnya terorisme di Kabupaten Kampar ini.
Untuk itu Pemerintah daerah menyambut baik diselenggarakan kegiatan rapat koordinasi ini, yang diikuti seluruh stakeholder dalam rangka antisifasi ancaman teroris yang sekarang menjadi issu Nasional. Kebijakan Pemerintah sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 7 tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional tahun 2004-2009, dikatakan bahwa dari tiga agenda Pembangunan Nasional salah satunya adalah Menciptakan Indonesia yang aman dan damai.
Berkaiatan hal itu Prioritas Pembangunan Nasional tahun 2004-2009 diarahkan kepada, Peningkatan Keamanan,ketertiban dan penanggulangan kriminalitas, melalui koordinasi seluruh badan-badan intelijen pusat dan daerah di wilayah NKRI.
Disamping itu kebijakan pembangunan juga diarahkan kepada upaya pencegahan dan penanggulangan seperatisme yang dijabarkan melalui program pembangunan koordinasi seluruh badan intelijen Juga dalam upaya penanggulangan Terorisme dijabarkan melalui program-program pembangunan koordinasi seluruh badan intelijen baik pusat maupun daerah dalam wilayah NKRI dalam pelaksanaan operasi intelijen yang meliputi pencegahan, penindakan dan penanggulangan terorisme.
Pada kesempatan tersebut Zulher mengingatkan, bahwa mencermati perkembangan kehidupan social politik saat ini, kita dihadapkan pada beberapa tantangan danm hambatan dengan munculnya peristiwa terorisme diberbagai daerah, yang penanganannya masih belum dapat sepenuhnya dituntaskan, baik gembongnya maupun jaringan yang lainnya.
Belum tuntasnya penanggangan peristiwa-peristiwa terorisme tersebut, menurut Zulher disebabkan oleh beberapa paktor diantaranya masih kurangnya partisifasi masyarakat dalam menciptakan system kewaspadaan dini.
Disamping itu belum mantapnya koordinasi operasional; kegiatan intelijen di instansi Pemerintah, Belum berperan aktifnya kominda,Forum Kewaspadaan dini masyarakat sebagai mana yang diamanatkan olehj Permendagri nomor 12 tahun 2006.
Kondisi ini menurut Zulher, akan memperlemah kondisi bangsa yang seharusnya kita bangun sebagai negeri yang aman,tertib,damai,maju dan sejahtera dan mempunyai daya saing yang kuat terhadap hakekat ancaman yang mungkin terjadi.
Untuk itu Pemerintah Daerah menghimbau beberapa hal yang harus menjadi perhatian bersama untuk lebih ditingkatkan yaitu, Kewaspadaan pembuatan KTP dan KK,Mencermati warga yang berprilaku tidak lazim,Melaporkan aktifiotas masyarakat ayang mencurigakan , meningkatkan system lapor cepat secara berjenjang atas perkembangan situasi diwilayah masing-masing serta mengaktifkan kembali pos-pos keamanan dilingkungan masing-masing.
Ketua Panitia Pelaksana Ir.Erdiot kepala Badan Kesatuan Bangsa kabupaten Kampar,dan juga sekretaris Kominda Kabupaten Kampar dalam laporannya mengatakan, bahwa kegiatan ini dilaksana dalam upaya meningkat kewaspadaan dini masyarakat, dengan menyatukan visi dan misi dan presepsi bersama dalam mewaspadai ancaman Terorisme di Kabupaten Kampar.
\Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang berasal dari Kodim 0313 Kampar, Polres Kampar, Kaposwil Bin Riau serta ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Kampar. (Humas Kampar)
Bangkinang, Wakil Bupati Kampar Teguh Sahono Sp mengatakan Muhammaddiyah merupakan organisasi besar dan organisasi yang berkembang. Muhammadiyah sebagai bagian dari bangsa Indonesia juga harus bersinergi dengan lembaga-lembaga dan badan-badan lain yang mempunyai visi dan misi yang sama dengan Muhammadiyah agar selalu bisa mengupgrade informasi untuk perkembangan Muhammadiyah.
Hal ini disampaikannya pada acara Pengajian Tahunan bersempena Peringatan Muktamar Satu Abad Muhammadiyah, Senen(10/8) bertempat di halaman SMU Muhammaddiyah Bangkinang.
Hadir pada kesempatan tersebut Pimpinan Muhammadiyah Pusat Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, MA, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau Rasyad Zein, Wakil Ketua DPRD Kampar Marzuki Malik, Anggota DPRD Kampar Syafri Harun, Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Kampar Ust. Makmur , MPd, Ibu-ibu pengurus Aisyah, Pemuda Muhammadiyah dan segenab warga Muhammadiyah Kabupaten Kampar
Selain itu, Wakil Bupati Kampar Teguh Sahono, SP menyebutkan Muhammadiyah merupakan organisasi yang punya banyak amal usaha, amal usaha yang dikembangkan Muhammadyah tersebut tersebar di seluruh Nusantara, Amal usaha tersebut diantaranya berupa lembaga pendidikan umum dan agama serta sarana Rumah Sakit yang keberadaannya sangat eksis ditengah masyarakat sampai sekarang ini.
Esistensi Organisasi Muhammadyah di Kabupaten Kampar tumbuh dan berkembang dengan sangat baik, dan Amal Usaha yang dibangun Organisasi Muhammaddiyah didaerah ini, telah berjalan dengan sangat bagus pula, dibidang pendidikan Muhammadyah sudah mendirikan beberapa lembaga pendidikan umum maupun agama mulai dari STK hingga Sekolah Menegah Atas (SMPM-SMAM) dan perkembangan pembangunannya sangat pesat dengan berbagai fasilitas yang sangat mendukung, idealnya oraganisasi Muhammadyah diharapkan kedepan akan melahirkan insan-insan yang berkwalitas, beriman dan bertakwa"
Untuk melahirkan anak didik yang menimba ilmu pengetahuan sebagai kader Muhammadiyah yang baik, baik dari segi akademik, maupun amal dan ketakwaannya, diharapkan guru disekolah maupun orang tua dirumah dapat mensinergikan anatara program pendidikan di sekolah dengan prilaku lingkungan keluarga di rumah, sehingga anak tidak menjadi bingun dan bimbang.
Sementara itu Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Riau Rasyad Zein mengatakan bahwa dalam memajukan islam, Muhammadiyah hanya menggunakan politik lurus artinya ingin mengamalkan islam dengan sebenar-benarnya dan satu hal yang paling penting yakni didalam islam tidak ada konsep merusak. Rasyad Zein juga berpesan agar kader Muhammadiyah selalu meningkatkan ketertiban Administrasi sampai ketingkat personel dan selalu bersatu dan kompak agar bisa antisipatif terhadap gangguan yang merusak dari luar.
Pada kesempatan yang sama Pimpinan Muhammadiyah Pusat Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, MA, mengungkapkan kekagumannya terhadap kemajuan pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Kampar, mudah-mudahan peningkatan kualitas fisik akan mendorong terjadinya peningkatan kualitas/mutu peserta didik.(HUMAS KAMPAR)
Bangkinang, Wakil Bupati Kampar Teguh Sahono Sp mengatakan Muhammaddiyah merupakan organisasi besar dan organisasi yang berkembang. Muhammadiyah sebagai bagian dari bangsa Indonesia juga harus bersinergi dengan lembaga-lembaga dan badan-badan lain yang mempunyai visi dan misi yang sama dengan Muhammadiyah agar selalu bisa mengupgrade informasi untuk perkembangan Muhammadiyah.
Hal ini disampaikannya pada acara Pengajian Tahunan bersempena Peringatan Muktamar Satu Abad Muhammadiyah, Senen(10/8) bertempat di halaman SMU Muhammaddiyah Bangkinang.
Hadir pada kesempatan tersebut Pimpinan Muhammadiyah Pusat Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, MA, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau Rasyad Zein, Wakil Ketua DPRD Kampar Marzuki Malik, Anggota DPRD Kampar Syafri Harun, Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Kampar Ust. Makmur , MPd, Ibu-ibu pengurus Aisyah, Pemuda Muhammadiyah dan segenab warga Muhammadiyah Kabupaten Kampar
Selain itu, Wakil Bupati Kampar Teguh Sahono, SP menyebutkan Muhammadiyah merupakan organisasi yang punya banyak amal usaha, amal usaha yang dikembangkan Muhammadyah tersebut tersebar di seluruh Nusantara, Amal usaha tersebut diantaranya berupa lembaga pendidikan umum dan agama serta sarana Rumah Sakit yang keberadaannya sangat eksis ditengah masyarakat sampai sekarang ini.
Esistensi Organisasi Muhammadyah di Kabupaten Kampar tumbuh dan berkembang dengan sangat baik, dan Amal Usaha yang dibangun Organisasi Muhammaddiyah didaerah ini, telah berjalan dengan sangat bagus pula, dibidang pendidikan Muhammadyah sudah mendirikan beberapa lembaga pendidikan umum maupun agama mulai dari STK hingga Sekolah Menegah Atas (SMPM-SMAM) dan perkembangan pembangunannya sangat pesat dengan berbagai fasilitas yang sangat mendukung, idealnya oraganisasi Muhammadyah diharapkan kedepan akan melahirkan insan-insan yang berkwalitas, beriman dan bertakwa"
Untuk melahirkan anak didik yang menimba ilmu pengetahuan sebagai kader Muhammadiyah yang baik, baik dari segi akademik, maupun amal dan ketakwaannya, diharapkan guru disekolah maupun orang tua dirumah dapat mensinergikan anatara program pendidikan di sekolah dengan prilaku lingkungan keluarga di rumah, sehingga anak tidak menjadi bingun dan bimbang.
Sementara itu Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Riau Rasyad Zein mengatakan bahwa dalam memajukan islam, Muhammadiyah hanya menggunakan politik lurus artinya ingin mengamalkan islam dengan sebenar-benarnya dan satu hal yang paling penting yakni didalam islam tidak ada konsep merusak. Rasyad Zein juga berpesan agar kader Muhammadiyah selalu meningkatkan ketertiban Administrasi sampai ketingkat personel dan selalu bersatu dan kompak agar bisa antisipatif terhadap gangguan yang merusak dari luar.
Pada kesempatan yang sama Pimpinan Muhammadiyah Pusat Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, MA, mengungkapkan kekagumannya terhadap kemajuan pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Kampar, mudah-mudahan peningkatan kualitas fisik akan mendorong terjadinya peningkatan kualitas/mutu peserta didik.(HUMAS KAMPAR)
Bangkinang, Wakil Bupati Kampar Teguh Sahono Sp mengatakan Muhammaddiyah merupakan organisasi besar dan organisasi yang berkembang. Muhammadiyah sebagai bagian dari bangsa Indonesia juga harus bersinergi dengan lembaga-lembaga dan badan-badan lain yang mempunyai visi dan misi yang sama dengan Muhammadiyah agar selalu bisa mengupgrade informasi untuk perkembangan Muhammadiyah.
Hal ini disampaikannya pada acara Pengajian Tahunan bersempena Peringatan Muktamar Satu Abad Muhammadiyah, Senen(10/8) bertempat di halaman SMU Muhammaddiyah Bangkinang.
Hadir pada kesempatan tersebut Pimpinan Muhammadiyah Pusat Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, MA, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau Rasyad Zein, Wakil Ketua DPRD Kampar Marzuki Malik, Anggota DPRD Kampar Syafri Harun, Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Kampar Ust. Makmur , MPd, Ibu-ibu pengurus Aisyah, Pemuda Muhammadiyah dan segenab warga Muhammadiyah Kabupaten Kampar
Selain itu, Wakil Bupati Kampar Teguh Sahono, SP menyebutkan Muhammadiyah merupakan organisasi yang punya banyak amal usaha, amal usaha yang dikembangkan Muhammadyah tersebut tersebar di seluruh Nusantara, Amal usaha tersebut diantaranya berupa lembaga pendidikan umum dan agama serta sarana Rumah Sakit yang keberadaannya sangat eksis ditengah masyarakat sampai sekarang ini.
