Tanggal 16 February 2010 Ditulis oleh: Humas Kampar-Dedi Ir
Print

Bangkinang, Bila masyarakat Kota Bangkinang dan sekitarnya menyadari pentingnya hidup bersih dan sehat serta peduli dengan keindahan Kota Bangkinang maka kita optimis pada saatnya kelak Kota Bangkinang akan meraih prediket sebagai kota bersih, indah dan nyaman dalam bentuk penghargaan tertinggi dibidang kebersihan yakni prediket Adipura.

Sebab dalam realitanya dipenghujung tahun Kota Bangkinang berhasil meraih prediket Kota Kecil Terbersih di Propinsi Riau tahun 2009.

 

Hanya ada tiga kota kecil yang meraih prediket Kota Kecil Terbersih di Propinsi Riau tahun 2009 yakni juara pertama adalah Kota Kecil Bangkinang Kabupaten Kampar.

Demikian diungkapkan   Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kabupaten Kampar, Drs. H. Kamaruzzaman ketika ditemui di Bangkinang Senin (15/2)  seraya menambahkan bahwa prestasi  untuk meraih prediket Bangkinang sebagai Kota Kecil Terbersih di Provinsi Riau tidak terlepas dari iktikat baik dari kepemimpinan Bupati Kampar, Burhanuddin Husin dan kerja keras seluruh Satker terkait serta partisipasi yang tinggi dari seluruh lapisan masyarakat yang berdomisili di Kota Bangkinang.

Artinya, ada perpaduan dan kesepahaman antara pemimpin dan masyarakat untuk mewujudkan Kota Bersih dan Sehat. Dan penghargaan yang diberikan Gubernur Riau tersebut  adalah buah dari rasa kebersamaan untuk mewujudkan Kota Bangkinang yang bersih dan Kota Bangkinang yang sehat, Kota Bangkinang yang nyaman dan aman.

Dengan diraihnya prediket Kota Kecil Terbersih oleh Kota Bangkinang, maka prestasi ini akan menjadi cambuk untuk lebih baik lagi, dan rasanya bila rasa kebersamaan yang telah dan akan terus dilanjutkan oleh Bupati Kampar, jajaran Satker dilingkungan Pemdakab Kampar dan segenap lapisan masyarakat Kota Bangkinang maka pada tahun 2010, tidak tertutup kemungkinan Kota Bangkinang akan meraih prestasi tertinggi dibidang kebersihan untuk tingkat nasional yakni sebagai Kota Bersih dan berhalk menerima penghargaan Adipura.

Drs. H. Kamaruzzaman lebih jauh  bahwa dari sedikitnya 15 item penilaian Kota Bersih, maka sebenarnya nilai skor tertinggi adalah pada keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, dan nilai berikutnya adalah pada item  kebersihan Rumah sakit, penghijauan dan keindahan hutan kota dan taman kota dan kebersihan di tempat umun seperti pasar dan terminal.

Selanjutnya juga dinilai kebersihan di komplek sekolah, jalan umum, drainase, perkantoran, bantaran sungai, pemilihan sampah dan pengolahan sampah. Artinya item penilaian dipastikan melibatkan segenap lapisan masyarakat. Jadi peran masyarakat dalam mewujudkan Kota Bersih dan Sehat sangat menentukan. Justru karenanya peran Lurah, Kepala Desa,  Camat, serta RT dan RW dalam menggerakan masyarakat untuk berprilaku bersih dan menyadari bahwa hidup bersih itu adalah untuk kepentingan bersama sangat menentukan, ujarnya. (Humas Setda Kampar).

Baca Juga:

You are here:   HomeBeritaBidang Sosial KemasyarakaanDrs. H. Kamaruzzaman : BILA MASYARAKAT BERIKAN DUKUNGAN, BANGKINANG AKAN RAIH PREDIKET ADIPURA