Esistensi Organisasi Muhammadyah di Kabupaten Kampar tumbuh dan berkembang dengan sangat baik, dan Amal Usaha yang dibangun Organisasi Muhammaddiyah didaerah ini, telah berjalan dengan sangat bagus pula, dibidang pendidikan Muhammadyah sudah mendirikan beberapa lembaga pendidikan umum maupun agama mulai dari STK hingga Sekolah Menegah Atas (SMPM-SMAM) dan perkembangan pembangunannya sangat pesat dengan berbagai fasilitas yang sangat mendukung, idealnya oraganisasi Muhammadyah diharapkan kedepan akan melahirkan insan-insan yang berkwalitas, beriman dan bertakwa"
Untuk melahirkan anak didik yang menimba ilmu pengetahuan sebagai kader Muhammadiyah yang baik, baik dari segi akademik, maupun amal dan ketakwaannya, diharapkan guru disekolah maupun orang tua dirumah dapat mensinergikan anatara program pendidikan di sekolah dengan prilaku lingkungan keluarga di rumah, sehingga anak tidak menjadi bingun dan bimbang.
Sementara itu Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Riau Rasyad Zein mengatakan bahwa dalam memajukan islam, Muhammadiyah hanya menggunakan politik lurus artinya ingin mengamalkan islam dengan sebenar-benarnya dan satu hal yang paling penting yakni didalam islam tidak ada konsep merusak. Rasyad Zein juga berpesan agar kader Muhammadiyah selalu meningkatkan ketertiban Administrasi sampai ketingkat personel dan selalu bersatu dan kompak agar bisa antisipatif terhadap gangguan yang merusak dari luar.
Pada kesempatan yang sama Pimpinan Muhammadiyah Pusat Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, MA, mengungkapkan kekagumannya terhadap kemajuan pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Kampar, mudah-mudahan peningkatan kualitas fisik akan mendorong terjadinya peningkatan kualitas/mutu peserta didik.(HUMAS KAMPAR)
Bangkinang, Dalam rangka upaya penertiban administarsi kependudukan di wilayah perusahaan perkebunan, khususnya diwilayah pemerintaha desa, maka sebanyak 12 orang apartur Pemerintah Daerah (Pemda) Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah melakukan study banding ke Kabupaten Kampar pada Rabu (5/8/2009).
Rombongan aparatur Pemda Kotawaringin Barat tersebut adalah Drs Tibrani yang sehari-hari memangku jabatan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kotawaringin Barat.
Hadir pada acara menerima kunjungan aparatur Pemda Kotawaringin Barat yang acaranya dipusatkan di ruang rapatt lantai 3 Kantor Bupati Kampar tersebut diantaranya Wakil Bupati Kampar, Teguh Sahono, SP, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kampar, Drs H Sirat Yasir MM, Kabag Pemerintahan Umum, Drs Dendi Zulkhairi M.Si, Camat Bangkinang, Drs H Sugianto, M.Si, Camat Bangkinang Seberang, Drs Muhammad, dan Camat Salo, H Sy ukri Thoha, S.Sos
Pada acara dialog antara peserta study banding dengan aparatur Pemda Kampar terlontar pertanyaan yang intinya mengenai kiat menyelesaikan sengketa lahan/tanah antara masyarakat dengan masyarakat, dan antara masyarakat dengan pihak perusahaan perkebunan, maupun antar perusahaan yang beroperasi disuatu wilayah perkebunan. Menanggapi pertanyaan tersebut Kabag Pemerintahan Umum Setdakab Kampar, Drs Dendi Zulkhairi, M.Si menjelaskan bahwa terlebih dahulu ditentukan lahan yang akan dikelola serta dijelaskan peruntukannya untuk masyarakat tempatan, untuk pihak perusahaan perkebunan yang porsentasenya 20 porsen dari luas lahan diperuntukan untuk masyarakat tempatan.
Khusus untuk tenaga kerja diperusahaan juga memberikan prioritas bagi tenaga kerja tempatan dengan upah minimal standar upah yang telah ditetapkan Pemprop Riau maupun yang telah ditetapkan Pemkab Kampar. Khusus mengenai administarsi kependudukan pelaksanaannya di Kampar tentunya mengacu kepada ketentuan yang telah tertuang dalam Perda tentang kependudukan di Kabupaten Kampar. Diakui Dendi Zulkhairi bahwa persoalan tapal batas memang selalu muncul kepermukaan, tetapi biasanya hal tersebut dapat diselesaikan secara berjenjang mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten , maupun hingga ketingkat Propinsi.
Sedangkan Drs Tibrani yang memimpin rombongan study banding usai acara dialog mengungkapkan bahwa dirinya cukup puas mendengarkan penjelasan yang disampaikan secara lugas dan tuntas dan segala keberhasilan Pemkab Kampar tersebut akan diterapkannya di daerahnya yang saat ini juga sedang menggerakan usaha perkebunan secara luas. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Dalam rangka upaya penertiban administarsi kependudukan di wilayah perusahaan perkebunan, khususnya diwilayah pemerintaha desa, maka sebanyak 12 orang apartur Pemerintah Daerah (Pemda) Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah melakukan study banding ke Kabupaten Kampar pada Rabu (5/8/2009).
Rombongan aparatur Pemda Kotawaringin Barat tersebut adalah Drs Tibrani yang sehari-hari memangku jabatan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kotawaringin Barat.
Hadir pada acara menerima kunjungan aparatur Pemda Kotawaringin Barat yang acaranya dipusatkan di ruang rapatt lantai 3 Kantor Bupati Kampar tersebut diantaranya Wakil Bupati Kampar, Teguh Sahono, SP, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kampar, Drs H Sirat Yasir MM, Kabag Pemerintahan Umum, Drs Dendi Zulkhairi M.Si, Camat Bangkinang, Drs H Sugianto, M.Si, Camat Bangkinang Seberang, Drs Muhammad, dan Camat Salo, H Sy ukri Thoha, S.Sos
Pada acara dialog antara peserta study banding dengan aparatur Pemda Kampar terlontar pertanyaan yang intinya mengenai kiat menyelesaikan sengketa lahan/tanah antara masyarakat dengan masyarakat, dan antara masyarakat dengan pihak perusahaan perkebunan, maupun antar perusahaan yang beroperasi disuatu wilayah perkebunan. Menanggapi pertanyaan tersebut Kabag Pemerintahan Umum Setdakab Kampar, Drs Dendi Zulkhairi, M.Si menjelaskan bahwa terlebih dahulu ditentukan lahan yang akan dikelola serta dijelaskan peruntukannya untuk masyarakat tempatan, untuk pihak perusahaan perkebunan yang porsentasenya 20 porsen dari luas lahan diperuntukan untuk masyarakat tempatan.
Khusus untuk tenaga kerja diperusahaan juga memberikan prioritas bagi tenaga kerja tempatan dengan upah minimal standar upah yang telah ditetapkan Pemprop Riau maupun yang telah ditetapkan Pemkab Kampar. Khusus mengenai administarsi kependudukan pelaksanaannya di Kampar tentunya mengacu kepada ketentuan yang telah tertuang dalam Perda tentang kependudukan di Kabupaten Kampar. Diakui Dendi Zulkhairi bahwa persoalan tapal batas memang selalu muncul kepermukaan, tetapi biasanya hal tersebut dapat diselesaikan secara berjenjang mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten , maupun hingga ketingkat Propinsi.
Sedangkan Drs Tibrani yang memimpin rombongan study banding usai acara dialog mengungkapkan bahwa dirinya cukup puas mendengarkan penjelasan yang disampaikan secara lugas dan tuntas dan segala keberhasilan Pemkab Kampar tersebut akan diterapkannya di daerahnya yang saat ini juga sedang menggerakan usaha perkebunan secara luas. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Dalam rangka upaya penertiban administarsi kependudukan di wilayah perusahaan perkebunan, khususnya diwilayah pemerintaha desa, maka sebanyak 12 orang apartur Pemerintah Daerah (Pemda) Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah melakukan study banding ke Kabupaten Kampar pada Rabu (5/8/2009).
Rombongan aparatur Pemda Kotawaringin Barat tersebut adalah Drs Tibrani yang sehari-hari memangku jabatan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kotawaringin Barat.
Hadir pada acara menerima kunjungan aparatur Pemda Kotawaringin Barat yang acaranya dipusatkan di ruang rapatt lantai 3 Kantor Bupati Kampar tersebut diantaranya Wakil Bupati Kampar, Teguh Sahono, SP, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kampar, Drs H Sirat Yasir MM, Kabag Pemerintahan Umum, Drs Dendi Zulkhairi M.Si, Camat Bangkinang, Drs H Sugianto, M.Si, Camat Bangkinang Seberang, Drs Muhammad, dan Camat Salo, H Sy ukri Thoha, S.Sos
Pada acara dialog antara peserta study banding dengan aparatur Pemda Kampar terlontar pertanyaan yang intinya mengenai kiat menyelesaikan sengketa lahan/tanah antara masyarakat dengan masyarakat, dan antara masyarakat dengan pihak perusahaan perkebunan, maupun antar perusahaan yang beroperasi disuatu wilayah perkebunan. Menanggapi pertanyaan tersebut Kabag Pemerintahan Umum Setdakab Kampar, Drs Dendi Zulkhairi, M.Si menjelaskan bahwa terlebih dahulu ditentukan lahan yang akan dikelola serta dijelaskan peruntukannya untuk masyarakat tempatan, untuk pihak perusahaan perkebunan yang porsentasenya 20 porsen dari luas lahan diperuntukan untuk masyarakat tempatan.
Khusus untuk tenaga kerja diperusahaan juga memberikan prioritas bagi tenaga kerja tempatan dengan upah minimal standar upah yang telah ditetapkan Pemprop Riau maupun yang telah ditetapkan Pemkab Kampar. Khusus mengenai administarsi kependudukan pelaksanaannya di Kampar tentunya mengacu kepada ketentuan yang telah tertuang dalam Perda tentang kependudukan di Kabupaten Kampar. Diakui Dendi Zulkhairi bahwa persoalan tapal batas memang selalu muncul kepermukaan, tetapi biasanya hal tersebut dapat diselesaikan secara berjenjang mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten , maupun hingga ketingkat Propinsi.
Sedangkan Drs Tibrani yang memimpin rombongan study banding usai acara dialog mengungkapkan bahwa dirinya cukup puas mendengarkan penjelasan yang disampaikan secara lugas dan tuntas dan segala keberhasilan Pemkab Kampar tersebut akan diterapkannya di daerahnya yang saat ini juga sedang menggerakan usaha perkebunan secara luas. (Humas Setda Kampar).

Berdasarkan fakta dan realita yang ada ternyata sejak 10-20 tahun terakhir wilayah Tapung Raya dan wilayah serantau Kampar Kiri di Kabupaten Kampar mengalami kemajuan yang cukup pesat. Hal tersebut ditandai dengan semakin meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatnya pendapatan perkapita masyarakat dan semakin berkurangnya angka kemiskinan.
Demikian diungkapkan Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin, MM dihadapan jemaah Masjid Agung Al-Hidayah Desa Tapung Makmur Kecamatan Tapung Hilir pada Senin malam (8/8), seraya menambahkan bahwa penilaian kemajuan tersebut dapat dilakukan sejujurnya dan menggunakan variable yang nyata.
Ditambahkannya bahwa bila Kabupaten Kampar dibagi menjadi tiga bagian wilayah yakni wilayah Limo Koto, wilayah Tapung Raya dan wilayah serantau Kampar Kiri maka wilayah yang mengalami kemajuan cukup pesat adalah Tapung Raya dan Serantau Kampar Kiri, sedangkan wilayah Limo Koto memang terus mengalami kemajuan, tetapi kemajuannya diwilayah Limo Koto kalah cepat dibanding Tapung Raya dan Serantau Kampar Kiri.
Kemajuan di wilayah Tapung Raya dan Serantau Kampar Kiri awal dipacu dengan kehadiran transmigrasi. Kontribusi transmigrasi sejak 20 tahun yang lalu ternyata memacu percepatan pertumbuhan ekonomi.
Naiknya pendapatan para warga transmigrasi plus penduduk tempatan memang seperti yang diharapkan oleh program transmigrasi. Peningkatan kesejahteraan masyarakat tersebut dipacu oleh penanaman kelapa sawit yang ternyata memang cocok dikembangkan plus pengembangan tanaman karet rakyat.
Dari tiga wilayah tersebut ternyata wilayah Tapung Raya yang saat ini berada di tiga Kecamatan yakni Kecamatan tapung, Tapung Hulu dan Tapung Hilir mengalami kemajuan yang cukup pesat. Dan dari 250 Desa/Kelurahan yang 75% telah saya kunjungi, ternyata Desa Tapung Makmur merupakan salah satu desa yang mengalami kemajuan sangat pesat di Kabupaten Kampar.
Pertumbuhan ekonomi masyarakat di Desa Tapung Makmur tumbuh secara baik, masyarakatnya kompak, rasa persatuan dan kesatuan terjalin dengan baik dan saya berharap kiranya hal-hal baik ini terus dipertahankan bahkan ditingkatkan sehingga kesejahteraan masyarakat di Desa Tapung Makmur betul-betul dapat diwujudkan.
Khusus dalam hal pelaksanaan Pemilukada di Kabupaten Kampar pada tanggal, 10 Oktober 2011, Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin, MM berpesan kepada masyarakat setempat bahwa hendaknya masyarakat mewaspadai sebaran isu-isu dan kemungkinan fitnah sebab pada intinya Allah Maha Berkehendak dan Allah Mahu Tahu apa yang terbaik bagi Daerah Kabupaten Kampar. Justru karenanya masyarakat dihimbau untuk terus memelihara kekompakan dan tidak mudah terpancing oleh isu-isu dan fitnah yang disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, papar Burhanuddin Husin,
WABUP SERAHKAN BANTUAN SEBESAR Rp 64 JUTA
Bangkinang, Wakil Bupati Kampar, H Teguh Sahono, SP memimpin rombongan tim safari Ramadhan Pemdakab Kampar dengan mengunjungi jemaah Mesjid Nurul Iman Desa Sahilan Darussalam Kecamatan Gunung Sahilan dan pada kesempatan tersebut menyerahkan bantuan senilai Rp 64 juta untuk tempat ibadah yang terdiri dari 5 mesjid, 3 musholla plus bantuan untuk anak yatim se- Kecamatan Gunung Sahilan. Masing-masing mesjid menerima bantuan sebesar Rp 7 juta dan Musholla Rp 9 juta.
Bantuan dari Pemkab Kampar tersebut secara simbolis diterima oleh pengurus mesjid Nurul Iman dan Camat Gunung Sahilan, H. Ranayus, S.Sos pada acara kunjungan tim safari Ramadhan Pemkab Kampar yang digelar di mesjid Nurul Iman pada Kamis (19/8).
Terlihat hadir pada acara tersebut Camat Gunung Sahilan, Ranayus, Kapolsek Gung Sahilan, AKP Khodirin, Danramil Kecamatan Gunung Sahilan, Kapten Inf Untung Kusmanto, Kadistan Kampar, Ir H Wesrizal Efendi, Kadis Pertambangan dan Energi Kampar, Jalinus, Kakan Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kampar, Drs. M Yasir, M.Pd, Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kampar, Ir H Fauzi Nurta, MT, sejumlah pejabat eselon III dan IV dijajaran Pemkab Kampar, Kepala Desa, BPD dan LPM se-Kecamatan Gunung Sahilan, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Gunung Sahilan, Ninik Mamak Berandiko Besar Kenegarian Gunung Sahilan, tokoh agama setempat dan jemaah mesjid Nurul Iman. Bertindak selaku penceramah pada kesempatan tersebut Drs H Asril Hamzah.
H Teguh Sahono, SP dalam sambutannya usai menyerahkan bantuan mengatakan bahwa pembangunan tempat ibadah dalam realitanya tak kan pernah selesai. Dan justru karenanya kegiatan pembangunan tempat ibadah menjadi tanggung jawab bersama. Kepada kaum muslimin dan muslimat yang hadir pada acara tersebut, Teguh Sahono menghimbau agar menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai bulan optimalisasi ibadah dan optimalisasi kerja. Biasanya orang yang tak optimal dalam ibadah ketika Ramadhan, maka dalam kesehariannyapun ia tak kan pernah berbuat optimal dalam beribadah. Bila seseorang pelit berinfak di bulan Ramadhan, maka diluar Ramadhan pun ia akan semakin pelit untuk berinfak.
Dibagian lain sambutannya, Teguh Sahono juga mengungkapkan bahwa ternyata orang-orang yang dalam kehidupannya lebih eksis adalah orang-orang yang masuk dalam kategori berpendidikan. Khusus dalam pembinaan anak-anak dan remaja, Teguh Sahono mengingatkan agar para orang tua kembali memberikan bacaan dan tauladan dari kisah-kisah pelajaran budi pekerti yang baik.
Anak dan remaja yang penah dididik dengan budi pekerti yang baik dan rajin ke mesjid, kelak dalam kehidupannya ia melakukan hal-hal yang kurang baik, maka suatu saat ia sadar atas kesalahannya, maka ternyata anak dan remaja yang pernah dididik secara baik tersebut lebih mudah kembali ke jalan yang lurus dan benar. Selain itu Teguh Sahono juga mengingatkan masyarakat diwilayah Kecamatan Gunung Sahilan untuk mewaspadai berbagai tindak kriminal dan arus listrik yang dapat jadi penyebab kebakaran dan kerugian harta benda, ujarnya. ( Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Ya Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui, lima puluh dua tahun yang lalu Provinsi Riau masih kecil. Tertatih-tatih dan merangkak, kini kami sudah bisa berdiri tegak dan bisa berlagak. Oleh karena itu ya Allah, peliharalah daerah kami ini, karena masih banyak pembangunan yang akan kami isi didalamnya supaya kami dapat duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan orang lain. Jadikanlah daerah kami ini persinggahan bagi orang yang lalu, menjadi tujuan bagi orang yang berjalan, dan harapan bagi orang yang berharap.
Itulah ungkapan do'a yang dilantunkan Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Kampar, H Fairus, M.Ag dan diaminkan oleh seluruh peserta upacara memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 Provinsi Riau tanggal, 9 Agustus 2009 untuk tingkat Kabupaten Kampar yang diadakan di Lapangan Pelajar Bangkinang Ahad (9/8).
Do'a yang terasa syahdu tersebut dilanjutkan H Fairus, MAg dengan ungkapan Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, karuniamu patut kami syukuri, anugerah kekayaan alam bernilai tinggi telah mengharumkan marwah daerah ini, namun masih menyisakan duka disudut pedesaan negeri. Karenanya Ya Allah, bersempena dengan Hari Ulang Tahun Provinsi Riau ke-52 ini, Tingkatkanlah semangat kebersamaan kami dalam rangka membangun negeri menuju Riau yang Gemilang, Cemerlang dan Terbilang.
Bertindak selaku inspektur upacara pada upacara memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 Provinsi Riau tanggal, 9 Agustus 2009 tingkat Kabupaten Kampar adalah Wakil Bupati Kampar, Teguh Sahono SP, dan Komandan Upacara Ir. Erdiot Kepala Badan Kesbang dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Kampar. Sedangkan pembacaan Visi Riau 2020 dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Kampar, Drs H Marzuki Malik dan dilanjutkan pembacaan Misi Riau 2020 yang dibacakan olek Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kampar Hj Eliberti, SE.
Hadir pada upacara dimana seluruh peserta upacara berbusana melayu kecuali anggota TNI/Polri diantarnya Ketua DPRD Kmapar, Muspida plus Kampar, Asisten dan Staf Ahli Bupati Kampar, para kepala Badan, Dinas dan Kantor serta PNS dijajaran Pemdakab Kampar, anggota TNI/Polri, kalangan anak didik dan mahasiswa, organisasi kepemudaan, pengurus organisasi kemasyarakatan, pejuang '45 dan LVRI, Ketua PA Bangkinang, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Wakil Bupati Kampar, Teguh Sahono SP, selaku inspektur upacara pada upacara memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 Provinsi Riau untuk tingkat Kabupaten Kampar tersebut dalam amanatnya yang membacakan pidato Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, SE, MP diantarnya mengatakan bahwa perinatan HUT Provinsi Riau ke-52 tahun 2009, membawa thema : " Dengan HUT Provinsi Riau ke-52, Kita Tingkatkan Semangat Kebersamaan Membangun Negeri Manuju Riau yang Gemilang, Cemerlang dan Terbilang".
Thema ini mengandung filosofi yang mendasar guna mengajak segenap anak negeri bahu membahu, bersatu padu dengan tidak membedakan asal-usul, besar dan kecilnya, namun bersama-sama membangun negeri ini dengan ketemadunan Melayu dalam suatu proses pembangunan menuju tercapainya cita-cita luhur masyarakat Riau sejahtera lahir dan bathin.
Mengacu kepada Visi Riau 2020 yakni "Terwujudnya Provinsi Riau sebagai Pusat Perekonomian dan Kebudayaan Melayu dalam Masyarakat Agamis Sejahtera Lahir dan Bathin di Asia Tenggara tahun 2020", sesungguhnya bukan tanpa alas an untuk dapat kita wujudkan.
Dibagian lain amanatnya diungkapkan bahwa pada bulan Maret sampai dengan September 2010 kita akan menghadapi musim kemarau yang kemungkinan terjadinya fenomena alam yakni EL-NINO. Untuk diharapkan seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Riau untuk menghadapinya dengan penuh kesiagaan dan menghidari pembukaan lahan dengan melakukan pembakaran, serta mempersiapkan diri dalam berbagai hal, terutama dalam upaya melakukan upaya ketersediaan air dan kebutuhan pokok.
Kemudian yang penting pula diperhatikan dan harus ditindaklanjuti adalah 7 langkah perioritas kebijakan Presiden RI yakni : sector riil mesti bergerak, upaya mengurangi kemiskinan, mengurangi kebodohan, tetap menjaga stabilitas harga, meningkatkan daya beli masyarakat, menjaga ketersediaan pangan, mengurangi pengangguran dan mengupayakan pertumbuhan ekonomi yang sehat. Dirgahayu Hari Ualng Tahun ke-52 Tahun Provinsi Riau". (Humas Setdakab Kampar).
Bangkinang, Ya Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui, lima puluh dua tahun yang lalu Provinsi Riau masih kecil. Tertatih-tatih dan merangkak, kini kami sudah bisa berdiri tegak dan bisa berlagak. Oleh karena itu ya Allah, peliharalah daerah kami ini, karena masih banyak pembangunan yang akan kami isi didalamnya supaya kami dapat duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan orang lain. Jadikanlah daerah kami ini persinggahan bagi orang yang lalu, menjadi tujuan bagi orang yang berjalan, dan harapan bagi orang yang berharap.
Itulah ungkapan do'a yang dilantunkan Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Kampar, H Fairus, M.Ag dan diaminkan oleh seluruh peserta upacara memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 Provinsi Riau tanggal, 9 Agustus 2009 untuk tingkat Kabupaten Kampar yang diadakan di Lapangan Pelajar Bangkinang Ahad (9/8).
Do'a yang terasa syahdu tersebut dilanjutkan H Fairus, MAg dengan ungkapan Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, karuniamu patut kami syukuri, anugerah kekayaan alam bernilai tinggi telah mengharumkan marwah daerah ini, namun masih menyisakan duka disudut pedesaan negeri. Karenanya Ya Allah, bersempena dengan Hari Ulang Tahun Provinsi Riau ke-52 ini, Tingkatkanlah semangat kebersamaan kami dalam rangka membangun negeri menuju Riau yang Gemilang, Cemerlang dan Terbilang.
Bertindak selaku inspektur upacara pada upacara memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 Provinsi Riau tanggal, 9 Agustus 2009 tingkat Kabupaten Kampar adalah Wakil Bupati Kampar, Teguh Sahono SP, dan Komandan Upacara Ir. Erdiot Kepala Badan Kesbang dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Kampar. Sedangkan pembacaan Visi Riau 2020 dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Kampar, Drs H Marzuki Malik dan dilanjutkan pembacaan Misi Riau 2020 yang dibacakan olek Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kampar Hj Eliberti, SE.
Hadir pada upacara dimana seluruh peserta upacara berbusana melayu kecuali anggota TNI/Polri diantarnya Ketua DPRD Kmapar, Muspida plus Kampar, Asisten dan Staf Ahli Bupati Kampar, para kepala Badan, Dinas dan Kantor serta PNS dijajaran Pemdakab Kampar, anggota TNI/Polri, kalangan anak didik dan mahasiswa, organisasi kepemudaan, pengurus organisasi kemasyarakatan, pejuang '45 dan LVRI, Ketua PA Bangkinang, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Wakil Bupati Kampar, Teguh Sahono SP, selaku inspektur upacara pada upacara memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 Provinsi Riau untuk tingkat Kabupaten Kampar tersebut dalam amanatnya yang membacakan pidato Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, SE, MP diantarnya mengatakan bahwa perinatan HUT Provinsi Riau ke-52 tahun 2009, membawa thema : " Dengan HUT Provinsi Riau ke-52, Kita Tingkatkan Semangat Kebersamaan Membangun Negeri Manuju Riau yang Gemilang, Cemerlang dan Terbilang".
Thema ini mengandung filosofi yang mendasar guna mengajak segenap anak negeri bahu membahu, bersatu padu dengan tidak membedakan asal-usul, besar dan kecilnya, namun bersama-sama membangun negeri ini dengan ketemadunan Melayu dalam suatu proses pembangunan menuju tercapainya cita-cita luhur masyarakat Riau sejahtera lahir dan bathin.
Mengacu kepada Visi Riau 2020 yakni "Terwujudnya Provinsi Riau sebagai Pusat Perekonomian dan Kebudayaan Melayu dalam Masyarakat Agamis Sejahtera Lahir dan Bathin di Asia Tenggara tahun 2020", sesungguhnya bukan tanpa alas an untuk dapat kita wujudkan.
Dibagian lain amanatnya diungkapkan bahwa pada bulan Maret sampai dengan September 2010 kita akan menghadapi musim kemarau yang kemungkinan terjadinya fenomena alam yakni EL-NINO. Untuk diharapkan seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Riau untuk menghadapinya dengan penuh kesiagaan dan menghidari pembukaan lahan dengan melakukan pembakaran, serta mempersiapkan diri dalam berbagai hal, terutama dalam upaya melakukan upaya ketersediaan air dan kebutuhan pokok.
Kemudian yang penting pula diperhatikan dan harus ditindaklanjuti adalah 7 langkah perioritas kebijakan Presiden RI yakni : sector riil mesti bergerak, upaya mengurangi kemiskinan, mengurangi kebodohan, tetap menjaga stabilitas harga, meningkatkan daya beli masyarakat, menjaga ketersediaan pangan, mengurangi pengangguran dan mengupayakan pertumbuhan ekonomi yang sehat. Dirgahayu Hari Ualng Tahun ke-52 Tahun Provinsi Riau". (Humas Setdakab Kampar).
Bangkinang, Ya Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui, lima puluh dua tahun yang lalu Provinsi Riau masih kecil. Tertatih-tatih dan merangkak, kini kami sudah bisa berdiri tegak dan bisa berlagak. Oleh karena itu ya Allah, peliharalah daerah kami ini, karena masih banyak pembangunan yang akan kami isi didalamnya supaya kami dapat duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan orang lain. Jadikanlah daerah kami ini persinggahan bagi orang yang lalu, menjadi tujuan bagi orang yang berjalan, dan harapan bagi orang yang berharap.
Itulah ungkapan do'a yang dilantunkan Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Kampar, H Fairus, M.Ag dan diaminkan oleh seluruh peserta upacara memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 Provinsi Riau tanggal, 9 Agustus 2009 untuk tingkat Kabupaten Kampar yang diadakan di Lapangan Pelajar Bangkinang Ahad (9/8).
Do'a yang terasa syahdu tersebut dilanjutkan H Fairus, MAg dengan ungkapan Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, karuniamu patut kami syukuri, anugerah kekayaan alam bernilai tinggi telah mengharumkan marwah daerah ini, namun masih menyisakan duka disudut pedesaan negeri. Karenanya Ya Allah, bersempena dengan Hari Ulang Tahun Provinsi Riau ke-52 ini, Tingkatkanlah semangat kebersamaan kami dalam rangka membangun negeri menuju Riau yang Gemilang, Cemerlang dan Terbilang.
Bertindak selaku inspektur upacara pada upacara memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 Provinsi Riau tanggal, 9 Agustus 2009 tingkat Kabupaten Kampar adalah Wakil Bupati Kampar, Teguh Sahono SP, dan Komandan Upacara Ir. Erdiot Kepala Badan Kesbang dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Kampar. Sedangkan pembacaan Visi Riau 2020 dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Kampar, Drs H Marzuki Malik dan dilanjutkan pembacaan Misi Riau 2020 yang dibacakan olek Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kampar Hj Eliberti, SE.
Hadir pada upacara dimana seluruh peserta upacara berbusana melayu kecuali anggota TNI/Polri diantarnya Ketua DPRD Kmapar, Muspida plus Kampar, Asisten dan Staf Ahli Bupati Kampar, para kepala Badan, Dinas dan Kantor serta PNS dijajaran Pemdakab Kampar, anggota TNI/Polri, kalangan anak didik dan mahasiswa, organisasi kepemudaan, pengurus organisasi kemasyarakatan, pejuang '45 dan LVRI, Ketua PA Bangkinang, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Wakil Bupati Kampar, Teguh Sahono SP, selaku inspektur upacara pada upacara memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 Provinsi Riau untuk tingkat Kabupaten Kampar tersebut dalam amanatnya yang membacakan pidato Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, SE, MP diantarnya mengatakan bahwa perinatan HUT Provinsi Riau ke-52 tahun 2009, membawa thema : " Dengan HUT Provinsi Riau ke-52, Kita Tingkatkan Semangat Kebersamaan Membangun Negeri Manuju Riau yang Gemilang, Cemerlang dan Terbilang".
Thema ini mengandung filosofi yang mendasar guna mengajak segenap anak negeri bahu membahu, bersatu padu dengan tidak membedakan asal-usul, besar dan kecilnya, namun bersama-sama membangun negeri ini dengan ketemadunan Melayu dalam suatu proses pembangunan menuju tercapainya cita-cita luhur masyarakat Riau sejahtera lahir dan bathin.
Mengacu kepada Visi Riau 2020 yakni "Terwujudnya Provinsi Riau sebagai Pusat Perekonomian dan Kebudayaan Melayu dalam Masyarakat Agamis Sejahtera Lahir dan Bathin di Asia Tenggara tahun 2020", sesungguhnya bukan tanpa alas an untuk dapat kita wujudkan.
Dibagian lain amanatnya diungkapkan bahwa pada bulan Maret sampai dengan September 2010 kita akan menghadapi musim kemarau yang kemungkinan terjadinya fenomena alam yakni EL-NINO. Untuk diharapkan seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Riau untuk menghadapinya dengan penuh kesiagaan dan menghidari pembukaan lahan dengan melakukan pembakaran, serta mempersiapkan diri dalam berbagai hal, terutama dalam upaya melakukan upaya ketersediaan air dan kebutuhan pokok.
Kemudian yang penting pula diperhatikan dan harus ditindaklanjuti adalah 7 langkah perioritas kebijakan Presiden RI yakni : sector riil mesti bergerak, upaya mengurangi kemiskinan, mengurangi kebodohan, tetap menjaga stabilitas harga, meningkatkan daya beli masyarakat, menjaga ketersediaan pangan, mengurangi pengangguran dan mengupayakan pertumbuhan ekonomi yang sehat. Dirgahayu Hari Ualng Tahun ke-52 Tahun Provinsi Riau". (Humas Setdakab Kampar).
Bangkinang, Dalam rangka menyambut dan memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009, maka abdi mitra racing club menggelar kejuaraan "Kampar Motorcross Se-Sumatera 2009 " yang digelar pada 8-9 Agustus 2009 di Sirkuit Bukit Naang, tepatnya dilokasi taman rekreasi water boom Kecamatan Bangkinang Seberang Kabupaten Kampar. Untuk kejuaraan motorcross ini disedikan hadiah total sebesar Rp 45 juta plus tropy.
Demikian diungkapkan ketua panitia pelaksana kejuaraan Kampar Motorcross Se-Sumatera, Afrizal SE didampingi Ketua Abdi Mitra Racing Club, M Syahril, SE ketika di sekretariat kepanitian di Wisma Langgini, Bangkinang Rabu (5/8).
Ditambahkan Afrizal SE dan M Syahril, SR bahwa hingga kemaren sudah cukup banyak croser yang mendaftarkan diri untuk mengikuti kejuaraan Kampar motorcross championship Se-Sumatera tahun 2009 ini diantarnya croser peringkat lima nasional dari Jakarta yakni Hanu Maherbe, croser dari Kota Medan-Sumatera Utara yakni Dharnu dan croser berbakat dari Sumatera Barat yakni Bayu Yogi. Dan tak ketinggalan juga akan tampil secara khusus pembalap kenamaan Bumi Lancang Kuning Riau yang merajai beberapa iven motorcross di Provinsi Riau yakni Yanto Tua dan Taufik Sanger dari Kota Bertuah Pekanbaru.
Selain itu, juga telah mendaftar dan menyatakan akan mengikuti kejuaraan motorcross ini diantaranya para croser dari Kota Tembilahan, Rengat, Air Molek, Taluk Kuantan, Pangkalan Kerinci, Duri, Dumai, Bengkalis, Kota Bangkinang, Ujung Batu, Pasir Pengarayan, bahkan dari Kota Payakumbuh, Bukit Tinggi, Padang, Solok, Jambi, Sarolangun, Bangko, Palembang, Lubuk Pakam, Pangkalan Berandan, Binjai, Bengkulu, Lampung dan Kota Prabumulih juga telah menghubungi panitia dan menyatakan kesediaan untuk mengikuti ajang motorcross dalam memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan ke-64 tahun 2009 ini, papar Afrizal, SE.
Seluruh cabang pertandingan motorcross akan diperlombakan mulai dari klas bebek sampai special engine standard. Bahkan untuk lebih menyemarakan suasana perlombaan juga akan digelar lomba kelas khusus exsecutive yang akan diikuti oleh kalangan pengusaha dan pejabat exsecutive dijajaran Pemkab Kampar.
Kegiatan lomba motorcross ini akan diawali dengan rolling forider di pusat Kota Bangkinang dan sekitarnya dengan cara seluruh calon peserta akan mengadakan pawai keliling Kota Bangkinang. Dan kejuaraan ini juga telah mendapatkan restu dari IMI Riau, papar Afrizal, SE. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Dalam rangka menyambut dan memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009, maka abdi mitra racing club menggelar kejuaraan "Kampar Motorcross Se-Sumatera 2009 " yang digelar pada 8-9 Agustus 2009 di Sirkuit Bukit Naang, tepatnya dilokasi taman rekreasi water boom Kecamatan Bangkinang Seberang Kabupaten Kampar. Untuk kejuaraan motorcross ini disedikan hadiah total sebesar Rp 45 juta plus tropy.
Demikian diungkapkan ketua panitia pelaksana kejuaraan Kampar Motorcross Se-Sumatera, Afrizal SE didampingi Ketua Abdi Mitra Racing Club, M Syahril, SE ketika di sekretariat kepanitian di Wisma Langgini, Bangkinang Rabu (5/8).
Ditambahkan Afrizal SE dan M Syahril, SR bahwa hingga kemaren sudah cukup banyak croser yang mendaftarkan diri untuk mengikuti kejuaraan Kampar motorcross championship Se-Sumatera tahun 2009 ini diantarnya croser peringkat lima nasional dari Jakarta yakni Hanu Maherbe, croser dari Kota Medan-Sumatera Utara yakni Dharnu dan croser berbakat dari Sumatera Barat yakni Bayu Yogi. Dan tak ketinggalan juga akan tampil secara khusus pembalap kenamaan Bumi Lancang Kuning Riau yang merajai beberapa iven motorcross di Provinsi Riau yakni Yanto Tua dan Taufik Sanger dari Kota Bertuah Pekanbaru.
Selain itu, juga telah mendaftar dan menyatakan akan mengikuti kejuaraan motorcross ini diantaranya para croser dari Kota Tembilahan, Rengat, Air Molek, Taluk Kuantan, Pangkalan Kerinci, Duri, Dumai, Bengkalis, Kota Bangkinang, Ujung Batu, Pasir Pengarayan, bahkan dari Kota Payakumbuh, Bukit Tinggi, Padang, Solok, Jambi, Sarolangun, Bangko, Palembang, Lubuk Pakam, Pangkalan Berandan, Binjai, Bengkulu, Lampung dan Kota Prabumulih juga telah menghubungi panitia dan menyatakan kesediaan untuk mengikuti ajang motorcross dalam memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan ke-64 tahun 2009 ini, papar Afrizal, SE.
Seluruh cabang pertandingan motorcross akan diperlombakan mulai dari klas bebek sampai special engine standard. Bahkan untuk lebih menyemarakan suasana perlombaan juga akan digelar lomba kelas khusus exsecutive yang akan diikuti oleh kalangan pengusaha dan pejabat exsecutive dijajaran Pemkab Kampar.
Kegiatan lomba motorcross ini akan diawali dengan rolling forider di pusat Kota Bangkinang dan sekitarnya dengan cara seluruh calon peserta akan mengadakan pawai keliling Kota Bangkinang. Dan kejuaraan ini juga telah mendapatkan restu dari IMI Riau, papar Afrizal, SE. (Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Dalam rangka menyambut dan memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009, maka abdi mitra racing club menggelar kejuaraan "Kampar Motorcross Se-Sumatera 2009 " yang digelar pada 8-9 Agustus 2009 di Sirkuit Bukit Naang, tepatnya dilokasi taman rekreasi water boom Kecamatan Bangkinang Seberang Kabupaten Kampar. Untuk kejuaraan motorcross ini disedikan hadiah total sebesar Rp 45 juta plus tropy.
Demikian diungkapkan ketua panitia pelaksana kejuaraan Kampar Motorcross Se-Sumatera, Afrizal SE didampingi Ketua Abdi Mitra Racing Club, M Syahril, SE ketika di sekretariat kepanitian di Wisma Langgini, Bangkinang Rabu (5/8).
Ditambahkan Afrizal SE dan M Syahril, SR bahwa hingga kemaren sudah cukup banyak croser yang mendaftarkan diri untuk mengikuti kejuaraan Kampar motorcross championship Se-Sumatera tahun 2009 ini diantarnya croser peringkat lima nasional dari Jakarta yakni Hanu Maherbe, croser dari Kota Medan-Sumatera Utara yakni Dharnu dan croser berbakat dari Sumatera Barat yakni Bayu Yogi. Dan tak ketinggalan juga akan tampil secara khusus pembalap kenamaan Bumi Lancang Kuning Riau yang merajai beberapa iven motorcross di Provinsi Riau yakni Yanto Tua dan Taufik Sanger dari Kota Bertuah Pekanbaru.
Selain itu, juga telah mendaftar dan menyatakan akan mengikuti kejuaraan motorcross ini diantaranya para croser dari Kota Tembilahan, Rengat, Air Molek, Taluk Kuantan, Pangkalan Kerinci, Duri, Dumai, Bengkalis, Kota Bangkinang, Ujung Batu, Pasir Pengarayan, bahkan dari Kota Payakumbuh, Bukit Tinggi, Padang, Solok, Jambi, Sarolangun, Bangko, Palembang, Lubuk Pakam, Pangkalan Berandan, Binjai, Bengkulu, Lampung dan Kota Prabumulih juga telah menghubungi panitia dan menyatakan kesediaan untuk mengikuti ajang motorcross dalam memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan ke-64 tahun 2009 ini, papar Afrizal, SE.
Seluruh cabang pertandingan motorcross akan diperlombakan mulai dari klas bebek sampai special engine standard. Bahkan untuk lebih menyemarakan suasana perlombaan juga akan digelar lomba kelas khusus exsecutive yang akan diikuti oleh kalangan pengusaha dan pejabat exsecutive dijajaran Pemkab Kampar.
Kegiatan lomba motorcross ini akan diawali dengan rolling forider di pusat Kota Bangkinang dan sekitarnya dengan cara seluruh calon peserta akan mengadakan pawai keliling Kota Bangkinang. Dan kejuaraan ini juga telah mendapatkan restu dari IMI Riau, papar Afrizal, SE. (Humas Setda Kampar).
Gerimis yang menggguyur kota Bangkinang sejak pagi tidak membuat upacara peringatan HUT Propinsi Riau ke-54 tingkat kabupaten yang dipusatkan di lapangan Pelajar Bangkinang,Selasa (9/8) tidak kehilangan momentum. Secara keseluruhan Acara tetap berjalan sukses dan berlangsung cukup hikmat.
Namun menjelang dibacakan Visi dan Misi Riau oleh Kabag Pemerintahan, Dendi Zulhairi, sebagian PNS lebih memilih membubarkan diri karena hujan semakin lebat.
Bahkan pada saat Wakil Bupati Kampar yang bertindak selaku Inspektur Upacara membacakan sambutan Gubernur Riau, hujan lebat benar-benar terjadi. Sebagian besar barisan anak sekolah mulai menyelamatkan diri dengan mencari tempat berteduh dirumah penduduk yang ada disekitar lapangan. Akhirnya hanya sedikit barisan ditengah lapangan. Diantara barisan yang benar-benar mampu bertahan hingga usai acara adalah pasukan marching band, satpol PP, anggota Batalyon dan Kodim serta polisi.
Sementara itu, dalam sambutannya, Teguh Sahono menyampaikan hendaknya hari jadi propinsi dapat dijadikan sebagai kilas balik untuk melihat potret propinsi Riau dimasa lalu, masa kini dan masa yang akan datang.
"Hal ini sangat penting untuk melihat bagaimana anak-anak negeri telah mempertahankan eksistensi dan membawa daerah ini kearah lebih maju sejalan dengan cita-cita para leluhur dan pelaku sejarah dimasa lalu,"sebutnya
Ditambahkannya, ajaran luhur budaya melayu dengan segala kearifan lokal yang dikebat oleh sikap agamis yang mengedepankan iman dan taqwa semestinya mampu menjadi penuntun dan landasan berpijak dalam mempercepat gerak laju pembangunan diberbagai bidang,"mari kita jadikan sebagai momentum untuk menyatukan visi dan persepsi serta mengukuhkan rasa persatuan menjadi kekuatan pendorong kearah yang lebih baik dan maju,"ujarnya
BUPATI MINTA MASYARAKAT MAKSIMALKAN PEMANFAATAN POTENSI YANG ADA
Bangkinang, Tim safari Ramadhan Pemerintah daerah Kabupaten Kampar yang dipimpin oleh Bupati Kabupetn Kampar Drs. H. Burhanuddin Husin, MM mengunjungi masjid At- Taqwa di desa Koto Tuo Barat kecamatan XIII Koto Kampar, Kamis ( 19/8)
Dalam arahan dan sambutannya Burhanuddin Husin menyampaikan desa Koto Tuo Barat sebagai desa pemekaran dari desa Koto Tuo agar dapat memacu kemajuan ekonomi dengan desa-desa yang lain. Image Kecamatan XIII Koto Kampar sebagai kecamatan nomor dua termiskin di Kabupaten Kampar dapat kita ubah apabila kita mengubah main set dan cara fikir kita dalam memanfaatkan potensi-potensi Sumber daya yang ada di daerah kita.
" saya memahami kondisi geografis daerah ini yang 60 % daerahnya merupakan kawasan hutan lindung yang tidak bisa dibudi dayakan, tapi hal ini sebenarnya bukan suatu kendala yang besar apabila kita lebih jeli lagi melihat peluang-peluang yang ada. Saya mengharapkan kepada masyarakat agar konsisten mempertahankan komoditi karet sebagai komoditi pertanian masyarakat. Menurut penelitian dengan ahli, komoditi karet ini jauh lebih menguntungkan bila dibandingkan dengan komoditi sawit, untuk itu para petani karet terus tambah ilmu pengetahuan pemeliharaan karet agar medapatkan hasil yang maksimal, ujar Burhanuddin.
Selain itu menurut Burhanuddin Husin, mencermati daerah XIII Koto Kampar umumnya dan desa Koto Tuo Barat khususnya masih banyak lahan tidur seperti halaman rumah warga yang masih kurang dimanfaatkan. Sebenarnya ini merupakan potensi juga apabila kita garap dan manfaatkan dengan pola pertanian tumpang sari untuk memenuhi kebutuhan keluarga, yang mana hal ini bisa dilakukan oleh kaum ibu-ibu yang nota bene sebagai ibu rumah tangga.
Ditambahkan Burhanuddin, kita terus antisipasi agar predikat kecamatan nomor dua termiskin ini dapat kita hilangkan dengan menjadikan kecamatan XIII Koto Kampar sebagai kawasan Minapolitan. Grand Design atau rencana induk dari pemerintah pusat sudah mengalokasikan dana 7.5 M, saya sangat mengharapkan masyarakat untuk dapar berpartisipasi mengembangkan rencana pemerintah ini, imbuh Burhanuddin.
Burahanuddin juga menyampaikan rasa kesan yang begitu mendalam begitu memasuki desa Koto Tuo Barat, melihat penduduk yang sangat antusias menyambut kedatangan rombongan dengan ramah dan bersahaja, hal ini membuktikan tali silaturahmi kita terjalin dengan baik.(Humas Kampar)
Bangkinang, Masjid tidak hanya tempat melaksanakan Sholat dan ibadah spiritual lainnya. Tapi lebih dari itu masjid juga bisa difungsikan untuk menyatukan, memecahkan persoalan umat sekaligus membangun Ukhuwah Islamiyah. Bahkan, Pada zaman Rasulullah dan sahabat Masjid dijadikan untuk bermusyawarah terhadap berbagai persoalan yang melanda umat.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, saat memberikan pengarahan sekaligus memberikan bantuan anak yatim di Masjid Baiturahman Kecamatan Kampar Timur, Jumat (7/8) yang dihadiri oleh sejumlah pejabat, Kakandepag Kampar, drs. Fairus MAg, Camat Kampar Timur, Syamsuardi Ali dan sejumlah tokoh masyarakat kecamatan Kampar timur " Membangun Masjid tidak terlalu sulit. Tapi memakmurkan masjid dengan memfungsikannya untuk kepentingan umat seperti musyawarah untuk kepentingan umat sepertinya jarang terjadi. Padahal banyak manfaat dan hikmahnya jika persoalan umat dipecahkan di masjid " ujar Burhanuddin
Selain itu Lanjut Burhanuddin, Masjid merupakan tempat yang paling tepat untuk membangun tali silaturrahim dengan melupakan segala perbedaan yang terjadi " Alangkah indah dan sejuknya perasaan ketika kita memasuki masjid dengan penuh rasa ikhlas yang disertai dengan keinginan untuk memperkuat silaturrahim guna memperkuat ukhuwah islamiyah"" ujarnya
Berkenaan semakin dekatnya memasuki bulan suci Ramadhan, Burhanuddin meminta kepada umat muslim untuk membersihkan diri dan hati dengan menghilangkan semua sifat yang buruk yang ada pada diri kita seperti dendam, buruk sangka, fitnah dan sifat yang buruk lainnya
"Bulan ramadhan sebentar lagi. Oleh karena itu mari persiapkan diri kita dengan hati yang bersih untuk menghilangkan sifat buruk seperti dendam, buruk sangka dan fitnah yang mungkin selama ini pernah kita lakukan" ujarnya. Burhanuddin pada kesempatan itu juga menyinggung peran umat dalam memberikan perhatian kepada anak yatim yang menurutnya memang menjadi kewajiban kita bersama. Namun menurutnya memberikan bantuan sebenarnya belumlah cukup karena pada hakikatnya mereka juga membutuhkan perhatian, bimbingan dan kasih saying dari kita semua
"Memberikan santunan kepada mereka (anak yatim) memang kewajiban kita bersama.. Namun itu belum cukup, jika ada diantara kita ada yang mempunyai kelebihan harta ataupun rizki alangkah mulianya mereka bisa kita angkat sebagai anak angkut ataupun anak asuh karena pada dasarnya mereka sangat mendambakan bimbingan, perhatian dan kasih saying dari kita " kata Burhanuddin
Momen memasuki ramadhan ini, atas nama pemerintah dan keluarga, Burhanuddin juga mengucapkan permohonan maaf jika dalam menjalankan roda pemerintahan dan dalam pergaulan sehari-hari melakukan kesalahan " Ramadhan semakin dekat, oleh karena itu atas nama pemerintah dan keluarga saya minta maaf jika ada perkataan dan perbuatan saya yang tidak pada tempatnya " Ujarnya
Adapaun bantuan yang diberikan baiak untuk pembangunan masjid maupun santunan anak yatim semuanya berjumlah 30 juta Rupiah dengan rincian 20 Juta Rupiah dari pemerintah dan sepuluh juta lagi merupakan sumbangan pribadi Burhanuddin (Humas Setda Kampar)
Bangkinang, Masjid tidak hanya tempat melaksanakan Sholat dan ibadah spiritual lainnya. Tapi lebih dari itu masjid juga bisa difungsikan untuk menyatukan, memecahkan persoalan umat sekaligus membangun Ukhuwah Islamiyah. Bahkan, Pada zaman Rasulullah dan sahabat Masjid dijadikan untuk bermusyawarah terhadap berbagai persoalan yang melanda umat.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, saat memberikan pengarahan sekaligus memberikan bantuan anak yatim di Masjid Baiturahman Kecamatan Kampar Timur, Jumat (7/8) yang dihadiri oleh sejumlah pejabat, Kakandepag Kampar, drs. Fairus MAg, Camat Kampar Timur, Syamsuardi Ali dan sejumlah tokoh masyarakat kecamatan Kampar timur " Membangun Masjid tidak terlalu sulit. Tapi memakmurkan masjid dengan memfungsikannya untuk kepentingan umat seperti musyawarah untuk kepentingan umat sepertinya jarang terjadi. Padahal banyak manfaat dan hikmahnya jika persoalan umat dipecahkan di masjid " ujar Burhanuddin
Selain itu Lanjut Burhanuddin, Masjid merupakan tempat yang paling tepat untuk membangun tali silaturrahim dengan melupakan segala perbedaan yang terjadi " Alangkah indah dan sejuknya perasaan ketika kita memasuki masjid dengan penuh rasa ikhlas yang disertai dengan keinginan untuk memperkuat silaturrahim guna memperkuat ukhuwah islamiyah"" ujarnya
Berkenaan semakin dekatnya memasuki bulan suci Ramadhan, Burhanuddin meminta kepada umat muslim untuk membersihkan diri dan hati dengan menghilangkan semua sifat yang buruk yang ada pada diri kita seperti dendam, buruk sangka, fitnah dan sifat yang buruk lainnya
"Bulan ramadhan sebentar lagi. Oleh karena itu mari persiapkan diri kita dengan hati yang bersih untuk menghilangkan sifat buruk seperti dendam, buruk sangka dan fitnah yang mungkin selama ini pernah kita lakukan" ujarnya. Burhanuddin pada kesempatan itu juga menyinggung peran umat dalam memberikan perhatian kepada anak yatim yang menurutnya memang menjadi kewajiban kita bersama. Namun menurutnya memberikan bantuan sebenarnya belumlah cukup karena pada hakikatnya mereka juga membutuhkan perhatian, bimbingan dan kasih saying dari kita semua
"Memberikan santunan kepada mereka (anak yatim) memang kewajiban kita bersama.. Namun itu belum cukup, jika ada diantara kita ada yang mempunyai kelebihan harta ataupun rizki alangkah mulianya mereka bisa kita angkat sebagai anak angkut ataupun anak asuh karena pada dasarnya mereka sangat mendambakan bimbingan, perhatian dan kasih saying dari kita " kata Burhanuddin
Momen memasuki ramadhan ini, atas nama pemerintah dan keluarga, Burhanuddin juga mengucapkan permohonan maaf jika dalam menjalankan roda pemerintahan dan dalam pergaulan sehari-hari melakukan kesalahan " Ramadhan semakin dekat, oleh karena itu atas nama pemerintah dan keluarga saya minta maaf jika ada perkataan dan perbuatan saya yang tidak pada tempatnya " Ujarnya
Adapaun bantuan yang diberikan baiak untuk pembangunan masjid maupun santunan anak yatim semuanya berjumlah 30 juta Rupiah dengan rincian 20 Juta Rupiah dari pemerintah dan sepuluh juta lagi merupakan sumbangan pribadi Burhanuddin (Humas Setda Kampar)
Bangkinang, Masjid tidak hanya tempat melaksanakan Sholat dan ibadah spiritual lainnya. Tapi lebih dari itu masjid juga bisa difungsikan untuk menyatukan, memecahkan persoalan umat sekaligus membangun Ukhuwah Islamiyah. Bahkan, Pada zaman Rasulullah dan sahabat Masjid dijadikan untuk bermusyawarah terhadap berbagai persoalan yang melanda umat.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, saat memberikan pengarahan sekaligus memberikan bantuan anak yatim di Masjid Baiturahman Kecamatan Kampar Timur, Jumat (7/8) yang dihadiri oleh sejumlah pejabat, Kakandepag Kampar, drs. Fairus MAg, Camat Kampar Timur, Syamsuardi Ali dan sejumlah tokoh masyarakat kecamatan Kampar timur " Membangun Masjid tidak terlalu sulit. Tapi memakmurkan masjid dengan memfungsikannya untuk kepentingan umat seperti musyawarah untuk kepentingan umat sepertinya jarang terjadi. Padahal banyak manfaat dan hikmahnya jika persoalan umat dipecahkan di masjid " ujar Burhanuddin
Selain itu Lanjut Burhanuddin, Masjid merupakan tempat yang paling tepat untuk membangun tali silaturrahim dengan melupakan segala perbedaan yang terjadi " Alangkah indah dan sejuknya perasaan ketika kita memasuki masjid dengan penuh rasa ikhlas yang disertai dengan keinginan untuk memperkuat silaturrahim guna memperkuat ukhuwah islamiyah"" ujarnya
Berkenaan semakin dekatnya memasuki bulan suci Ramadhan, Burhanuddin meminta kepada umat muslim untuk membersihkan diri dan hati dengan menghilangkan semua sifat yang buruk yang ada pada diri kita seperti dendam, buruk sangka, fitnah dan sifat yang buruk lainnya
"Bulan ramadhan sebentar lagi. Oleh karena itu mari persiapkan diri kita dengan hati yang bersih untuk menghilangkan sifat buruk seperti dendam, buruk sangka dan fitnah yang mungkin selama ini pernah kita lakukan" ujarnya. Burhanuddin pada kesempatan itu juga menyinggung peran umat dalam memberikan perhatian kepada anak yatim yang menurutnya memang menjadi kewajiban kita bersama. Namun menurutnya memberikan bantuan sebenarnya belumlah cukup karena pada hakikatnya mereka juga membutuhkan perhatian, bimbingan dan kasih saying dari kita semua
"Memberikan santunan kepada mereka (anak yatim) memang kewajiban kita bersama.. Namun itu belum cukup, jika ada diantara kita ada yang mempunyai kelebihan harta ataupun rizki alangkah mulianya mereka bisa kita angkat sebagai anak angkut ataupun anak asuh karena pada dasarnya mereka sangat mendambakan bimbingan, perhatian dan kasih saying dari kita " kata Burhanuddin
Momen memasuki ramadhan ini, atas nama pemerintah dan keluarga, Burhanuddin juga mengucapkan permohonan maaf jika dalam menjalankan roda pemerintahan dan dalam pergaulan sehari-hari melakukan kesalahan " Ramadhan semakin dekat, oleh karena itu atas nama pemerintah dan keluarga saya minta maaf jika ada perkataan dan perbuatan saya yang tidak pada tempatnya " Ujarnya
Adapaun bantuan yang diberikan baiak untuk pembangunan masjid maupun santunan anak yatim semuanya berjumlah 30 juta Rupiah dengan rincian 20 Juta Rupiah dari pemerintah dan sepuluh juta lagi merupakan sumbangan pribadi Burhanuddin (Humas Setda Kampar)
Bangkinang, Dalam rangka Hari Ulang Tahun Provinsi Riau ke-52 tahun 2009 dan sekaligus bersempena menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-64 tahun 2009, maka Pemda Kampar menggelar kegiatan gotong royong missal di Kota Bangkinang dan sekitarnya pagi ini Kamis (6/8).
Demikian diungkapkan Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, H Nukman Hakim, SH selaku coordinator kegiatan gotong royong di Bangkinang Rabu (5/8) seraya menambahkan bahwa kegiatan royong yang bakal diikuti sekitar 2000 orang tersebut melibatkan seluruh PNS dijajaran Pemkab Kampar, anggota TNI dan Polri, aparatur pemerintahan Kecamatan Bangkinang, Kepala Desa dan aparat Desa dalam Kota Bangkinang dan sekitarnya, tokoh masyarakat, para pedagang, pasukan kuning atau tepatnya kebersihan Kota Bangkinang, anak didik dan masyarakat Kota Bangkinang dan sekitarnya.
Kegiatan gotong royong yang melibatkan seluruh komponen masyarakat ini diharapkan akan menjadi momentum yang baik dalam menggalang kekompkan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, khususnya dalam hidup bergotong royong ditengah-tengah masyarakat yang majemuk.
Ditambahkan Nukman Hakim bahwa sejarah telah membuktikan dengan semangat kebersamaan dan kegotong-royongan para pendahulu kita ternyata mampu menjadi kekuatan besar dalam mengantarkan Negara kita ke depan pintu gerbang kemerdekaan. Semangat kebersamaan dan kegotong-royongan merupakan kekuatan bangsa yang telah membudaya dan mengakar dalam kehidupan masyarakat kita secara turun temurun dan sudah teruji keampuhannya dalam mencapai dan mempertahankan kemerdekaan Negara kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu, semangat kegotong royongan masyarakat perlu dipupuk kembali dalam rangka mengisi pembangunan di Kabupaten Kampar yang kita cintai ini, ujarnya.(Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Dalam rangka Hari Ulang Tahun Provinsi Riau ke-52 tahun 2009 dan sekaligus bersempena menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-64 tahun 2009, maka Pemda Kampar menggelar kegiatan gotong royong missal di Kota Bangkinang dan sekitarnya pagi ini Kamis (6/8).
Demikian diungkapkan Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, H Nukman Hakim, SH selaku coordinator kegiatan gotong royong di Bangkinang Rabu (5/8) seraya menambahkan bahwa kegiatan royong yang bakal diikuti sekitar 2000 orang tersebut melibatkan seluruh PNS dijajaran Pemkab Kampar, anggota TNI dan Polri, aparatur pemerintahan Kecamatan Bangkinang, Kepala Desa dan aparat Desa dalam Kota Bangkinang dan sekitarnya, tokoh masyarakat, para pedagang, pasukan kuning atau tepatnya kebersihan Kota Bangkinang, anak didik dan masyarakat Kota Bangkinang dan sekitarnya.
Kegiatan gotong royong yang melibatkan seluruh komponen masyarakat ini diharapkan akan menjadi momentum yang baik dalam menggalang kekompkan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, khususnya dalam hidup bergotong royong ditengah-tengah masyarakat yang majemuk.
Ditambahkan Nukman Hakim bahwa sejarah telah membuktikan dengan semangat kebersamaan dan kegotong-royongan para pendahulu kita ternyata mampu menjadi kekuatan besar dalam mengantarkan Negara kita ke depan pintu gerbang kemerdekaan. Semangat kebersamaan dan kegotong-royongan merupakan kekuatan bangsa yang telah membudaya dan mengakar dalam kehidupan masyarakat kita secara turun temurun dan sudah teruji keampuhannya dalam mencapai dan mempertahankan kemerdekaan Negara kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu, semangat kegotong royongan masyarakat perlu dipupuk kembali dalam rangka mengisi pembangunan di Kabupaten Kampar yang kita cintai ini, ujarnya.(Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Dalam rangka Hari Ulang Tahun Provinsi Riau ke-52 tahun 2009 dan sekaligus bersempena menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-64 tahun 2009, maka Pemda Kampar menggelar kegiatan gotong royong missal di Kota Bangkinang dan sekitarnya pagi ini Kamis (6/8).
Demikian diungkapkan Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, H Nukman Hakim, SH selaku coordinator kegiatan gotong royong di Bangkinang Rabu (5/8) seraya menambahkan bahwa kegiatan royong yang bakal diikuti sekitar 2000 orang tersebut melibatkan seluruh PNS dijajaran Pemkab Kampar, anggota TNI dan Polri, aparatur pemerintahan Kecamatan Bangkinang, Kepala Desa dan aparat Desa dalam Kota Bangkinang dan sekitarnya, tokoh masyarakat, para pedagang, pasukan kuning atau tepatnya kebersihan Kota Bangkinang, anak didik dan masyarakat Kota Bangkinang dan sekitarnya.
Kegiatan gotong royong yang melibatkan seluruh komponen masyarakat ini diharapkan akan menjadi momentum yang baik dalam menggalang kekompkan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, khususnya dalam hidup bergotong royong ditengah-tengah masyarakat yang majemuk.
Ditambahkan Nukman Hakim bahwa sejarah telah membuktikan dengan semangat kebersamaan dan kegotong-royongan para pendahulu kita ternyata mampu menjadi kekuatan besar dalam mengantarkan Negara kita ke depan pintu gerbang kemerdekaan. Semangat kebersamaan dan kegotong-royongan merupakan kekuatan bangsa yang telah membudaya dan mengakar dalam kehidupan masyarakat kita secara turun temurun dan sudah teruji keampuhannya dalam mencapai dan mempertahankan kemerdekaan Negara kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu, semangat kegotong royongan masyarakat perlu dipupuk kembali dalam rangka mengisi pembangunan di Kabupaten Kampar yang kita cintai ini, ujarnya.(Humas Setda Kampar).
Tak lagi ikut mencalonkan diri sebagai salah satu kontestan Pemilukada 2011 ini, Wakil Bupati Kampar Teguh Sahono menyatakan pamit dan mohon maaf kepada masyarakat Kabupaten Kampar.
"Kepada semua elemen dan komponen masyarakat kabupaten kampar saya mohon maaf, jika selama menjadi wakil bupati kampar dalam menjalankan tugas pemerintahan, sosial kemasyarakatan ada kesalahan yang pernah saya lakukan,"ujarnya saat memberikan pengarahan pada safari ramadhan di masjid Nurul Iman desa Gunung Sahilan Kecamatan Gunung Sahilan, Senin (8/8) malam.
Politisi PKS ini mengatakan untuk sementara dia istirahat dulu sambil melihat perkembangan yang terjadi. Namun dia menyebutkan tetap ingin mendedikasikan waktu, tenaga dan fikirannya untuk kemaslahatan umat,"Periode ini saya istirahat dulu, entah untuk saat berikut nantinya. Namun yang pasti saya selalu ingin berbuat sesuai dengan kemampuan yang saya miliki "ujar pria kelahiran Bogor 12 pebruari 1971 ini
Dikatakannya, periode lima tahun menjadi Wakil Bupati Kampar merupakan saat-saat yang banyak menyimpan kenangan. pengalaman dan kisah dalam memimpin bersama Bupati menurutnya sebuah pengalaman yang tak terlupakan,"Namun alhamdulillah semua persoalan dapat kita lalui dan ini tentunya berkat Allah SWT,"sebutnya
Dalam tauziahnya, Teguh Sahono juga berpesan bahwa asset yang paling berharga dalam hidup ini adalah memiliki anak yang saleh dan itu merupakan tabungan dunia akhirat,"kita sering menabung emas batangan, surat berharga ataupun benda berharga lainnya tapi melupakan bahwa tabungan yang paling adalah memiliki anak yang saleh,"ujarnya
Oleh karena itu lanjutnya, anak harus sering diajak ke Masjid dan membaca Alquran. Menurutnya jikapun suatu saat anak terjebak pada kehidupan yang gelap namun pada titik tertentu dia akan merenungi masa kecilnya yang sering ke Masjid dan ini jelas bisa membangkitkan kesadarannya untuk berubah.
"Ini sepertinya sepele, namun jika kita hayati sungguh mempunyai pelajaran yang sangat dalam dan membawa dampak yang besar terhadap kelangsungan masa depan anak kita,"sebut Teguh
Turut hadir dalam rombongan tersebut, Asissten Pemerintahan Zamhur, Kepala Inspektorat Nazaruddin, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Basrun, Kepala Dinas Pertanian, Wesrizal, Kepala Bagian Pemerintahan Desa Luk Luar Kepala Bagian Perlengkapan, Syahrial Abdi, Kepala Bagian Perekonomian Arman, Sekretaris BKD Edi Herman, Sekretaris Bappeda Azwan, Sekretaris Dispenda Warsono, Camat Kecamatan Gunung Sahilan, Dasman,
Bangkinang,Dijadualkan hari ini Kamis (19/8) Bupati Kampar, Drs H Burhanuddin Husin, MM, Wakil Bupati Kampar, H Teguh Sahono, SP secara serentak akan memimpin rombongan tim safari Ramadhan Pemkab Kampar dan masing-masing rombongan akan mendatangi Kecamatan XIII Koto Kampar, dan Gunung Sahilan
Bupati Kampar, Drs H Burhanuddin Husin, MM dengan rombongan tim sebanyak 56 orang akan mendatangi jemaah Mesjid Attaqwa Desa Koto Tuo Barat Kecamatan XIII Koto Kampar didampingi oleh Ketua DPRD Kampar, Drs H Syafrizal, M.Si. Kajari Bangkinang, Kapolres Kampar, Ketua PN Bangkinang, Dandim 0313 KPR, Danyon 132 Bima Sakti, Ketua MUI Kampar, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kampar, Ketua PA Bangkinang, 2 orang sataf ahli Bupati Kampar, Asisten, 10 orang Kepala Dinas, Direktur RSUD Bangkinang, 4 orang Kabag, 7 orang sekretaris Dinas/Badan, Direktur BPR Sarimadu, PDAM Tirta Kampar, BRI Cabang Bangkinang, Camat XIII Koto Kampar dan sejumlah staf lainnya. Bertindak selaku penceramah Drs H Idris Taher.
Sementara itu Wakil Bupati Kampar, H Teguh Sahono,SP akan memimpin rombongan tim safari Ramadhan Pemkab Kampar akan mendatangi jemaah Mesjid Nurul Iman Desa Sahilan Kecamatan Gunung Sahilan. Bertindak selaku penceramah adalah penceramah kondang Kabupaten Kampar, Drs. H Asril Hamzah. Rombongan tim safari Ramadhan yang dipimpin H Teguh Sahono, SP terdiri dari Staf Ahli Bupati Kampar Bidang Keuangan, Ir. Syahrizal, MM, 6 orang Kepala Dinas, 3 orang Kepala Badan, 1 orang Kakan, Sekretaris DPRD Kampar, 2 orang Kabag, 10 orang sekretaris Dinas/Badan, 5 orang Kabid, Direktur PD Kampar Aneka Karya, Pimpinan PLN Ranting Bangkinang, Pincab PT Telkom Bangkinang, Camat Gung Sahilan dan sejumlah staf dengan total jumlah rombongan sebanyak 49 orang.
Demikian diungkapkan Kabag Humas Setda Kampar, Nasruni, S.IP, M.Si didampingi Kabag Kesra Setda Kampar, Drs Muhammad Amin ketika ditemui di Bangkinang Rabu (18/8) seraya menambahkan bahwa tim safari Ramadhan Pemkab Kampar tahun 1431 H/2010 M pada pelaksanaan kegiatan safari Ramadhan tersebut akan menyerahkan bantuan untuk mesjid dan bantuan anak yatim diwilayah Kecamatan Gunung Sahilan. Selain itu kegiatan safari ini juga merupakan wujud dan upaya pelestarian hubungan silaturrahmi antara pemerintah dan masyarakat serta sekaligus merupakan sarana untuk menerima aspirasi masyarakat, papar Nasruni dan Muhammad Amin. ( Humas Setda Kampar).
Bangkinang, Diluar dugaan ternyata peserta kelas special engine pada iven Kampar motocross championship Se-Sumatera tahun 2009 membludak dan hal ini merupakan hal yang sangat menggembirakan. Demikian diungkapkan panitia Kampar Motocross Championship, Afrizal SE didampingi Ketua bidang SC, M. Syahril SE dan Sekretaris SC, Abdillah Fajri ketika ditemui di sekretariat panitia di Wisma Langgiui Bangkinang Jum'at (7/8) seraya menambahkan bahwa untuk kelas special engine ini diperlombakan kelas special engine senior 125 cc, 250 cc, kelas 250 cc, kelas special engine executive yunior dan kelas engine executive.
Ditambahkan Afrizal bahwa ivent Kampar Motorcross se-Sumatera ini digelar dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009 akan dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar yang didahului dengan arahan dan dilanjutkan dengan pengibaran bendera star di garis star.
Kampar Motorcross Championship ini digelar di komplek taman rekreasi Water Boom Kecamatan Bangkinang Seberang dan sirkuitnya diberi nama sirkuit Bukit Naang dan berlangsung dari 8-9 Agustus 2009.
Diluar kelas special engine juga diperlombakan kelas bebek modifikasi sampai dengan 130 cc 2 langkah junior, kelas bebek modifikasi sampai dengan 135 cc 4 langkah junior, kelas campuran sampai dengan 250 cc terbuka, kelas campuran pemula 155 cc pemula lokal Riau, kelas campuran pemula 155 cc pemula lokal Kampar dan kelas campuran usia 13 tahun. Selain itu juga secara khusus digelar kelas excecutif untuk kalangan pengusaha dan kalangan excecutive.
Diungkapkan Afrizal bahwa kegiatan Kampar Motorcross Championship dalam palaksanaannya juga didukung sepenuhnya oleh Abdi Mitra Racing Club (AMRC) Bangkinang yang diketuai M. Syahril, SE dan sekretaris AMRC Bangkinang Abdillah Fazri. Khusus bagi para penonton yang menyaksikan iven Kampar Motorcross Championship ini disediakan tiket masuk berhadiah atau tepatnya tersedia Door Prize dari Yamaha Bangkinang. Selain itu para penonton juga akan dihibur oleh artis ibukota yang dihadirkan secara khusus untuk memeriahkan kegiatan Kampar Motorcross Championship Se-Sumatera tahun 2009. (humas Setda Kampar).
Bangkinang, Diluar dugaan ternyata peserta kelas special engine pada iven Kampar motocross championship Se-Sumatera tahun 2009 membludak dan hal ini merupakan hal yang sangat menggembirakan. Demikian diungkapkan panitia Kampar Motocross Championship, Afrizal SE didampingi Ketua bidang SC, M. Syahril SE dan Sekretaris SC, Abdillah Fajri ketika ditemui di sekretariat panitia di Wisma Langgiui Bangkinang Jum'at (7/8) seraya menambahkan bahwa untuk kelas special engine ini diperlombakan kelas special engine senior 125 cc, 250 cc, kelas 250 cc, kelas special engine executive yunior dan kelas engine executive.
Ditambahkan Afrizal bahwa ivent Kampar Motorcross se-Sumatera ini digelar dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009 akan dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar yang didahului dengan arahan dan dilanjutkan dengan pengibaran bendera star di garis star.
Kampar Motorcross Championship ini digelar di komplek taman rekreasi Water Boom Kecamatan Bangkinang Seberang dan sirkuitnya diberi nama sirkuit Bukit Naang dan berlangsung dari 8-9 Agustus 2009.
Diluar kelas special engine juga diperlombakan kelas bebek modifikasi sampai dengan 130 cc 2 langkah junior, kelas bebek modifikasi sampai dengan 135 cc 4 langkah junior, kelas campuran sampai dengan 250 cc terbuka, kelas campuran pemula 155 cc pemula lokal Riau, kelas campuran pemula 155 cc pemula lokal Kampar dan kelas campuran usia 13 tahun. Selain itu juga secara khusus digelar kelas excecutif untuk kalangan pengusaha dan kalangan excecutive.
Diungkapkan Afrizal bahwa kegiatan Kampar Motorcross Championship dalam palaksanaannya juga didukung sepenuhnya oleh Abdi Mitra Racing Club (AMRC) Bangkinang yang diketuai M. Syahril, SE dan sekretaris AMRC Bangkinang Abdillah Fazri. Khusus bagi para penonton yang menyaksikan iven Kampar Motorcross Championship ini disediakan tiket masuk berhadiah atau tepatnya tersedia Door Prize dari Yamaha Bangkinang. Selain itu para penonton juga akan dihibur oleh artis ibukota yang dihadirkan secara khusus untuk memeriahkan kegiatan Kampar Motorcross Championship Se-Sumatera tahun 2009. (humas Setda Kampar).
Bangkinang, Diluar dugaan ternyata peserta kelas special engine pada iven Kampar motocross championship Se-Sumatera tahun 2009 membludak dan hal ini merupakan hal yang sangat menggembirakan. Demikian diungkapkan panitia Kampar Motocross Championship, Afrizal SE didampingi Ketua bidang SC, M. Syahril SE dan Sekretaris SC, Abdillah Fajri ketika ditemui di sekretariat panitia di Wisma Langgiui Bangkinang Jum'at (7/8) seraya menambahkan bahwa untuk kelas special engine ini diperlombakan kelas special engine senior 125 cc, 250 cc, kelas 250 cc, kelas special engine executive yunior dan kelas engine executive.
Ditambahkan Afrizal bahwa ivent Kampar Motorcross se-Sumatera ini digelar dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-64 tahun 2009 akan dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar yang didahului dengan arahan dan dilanjutkan dengan pengibaran bendera star di garis star.
Kampar Motorcross Championship ini digelar di komplek taman rekreasi Water Boom Kecamatan Bangkinang Seberang dan sirkuitnya diberi nama sirkuit Bukit Naang dan berlangsung dari 8-9 Agustus 2009.
Diluar kelas special engine juga diperlombakan kelas bebek modifikasi sampai dengan 130 cc 2 langkah junior, kelas bebek modifikasi sampai dengan 135 cc 4 langkah junior, kelas campuran sampai dengan 250 cc terbuka, kelas campuran pemula 155 cc pemula lokal Riau, kelas campuran pemula 155 cc pemula lokal Kampar dan kelas campuran usia 13 tahun. Selain itu juga secara khusus digelar kelas excecutif untuk kalangan pengusaha dan kalangan excecutive.
Diungkapkan Afrizal bahwa kegiatan Kampar Motorcross Championship dalam palaksanaannya juga didukung sepenuhnya oleh Abdi Mitra Racing Club (AMRC) Bangkinang yang diketuai M. Syahril, SE dan sekretaris AMRC Bangkinang Abdillah Fazri. Khusus bagi para penonton yang menyaksikan iven Kampar Motorcross Championship ini disediakan tiket masuk berhadiah atau tepatnya tersedia Door Prize dari Yamaha Bangkinang. Selain itu para penonton juga akan dihibur oleh artis ibukota yang dihadirkan secara khusus untuk memeriahkan kegiatan Kampar Motorcross Championship Se-Sumatera tahun 2009. (humas Setda Kampar).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar, Drs. Zulher MS, kemarin, meninjau persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-64 yang akan dipusatkan dilapangan Pelajar Bangkinang
Zulher meninjau kondisi lapangan pelajar Bangkinang yang mengalami sedikit perombakan terutama pada lintasan yang akan dilalui oleh anggota Paskibraka dengan memasang batako. Selain itu, Zulher juga meninjau tribun kehormatan yang diperbaiki .
Disebutkan Zulher, peninjauan ini dilakukan untuk memeriksa segala persiapan sehingga pada hari H nya nanti tidak ada kendala dan persoalan yang terjadi " Selain itu juga untuk menjamin khikmadnya upacara yang akan dilakukan nanti "ujarnya
Ditambahkan Zulher, dalam memerihakan penyambutan HUT RI kali ini, Pemkab Kampar akan melaksanakan berbagai kegiatan diantaranya adalah gotong rotong, perlombaan olah raga, penilaian kantor terbersih dan kegiatan lain yang relevan dengan penyambutan kemerdekaaan]
"penyambutan HUT RI kali ini akan kita isi dengan berbagai kegiatan seperto gotong royong yang akan dilaksanakan besok pagi (hari ini), perlombaan olahraga, penilaian kantor terbesrish dan kegiatan yang lain yang sudah ditetapkan sebelumnya " ujarnya
Persiapan penyambuatn HUT RI kali ini telah dimatangkan jauh-jauh hari dengan ketua pelaksana adalah Asissten pemerintahan, Nukman Hakim. Namun semua elemen masyarakat juga harus mensukseskan agenda ini dengan memasang umbul-umbul serta baliho dan spanduk untuk satuan kerja
Anggota Paskibraka yang melaksanakan latihan dilapang tersebut, juga tidak luput menjadi perhatian Zulher. Salah seorang panitia yang melatih anggota Paskibaraka, Agustar sempat dipanggil Sekda untuk menanyakan kendala dan kemajuan yang dicapai oleh anggota Paskibraka
Memang, dalam menyambut kemerdekaan RI ini, ternyata berbagai iven yang dilkasanakan ternyata bukan hanya di kota Bangkinang. Disetiap kecamatan mempunyai agenda tersendiri dalam memeriahkan penyambutan kemerdekaan. Contohnya di Kecamatan XIII Koto Kampar, sejak seminggu lalu sudah melaksanakan berbagai iven olaharaga seperti bola kaki dan bola voly dan kegiatan lainnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar, Drs. Zulher MS, kemarin, meninjau persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-64 yang akan dipusatkan dilapangan Pelajar Bangkinang
Zulher meninjau kondisi lapangan pelajar Bangkinang yang mengalami sedikit perombakan terutama pada lintasan yang akan dilalui oleh anggota Paskibraka dengan memasang batako. Selain itu, Zulher juga meninjau tribun kehormatan yang diperbaiki .
Disebutkan Zulher, peninjauan ini dilakukan untuk memeriksa segala persiapan sehingga pada hari H nya nanti tidak ada kendala dan persoalan yang terjadi " Selain itu juga untuk menjamin khikmadnya upacara yang akan dilakukan nanti "ujarnya
Ditambahkan Zulher, dalam memerihakan penyambutan HUT RI kali ini, Pemkab Kampar akan melaksanakan berbagai kegiatan diantaranya adalah gotong rotong, perlombaan olah raga, penilaian kantor terbersih dan kegiatan lain yang relevan dengan penyambutan kemerdekaaan]
"penyambutan HUT RI kali ini akan kita isi dengan berbagai kegiatan seperto gotong royong yang akan dilaksanakan besok pagi (hari ini), perlombaan olahraga, penilaian kantor terbesrish dan kegiatan yang lain yang sudah ditetapkan sebelumnya " ujarnya
Persiapan penyambuatn HUT RI kali ini telah dimatangkan jauh-jauh hari dengan ketua pelaksana adalah Asissten pemerintahan, Nukman Hakim. Namun semua elemen masyarakat juga harus mensukseskan agenda ini dengan memasang umbul-umbul serta baliho dan spanduk untuk satuan kerja
Anggota Paskibraka yang melaksanakan latihan dilapang tersebut, juga tidak luput menjadi perhatian Zulher. Salah seorang panitia yang melatih anggota Paskibaraka, Agustar sempat dipanggil Sekda untuk menanyakan kendala dan kemajuan yang dicapai oleh anggota Paskibraka
Memang, dalam menyambut kemerdekaan RI ini, ternyata berbagai iven yang dilkasanakan ternyata bukan hanya di kota Bangkinang. Disetiap kecamatan mempunyai agenda tersendiri dalam memeriahkan penyambutan kemerdekaan. Contohnya di Kecamatan XIII Koto Kampar, sejak seminggu lalu sudah melaksanakan berbagai iven olaharaga seperti bola kaki dan bola voly dan kegiatan lainnya.